cover
Contact Name
Arie Widodo
Contact Email
arie.widodo@kemdikbud.go.id
Phone
-
Journal Mail Official
arie.widodo@kemdikbud.go.id
Editorial Address
Jl. Mangkurejo, Ds. Kwangsan, Sedati - Sidoarjo
Location
Kab. sidoarjo,
Jawa timur
INDONESIA
Kwangsan: Jurnal Teknologi Pendidikan
ISSN : 23389184     EISSN : 26224283     DOI : 10.31800
Core Subject : Education,
Kwangsan: Jurnal Teknologi Pendidikan is a journal aims to be a peer-reviewed platform and an authoritative source of information. We publish original research papers, review articles and case studies focused on 5 areas of educational technology as well as related topics. All articles are peer-reviewed by at least one peer-reviewers. Jurnal Kwangsan is published online and printed twice in a year. July and December. The scope of Jurnal is innovative works on Learning System Design, the development, implementation, assessment, management, research papers, and case studies of educational technology, which are effective in giving positive contributions to schools and educational institutions
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2015): Kwangsan" : 5 Documents clear
PENGEMBANGAN BUKU AUDIO UNTUK MENGATASI KESULITAN BELAJAR ANAK DISLEKSIA Faiza Indriastuti
Kwangsan: Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 3, No 2 (2015): Kwangsan
Publisher : Balai Besar Guru Penggerak Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31800/jtp.kw.v3n2.p91--106

Abstract

Difficulty learning for learners refers to significant learning problems in learning. One is dyslexics who have difficulty in reading and reading comprehension. Therefore needed the help of technology that can be used as a tool for dyslexic learners in that learning, so as to overcome gaps in their understanding of learning. This article discusses how to develop instructional media as a solution that can be used to overcome for learners difficulties as dyslexic. The one of technologies development that relevant can be used to help students with dyslexia is audiobooks. DTB is one of audiobooks format that can assist learners with learning difficulties as dyslexics become better learners. Because, DTB is can be an effective aids to support the learning of reading and increase in reading comprehension, so as to improve the ability of learners with dyslexia that will ultimately lead to better of value lessons. DTB form in accordance with the needs of dyslexic learners is Tobi DAISY, which is in the form of digital talking books are synchronized between the visual (text, images, tables, charts) and audio. It is possible to make it easier for dyslexic learners in learning to read or understand the reading. The purpose of this article is to give an overview of Tobi DAISY de-velopment that could be used and produced individually for dyslexics to fit the required content. Through Tobi DAISY advantages, it can be concluded that this relevant to be used for dyslexics to help in reading and reading comprehension. AbstrakKesulitan belajar bagi peserta didik mengacu pada masalah belajar yang signifikan dalam pembelajaran. Salah satunya adalah penderita disleksia yang mempunyai kesulitan dalam membaca maupun memahami bacaan. Oleh karenanya diperlukan bantuan teknologi yang dapat digunakan sebagai alat bantu peserta didik disleksia dalam belajar membaca atau memahami bacaan, sehingga dapat mengatasi kesenjangan pemahaman mereka dalam pembelajaran. Artikel ini membahas tentang bagaimana mengembangkan media pembelajaran sebagai solusi yang dapat digunakan untuk mengatasi kesulitan belajar peserta didik disleksia. Salah satu pengembangan teknologi yang relevan dapat digunakan membantu peserta didik disleksia adalah buku audio. DTB merupakan salah satu format buku audio yang membantu peserta didik yang memiliki kesulitan belajar menjadi pebelajar yang lebih baik. Karena, DTB dimungkinkan dapat menjadi alat yang efektif untuk mendukung dalam kegiatan belajar membaca dan peningkatan pemahaman bacaan, sehingga dapat meningkatkan kemampuan peserta didik disleksia dalam membaca dan memahami bacaan yang pada akhirnya akan mengarah ke nilai yang lebih baik. Format DTB yang sesuai dengan kebutuhan anak disleksia adalah Tobi DAISY, yang merupakan buku bicara dalam bentuk digital yang disinkronisasikan antara visual (teks, gambar, tabel, denah) dan audio. Hal ini dimungkinkan lebih memudahkan peserta didik disleksia dalam belajar membaca atau memahami bacaan. Tujuan kajian artikel ini adalah memberikan gambaran pengembangan Tobi DAISY yang dapat digunakan dan diproduksi secara pribadi bagi pend erita disleksia sehingga sesuai dengan konten yang dibutuhkan. Melalui kelebihan yang dimiliki Tobi DAISY, maka dapat disimpulkan relevan untuk digunakan bagi penderita disleksia dalam membantu belajar membaca dan memahami bacaan.
EFEKTIVITAS PEMANFAATAN MS EXCEL DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SMP MUHAMMADIYAH 1 SURABAYA Raden Roro Martiningsih
Kwangsan: Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 3, No 2 (2015): Kwangsan
Publisher : Balai Besar Guru Penggerak Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31800/jtp.kw.v3n2.p107--120

