cover
Contact Name
Devita Febriani Putri
Contact Email
devita@malahayati.ac.id
Phone
+62811796180
Journal Mail Official
jikk@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jln. Pramuka no.27 Kemiling Bandar Lampung, Kode Pos 35152
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 23557583     EISSN : 25494864     DOI : https://doi.org/10.33024/.v5i4
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmu Kedokteran dan kesehatan (JIKK) menyediakan platform untuk mempublikasikan artikel bidang Kedokteran dan kesehatan yang meliputi: kedokteran komunitas: epidemiologi penyakit, promosi kesehatan kedokteran keluarga pendidikan kedokteran kedokteran klinis: pediatrik, endokrin, reproduksi, muskuloskeletal, respirasi, geriatri, trauma, gastrointestinal. penyakit infeksi, THT, mata, sensoris kedokteran kerja kedokteran olahraga kedokteran dasar (biomedik)
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2016): Volume 3 Nomor 2" : 9 Documents clear
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU IBU DALAM MEMBERI MP-ASI PADA BALITA USIA 6-24 BULAN DI POSYANDU ANGGREK VII KELURAHAN SUMBER REJO SEJAHTERA KECAMATAN KEMILING KOTA BANDAR LAMPUNG Tessa Sjahrian
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 3, No 2 (2016): Volume 3 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (45.653 KB) | DOI: 10.33024/.v3i2.742

Abstract

Penelitian ini menggunakan desain analitik, rancangan cross sectional dalam bentuk univariat dan bivariat (uji Spearman Rank). Sampel berjumlah 39 orang. Dengan variabel independen adalah tingkat pengetahuan ibu dalam memberi MP-ASI dan variabel dependen adalah perilaku ibu dalam memberi MP-ASI pada balita 6-24 bulan bulan di posyandu Anggrek VII Kelurahan Sumber Rejo Sejahtera Kecamatan Kemiling kota Bandar Lampung.            Hasil penelitian menemukan bahwa 24 orang responden (61%) ibu memiliki tingkat pengetahuan yang baik dan 36 orang responden (92%) mempunyai perilaku yang positif untuk pemberian MP-ASI pada balita 6-24 bulan bulan, ada hubungan yang sangat kuat antara tingkat pengetahuan ibu dalam memberi MP-ASI dengan perilaku ibu dalam memberi MP-ASI pada balita 6-24 bulan di posyandu Anggrek VII Kelurahan Sumber Rejo Sejahtera Kecamatan Kemiling kota Bandar Lampung (p = 0,007). Disarankan bagi ibu balita untuk tetap menjaga perilaku yang positif dalam pemberian MP-ASI dan bagi peneliti selanjutnya untuk dapat meneliti hubungan tingkat pengetahuan ibu dalam memberi MP-ASI dengan perilaku ibu dalam memberi MP-ASI pada balita 6-24 bulan dengan jumlah sampel yang lebih besar. 
Hubungan Keterbatasaan Anak Sindrom Down Dalam Menjaga Kebersihan Gigi Mulut Dengan Terjadinya Karies Gigi di SLB Dharma Bhakti Dharma Pertiwi Bandar Lampung Nia Trisnawati
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 3, No 2 (2016): Volume 3 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.823 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v9i2.738

Abstract

Sindrom down merupakan kelainan genetik yang sering terjadi disebabkan oleh adanya kelainan kromosom, baik dalam jumlah ataupun strukturnya, selain itu sindrom down juga mempunyai banyak karakteristik gambaran klinis dan manifestasi oral. Adapun penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan keterbatasan anak sindrom down dalam menjaga kebersihan gigi mulut dengan terjadinya karies gigi di SLB Dharma Bhakti Dharma Pertiwi Bandar Lampung.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian survei analitik dengan desain cross sectional study, dengan jumlah sampel sebanyak 45 responden anak berusia 7-14 tahun.Hasil: Uji statistik menggunakan uji sommers’d didapatkan hasil keadaan rongga mulut (p-value = 0.048), tingkat pemeliharaan gigi mulut (p-value= 0.001) dan tingkat kunjungan ke pusat pelayanan kesehatan (p-value= 0.000), memiliki hubungan dengan terjadinya karies gigi di SLB Dharma Bhakti Dharma Pertiwi Bandar Lampung.Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa keadaan rongga mulut, tingkat pemeliharaan gigi mulut dan tingkat kunjungan ke pusat pelayanan secara statistik berhubungan dengan terjadinya karies gigi di SLB Dharma Bhakti Dharma Pertiwi Bandar Lampung.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS IRINGMULYO KOTA METRO TAHUN 2016 Christin Angelina Febriani
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 3, No 2 (2016): Volume 3 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.964 KB) | DOI: 10.33024/.v3i2.743

