cover
Contact Name
Arie Widodo
Contact Email
arie.widodo@kemdikbud.go.id
Phone
-
Journal Mail Official
arie.widodo@kemdikbud.go.id
Editorial Address
Jl. Mangkurejo, Ds. Kwangsan, Sedati - Sidoarjo
Location
Kab. sidoarjo,
Jawa timur
INDONESIA
Kwangsan: Jurnal Teknologi Pendidikan
ISSN : 23389184     EISSN : 26224283     DOI : 10.31800
Core Subject : Education,
Kwangsan: Jurnal Teknologi Pendidikan is a journal aims to be a peer-reviewed platform and an authoritative source of information. We publish original research papers, review articles and case studies focused on 5 areas of educational technology as well as related topics. All articles are peer-reviewed by at least one peer-reviewers. Jurnal Kwangsan is published online and printed twice in a year. July and December. The scope of Jurnal is innovative works on Learning System Design, the development, implementation, assessment, management, research papers, and case studies of educational technology, which are effective in giving positive contributions to schools and educational institutions
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2014): Kwangsan" : 5 Documents clear
RADIO EDUKASI SEBAGAI SALAH SATU SUMBER BELAJAR DALAM KEGIATAN PEMBELAJARAN nFN Innayah
Kwangsan: Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 2, No 1 (2014): Kwangsan
Publisher : Balai Besar Guru Penggerak Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31800/jtp.kw.v2n1.p50--62

Abstract

The purpose of this study is to find out: (1) How is the role of RE as educational radio? (2) What criteria that made RE as a learning resource? (3) What kind of broadcast content of RE that being as a learning resource? This study used literature analysis method, the analysis of the work program, and an analysis of the observations. Results of the study showed that: RE has done in cooperation dealing with educational broadcasts with the office of education, MGMP, schools, and local governments. Through the partnership, RE is partnering with 53 educational broadcast radio stations that existed in Indonesia. RE is a learning resource for learning material that broadcast: (1) is designed according to the needs of the target audience, namely learners, teachers and education experts community, (2) provides learning experiences directly and concretely to the learners, (3) provides information that is accurate and up-to-date, (4) help solve the problems of education, (5) provides a variety of information that is broadcast around the world of education. As one source of learning, broadcast content of RE is developed for formal, non-formal, and informal education. Broadcast content to formal education comprises Education Supporting Media Audio program (MAPP), non-formal education consists of a fairy tale (Dongeng Nusantara), the story of the archipelago (Lintas Nusa), Kisah Tokoh, Risalah Nabi dan Sahabat, RE Musisi, RE JJS, Bimbel, Porsi, Kata Mutiara, and Ensipop. For informal education consisted of Edu Public and Pojok Santai AbstrakTujuan kajian ini adalah untuk mengetahui (1) bagaimana peran Radio Edukasi (RE) sebagai radio pendidikan, (2) kriteria apakah yang menjadikan RE sebagai sumber belajar, dan (3) konten siaran apakah yang menjadi sumber belajar. Kajian ini menggunakan motode analisis literatur, analisis program kerja, dan analisis hasil pengamatan. Hasil kajian menunjukkan bahwa RE telah bekerjasama di bidang siaran pendidikan dengan dinas pendidikan, Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), sekolah, dan pemerintah daerah. Kerjasama kemitraan di bidang siaran pendidikan juga telah dikembangkan oleh RE dengan 53 stasiun radio yang ada di Indonesia. RE merupakan salah satu sumber belajar karena substansi yang disiarkan adalah materi pembelajaran yang (1) dirancang sesuai kebutuhan pendengar (peserta didik, guru, dan masyarakat pemerhati pendidikan), (2) memberikan pengalaman belajar secara langsung dan konkret kepada peserta didik, (3) memberikan informasi akurat dan terbaru, (4) membantu memecahkan masalah pendidikan, dan (5) memberikan berbagai informasi yang disiarkan seputar dunia pendidikan. Sebagai salah satu sumber belajar, konten siaran RE dikembangkan untuk pendidikan formal, nonformal, dan informal. Konten siaran untuk (1) pendidikan formal terdiri atas program Media Audio Penunjang Pendidikan (MAPP), (2) pendidikan nonformal terdiri atas Dongeng Nusantara, Kisah Tokoh, Risalah Nabi dan Sahabat, RE Musisi RE, JJS RE, Bimbel Porsi, Lintasnusa, Kata Mutiara dan Ensipop, dan (3) pendidikan informal terdiri atas Edu Publik dan Pojok Santai
PEMANFAATAN TIK UNTUK PEMBELAJARAN nFN Istiyarti; Eka Purnama Khristiyanta
Kwangsan: Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 2, No 1 (2014): Kwangsan
Publisher : Balai Besar Guru Penggerak Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31800/jtp.kw.v2n1.p63--70

