cover
Contact Name
Mesran
Contact Email
mesran.skom.mkom@gmail.com
Phone
+6282161108110
Journal Mail Official
jurikom.stmikbd@gmail.com
Editorial Address
STMIK Budi Darma Jalan Sisingamangaraja No. 338 Simpang Limun Medan - Sumatera Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURIKOM (Jurnal Riset Komputer)
JURIKOM (Jurnal Riset Komputer) membahas ilmu dibidang Informatika, Sistem Informasi, Manajemen Informatika, DSS, AI, ES, Jaringan, sebagai wadah dalam menuangkan hasil penelitian baik secara konseptual maupun teknis yang berkaitan dengan Teknologi Informatika dan Komputer. Topik utama yang diterbitkan mencakup: 1. Teknik Informatika 2. Sistem Informasi 3. Sistem Pendukung Keputusan 4. Sistem Pakar 5. Kecerdasan Buatan 6. Manajemen Informasi 7. Data Mining 8. Big Data 9. Jaringan Komputer 10. Dan lain-lain (topik lainnya yang berhubungan dengan Teknologi Informati dan komputer)
Articles 21 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 4 (2017): Agustus 2017" : 21 Documents clear
IMPLEMENTASI METODE ROBINSON OPERATOR 3 LEVEL UNTUK MENDETEKSI TEPI PADA CITRA DIGITAL Zainuddin, Muhammad; Sianturi, Lince Tomoria; Hondro, Rivalri Kristianto
JURIKOM (Jurnal Riset Komputer) Vol 4, No 4 (2017): Agustus 2017
Publisher : STMIK Budi Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.129 KB) | DOI: 10.30865/jurikom.v4i4.681

Abstract

Pengolahan citra digital merupakan proses yang bertujuan untuk memanipulasi dan menganalisa citra dengan bantuan komputer. Salah satu teknik pengolahan citra yang di gunakan adalah deteksi tepi (edge detection). Deteksi tepi adalah proses untuk menentukan lokasi titk-titik yang merupakan tepi objek. Data yang digunakan dalam deteksi tepi berupa citra digital. Citra dari sudut pandang matematis, merupakan fungsi menerus (continue) dari intensitas cahaya pada bidang dua dimensi f(x,y), dengan x dan y adalah koordinat special dan amplitudo f  pada pasangan (x,y) yang disebut intensitas atau derajat keabuan citra pada titik tersebut. Jika x, y, dan f  semuanya berhingga, dan nilainya diskrit, citra tersebut merupakan citra digital. Menurut Ayu Leonitami, Salah satu metode yang dapat digunakan dalam pendektesian tepi adalah menggunakan metode Robinson operator 3 level. Pendektesian Robinson operator 3 level bukan hanya melakukan proses pendektesian tepi dari arah vertikal dan horisontal saja seperti metode Robert’s operator dan sobel operator lebih sensitive terhadap tepi diagonal, sedangkan robinson operator 3 level  melakukan pencarian tepi dengan menggunakan delapan arah mata angin, sama halnya dengan proses pendektesian tepi prewitt dan kirsch operator bedanya hanya pada nilai kernel (mask).
IMPLEMENTASI METODE BOYER MOORE DALAM APLIKASI KAMUS BAHASA MANDAILING-INDONESIA Nurhalimah, Nurhalimah; Lubis, Nurhamidah
JURIKOM (Jurnal Riset Komputer) Vol 4, No 4 (2017): Agustus 2017
Publisher : STMIK Budi Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30865/jurikom.v4i4.739

Abstract

Adanya sebuah aplikasi kamus dalam bahasa Mandailing-Indonesia, diharapkan proses translasi dalam bahasa Mandailing-Indonesia dapat dilakukan dengan lebih mudah dan cepat oleh masarakat Mandailing maupun masarakat luar. Proses translasi dalam bahasa Mandailing-Indonesia ini dapat dilakukan dengan memanfaatkan algoritma Algoritma Boyer moore melakukan pencarian kata dimulai dari posisi kiri hingga akhirnya sampai pada posisi paling kanan. Langkah ini berbeda dengan algoritma  pencarian  string   sejenis yang memulai pencarian kata dari kanan.  Algoritma ini menerapkan prinsip bad character (dimana jika karakter tidak memiliki kemiripan akan langsung dieliminasi). Dengan kedua prinsip ini, informasi  string yang diperoleh dalam pencarian akan semakin banyak sehingga output yang dihasilkan akan menjadi lebih baik.  Algoritma  Boyer moore merupakan salah satu Algortima String Matching  yang digunakan untuk mencari kesamaan karakter dalam sebuah teks ( string ) sehingga Algoritma ini dapat digunakan untuk melakukan pencarian kata. Dengan pencarian string seperti algoritma Boyer-Moore melakukan pencarian kata dimulai dari posisi kanan hingga akhirnya sampai pada posisi paling kiri. Langkah ini berbeda dengan algoritma pencarian string sejenis yang memulai pencarian kata dari kiri.
SISTEM PAKAR MENDIAGNOSA PENYAKIT PNEUMONIA DENGAN MENGGUNAKAN METODE BAYES Siregar, Zulkardi Sani
JURIKOM (Jurnal Riset Komputer) Vol 4, No 4 (2017): Agustus 2017
Publisher : STMIK Budi Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30865/jurikom.v4i4.788