Abstract

Penyakit hipertensi sebagai salah satu penyakit tidak menular dewasa ini menjadi masalah yang besar dan serius, karena prevalensi penyakit hipertensi yang tinggi dan cenderung meningkat. Kota Metro menempati urutan kedua sebagai kabupaten tertinggi penderita hipertensinya yaitu sebesar 47,55%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Iringmulyo Kota Metro 2016.Jenis penelitian ini kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional. Sampel ditentukan menggunakan estimasi mutlak yaitu sebesar 94 orang, dengan teknnik sampling accidental sampling. Analisa data menggunakan somers’d dan regresi logistik ganda.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat korelasi yang bermakna antara jenis kelamin (nilai p 0,129) dengan kejadian hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Iringmulyo. Terdapat korelasi yang bermakna antara riwayat keluarga (nilai p 0,000; OR 7,841), stress (nilai p 0,002; OR 3,810), obesitas (nilai p 0,001; OR 5,438), merokok (nilai p 0,000; OR 8,873), pekerjaan (nilai p 0,001; OR 4,718) dengan kejadian hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Iringmulyo. Faktor yang paling dominan berhubungan dengan kejadian hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Iringmulyo adalah merokok dengan p value 0,017 dan OR 8,029. Disarankan bagi tenaga kesehatan untuk gencar dalam upaya preventif, bekerjasama lintas sektoral, kader dan tokoh masyarakat, berupa penyuluhan berkala dengan menggunakan metode-metode atraktif, misal metode grup diskusi dan lain sebagainya, menggiatkan perubahan sosial melalui economical approach.
Analisis Pengaruh Kepuasan Atas Pelayanan Dokter Terhadap Minat Kunjungan Ulang (Studi Pada Pasien Umum Di Instalasi Rawat Jalan RSUD A Dadi Tjokrodipo Bandar Lampung) Nita Sahara
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 3, No 2 (2016): Volume 3 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (66.021 KB) | DOI: 10.33024/.v3i2.739

Abstract

Background: a number of patient with personal payment was only 10% of overall visitation in 2014. Pre survey of 33 respondents in Rsud A Dadi Tjokrodipo Bandar Lampung in may 2015, showed that 60% of patients did not interest to re-visit and 65% of them were not satisfied with the doctor services. The aim of this research was to obtain the influence of satisfaction with doctor services to revisit interest in ambulatory care of Rsud A Dadi Tjokrodipo Bandar Lampung 2015.Methods: quantitative analytic with cross sectional approach. The study was conducted at the ambulatory care patients. Sample of the research was 178 people taken by using accidental sampling based on the inclusion and exclusion criteria. The data analysed with univariate, bivariate by chi square test, and multivariate by logistic regression test.Results: the percentage of patients most satisfied with the technical medical doctors (57.9%), attitude of doctors (54.5%), the delivery of information by doctor (51.7%), timeliness of care doctor (52.8%), and availability time consulting doctor (55.1%) and 56.7% interest in visiting again. There were influence from satisfaction for services provided doctor to patient revisit interest in ambulatory care of rsud a dadi tjokrodipo bandar lampung 2015, with variable satisfaction of attitude doctor most influence to patient revisit interest (OR = 2.759). Suggestion: the management called on doctors to cultivate smiles, greetings and arrive on time in providing services and facilitate the training of the doctor-patient personality.
HUBUNGAN HASIL PEMERIKSAAN BASIL TAHAN ASAM (BTA) DENGAN PENDERITA TUBERKULOSIS PEROKOK DAN BUKAN PEROKOK DI PUSKESMAS RAWAT INAP SUKARAJA BANDAR LAMPUNG TAHUN 2016 Yosi Angelina Susanto
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 3, No 2 (2016): Volume 3 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.964 KB) | DOI: 10.33024/.v3i2.744

