cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
editor.wms.undiksha@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Pendidikan Ganesha Jl. Udayana no. 11, Singaraja, Bali 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Wahana Matematika dan Sains
ISSN : 18580629     EISSN : 25496727     DOI : -
Core Subject :
Wahana Matematika dan Sains merupakan jurnal yang menampung tulisan hasil penelitian atau kajian pustaka dalam bidang MIPA atau pendidikan MIPA yang belum pernah atau tidak dalam sedang proses untuk dipublikasikan pada jurnal lain. Tulisan bisa dalam bahasa Indonesia ataupun bahasa Inggris.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 16 No. 3 (2022): Desember 2022" : 6 Documents clear
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA GUIDED DISCOVERY BERBASIS FENOMENA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA Ni Putu Sintya Dewi; Ketut Suma; I Gusti Lanang Wiratma
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 16 No. 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/wms.v16i3.48534

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan LKS Guided Discovery berbasis fenomena untuk meningkatkan hasil belajar siswa di kelas VIII SMP. Pengembangan ini didasari hasil studi pendahuluan yang menunjukkan LKS yang digunakan di sekolah masih berpatokan pada buku – buku yang menjadi pegangan siswa tanpa adanya upaya mengaitkan dengan fenomena yang terjadi di lingkungan sekitar siswa. Model pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE. Aspek yang dianalisis terdiri atas karakteristik LKS, validitas, keparktisan, dan efektivitas. Uji validitas melibatkan 3 orang ahli dan 3 orang guru selaku praktisi sebagai validator. Instrumen uji validitas berupa lembar uji validitas yang masing-masing dinialai oleh 1 orang ahli dan 1 orang guru praktisi untuk menguji validitas isi, validitas media, dan validitas bahasa. Instrumen disusun menggunakan skala Likert skor 1 - 4. Uji kepraktisan melibatkan 3 Orang guru IPA dan 32 Orang siswa. Uji kepraktisan dilakukan dengan menyebarkan angket respon guru dan angket respon siswa. Instrumen yang digunakan dalam tahap ini didesain menggunakan skala Likert skor 1 - 4. Uji efektivitas dilakukan dengan desain one-group-prestest-posttest. Tes hasil belajar berbentuk pilihan ganda menggunakan skor benar bernilai 1, salah bernilai 0. Efektivitas produk diukur berdasarkan hasil perolehan N-Gain skor pretest dan posttest. Hasil penelitian menujukkan: (1) Karakteristik LKS ini adalah memuat langkah kerja yang menuntun siswa menemuan konsep pembelajaran, melibatkan siswa untuk belajar secara aktif untuk menenemukan konsep pembelajaran, serta mengacu pada fenomena alam yang terjadi di sekitar siswa, (2) LKS yang dikembangkan berkategori valid hal ini ditiunjukkan oleh skor valititas 0,93, (3) uji kepraktisan melalui perolehan persentase skor hasil angket respon guru sebesar 88% dan persentase skor hasil anget respons siswa sebesar 95,55% dengan kategori sangat praktis, (4) serta uji efektifitas melalui tes hasil belajar dengan perolahan rata-rata ­N-Gain sebesar 0,55 dan berkatagori efektif. Kata kunci: LKS, Guided Discovery, Fenomena, Hasil Belajar
Review Penggunaan Sensor Pada Aplikasi IOT I Gede Aris Gunadi; Dewi Oktofa Rachmawati
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 16 No. 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/wms.v16i3.51037

Abstract

Sensor atau tranduser adalah sebuah kompenen elektronika yang berfungsi untuk mengubah suatu besaran fisis kedalam besaran listrik. Dengan adanya berbagai macam sensor maka berbagai fenomena fisis seperti suhu, kelembaban udara, tekanan udara, intensitas gas, kualitas udara, dll dapat dideteksi . Dalam aktivitas pengukuran / instrumentasi peranan sensor menjadi sagat penting. Dengan adanya sensor maka dapat dideteksi perubahan nilai pada suatu besaran yang sedang diukur, selanjutnya perubahan nilai besaran tersebut dapat divisualisasi sebagai luaran sistem pengukuran. Implementasi teknik pengukuran pada saat ini sebagain besar merukan sebuah sistem terintegrasi, berbasis IoT ( Internet of Thing). Pada tulisan ini akan direview implemntasi berbagai macam sensor pada IoT yang berbasis Arduino.
Kontribusi Kemandirian dan Gaya Belajar Siswa pada Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Kelas X MIPA SMA Negeri 5 Denpasar Indra Diah; I Gusti Nyoman Yudi Hartawan; Sariyasa
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 16 No. 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/wms.v16i3.52871

