cover
Contact Name
Siti Nur Qomariah
Contact Email
snurq18@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
snurq18@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. gresik,
Jawa timur
INDONESIA
Journals of Ners Community
Published by Universitas Gresik
ISSN : 20870744     EISSN : 25412957     DOI : -
Core Subject : Health,
Journals of Ners Community hanya menerima naskah asli yang belum pernah diterbitkan. Naskah dapat berupa hasil penelitian, konsep-konsep pemikiran inovatif hasil tinjauan pustaka, kajian, dan analitis di bidang keperawatan dan kesehatan yang bermanfaat untuk menunjang kemajuan ilmu, pendidikan dan praktik keperawatan profesional.
Arjuna Subject : -
Articles 1,434 Documents
EFEKTIVITAS KLASIK MUSIK TERAPI DAN murrotal TERAPI UNTUK MENURUNKAN TINGKAT PASIEN KECEMASAN PRE OPERASI OPERATION (Effectiveness of Classical Music Therapy and Murrotal Therapy To Decrease The Level of Anxiety Patients Pre Surgery Operation) Suwanto Suwanto; Ahmad Hasan Basri; Mustamin Umalekhoa
Journals of Ners Community Vol 7 No 2 (2016): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.603 KB) | DOI: 10.5281/j ners community.v7i2.327

Abstract

ABSTRAK Kecemasan merupakan respon dasar manusia terhadap bahaya tidak bisa dihindari dan salah satu reaksi yang paling umum untuk penyakit ini. terapi musik klasik dan terapi murrotal dapat mengurangi tingkat kecemasan pada pasien, hal ini berguna untuk proses penyembuhan karena dapat mengurangi rasa sakit dan dapat menyediakan klien merasa lebih santai. Tujuan dari ini dipelajari adalah untuk menggambarkan efektivitas terapi musik klasik dan terapi murrotal untuk menurunkan tingkat penderita kecemasan operasi pra-operasi.Penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan efektivitas terapi musik klasik dan terapi murrotal dan desain yang digunakan quasy eksperimental (desain pre-post test), Populasi 20 pasien dengan pra operasi (minor) menggunakan teknik purposive sampling, data yang dikumpulkan terapi murrotal dan terapi musik klasik dengan observasi, wawancara terstruktur, kemudian dianalisis dengan Wilcoxon dan Mann Whitney tes.Hasil statistik Wilcoxon menunjukkan bahwa terapi dengan musik klasik (P 0,004.) Terapi murrotal (P 0002) berdua ada pengaruh penurunan tingkat kecemasan, uji Mann-Whitney menunjukkan hasil yang signifikan dari perhitungan (α) = 0,001 <0 05 berarti H0 ditolak dan H1 diterima berarti bahwa ada perbedaan antara penurunan tingkat kecemasan terapi musik klasik dan terapi murrotal mana terapi murrotal lebih efektif daripada musik klasik.Berdasarkan hasil penelitian terapi musik klasik dan terapi murrotal bersama-sama ada pengaruh tetapi hanya terapi murrotal yang lebih tenang, santai begitu dalam dan nyaman. Kata Kunci : Terapi musik klasik, Terapi murottal, Kecemasan. ABSTRACT Anxiety is a basic human response to danger is not inevitable and one of the most common reaction to the disease. Classical music therapy and murrotal therapy can reduce the level of anxiety in patients, it is useful for the healing process because it can reduce pain and can provide clients feeling more relaxed. The purpose of this studied was to describe the effectiveness of the of classical music therapy and murrotal therapy to decrease the level of anxiety patients  pre-surgery operation.This research was to determine differences in the effectiveness of classical music therapy and therapy murrotal and design used experimental quasy (pre-post test design), The population of 20 patients with preoperative (minor) used the technique of purposive sampling, data collected murrotal therapy and classical music therapy by observation, structured interview, then were analysed with Wilcoxon and Mann Whitney test.Wilcoxon statistic result showed that therapy with classical music (P 0,004.) Therapy murrotal (P 0,002) were both there is influence of the decline of levels of anxiety, Mann-Whitney test showed significant results of the calculation (α) = 0,001 <0 05 means H0 refused and H1 was received means that there were a difference between the reduction in anxiety level classical music therapy and therapy murrotal where murrotal therapy more effective than classical music.Based on the results of the research of classical music therapy and murrotal therapy together there were influence but only murrotal therapy that is more calm, relaxing so deep and comfortable. Keyword : Therapy mucic classical, Therapy murrotal, Anxiety.DOI : 10.5281/zenodo.1405473
STUDI FENOMENOLOGI: MEKANISME KOPING ANGGOTA KELUARGA YANG MERAWAT ANAK SKIZOFRENIA (Phenomenological Study: Family Members Coping MechanismsTreatingSchizophreniaChildren) Rindayati Rindayati; Indah Winarni; Retno Lestari
Journals of Ners Community Vol 6 No 2 (2015): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3599.448 KB) | DOI: 10.5281/j ners community.v6i2.43

