cover
Contact Name
Hamidi
Contact Email
jmpi@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpmpi@unran.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA
Published by Universitas Mataram
ISSN : -     EISSN : 26555263     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA (JPMPI) |e-ISSN: 2655-5263| merupakan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat dan penerapan Ipteks yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Pengabdian Magister Pendidika IPA diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan IPA Program Pascasarjana Universitas Mataram, terbit 2 (dua) kali setahun yaitu bulan Juli dan Bulan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 43 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 1 (2021)" : 43 Documents clear
Mengenalkan Urban Farming pada Mahasiswa Untuk Ketahanan Pangan di Masa Pandemi Covid-19 dan Menambah Nilai Ekonomi Deni Nasir Ahmad; Luluk Setyowati
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (573.084 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i1.621

Abstract

Permasalahan ketahanan pangan pada saat ini di Indonesia menjadi permasalahan yang terus dibahas oleh pemerintah. Selanjutnya pada masa pandemik covid-19 nilai perekonomian masyarakat menurun mengharuskan masyarakat untuk mengambil andil besar dalam ketersediaan kebutuhan secara pribadi pada beberapa komuditas, misalkan cabai, daging ayam, bawang merah dan bawang putih. Urban farming yang berarti bercocok tanam di lingkungan rumah perkotaan dianggap beriringan dengan keinginan masyarakat kota untuk menjalani gaya hidup sehat. Hasil panen dari urban farming lebih menyehatkan lantaran sepenuhnya menerapkan sistem penanaman organik, yang tidak menggunakan pupuk kimia dan pestisida sintesis. Metode dalam melakukan kegiatan yaitu : 1. Tahap persiapan tim pengabdi sebelum melakukan pengabdian masyarakat yakni pengabdi melihat tingkat kebutuhan mitra, sumber daya yang dapat dimanfaatkan dan penggunaan alat dan bahan yang diperlukan guna memenuhi kebutuhan atas permasalahan yang terjadi pada mitra. 2. Tahap pengabdian, tahap ini tim pengabdi melakukan kegiatan dengan presentasi dan pengenalan urban farming sebagai solusi ketahanan pangan dan nilai ekonomis dengan menggunakan zoom meeting guna memberikan informasi secara langsung dengan tetap menjaga kebersihan diri yang dianjurkan pemerintah pada masa pandemik covid-19. 3. Tahap akhir, evaluasi kegiatan yang telah dilakukan tim pengabdi kepada mitra pengabdi sebagai umpan balik kegiatan. Hasil kegiatan peserta memberikan respon positif dalam setiap kegiatan yang telah dilakukan oleh tim pengabdi yakni peserta banyak memberikan banyak pertanyaan dalam memperoleh informasi yang dibutuhkan. Kesimpulan kegiatan pengabdian yang telah dilakukan oleh tim pengabdi bahwa informasi yang telah diberikan oleh pemateri sangat mengena ke peserta atau sesuai dengan kebutuhan informasi bahkan bagi beberapa peserta menjadikan sebuah ide baru berdasarkan permasalahan yang ada dan menjadikan sebuah produk teknologi dalam pertanian.   
Peran Media Informasi sebagai Sarana Penunjang Wisata Kolam Manggong Desa Batu Kumbung Muhammad Cahyadin; Santi Ladiansari; Hibatunnur Hibatunnur; Asmarita Asmarita; Oky Maya Selhari; Cathur Septian Raharjo; Wahyu Fitriani; Nurfadillah Armita; Arya Saqi Bimantara; Fajrin Saputra; Nuriadi Nuriadi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.31 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i1.633

Abstract

Desa Batu Kumbung merupakan salah satu Desa dari 10 Desa yang berada di Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat. Desa ini terdiri dari 8 Dusun, salah satunya Dusun Manggong yang memiliki potensi berupa mata air yang dijadikan kolam renang dan menjadi pusat wisata desa Batu Kumbung, yakni wisata air kolam manggong. Berbeda dengan kebanyakan kolam renang lainnya, air kolam manggong bersumber dari mata air alami yang akan membuat pengunjung merasakan sensasi dingin dan segar ketika berendam. Meski demikian, kolam renang ini masih kurang dikenal oleh masyarakat yang berasal dari luar Desa dikarenakan kurangnya informasi dan promosi mengenai tempat wisata ini sehingga diperlukan media informasi dan promosi. Program ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, Adapun hasil yang didapatkan dari program ini berupa adanya media informasi di kawasan wisata kolam renang Manggong desa Batu Kumbung kecamatan Lingsar yang dapat dilihat oleh wisatawan.
Diseminasi Informasi Mengenai Tumbuhan Liar Pekarangan yang Berkhasiat Obat sebagai Alternatif Pemeliharaan Kesehatan pada Masa Krisis Ekonomi di Desa Jeringo, Kabupaten Lombok Barat Baiq Farista; Arben Virgota; Hilman Ayadi; Dining Candri
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.174 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i1.653

Abstract

In the last few years, the use of medicines made from natural ingredients has returned to people's consumption today because of the assumption that natural ingredients are safer and more economical than chemical drugs. The assumption that natural medicine is safer than chemical drugs. Medicinal plants are types of plants in which certain parts of the roots, stems, bark, leaves or excretions are believed to relieve or reduce pain. Several types of wild medicinal plants found in Jeringo Village are meniran (Phyllanthus urinaria), cat whiskers (Orthosiphon aristatus), bebele / gotu kola (Centella Asiatica), shy daughter (Mimosa pudica) and horse whip (Stachytarpheta jamaicensis). The purpose of this activity is to introduce several types of wild plants that have medicinal properties that grow in the yard, along with how to maintain and process them. It is hoped that from this activity the people of Jeringo will have knowledge and be able to carry out treatment independently by utilizing wild plants as one of the cheap and safe alternative treatments.