Abstract

Latar Belakang : Tuberkulosis merupakan penyakit  yang  menjadi  masalah  di  tingkat dunia termasuk  Indonesia. Mengingat tingginya  angka  kematian  yang  disebabkan oleh  Tuberkulosis  paru,  merokok meningkatkan resiko 3,1 kali terinfeksi Tuberkulosis paru. Merokok dan Tuberkulosis merupakan dua masalah besar kesehatan di dunia. Indonesia mempunyai angka perokok yang tinggi.Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui hubungan hasil pemeriksaan Basil Tahan Asama (BTA)  antara penderita Tuberkulosis perokok dan bukan perokok di Puskesmas Rawat Inap Sukaraja Bandar Lampung Tahun 2016.Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan  Cross  sectional.  Pada  penelitian ini adalah semua pasien tuberkulosis perokok dan bukan perokok di puskesmas rawat inap sukaraja  bandar  lampung  dari  bulan  januari2015 sampai sampel terpenuhi. Sampel yang di dapatkan berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder dengan menggunakan Uji Stastistik Chi-square.Hasil : Pada hasil pemeriksaan BTA dengan Penderita Tuberkulosis Perokok didapatkan bahwa yang paling banyak adalah BTA +3 dengan jumlah pasien 20 atau 66,7% , yang rendah adalah BTA +2 dengan jumlah pasien8 atau 26,7% , dan yang paling rendah adalah BTA +1 dengan jumlah pasien 2 atau 6,7%. Hasil pemeriksaan BTA dengan Penderita Tuberkulosis  Bukan  Perokok  didapatkan bahwa  yang  paling  banyak  adalah  BTA  +1dengan jumlah pasien 23 atau 76,7% , yang rendah adalah BTA +2 dengan jumlah pasien 5 atau 16,7% , dan yang paling rendah adalah BTA +3 dengan jumlah pasien 2 atau 6,7%. Kesimpulan : Ada hubungan yang bermakna pada hasil pemeriksaan BTA dengan Penderita Tuberkulosis  Perokok  dan  Bukan  Perokok (p=0,000).
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELUHAN LOW BACK PAIN (LBP) PADA TENAGA KERJA BONGKAR MUAT DI CV PRANCIS JAYA DESA MEKARSARI KECAMATAN PANIMBANG KABUPATEN PANDEGLANG BANTEN TAHUN 2016 Dede Yeni Fristi; Festy Ladyani
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 3, No 2 (2016): Volume 3 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.63 KB) | DOI: 10.33024/.v3i2.740

Abstract

Latar belakang : Tenaga kerja bongkar muat 80% hampir mengalami keluhan low back pain dan menyebabkan disabilitas seperti ketidakmampuan untuk bekerja karena sikap kerja yang tidak ergonomis.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan low back pain pada tenaga kerja bongkar muat.Metode Penelitian : Penelitian ini dilakukan secara survei analitik  dengan desain studi cross sectional, sampel berjumlah 90 responden menggunakan teknik total sampling dan pengolahan data menggunakan program SPSS dengan uji korelasi spearmen.Hasil : Distribusi frekuensi tertinggi yaitu usia ≥30 tahun 65 responden (72.2%), IMT normal 77 orang (85.6%), masa kerja ≥5 tahun 62 responden (68.9%), merokok 74 responden (82.2%), sikap kerja melalui REBA resiko sedang 72 responden (80.0%), dan keluhan low back pain 56 responden (62.2%). Hasil uji Spearmen menunjukan ada hubungan antara low back pain (LBP) dengan usia p-value=0.000, IMT p-value=0.014, masa kerja p-value=0.002, merokok p-value=0.001, dan sikap kerja p-value=0.019.Kesimpulan : Ada hubungan antara faktor Usia, Indeks Massa Tubuh (IMT), Masa Kerja, Merokok dan Sikap Kerja dengan keluhan Low Back Pain (LBP) pada Tenaga Kerja Bongkar Muat CV Prancis Jaya Desa Mekarsari Kecamatan Panimbang Kabupaten Pandeglang Banten Tahun 2016. 
Gambaran Klinis Pasien Apendisitis Akut dengan Menggunakan Penilaian Tzanakis Skor dan Alvarado Skor di RSUD DR H Abdul Moeloek Bandar Lampung Tahun 2014 Bima Taruna Sakti; Hetti Rusmini
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 3, No 2 (2016): Volume 3 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (54.169 KB) | DOI: 10.33024/.v3i2.736

Abstract

Kejadian apendisitis di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung pada tahun 2014 setiap bulannya termasuk 10 penyakit tersering.Masalah baru muncul ketika nyeri tekan perut kanan bawah tidak memastikan adanya apendisitis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran klinis pasien apendisitis akut menggunakan penilaian Tzanakis skor dan Alvarado skor di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung tahun 2014. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan retrospektif menggunakan studi rekam medik. Populasi adalah seluruh data pasien apendisitis di ruang rawat inap bedah Mawar dan Kutilang RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung Tahun 2014 sebanyak 94 orang. Analisis data menggunakan analisis univariat dengan menggunakan tabel dalam penyajian data. Hasil penelitian terdapat 76 pasien yang memenuhi kriteria untuk dimasukkan dalam penelitian. Dari 76 pasien tersebut didapatkan gambaran klinis apendisitis akut berdasarkan Tzanakis skor yaitu USG (60.53%), nyeri kuadran kanan bawah(100%), nyeri lepas kuadran kanan bawah(40.79%), dan leukosit >12.000mm3(52.63%). Alvarado skor yaitu nyeri berpindah di kuadran kanan bawah(11.84%), anoreksia(86.84%), mual dan muntah(48.68%), nyeri kuadran kanan bawah(100%), nyeri lepas kuadran kanan bawah(40.79%), peninggian suhu 37.5°C-38°C(30.26%), leukositosis(68.42%), pergeseran sel darah putih ke kiri(65.79%).
PERBEDAAN EFEKTIVITAS MADU DAN PROPOLIS TERHADAP KONDISI KESEHATAN PADA BALITA DI POSYANDU MAWAR VII KELURAHAN SIDODADI, KECAMATAN KEDATON BANDAR LAMPUNG TAHUN 2014 Yesi Nurmalasari
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 3, No 2 (2016): Volume 3 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.404 KB) | DOI: 10.33024/.v3i2.741