Abstract

ABSTRAK             Mekanisme koping merupakan upaya yang dilakukanuntukmengadaptasi stresor,dan dalam pelaksanaannya dapat dilakukan secara konstruktifmaupundestruktif. Anggota keluarga yang merawat anak skizofrenia memerlukan mekanisme koping agar tidak jatuh dalam kondisi stres. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi mekanisme koping anggota keluarga yang merawat anak skizofrenia (13-18 tahun).Penelitian ini dilaksanakan di Gresik bulan Juli 2015. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan paradigma fenomenologi interpretif. Pemilihan partisipan dengan purposive sampling sebanyak 7 partisipan. Dengan kriteria partisipan: (1) memiliki pengalaman merawat anak skizofrenia minimal 1 tahun, (2) sehat secara fisik dan psikologis, (3) bersedia ikut sebagai partisipan, (4) dapat menceritakan pengalamannya dengan baik. Analisis data menurut Van Manen (1990) (1) Mempertahankan keaslian dari pengalaman hidup atau fenomena(2) Menginvestigasi pengalaman yang ada berdasarkan fenomena (3) Merefleksikan tema-tema esensial yang menjadi karakteristik dari sebuah fenomena (4) Mendeskripsikan dan menuliskan ulang fenomena.Hasil dari penelitian ini didapatkan delapan tema yang mewakili bagaimana mekanisme koping anggota keluarga yang merawat anak skizofrenia. Tema terdiri dari gejala skizofrenia sebagai stresor, efek stresor terhadap perasaan, tindakan dalam merawat, perubahan selama merawat, harapan anggota keluarga yang merawat, strategi koping, hambatan anggota keluarga yang merawat dan perilaku adaptasi. Mekanisme koping yang digunakan anggota keluarga didapatkan adanya problem focused coping dan emotional focused coping. Adaptasi yang dilakukan adalah adaptasi adaptif dan maladaptif.Berdasar hasil penelitian ini disarankan bagi anggota keluarga yang merawat anak skizofrenia untuk menggunakan koping yang adaptif, sehingga tetap dapat merawat anak dengan baik. Kata kunci: Mekanisme Koping, Anggota Keluarga, Anak Skizofrenia ABSTRACT                Coping mechanisms is the effort made to adapt to stressors, and the implementation can be done constructively or destructively. Family members who care for children with schizophrenia require coping mechanisms that do not fall under stressful conditions. This study aims to explore the coping mechanisms of family members caring for children skizofrena (13-18 years). In Gresik July 2015.               This research is qualitative using an interpretive phenomenological paradigm.Selection of participants by purposive sampling as much as 7 participants. With participants criteria: (1) have experience taking care of children with schizophrenia at least 1 year, (2) healthy physically and psychologically, (3) are willing to participate as a participant, (4) can recounts well. Analysis of the data by Van Manen (1990) (1) Maintaining the authenticity of the experience of life or phenomena (2) Investigate the experience that is based on the phenomenon (3) Reflects the themes essential characteristic of a phenomenon (4) Describe and rewrite the phenomenon. Results of this study found eight themes that represent how the coping mechanisms of family members who care for children with schizophrenia. The theme consists of the symptoms of schizophrenia as a stressor, the effect of stressors on the feelings, acts of caring, changes during caring, hope family members caring, coping strategies, barriers to family members who care and behavioral adaptations. Coping mechanisms used family members found the problem focused coping and emotional focused coping. Adaptation is done is an adaptation of adaptive and maladaptive. Based on the results of this study suggested for family members who care for children with schizophrenia to use adaptive coping, so it still can care for the child properly. Keywords: Coping Mechanisms, Member of the Family, Child Schizophrenia
EFEKTIVITAS SENAM DISMENORE DAN TEKNIK EFFLEURAGE TERHADAP PENURUNAN DISMENORE PADA REMAJA lilis fatmawati; Dekis Fina Lia
Journals of Ners Community Vol 9 No 2 (2018): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (646.627 KB) | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v9i2.677