Abstract

This paper aims to reveal the importance of the use of ICT for learning. In the implementation of the day - the many obstacles encountered in the implementation. Constraints - the constraints of the infrastructure, the region, human resources, and costs.The results show that technological progress in the  eld of ICT, requires us to master it. It also applies to the world of education in Indonesia, which require to be able to master and apply them in the teaching and learning process in order to produce quality education and quality control of the technology.To overcome the constraints posed it is advisable to pay a ention to and strengthen human resources, budget and infrastructure preparation AbstrakTulisan ini bertujuan untuk mengungkap pentingnya pemanfaatan TIK untuk pembelajaran. Dalam pelaksanaan sehari – hari banyak ditemui kendala dalam pelaksanaannya. Kendala – kendala tersebut yaitu infrastruktur, wilayah, SDM, dan biaya.Hasil kajian menunjukkan bahwa kemajuan teknologi di bidang TIK, mengharuskan kita untuk menguasainya. Hal itu juga berlaku bagi dunia pendidikan di Indonesia yang mengharuskan untuk bisa menguasai dan mengaplikasikannya dalam proses belajar mengajar agar dapat menghasilkan mutu pendidikan yang berkualitas serta menguasai teknologi.Untuk mengatasi kendala yang ditimbulkan maka disarankan untuk memperhatikan dan memperkuat SDM, Anggaran dan penyiapan infrastruktur.
PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK PENINGKATAN KUALITAS BELAJAR SISWA M. Miftah
Kwangsan: Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 2, No 1 (2014): Kwangsan
Publisher : Balai Besar Guru Penggerak Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31800/jtp.kw.v2n1.p1--12

Abstract

ICT (Information and Communication Technology) has tremendous potential to help teachers and students in successful learning. Implementation of ICT-based learning, schools need to do a needs analysis, preparation of the necessary requirements, design models of learning and development. Making it easier for teachers in the use of media in teaching. The importance of instructional media for the education system is to support teaching and learning with the Internet media, computer network, or standalone computer. The success is determined by the ability of learning in a variety of things including: efforts to use the media in a learning activity as resources for learning. The process of utilization of instructional media is a decision taken by the learner (teacher) which is based on the design or the lesson plan. Therefore, the principle of utilization needs to be linked to the needs and characteristics of students. These characteristics with respect to the visual style, auditory, and kinestetika students. By utilizing computer-aided media is expected to increase student interest, so that more teachers on how to optimize the role of the teacher as a facilitator, modiator, motivator, supervisor, and evaluator AbstrakTIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) memiliki potensi yang amat besar untuk membantu guru dan siswa dalam keberhasilan pembelajaran . Implementasi pembelajaran berbasis TIK, sekolah perlu melakukan analisis kebutuhan, penyiapan kebutuhan yang diperlukan, perancangan model pembelajaran serta pengembangannya. Sehingga mempermudah guru dalam memanfaatkan media dalam pembelajaran. Pentingnya media pembelajaran bagi sistem pendidikan adalah untuk mendukung belajar mengajar dengan media Internet, jaringan komputer, maupun komputer standalone. Keberhasilan pembelajaran ditentukan oleh kemampuan dalam berbagai hal diantaranya: upaya memanfaatkan media dalam aktivitas pembelajaran sebagai sumber-sumber untuk belajar. Proses pemanfaatan media pembelajaran merupakan suatu keputusan yang diambil oleh pembelajar (guru) yang didasarkan pada desain atau rancangan pembelajaran. Oleh sebab itu, prinsip pemanfaatan perlu dikaitkan dengan kebutuhan dan karakteristik siswa. Karakteristik ini berkenaan dengan gaya visual, auditorial, dan kinestetika siswa. Dengan memanfaatkan media berbantuan komputer diharapkan dapat meningkatkan minat belajar siswa, sehingga guru lebih pada bagaimana mengoptimalisasikan peran guru sebagai fasilitator, modiator, motivator, supervisor, dan evaluator
PENGARUH PEMANFAATAN LINGKUNGAN ALAM PASIR SEBAGAI SUMBER BELAJAR TERHADAP KEMAMPUAN SAINS DAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI Ayu Asmah; nFN Mustaji
Kwangsan: Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 2, No 1 (2014): Kwangsan
Publisher : Balai Besar Guru Penggerak Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31800/jtp.kw.v2n1.p13--36