Abstract

Build innovative learning can be done by utilizing MS Excel application on statistical material in class VII SMP aim of this study was to determine the effectiveness of the use of MS Excel in mathematics at SMP Muhammadiyah 1 Surabaya. This study uses an experimental study comparing the mathematics achievement of students of class VII SMP Muhammadiyah 1 Surabaya utilizing Ms Excel and who do not use Ms Excel. The treatments provided are the use of MS Excel on statistical learning. The results showed an average difference in learning achievement statistics that utilize MS Excel in learning is 7.94, while a group of students who do not utilize is 5.89. Results of t-test showed significant value of 0.007, with a significance level of 0.05, which means no statistical difference in learning achievement of students between the harness and utilize MS Excel. It can be concluded that learning with MS Excel on a statistical significant effect. AbstrakMembangun pembelajaran inovatif bisa dilakukan dengan cara memanfaatkan aplikasi Ms Excel pada materi statistik di kelas VII SMP Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efektifitas pemanfaatan Ms Excel dalam pembelajaran matematika di SMP Muhammadiyah 1 Surabaya. Penelitian ini menggunakan penelitian ekperimen yang membandingkan prestasi belajar matematika peserta didik kelas VII SMP Muhammadiyah 1 Surabaya yang memanfaatkan Ms Excel dan yang tidak memanfaatkan Ms Excel. Perlakuan yang diberikan adalah pemanfaatan Ms Excel pada pembelajaran statistik. Hasil penelitian ini menunjukkan rata-rata perbedaan prestasi belajar statistik yang memanfaatkan Ms Excel dalam pembelajaran adalah 7,94 sedangkan kelompok siswa yang tidak memanfaatkan adalah 5,89. Hasil uji t menunjukkan nilai signifikasi 0,007, dengan level signifikansi 0,05 yang artinya ada perbedaan prestasi belajar statistik siswa antara yang memanfaatkan dan tidak memanfaatkan Ms Excel. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan Ms Excel pada statistik memberikan pengaruh secara signifikan. 
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMANFAATAN TIK OLEH GURU Sri Lestari
Kwangsan: Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 3, No 2 (2015): Kwangsan
Publisher : Balai Besar Guru Penggerak Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31800/jtp.kw.v3n2.p121--134

Abstract

Not all teachers utilize ICT in organizing learning activities although they have understood that such learning strategies which really support or help level the learners mastery of the subject matter. Constraint the use of ICT by teachers are: no access, no adaanya means of ICT, learning does not integrate ICT, teachers have no knowledge of ICT, and no lack of willingness of teachers to utilize ICT. So the solution of problems utilization of ICT are: conducted socialization constantly about the potential, the benefits and importance of ICT in learning activities so that there is policy support, not only from the central government, local government, private agencies but also from the head school, (2) conducted more intensive training with a more lax or inadequate so it is possible for teachers to put into practice the results of training in the classroom, (3) the teachers responded to the advancement of ICT positively by action through the use of ICT in learning activities be a professional duties, and (4) implemented the procurement of ICT tools in schools gradually and berkelajuta, either through the government, the private sector and the community. AbstrakBelum semua guru memanfaatkan TIK dalam menyelenggarakan kegiatan pembelajaran yang diampunya walaupun mereka telah memahami bahwa strategi pembelajaran yang demikian ini sangat menunjang atau membantu tingkat penguasaan peserta didik terhadap materi pelajaran. Kendala pemanfaatan TIK oleh guru adalah: tidak adanya akses, tidak adaanya sarana TIK, pembelajaran tidak mengintegrasikan TIK, guru tidak memiliki pengetahuan tentang TIK, dan tidak adanya kemauan guru untuk memanfaatkan TIK. Sehingga solusi dari kendala pemanfaaatan TIK adalah: dilakukan sosialisasi yang terusmenerus tentang potensi, manfaat, dan pentingnya TIK di dalam kegiatan pembelajaran sehingga ada dukungan kebijakan, tidak hanya dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, instansi swasta tetapi juga dari kepala sekolah, dilaksanakan pelatihan yang lebih intensif dengan waktu yang lebih longgar atau memadai sehingga dimungkinkan bagi guru untuk mempraktekkan hasil pelatihan di dalam kelas, para guru merespons kemajuan TIK secara positif dengan tindakan nyata melalui pemanfaatan TIK di dalam kegiatan pembelajaran yang menjadi tugas profesionalnya, dan dilaksanakan pengadaan perangkat TIK di sekolah secara bertahap dan berkelajutan, baik melalui pemerintah, pihak swasta maupun masyarakat.
MEDIA PEMBELAJARAN: DARI KONSEPSI KE UTILISASI DAN PERMASALAHANNYA M. Miftah
Kwangsan: Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 3, No 2 (2015): Kwangsan
Publisher : Balai Besar Guru Penggerak Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31800/jtp.kw.v3n2.p135--145