Abstract

Dismenore adalah keluhan ginekologis akibat ketidak seimbangan hormon progesteron dalam darah sehingga mengakibatkan timbul rasa nyeri yang paling sering terjadi pada wanita. Dismenore dapat diatasi dengan terapi farmakologi dan non farmakologi. Pencegahan yang lebih aman menggunakan terapi non farmakologi dengan cara melakukan senam Dismenore dan teknik Effleurage untuk mengurangi dismenore. Tujuan penelitian ini menganalisis Efektivitas senam Dismenore dan tenik Effleurage terhadap penurunan Dismenore pada remaja.Penelitian ini  menggunakan Quasy eksprimental dengan rancangan (pre post test Design). Metode sampling adalah Non Probobality Sampling dengan teknik Purposive Sampling.  Sampel yang diambil sebanyak 32 Responden 16 responden Senam dismenore dan 16 responden Teknik Effleurage. Variabel independen adalah senam dismenore dan teknik Effleurage sedangkan variabel dependen adalah penurunan dismenore. Pengumpulan data dengan standar operational procedur (SOP) dan lembar observasi dengan skala nyeri boubanis  yang diuji dengan wilcoxon dan  pada tingkat kemaknaan <0,05. Hasil uji statistik wilcoxon signed rank test didapatkan hasil senam dismenore α 0.000 dan teknik Effleurage α 0,008 dan hasil uji independent samples test didapatkan hasil senam dismenore α 0,022 dan teknik Effleurage α 0,023 yang artinya ada perbedaan efektivitas senam dismenore dengan teknik Effleurage terhadap penurunan dismenore. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada perbedaan signifikan antara senam dismenore dan teknik Effleurage dimana senam dismenore lebih efektiv dari pada teknik Effleurage.           Kata Kunci : Senam Dismenore, Teknik Effleurage, RemajaDOI: 10.5281/zenodo.2632045 
REBUSAN DAUN SIRIH DAN KUNYIT TERHADAP KEPUTIHAN PATOLOGIS PADA REMAJA PUTRI (Piper Betle linn Leaf and Curcuma Longa linn Stew toward Fluor Albus) Zahid Fikri; Nur Ismi
Journals of Ners Community Vol 6 No 1 (2015)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (744.681 KB) | DOI: 10.5281/j ners community.v6i1.75

Abstract

ABSTRAK  Keputihan merupakan sekresi vaginal abnormal pada wanita. Menjaga kebersihan alat kelamin luar pada wanita sangat penting dalam upaya mencegah timbulnya keputihan dan deteksi dini kanker serviks. Menjaga kebersihan daerah genitalia dengan menggunakan daun sirih dan kunyit yang benar dharapkan dapat mengatasi dan menghilangkan keputihan. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh rebusan daun sirih dan kunyit terhadap keputihan.  Penelitian ini menggunakan metode Pra eksperimental dengan one group pre-post test design, dengan teknik purposive sampling, didapatkan sampel 20 responden. Variabel independen penelitian adalah pemberian rebusan daun sirih dan kunyit dan variabel dependen penelitian adalah keputihan. Pengambilan data menggunakan lembar observasi dan wawancara terstruktur kemudian dilakukan uji Chi-Square Test dengan tingkat kemaknaan p < 0,05.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan rebusan daun sirih dan kunyit, 100% mengalami keputihan patologis. Sedangkan setelah diberikan 15% mengalami keputihan patologis dan 85% keputihan fisiologis. Hasil uji statistik chi-square didapatkan hasil p= 0,02 dimana p< 0,05 maka H0 ditolak.Pemberian rebusan daun sirih dan kunyit menurunkan kejadian keputihan patologis pada remaja putri, sehingga diharapkan rebusan daun sirih dan kunyit dapat dijadikan alternatif herbal untuk mengatasi masalah keputihan dalam upaya mencegah kanker serviks.           Kata kunci : Rebusan daun sirih dan kunyit, Keputihan patologis ABSTRACT Fluor albus is abnormal vaginal secretion in women. Keeping clean genitals out on women is very important in effort to prevent the spread of fluor albus and early detection of cervical cancer. Keeping clean the genitalia area by using the piper betle linn leaf and curcuma longa linn is actually expected to overcome and deprive fluor albus. Research purpose was to know the effect piper betle linn leaf and curcuma longa linn stew at fluor albus.This research used  pra eksperimental with one group pre-post test design, with purposive sampling technique, obtained samples of 20 responden. The independent variable was granting piper betle linn leaf and curcuma longa linn stew and the dependend variable was flour albus. The data of this research is get from the observation and interview than uji Chi-Square with significance level p < 0.05.The results obtained before granting piper betle linn leaf and curcuma longa linn stew, 100% fluor albus pathological. Meanwhile after granting 15% fluor albus pathological and 85% flour albus physiological. From results of statistical chi-square ƿ < 0,02 where  ƿ <0.05 then H0 is rejected. With a gift of  piper betle linn leaf and curcuma longa linn stew effect fluor albus in adolescent girls. So that, is expected to piper betle linn leaf and curcuma longa linn stew can be used as an alternative to overcome the problem of fluor albus in effort to prevent cervical cancer.  Keyword : Piper Betle Linn Leaf  and Curcuma Longa Linn Stew, Fluor Albus
KEBIASAAN MEROKOK DENGAN PENURUNAN KAPASITAS VOLUME PARU Retno Twistiandayani; Zahid Fikri; Agus Suwito
Journals of Ners Community Vol 5 No 2 (2014)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/j ners community.v5i2.98