Abstract

Natural Environment which character is constant relatively and all the natural contents that often stimulate children to play, development and learning unlimited but useful. One of the natural things which easy to know is sand. The phenomenon happens nowadays among the learning to the pre- school children is the most of the instant medias are used, so that the students lack of interaction with the nature.This research purposes are: (1) the effect of the sand natural environment as a source of learning on children’s science abilities, (2) the effect of the sand natural environment as a source of learning on children’s fine motor skills, (3) the effect of sand natural environment learning as a source of learning towards children science and fine motor abilities.Base on the research result above, it can be summarized that the use of sand nature environment has the effect to the science and soft motoric ability of the pre- school children. As the following act, it’s adviced to the kindergarten school to improve the learning program by using natural environment as the studying source AbstrakLingkungan alam dengan sifatnya yang relatif menetap beserta segala isinya yang alamiah merangsang anak dalam bermain, perkembangan dan pembelajaran yang tak terbatas serta bermakna. Salah satu bahan alam yang mudah dikenal dan dekat dengan anak adalah pasir. Fenomena yang terjadi sekarang pada pembelajaran anak usia dini yaitu banyaknya penggunaan media instan, sehingga menyebabkan anak kurang berinteraksi dengan lingkungan alam. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji: (1) pengaruh pemanfaatan lingkungan alam pasir terhadap kemampuan sains anak, (2) pengaruh pemanfaatan lingkungan alam pasir terhadap kemampuan motorik halus anak, (3) pengaruh pemanfaatan lingkungan alam pasir secara bersama-sama terhadap kemampuan sains da motorik halus anak. Berdasarkan hasil penelitian di atas, dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan lingkungan alam pasir berpengaruh terhadap kemampuan sains dan motorik halus anak. Disarankan kepada lembaga Taman Kanak-Kanak untuk mengembangkan program pembelajaran dengan memanfaatkan lingkungan alam sebagai sumber belajar
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII SMPLB KARYA MULIA SURABAYA MENULIS BUKU HARIAN MELALUI PEMETAAN PIKIRAN DENGAN BALING-BALING BERWARNA nFN Machsunah
Kwangsan: Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 2, No 1 (2014): Kwangsan
Publisher : Balai Besar Guru Penggerak Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31800/jtp.kw.v2n1.p37--49

Abstract

Writing a diary with colorful propeller mind mapping method is an innovative method to enhance the 7th grade hearing impaired students’ capabilities and skills of writing in Karya Mulia Special Secondary School for Students with Disabilities (SMPLB) Surabaya. This innovative effort was based on the constraints or obstacles to teach hearing impaired students in developing the abilities and skills of writing a diary that were still far below the average of minimum completion criteria (KKM). To find out the extent of this innovative method’s implementation’s impact, the author wanted to do a class action research (PTK) that includes 3 cycles where two-time meetings were conducted in each cycle. The research was started from the pre action activities continued to a cycle-1, cycle-2, to cycle-3. The result indicates that there has been improvements in 7th grade student’s learning outcome in writing a diary through mind mapping mehod using learn to write diary through colorful propeller mapping method AsbtrakMenulis buku harian melalui metode pemetaan pikiran (mind mapping) dengan menggunakan baling-baling berwarna merupakan metode inovatif untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan menulis buku harian siswa tuna rungu kelas VII SMPLB Karya Mulia Surabaya. Upaya inovatif ini beranjak dari kendala/hambatan sebelumnya dalam membelajarkan siswa tuna rungu mengembangkan kemampuan dan keterampilan menulis Buku Harian yang hasilnya berada jauh di bawah rata-rata Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM). Untuk mengetahui sejauh mana dampak dari penerapan metode inovatif ini, penulis melakukan penelitian tindakan kelas (PTK) yang mencakup 3 siklus dan setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Penelitian dimulai dari kegiatan pra tindakan, dilanjutkan dengan siklus-1, siklus-2, sampai dengan siklus-3. Hasil penelitian tindakan kelas menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa kelas VII SMPLB Karya Mulia Surabaya dalam menulis buku harian melalui metode pemetaan pikiran dengan baling-baling berwarna

Page 1 of 1 | Total Record : 5