Abstract

The importance of the position / function of the media as an integral part of learning, it is important to get the attention of the teacher. Therefore, teachers should not only understand the concept of learning media, the type / variety, criteria and procedures as well as the election process, but also on the principle of utilization and possible problems. Media so that learning can be planned and used in an integrated and precise in learning activities, then in this paper will discuss criteria for the selection of media and the steps, use of media and the possibility of various problems to be faced. Some criteria for media selection are (1) compliance with the learning objectives to be achieved, (2) support the subject matter to be discussed, (3) practical, flexible, and easy to be used, (4) in accordance with the knowledge and skills of teachers to use it, ( 5) according to the characteristics and the number of goals that will use them (small, medium, or large), and (6) the quality or the technical quality of the type of media that will be used, (7) affordability of the financial capacity of the procurement, (8) the availability of instructional media needed in the market, and (9) is compatible with the device or the facilities available or already owned. AbstrakPentingnya kedudukan/fungsi media sebagai bagian integral dalam pembelajaran, perlu kiranya mendapatkan perhatian para guru. Oleh sebab itu, guru seyogianya tidak hanya memahami konsep tentang media pembelajaran, jenis/ragamnya, kriteria dan prosedur serta proses pemilihannya, tetapi juga mengenai prinsip pemanfaatannya dan kemungkinan permasalahan yang terjadi. Agar media pembelajaran dapat direncanakan dan dimanfaatkan secara terpadu dan tepat di dalam kegiatan pembelajaran, maka di dalam tulisan ini akan dibahas kriteria pemilihan media dan langkah-langkahnya, pemanfaatan media dan kemungkinan berbagai permasalahan yang akan dihadapi. Beberapa kriteria pemilihan media adalah: (1) kesesuaian dengan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai, (2) mendukung materi pelajaran yang akan dibahas, (3) praktis, luwes, dan mudah dimanfaatkan, (4) sesuai dengan pengetahuan dan keterampilan guru untuk memanfaatkannya, (5) sesuai dengan karakteristik dan jumlah sasaran yang akan memanfaatkannya (kelompok kecil, sedang, atau besar), dan (6) mutu atau kualitas teknis jenis media yang akan dimanfaatkan, (7) keterjangkuan kemampuan finansial untuk pengadaannya, (8) ketersediaan media pembelajaran yang dibutuhkan di pasaran, dan (9) kompatibel dengan perangkat atau fasilitas yang tersedia atau yang telah dimiliki.
PENDAYAGUNAAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK) DALAM PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN DAN MANAJEMEN SEKOLAH RINTISAN PENERAPAN KURIKULUM 2013 Herry Widyastono
Kwangsan: Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 3, No 2 (2015): Kwangsan
Publisher : Balai Besar Guru Penggerak Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31800/jtp.kw.v3n2.p77--90

Abstract

The rapid advancement of Information and Communication Technology (ICT) has affected the livelihood of the people and the nation of Indonesia. In 2006 , the Ministry of Education and Culture has responded ICT developments by incorporating the subjects of ICT into curriculum. ICT subjects was abolished from curriculum 2013. The purpose of this study is to find solutions for the utilization of ICT in the development of learning and school management pilot for the implementation of Curriculum 2013. Results of analyzes and studies note that although ICT is not a stand-alone subject, but ICT is expected to be utilized in the development of learning and pilot school management for implementation of Curriculum 2013. Forms of utilization of ICT among others: computer-based learning, blended e-learning, web-based learning, assessment of information and communication technology-based, digital libraries, and school database applications. The pilot school for the implementation of Curriculum 2013, which have adequate educational resources recommended that ICT teacher gives training and guidance and facilitation to other teachers and other eductors and learners to be able to utilize ICT in learning and school management optimally. AbstrakPesatnya kemajuan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) telah memengaruhi tatanan kehidupan masyarakat dan bangsa Indonesia. Tahun 2006, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan telah merespon perkembangan TIK dengan memasukkan mata pelajaran TIK ke dalam Kurikulum. Pada Kurikulum 2013, mata pelajaran TIK tersebut ditiadakan. Tujuan kajian ini untuk mencarikan solusi pendayagunaan TIK dalam pengembangan pembelajaran dan pengelolaan manajemen sekolah rintisan penerapan Kurikulum 2013. Hasil analisis dan kajian diketahui bahwa meskipun TIK tidak merupakan mata pelajaran yang berdiri sendiri, namun TIK diharapkan dapat didayagunakan pemanfaatannya dalam pengembangan pembelajaran dan manajemen sekolah rintisan penerapan Kurikulum 2013. Bentuk-bentuk pendayagunaan TIK tersebut antara lain: pembelajaran berbasis komputer, blended e-learning, pembelajaran berbasis web, penilaian berbasis TIK, perpustakaan digital, dan aplikasi database sekolah. Bagi sekolah rintisan penerapan Kurikulum 2013 yang memiliki sumber daya pendidikan memadai direkomendasikan agar guru TIK memberi pelatihan dan bimbingan serta fasilitasi kepada para guru lainnya dan tenaga kependidikan serta peserta didik agar mampu mendayagunakan TIK dalam pembelajaran dan manajemen sekolah secara optimal.

Page 1 of 1 | Total Record : 5