Abstract

ABSTRAKMerokok merupakan masalah besar bagi kesehatan. Konsumsi tembakau bisamenjadi penyebab utama kematian di dunia yang harus dapat dicegah. Penurunan fisiologiparu-paru dapat diukur dengan spirometer sehingga didapatkan nilai FVC (Force VolumeCapacity). Tujuan dari penelitian ini untuk menjelaskan hubungan perilaku merokokdengan penurunan kapasitas volume paru.Desain penelitian ini adalah cross sectional. Penelitian ini dilakukan di UnitMedical Check-Up Rumah Sakit Semen Gresik pada bulan September 2012. Sampel yangdidapatkan sebanyak 27 responden yang dipilih dengan cara purposive sampling.Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan observasi sertadianalisis dengan menggunakan uji statistik korelasi spearman rank dengan tingkatsignifikan 0,05.Hasil penelitian ini adalah 12 orang (44,4%) memiliki perilaku merokok ringan, 11orang (40,7%) memiliki perilaku merokok rata-rata, dan 4 orang (14,8%) memilikiperilaku merokok berat. Hasil penelitian untuk kapasitas volume paru antara lain: 13 orang(48,1%) memiliki paru-paru yang normal, 13 orang (48,1%) memiliki paru restriktifringan, 1 orang (3,7%) memiliki paru restriktif sedang dan tidak ada responden yangmemiliki paru restriktif berat. Hasil uji analisis korelasi spearman rank =0,169 (>0,05),tidak ada hubungan yang signifikan dari perilaku merokok dengan penurunan kapasitasvolume paru.Semua orang disarankan untuk mengurangi konsumsi rokok dan melakukanolahraga secara teratur supaya kapasitas volume paru normal.Kata kunci: Kebiasaan merokok, Kapasitas volume paruABSTRACTSmoking was a big problem for health. Tobacco consumption could became thefirst leading cause of death in the world which should be able to be prevented. Decreasingphysiology of lungs can be measure with spyrometry to get the value of FVC (ForceVolume Capacity). The purpose of this research was to explain the relationship of smokingbehavior with decreasing volume capacity of lung.Design study was cross sectional design. Study was conducted in Medical CheckUp Semen Gresik Hospital on September 2012. Chosen sample was 27 people which wereselected by purposive sampling. The data was collected by using questionaire andobservation and also analyzed by using statistical test of correlation spearman rank withlevel of significant 0.05.The results of this research were 12 people (44.4%) has light smoking behaviour,11 people (40.7%) has average smoking behaviour and 4 people (14.8%) has severesmoking behaviour. There was 13 people (48.1%) has normal lungs, and 13 people(48.1%) has light restricted lungs, 1 people (3.7%) has average restricted lungs and severerastricted lungs was zero. Analyzed result with Spearman Rank Correlation =0.169(>0.05), there was not significant relationship of smoking behaviour with decreasingvolume capacity of lung.The sugestion is all people must smoking lessly and doing regular sport in order tonormal volume capacity of lung.Keywords : Smoking Behaviour, Volume Capacity of Lung
ANALISIS FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN HIPERBILLIRUBIN (FACTOR ANALYSIS - FACTORS RELATED TO THE INCIDENT HIPERBILLIRUBIN) Lilis Fatmawati; Sumiati Sumiati
Journals of Ners Community Vol 8 No 1 (2017): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.35 KB) | DOI: 10.5281/j ners community.v8i1.281