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: apakah terdapat kontribusi kemandirian pada kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas X MIPA SMA Negeri 5 Denpasar dan apakah terdapat kontribusi kemandirian dan gaya belajar pada kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas X MIPA SMA Negeri 5 Denpasar. Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan metode ex post facto. Sampel pada penelitian ini sebanyak 78 siswa (kelas X MIPA 6 dan X MIPA 7), penarikan sampel menggunakan teknik random sampling. Instrumen yang digunakan untuk variabel kemandirian dan gaya belajar adalah angket dengan masing-masing 30 pertanyaan, sedangkan instrumen untuk variabel kemampuan pemecahan masalah matematika adalah tes dengan 5 soal tes, dimana masing-masing instrumen telah diuji validitas, reliabilitas, validitas isi dan tingkat kesukarannya. Uji hipotesis pertama menggunakan analisis regresi sederhana sedangkan uji hipotesis kedua menggunakan analisis regresi berganda. Hasil uji hipotesis pertama menunjukkan bahwa kemandirian pada kemampuan pemecahan masalah matematika mempunyai kontribusi yang sangat kuat dengan kontribusi 75,6%. Hasil uji hipotesis kedua yaitu: 1) kemandirian dan gaya belajar visual pada kemampuan pemecahan masalah matematika mempunyai kontribusi yang cukup dengan kontribusi 31,9%, 2) kemandirian dan gaya belajar auditori pada kemampuan pemecahan masalah matematika mempunyai kontribusi yang kuat dengan kontribusi 47,3%, dan 3) kemandirian dan gaya belajar kinestetik pada kemampuan pemecahan masalah matematika mempunyai kontribusi yang kuat dengan kontribusi 40,7%. Kemandirian dan gaya belajar dapat membantu peserta didik untuk mengambil keputusan dan tindakan yang tepat dalam menghadapi permasalahan dalam proses belajar yang nantinya akan berdampak positif terhadap kemampuan pemecahan masalah bagi siswa.
PENGARUH PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS INKUIRI TERHADAP SELF-EFFICACY DAN HASIL BELAJAR FISIKA Ni Ketut Rapi; Luh Putu Budi Yasmini; Putu Widiarini; Nurfa Risha
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 16 No. 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/wms.v16i3.53737

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kenyataan bahwa implementasi kurikulum Fisika di SMA belum mampu mengembangkan self-efficacy dan hasil belajar Fisika siswa secara maksimal. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh perangkat pembelajaran berbasis inkuiri terhadap self-efficacy dan hasil belajar Fisika siswa. Penelitian menggunakan desain pretest-posttest Non Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian sebanyak 790 siswa, dan sampel penelitian sebanyak 145 siswa diambil dengan teknik multi stage. Instrumen terdiri dari kuesioner self-efficacy dan tes hasil belajar Fisika. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis kovarians multivariat. Hasil penelitian menunjukkan: (1) nilai rata-rata self- efficacy pada kelompok eksperimen 80,3 dengan standar deviasi 5,3 berkategori tinggi dan kelompok kontrol 77,3 dengan standar deviasi 4,6 berkategori tinggi; (2) nilai rata-rata hasil belajar fisika pada kelompok eksperimen 78,3 dengan standar deviasi 5,1 berkategori tinggi dan kelompok kontrol 73,3 dengan standar deviasi 4,1 berkategori tinggi; dan (3) terdapat perbedaan self- efficacy dan hasil belajar fisika baik secara simultan maupun secara mandiri antara siswa yang difasilitasi pembelajaran berbasis inkuiri dengan yang difasilitasi perangkat pembelajaran konvensional. Ini berarti perangkat pembelajaran berbasis inkuiri lebih berpengaruh daripada perangkat pembelajaran konvesional untuk meningkatkan self- efficacy dan hasil belajar fisika siswa. Kata kunci: inkuiri, self-efficacy, hasil belajar
A The Perception PERSEPSI SISWA TERHADAP GOOGLE CLASSROOM SEBAGAI LMS PEMBELAJARAN MATEMATIKA SELAMA PANDEMI COVID-19 I Wayan Somayasa
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 16 No. 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/wms.v16i3.53973