Abstract

Kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) merupakan cabang dari ilmu komputer yang konsern dengan pengautomatisasi tingkah laku cerdas. Pernyataan tersebut juga dapat dijadikan defenisi dari Artificial Intelligence. Definisi ini menunjukan bahwa Artificial Intelligence adalah bagian dari computer sehingga harus didasarkan pada sound theoretical (teori suara) dan prinsip-prinsip aplikasi dari bidangnya. Prinsip-prinsip ini meliputi struktur data yang digunakan representasi pengetahuan, algoritma yang diperlukan untuk mengaplikasikan pengetahuan tersebut, serta bahasa dan teknik pemrograman yang digunakan dalam mengimplementasiakannya. Sistem Pakar (Expert System) adalah aplikasi berbasis komputer yang digunakan untuk menyelesaikan masalah sebagaimana yang dipikirkan oleh pakar. Pakar yang dimaksud di sini adalah orang yang mempunyai keahlian khusus yang dapat menyelesaikan masalah yang tidak dapat diselesai kan oleh orang awam. Sebagai contoh, dokter adalah seorang pakar yang mampu mendiagnosis penyakit yang diderita pasien serta dapat memberikan penetalaksanaan terhadap penyakit tersebut. Pada perancangan dan pembuatan aplikasi sistem pakar untuk mendiagnosa penyakit pneumonia berisikan antara lain konsultasi, knowlagde. Aplikasi sistem pakar ini menggunakan pemograman Mysql dan Microsoft Visual Basic Net 2008. 
IMPLEMENTASI STEGANOGRAFI DENGAN ALGORITMA MOST SIGNIFICANT BIT PADA CITRA DIGITAL Nimerodi Gulo
JURIKOM (Jurnal Riset Komputer) Vol 4, No 4 (2017): Agustus 2017
Publisher : STMIK Budi Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30865/jurikom.v4i4.741

Abstract

Kerahasiaan suatu informasi atau data sangatlah penting agar orang lain yang tidak memiliki hak tidak dapat mengetahui isi dari data atau informasi rahasia tersebut. Tugas akhir ini dilakukan untuk membuat suatu analisa siatem yang mampu menyembunyikan data rahasia dalam bentuk citra, teks, suara, dan pemampatan yang dilakukan ke dalam suatu berkas penampung berupa citra digital. Proses penyembunyiannya diawali dengan mengambil berkas citra penampung, kemudian mengambil data yang akan disembunyikan. Metode yang digunakan untuk mengamankan data metode kriptografi MSB. Melalui proses Most Significant Bit, keamanan data rahasia dapat terjaga. Setelah proses  penyisipan pesan, disimpan didalam media penyimpanan. Aplikasi yang dibangun juga dapat melakukan ekstraksi pesan yang telah disembunyikan didalam citran digital. Aplikasi yang dibangun dengan bahasa pemrograman visual basic 2008.
PERANCANGAN APLIKASI KAMUS PERANGKAT KERAS KOMPUTER DENGAN MENGGUNAKAN METODE BOYER MOORE Awaluddin Awaluddin
JURIKOM (Jurnal Riset Komputer) Vol 4, No 4 (2017): Agustus 2017
Publisher : STMIK Budi Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30865/jurikom.v4i4.736

Abstract

Kamus adalah sejenis buku rujukan yang menerangkan makna kata-kata, yang berfungsi untuk membantu seseorang mengenal perkataan baru. Selain menerangkan maksud kata, kamus juga mungkin mempunyai pedoman sebutan, asal usul (etimologi) sesuatu perkataan dan juga contoh penggunaan bagi sesuatu perkataan. Untuk memperjelas kadang kala terdapat juga ilustrasi di dalam kamus. Biasanya hal ini terdapat dalam kamus bahasa Perancis. Proses  pencarian  kata  merupakan  salah  satu kegiatan penting dalam pemrosesan data. Proses pencarian  kata dapat menghabiskan banyak waktu jika ruang pencariannya terlalu luas. Oleh karena itu diperlukan suatu teknik pencarian yang efisien dalam pencarian kata tersebut. Salah satu teknik yang dapat digunakan adalah dengan menggunakan komputerisasi, yang di dalamnya terdapat suatu aplikasi yang dapat mendukung  proses dalam pencarian kata. Algoritma Boyer-Moore dianggap sebagai algoritma pencocokan string yang paling mangkus dalam berbagai aplikasi. Algoritma ini sering diimplementasikan dalam berbagai teks editor (misalnya : Microsoft Word) untuk fungsi “Find and Replace”.
SISTEM PAKAR DIAGNOSA PENYAKIT HAMIL ANGGUR (MOLA HIDATIDOSA) DENGAN METODE CERTAINTY FACTOR Fera Wati Br Marbun
JURIKOM (Jurnal Riset Komputer) Vol 4, No 4 (2017): Agustus 2017
Publisher : STMIK Budi Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30865/jurikom.v4i4.785