Abstract

Hiperbillirubin adalah satu keadaan dimana kadar billirubin dalam darah melebihi batas atas nilai normal billirubin serum. Kejadian Hiperbillirubin pada bayi dipengaruhi oleh:faktor Incompatibilitas golongan darah ibu dan bayi ABO, faktor prematuritas dan faktor rendahnya asupan Asi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan faktor perbedaan golongan darah ibu dan bayi, faktor prematuritas dan faktor rendahnya asupan asi dengan kejadian hiperbillirubin.Desain penelitian yang digunakan dengan pendekatan case control. Metode sampling yang digunakan adalah purpose sampling.sampel yang diambil adalah 24 bayi dengan hiperbillirubin. Variabel independen adalah faktor incompatibilitas ABO,faktor prematuritas dan faktor rendahnya asupan Asi. Variabel dependen adalah kejadian hiperbillirubin. Data penelitian diambil menggunakan observasi dan kuisoner. Dari perhitungan uji statistik spearman Rank Correlation dengan bantuan software SPSS for windows 17.0. dengan tingkat kemaknaan p
PENGEMBANGAN KEPERAWATAN PADA BALITA SAKIT BERDASARKAN MODEL KEPERAWATAN COMMUNITY AS PARTNER Eva Yuliyanti
Journals of Ners Community Vol 4 No 1 (2013)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.437 KB) | DOI: 10.5281/j ners community.v4i1.34

Abstract

ABSTRAK             Angka kesakitan anak (usia dibawah 5 tahun) di UPT PSAB Sidoarjo masih tinggi, namun stressor yang berhubungan dengan kesakitan pada anak tersebut belum diketahui. Model Community as partner terdiri dari 2 faktor utama: komunitas sebagai partner dan proses keperawatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai macam stressor yang berhubungan dengan kesakitan pada anak (usia dibawah 5 tahun) berdasarkan pengembangan model keperawatan community as partner.Penelitian ini menggunakan desain observasional dengan pendekatan analisis deskriptif cross-sectional. Pengambilan sampel dengan total sampling, berdasarkan kriteria inklusi dan kriteria eksklusi dengan besar sampel sebanyak 36 anak (usia dibawah 5 tahun). Variabel dalam penelitian ini 1) stressor karakteristik internal (demografi, sejarah), 2) stressor lingkungan eksternal (lingkungan fisik, rekreasi, komunikasi), 3) garis pertahanan dan 4) kejadian sakit. Instrumen yang digunakan merupakan hasil modifikasi peneliti dari instrumen windshield survey yang telah disesuaikan dengan kondisi populasi penelitian dan dianalisis menggunakan cross tab.Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak balita yang sakit berkisar usia 3-5 tahun, berjenis kelamin perempuan, status nutrisi kurang, sejarah (lama tinggal > 1 tahun), lingkungan fisik yang tidak sehat, rekreasi baik dan komunikasi.hasil focus group discussion (FGD) meningkatkan balita sakit berkaitan dengan lingkungan fisik yang tidak sehat sesuai dengan prioritas diagnosa keperawatan komunitas. Perencanaan keperawatan dengan pendekatan intervensi preventif bertujuan untuk meminimalkan stressor internal dan eksternal, peningkatan garis pertahanan dan menurunnya balita sakit. Oleh karena itu diperlukan follow-up dan monitoring evaluasi oleh penyedia pelayanan. Kata kunci: community as partner, stressor, garis pertahanan, balita sakit (usia dibawah 5 tahun)  ABSTRACT           Children morbidity (under 5 years old) at UPT. PSAB Sidoarjo is high enough but the stressor related to children morbidity has not been studied. Community as partner model consists of two main factors : community as a partner and nursing process. This study was aim to analyze the stressors related to children morbidity (under 5 years old) through the development of nursing based on community as partner nursing model.This study used observational study : descriptive with cross-sectional approach. Samples were selected using total sampling, taken according inclusion and exclusion criteria with sample size 36 children (under 5 years old). The variables were internal characteristics stressor (demographics, history), external environment stressor (physical environment, recreation, communication), line of defense and morbidity. Data were collected by using questionnaire based on windshield survey instruments and analyzed by cross tabulation.            The results showed that children morbidity influenced by group of age was 3-5 years old, female, undernutrition, history (long stay >1 years), unhealthy physical environment,  good recreation and communication.Based on the results of focus group discussion, increasing children morbidity (under  5 years old) related to unhealthy physical environment as a priority of community nursing diagnoses. Nursing plan with prevention interventions approach aimed to minimize internal and external stressors,  increase line of defense and decrease children morbidity. So that, required follow-up and monitoring-evaluation of implementation by stakeholders. Keywords: community as partner, stressor, line of defense, children morbidity (under 5 years old)
PENDIDIKAN KESEHATAN MEMPENGARUHI PENGETAHUAN DAN REAKSI PSIKOLOGIS BODY IMAGE PASIEN GANGREN (Health education influence to knowledge and psychological reactions of the body image of gangrene patients) Retno Twistiandayani; Didik Novianto Fadeli
Journals of Ners Community Vol 9 No 1 (2018): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.189 KB) | DOI: 10.5281/j ners community.v9i1.642