Abstract

ABSTRACT The Covid-19 pandemic in Indonesia affects the educational aspect, the learning process shifts from conventional (face-to-face) learning in the classroom to online learning. One of the important elements of implementing online learning is the availability of LMS. Google Classroom is one of the LMS that can be used in the online learning process. This LMS is supported by various features that can be elaborated to support the learning process. In this study, students' perceptions were analyzed and interpreted on the use of Google Classroom in the learning process during the Covid-19 pandemic. Data was collected by providing research instruments in the form of a questionnaire consisting of 10 statements and equipped with 5 answer options to each student via google form. Analysis and interpretation showed that, 44.98% of students felt happy in the integrated learning process of google classroom in the learning process during the Covid-19 pandemic, 51.14% of students felt happy with the acquisition of grades during the process, google classroom assisted learning, 52.97% feel happy in doing independent assignments given through the LMS google classroom, 53.20% feel excited about the implementation of google classroom 52.05% students feel neutral (normal) about the tasks given by the teacher during the learning process assisted by google classroom, 36.30% students feel interested in implementing google classroom as an LMS in the learning process, 39.73% feel enthusiastic about the google classroom assisted learning process, 40.41% students think that the google classroom assisted learning process is normal, 20.32% students think that the teacher the implementation of google classroom in the learning process is in the easy category, and 41.78% of students understand how to implement google classroom in the learning process after being explained by the teacher. Keywords: Covid-19, Google Classroom, LMS
PENGARUH SUHU AKTIVASI ARANG TERHADAP KONDISI EQUILIBRIUM DAN PARAMETER TERMODINAMIKA ADSORPSI SENYAWA REMAZOL RED Ni Luh Putu Ananda Saraswati
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 16 No. 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/wms.v16i3.54629

Abstract

Penggunaan zat warna sintetis dalam jumlah besar (setiap tahunnya mencapai 0,7 juta ton) menyisakan permasalahan pencemaran yang serius karena senyawa kimia ini tidak dapat digunakan seluruhnya dalam proses industri. Pada industri tekstil misalnya, hampir sebanyak 15 % zat warna yang digunakan tidak dapat terikat pada serat-serat tekstil, sehingga terbuang dalam konsentrasi cukup pekat dalam air limbah. Adsorpsi menjadi alternatif metode yang paling banyak digunakan untuk mengurangi konsentrasi zat warna sintetis dalam air limbah, terutama karena prosedurnya sederhana, biaya relatif rendah, dan ketersediaan adsorben yang melimpah.Selain karakteristik adsorben, efektivitas dari proses adsorpsi juga sangat dipengaruhi oleh faktor dan kondisi lingkungan lainnya. Penelitian ini secara khusus bertujuan untuk menganalisis pengaruh suhu aktivasi terhadap karakteristik permukaan karbon aktif yang secara langsung berdampak pada kondisi equilibrium adsorpsi Remazol Red (RR) yang terjadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari empat persamaan isoterm adsorpsi yang digunakan sebagai data fitting model, proses adsorpsi mengikuti model Langmuir. Suhu aktivasi berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kapasitas adsorpsi maksimum (qm) adsorpsi Remazol Red dari 125 mg/g menjadi 222.2 mg/g setelah dilakukan aktivasi, dan dapat dijadikan salah satu strategi efektif dalam pengelolaan limbah untuk mengurangi pencemaran air. Kata-kata kunci: Remazol Red, adsorpsi, suhu aktivasi, equilibrium adsorpsi

Page 1 of 1 | Total Record : 6