Abstract

Sistem pakar mendiagnosa penyakit Mola Hidatidosa darimana pun sehinggah sangat memudahkan orang dalam mendiagnosa penyakit Mola Hidatidosa. Sistem pakar ini dibuat dengan menggunakan metode certainty factor bahasa pemograman. Aplikasi sistem pakar ini dibangun dengan menggunakan metode Certainty Factor. Dimana sistem pakar ini memberikan hasil berupa tingkatan kecanduan yang diderita remaja awal tersebut.   Visual Basic 2008 dan berjalan diatas dengan database Mysql. Metode certainty factor ini memberikan diagnosa wawancara dengan pakar dalam sesi konsultasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan basis pengetahuan sesuai untuk diterapkan pada masalah diagnosa pada sistem pakar, diharapkan penelitian ini dapat membantu wanita mengandung dalam mendeteksi dini ganguan pada kehamilan.  
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN BONUS KARYAWAN DI BANK RAKYAT INDONESIA AGRO MENERAPKAN METODE WEIGHTED PRODUCT Irwansyah Irwansyah
JURIKOM (Jurnal Riset Komputer) Vol 4, No 4 (2017): Agustus 2017
Publisher : STMIK Budi Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30865/jurikom.v4i4.742

Abstract

Sistem pendukung keputusan sebagai sebuah sistem berbasis komputer yang terdiri atas komponen-komponen antara lain komponen sistem bahasa (language), komponen sistem pengetahuan (knowledge) dan komponen sistem pemrosesan masalah (problem processing) yang saling berinteraksi satu dengan yang lainnya. Sistem pendukung keputusan merupakan suatu sistem yang interaktif, yang membantu pengambil keputusan melalui penggunaan data dan model-model keputusan untuk memecahkan masalah yang sifatnya semi terstruktur maupun yang tidak terstruktur. Metode Weighted Product merupakan bagian dari konsep Multi-Attibut Decision Making (MADM) dimana diperlukan normalisasi pada perhitungannya. Dengan menggunakan metode Weighted Product, diharapkan dapat dikembangkan software sistem pendukung keputusan yang dapat digunakan oleh suatu instansi, yang akan menjadi alternatif pemilihan dan memberikan nilai bobot pada perbandingan alternatif dan kriterianya, adapun kriteria tersebut adalah absen,`prestasi, prilaku, pengalaman, disiplin,wawasan, sosialisasi tim adapun kriteria tersebut sudah di tentukan oleh perusahaan. Dari hasil penelitian menunjukkan pemanfaatan Weighted Product sebagai model sistem pendukung keputusan penentuan bonus karyawan di Bank Rakyat Indonesia AGRO dapat membantu manager dalam menentukan karyawan yang berhak di rekomendasikan mendapat bonus proses pembobotan multikriteria dan seleksi dengan lebih cepat, cermat dan lebih efektif. 
PERANCANGAN PERANGKAT LUNAK PERMAINAN GAME SUBMARINE HUNTER DENGAN PENERAPAN METODE HEURISTIK Fadli Reza Sikumbang
JURIKOM (Jurnal Riset Komputer) Vol 4, No 4 (2017): Agustus 2017
Publisher : STMIK Budi Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30865/jurikom.v4i4.737