Abstract

ABSTRAKPendidikan kesehatan adalah faktor yang sangat mempengaruhi terhadap pengetahuan dan terhadap reaksi psikologi body image pasien gangrene. kurangya pendidikan kesehatan akan mempengaruhi tingkat pengetahuan pasien dalam menghadapi penyakit dm yang dideritanya, dan dapat berpengaruh pada reaksi psikologi body imagenya sehingga pasien dengan dangren cenderung kearah reaksi maladaptif. tujuan penelitian ini adalah bagaimanakah pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan dan reaksi psikologis body image pasien gangrene.Desain penelitihan ini yaitu pra-pasca test dalam satu kelompok (one-group pre-post-test desing) dimana kelompok objek di observasi sebelum dilakukan intervensi dan kemudian diobservasi lagi setelah diberi intervensi. Populasi adalah Seluruh  pasien diabetes mellitus yang mengalami gangrene di ruang Dahlia dan Gardena RSUD Ibnu Sina Kabupaten Gresik sebanyak 24 pasien dengan teknik Purposive Sampling dalam pengambilan sampel sebesar 20 responden. variabel independen dalam penelitian ini adalah pengaruh pendidikan kesehatan dan variabel dependen dalam penelitian ini adalah Pengetahuan, dan body image pasien diabetes mellitusdengan gangrene. Pengambilan data  dengan mengunakan kuesioner dan lembar observasi.BerdasarkanUji Statistik Wilcoxon Signed Rank diketahui nilai Sig.                   (2-tailed) adalah 0,000 menunjukan ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan pasien  gangrene. reaksi psikologi Body Image menunjukan  nilai Sig. (2-tailed) adalah 0,005 menunjukan ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap reaksi psikologis body image pasien  gangrene.Pendidikan kesehatan sangat berperan  dalam meningkatkan  pengetahuan dan memperubah reaksi psikologis Body Image pasien gangrene menjadi adaptif. Pendidikan kesehatan kepada pasien DM dengan gangrene perlu diberikan dalam waktu yang lebih lama dan sesering mungkin. Kata kunci : Pendidikan kesehatan, pengetahuan dan reaksi psikologi Body ImageABSTRACT               Health education is a very influencing factor to the knowledge and to the psychological reaction of Body Image of gangrene patients. the lack of health education will affect the level of knowledge of patients in the face of DM disease, and can affect the psychological reaction of Body Image so that patients with dangren tend towards maladaptive reaction. The purpose of this study is how the influence of health education on the knowledge and psychological reactions of the body image of gangrene patients               The design of this study was pre-post test in one group (one-group pre-post-test desing) where the object group is observed before the intervention and then observed again after being given intervention. Population is All patients with diabetes mellitus who experience gangrene in Dahlia and Gardena spaces RSUD Ibnu Sina Gresik regency as many as 24 patients with purposive sampling technique in sampling of 20 respondents. independent variable in this research is the influence of health education and dependent variable in this research is Knowledge, and body image of diabetes mellitus patient with gangrene. Data collection using questionnaires and observation sheets.               Based on Wilcoxon Signed Rank Statistics Test known Sig value. (2-tailed) is 0,000 shows there is an influence of health education on the knowledge of gangrene patients. psychological reactions Body Image shows the value of Sig. (2-tailed) is 0.005 indicates there is influence of health education to psychological reaction body image of gangrene patient.               Health education plays an important role in improving knowledge and change the psychological reaction Body Image gangrene patients become adaptive. Health education to DM patients with gangrene should be given for longer periods and as often as possible.Keywords: health education, knowledge and psychological reactions of Body     DOI: 10.5281/zenodo.1404631
EKSTRAK RIMPANG KUNYIT MENURUNKAN KADAR LEMAK DARAH PASIEN HIPERLIPIDEMIA (Turmeric (Curcuma Longa Linn) Extract Toward Modification of Blood Lipid Level in Hyperlipidemia Patients) Mono Pratiko Gustomi; Rima Larasati
Journals of Ners Community Vol 6 No 1 (2015)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (650.874 KB) | DOI: 10.5281/j ners community.v6i1.66