Abstract

Permasalahan yang selalu terdapat pada bidang keinformatikaan adalah pencarian metode atau algoritma yang lebih mangkus untuk mencapai solusi. Oleh karena itu dibutuhkan langkah-langkah tertentu yang dapat dijadikan acuan untuk membantu pemecahan masalah tersebut. Misalnya, algoritma Heuristik yang sering digunakan untuk program permainan dan kecerdasan buatan. Program permainan sendiri sudah menjadi industri yang sangat besar sekarang ini. Bidang kecerdasan buatan pun sangat penting untuk keamanan jaringan komputer. Algoritma Heuristik ini sebenarnya cukup mangkus untuk mencari solusi di antara semua kemungkinan solusi yang ada untuk ukuran persoalan yang kecil. Akan tetapi, waktu komputasi yang dibutuhkan algoritma Heuristik biasanya akan meningkat dengan drastis seiring dengan pertambahan ukuran persoalan yang membesar. Karena itulah dibutuhkan metode untuk lebih memangkuskan algoritma tersebut. Salah satu metode yang dapat digunakan adalah menggunakan metode heuristik. Heuristik sendiri memiliki arti, di dalam bidang ilmu komputer, sebagai teknik yang dirancang untuk memecahkan masalah dengan mengabaikan apakah solusi yang dihasilkan dapat dibuktikan secara matematis.
SISTEM PAKAR DETEKSI KERUSAKAN BOILER WATER TUBE DENGAN METODE CERTAINTY FACTOR Haryono Tambunan
JURIKOM (Jurnal Riset Komputer) Vol 4, No 4 (2017): Agustus 2017
Publisher : STMIK Budi Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30865/jurikom.v4i4.786

Abstract

Sistem pakar merupakan salah satu cabang dari kecerdasan buatan yang mempelajari bagaimana mengadopsi cara berfikir seorang pakar dalam menyelesaikan suatu permasalahan, dan membuat suatu keputusan maupun mengambil kesimpulan dari sejumlah fakta yang ada. Boiler Water Tube adalah perangkat yang digunakan untuk merubah air menjadi uap, dan uap yang dihasilkan dapat digunakan untuk memutar turbin generator listrik. Pada saat beroperasi tentu tidak akan pernah luput dari yang namanya kerusakan. Kerusakan yang ada terkadang sulit di deteksi oleh karena kebanyakan komponen-komponen berada di tempat yang tertutup, oleh karenanya dibutuhkan  satu sistem yang dapat mempermudah mendeteksi kerusakan yang ada dan mendapatkan hasil deteksi yang tepat dan akurat. Salah satu cara mendeteksi kerusakan Boiler Water Tube dapat dilakukan dengan memanfaatkan teknologi komputerisasi yaitu sistem pakar dengan metode certainty factor. Dengan sistem pakar ini diharapkan dapat mempermudah dalam mendeteksi Kerusakan Boiler Water Tube. 
SISTEM PAKAR DIAGNOSA PENYAKIT PADA HAMSTER MENGGUNAKAN METODE CERTAINTY FACTOR Fitri, Apriliya
JURIKOM (Jurnal Riset Komputer) Vol 4, No 4 (2017): Agustus 2017
Publisher : STMIK Budi Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30865/jurikom.v4i4.781

Abstract

Perhatian terhadap masalah penyakit pada hamster berkembang sejalan dengan meningkatnya sistem budidaya hamster. Informasi mengenai sumber penyakit yang sering menyerang hamster membantu dalam upaya pengobatan juga bermanfaat dalam menentukan tindakan yang harus dilakukan untuk mencegah terjadinya serangan suatu penyakit yang mungkin dialami oleh hamster. Kemajuan dunia teknologi sangat membantu dunia modern salah satunya adalah sistem pakar yang digunakan untuk mendeteksi penyakit khususnya dalam dunia kedokteran hewan. Sistem pakar digunakan untuk mendiagnosa penyakit pada hamster agar lebih mudah dan cepat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang dan membuat sistem pakar yang mampu mendiagnosa serta memberikan solusi untuk penyakit pada hamster.

Page 2 of 3 | Total Record : 21


Filter by Year

2017 2017


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026 Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol 12, No 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol 12, No 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol 12, No 1 (2025): Februari 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol 11, No 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol 11, No 5 (2024): Oktober 2024 Vol 11, No 4 (2024): Augustus 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Augustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol 11, No 3 (2024): Juni 2024 Vol 11, No 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 6 (2020): Desember 2020 Vol. 7 No. 5 (2020): Oktober 2020 Vol 7, No 5 (2020): Oktober 2020 Vol 7, No 4 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 3 (2020): Juni 2020 Vol 7, No 2 (2020): April 2020 Vol 7, No 1 (2020): Februari 2020 Vol 6, No 6 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 5 (2019): Oktober 2019 Vol 6, No 4 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 3 (2019): Juni 2019 Vol 6, No 2 (2019): April 2019 Vol 6, No 1 (2019): Februari 2019 Vol 5, No 6 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 5 (2018): Oktober 2018 Vol 5, No 4 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 3 (2018): Juni 2018 Vol 5, No 2 (2018): April 2018 Vol 5, No 1 (2018): Februari 2018 Vol 4, No 5 (2017): Oktober 2017 Vol 4, No 4 (2017): Agustus 2017 Vol 3, No 6 (2016): Desember 2016 Vol 3, No 5 (2016): Oktober 2016 Vol 3, No 4 (2016): Agustus 2016 Vol 3, No 1 (2016): Februari 2016 Vol 2, No 6 (2015): Desember 2015 More Issue