Abstract

ABSTRAK Hiperlipidemia adalah penyakit dengan kolesterol tinggi atau trigliserid. Hiperlipidemia merupakan salah satu masalah kesehatan yang ada di masyarakat. Jika tidak mendapatkan penanganan akan menyebabkan komplikasi yang parah. Kunyit merupakan salah satu obat herbal untuk semua hiperlipidemia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efek rimpang kunyit dengan isi kurkumin untuk menurunkan kadar lemak darah pada pasien dengan hiperlipidemia.Penelitian ini merupakan Pra-eksperimental dengan desain satu kelompok pre-post test. Sampel direkrut menggunakan purposive sampling, diambil sesuai dengan kriteria inklusi dengan ukuran sampel dari 22 orang yang memiliki hiperlipidemik di Desa Sawotratap pada 22 November 2013. Variabel bebas adalah ekstrak rimpang kunyit dan variabel dependen adalah modifikasi kadar lemak darah. Data dikumpulkan menggunakan observasi kadar lemak darah dan kemudian dianalisis dengan menggunakan Paired t-test dengan tingkat signifikansi α < 0,05.Hasil penelitian menunjukkan hasil perhitungan dari tingkat lipid darah adalah 0.000 ( α<0,05) artinya bahwa ada perbedaan sebelum dan setelah pemberian ekstrak rimpang kunyit selama 12 hari. Pemberian ektrak rimpang kunyit (Curcuma Longa Linn) menurunkan kadar lemak darah pada pasien hiperlipidemia.Ekstrak rimpang kunyit merupakan herbal alternatif untuk mengontrol kadar lemak dalam darah. Penelitian lebih lanjut diperlukan lama penelitian dalam jangka lebih panjang dan ekstraksi yang berbeda. Kata kunci: Hiperlipidemia, Ekstrak rimpang kunyit  ABSTRACT Hyperlipidemic is a disease with high Cholesterol or Trigliserid. Hyperlipidemic is one of the health problems that exist in society. If it doesn’t get an attention will lead to severe complication. Turmeric is one of all herbal medication for hyperlipidemic. The aim of the research was to evaluate the effect of turmeric with contents of curcumin to change blood lipid level in patient with hyperlipidemic.This research was a pre-experimental with one group pre-post test design. Samples were recruited using purposive sampling, taken according to inclusion criteria with sample size of 22 people who had hiperlipidemic at Sawotratap village on 22th November 2013. The independent variable was turmeric extract and the dependent variable was the modification of blood lipid’s level. Data were collected using blood lipid’s level observation and then analyzed using paired t-test with significance level of r=0,05.The calculate result of the blood lipid level using paired t-test with true confidents is 95%, and the significance is 0.000 (r<0.05) it means that there were the difference before and after administration of turmeric extract for 12 days. It means that there were effect of Turmeric (Curcuma Longa Linn.) extract toward modification of blood lipid level in hyperlipidemia patients.Therefore turmeric extract may be alternative to control the blood lipid level. Further research is needed for the long-term effect and the different extraction. Keywords: Hyperlipidemic, Turmeric extract
DUKUNGAN KELUARGA DALAM MERAWAT KLIEN MENURUNKAN RESIKO KEKAMBUHAN PERILAKU KEKERASAN (Family Support in Caring for Clients Decrease Risk of Recurrence Violent Behavior) Retno Twistiandayani; Farid Pranata
Journals of Ners Community Vol 7 No 2 (2016): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.334 KB) | DOI: 10.5281/j ners community.v7i2.204

Abstract

ABSTRAK Gangguan jiwa merupakan gangguan otak yang ditandai oleh terganggunya emosi, proses berfikir, perilaku, dan persepsi (penangkapan panca indra). Dukungan keluarga sangat penting untuk membantu pasien bersosialisasi kembali, menciptakan kondisi lingkungan suportif, menghargai pasien secara pribadi dan membantu pemecahan masalah pasien. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh dukungan keluarga dalam merawat klien terhadap risiko kekambuhan perilaku kekerasan.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode quasy eksperimental dengan pendekatan post test  control group design. Sampel yang diambil sebanyak 40 orang menggunakan teknik purposive sample. Variabel independennya adalah dukungan keluarga dan variabel dependennya adalah resiko kekambuhan perilaku kekerasan. Data penelitian ini diambil menggunakan kuesioner dan observasi.Pengumpulan data dengan metode observasi, dan dianalisis menggunakan uji stastistik paired sample t test.Hasil analisis statistik didapatkan dukungan (α hitung) = 0,000 artinya ada pengaruh  dukungan keluarga terhadap resiko kekambuhan terhadap klien gangguan jiwa.Kesimpulan dari penelitian ini adalah dukungan keluarga mempengaruhi resiko kekambuhan pada klien gangguan jiwa perilaku kekerasan, maka keluarga diharapkan berperan aktif dalam memberikan dukungan kepada anggota keluarga dengan gangguan jiwa supaya penyembuhan klien lebih cepat. Kata Kunci : Dukungan keluarga, resiko kekambuhan perilaku kekerasan. ABSTRACT Mental disorder is a brain disorder characterized by a disturbance of emotions, thought processes, behaviors, and perceptions (the arrest of the five senses). Support the family very important helping for patient to socialization again, create to supprotive environment condition, appreciate for privacy patient and help for patient to solution of problem. The purpose of this study was to analyze the effect family support in caring for clients to  risk of recurrence of violent behavior.Design of this study using cross sectional design. Samples taken as many as 40 people using purposive sampling technique. The independent variable is the family support and the dependent variable is the risk of recurrence of violent behavior. This research was quantitative research used pra-experimental method to approach the pre and post test group design.The data collection with the methods observation, then analyzed use test stastistik paired sample t test..Statistical test results obtained test (α count) = 0,000 means that there is effect between family support to the risk of recurrence of violnt behavior..The conclusion of this study is the family support affect the risk of recurrence in clients violent behavior, the family is expected to play an active role in providing support to a family member with a mental disorder so that clients faster healing. Keywords: family support, the risk of recurrence of violent behavior.DOI : 10.5281/zenodo.1405466

Page 9 of 144 | Total Record : 1434


Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 16 No 2 (2025): Journals of Ners Community Vol 16 No 1 (2025): Journals of Ners Community Vol 15 No 2 (2024): Journals of Ners Community Vol 15 No 1 (2024): Journals of Ners Community Vol 14 No 4 (2023): Journals of Ners Community Vol 14 No 3 (2023): Journals of Ners Community Vol 14 No 2 (2023): Journals of Ners Community Vol 14 No 1 (2023): Journals of Ners Community Vol 13 No 3 (2023): Journals of Ners Community Vol 13 No 2 (2023): Journals of Ners Community Vol 13 No 1 (2023): Journals of Ners Community Vol 13 No 6 (2022): Journals of Ners Community Vol 13 No 5 (2022): Jurnal of Ners Community Vol 13 No 4 (2022): Journals of Ners Community Vol 13 No 3 (2022): Journals of Ners Community Vol 13 No 2 (2022): Journals of Ners Community Vol 13 No 1 (2022): Journals of Ners Community Vol 12 No 2 (2021): Journals of Ners Community Vol 12 No 1 (2021): Journals of Ners Community Vol 11 No 2 (2020): Journals of Ners Community Vol 11 No 1 (2020): Journals of Ners Community Vol 10 No 2 (2019): Journals of Ners Community Vol 10 No 1 (2019): Journals of Ners Community Vol 9 No 2 (2018): Journals of Ners Community Vol 9 No 1 (2018): Journals of Ners Community Vol 8 No 2 (2017): Journals of Ners Community Vol 8 No 1 (2017): Journals of Ners Community Vol 7 No 2 (2016): Journals of Ners Community Vol 7 No 1 (2016) Vol 6 No 2 (2015): Journals of Ners Community Vol 6 No 1 (2015) Vol 5 No 2 (2014) Vol 5 No 1 (2014) Vol 4 No 2 (2013) Vol 4 No 1 (2013) Vol 3 No 2 (2012) Vol 3 No 1 (2012) More Issue