Abstract

Kesehatan adalah suatu kondisi yang stabil atau umum dalam sistem koordinasi  badan dan jiwa raga manusia atau  makhluk hidup lainnya pada rata-rata normal. Kondisi kesehatan pada balita dapat dipengaruhi oleh nafsu makan, kualitas tidur, berat badan, kadar hemoglobin. Dari data Riskesdas tahun 2013, anak usia 5-14 tahun sebanyak 26,4% mengalami anemia, dan 11,2 % mengalami status gizi kurang. Sekitar  15-30% anak mengalami gangguan tidur dan sekitar 25% anak mengalami kesulitan makan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian propolis dan madu terhadap kondisi kesehatan pada balita.Penelitian ini termasuk penelitian quasi eksperimen dengan rancangan Randomized Control Group pretest posttest design. Jumlah sampel penelitian adalah 45 balita di posyandu mawar VII desa sidodadi kelurahan kedaton Bandar lampung. Analisis multivariate pada penelitian ini menggunakan one way anova.Hasil penelitian diperoleh, pada kelompok madu p-value < 0,05 yang artinya ada pengaruh pemberian madu terhadap berat badan, nafsu makan, kualitas tidur dan kadar hemoglobin balita. Pada kelompok propolis p-value < 0,05 yang artinya ada pengaruh pemberian madu terhadap nafsu makan, kualitas tidur dan kadar hemoglobin balita, sedangkan nilai p-value untuk berat badan adalah > 0,05 yang artinya tidak ada pengaruh pemberian propolis terhadap berat badan balita.Kesimpulan: Terdapat pengaruh pemberian madu terhadap nafsu makan, kualitas tidur, berat badan dan kadar hemoglobin pada balita. Terdapat pengaruh pemberian propolis terhadap nafsu makan, kualitas tidur dan kadar hemoglobin pada balita. Disarankan menggunakan madu dan propolis sebagai alternative meningkatkan kesehatan pada balita. 
PERBEDAAN TINGKAT SELF DIRECTED LEARNING READINESS PADA MAHASISWA TAHUN PERTAMA, KEDUA DANKETIGA DI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MALAHAYATI Abdul Halim Subiakto S; Sri Maria Puji Lestari
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 3, No 2 (2016): Volume 3 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/.v3i2.737

Abstract

The higher level an ability of Self Directed Learning Readiness (SDLR) a student is directly proportional to the level of his performance, as a research of Chakravarthi shows the difference of score SDLR based a semester being undertaken by the subject, where is have an increased score of SDLR in every semester , Showed how longer students take the level of education than make it better the ability of SDLR's level.Objective in this research to determine whether there are differences of SDLR's level in the first year students, second and third in the Faculty of Medicine, Malahayati University. this study used quantitative research with cross sectional approach, the data is primary data, taken using a questionnaire on 444 students of medical school (148 students of the first year, 148 students of the second year, and 148 students of the third-year ) were conducted entirely in January till February 2016.The obtained, there is no comparison of SDLR's level in a first-year student and the third with a p-value is 0.012 (≤ 0.05),  interpretation of the results that there are different levels of SDLR is significant in the first-year students and third year, there was no difference in the first-year students and second year with a p-value 0.094 and also on the second year students and third year students with a p-value 0.358 which both have a p-value ≥ 0.05. There are differences in the level of SDLR in the first-year students and the third year at the Faculty of Medicine, Malahayati University

Page 1 of 1 | Total Record : 9


Filter by Year

2019 2019


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 2 (2026): Volume 13 Nomor 2 Vol 13, No 1 (2026): Volume 13 Nomor 1 Vol 12, No 12 (2025): Volume 12 Nomor 12 Vol 12, No 11 (2025): Volume 12 Nomor 11 Vol 12, No 10 (2025): Volume 12 Nomor 10 Vol 12, No 9 (2025): Volume 12 Nomor 9 Vol 12, No 8 (2025): Volume 12 Nomor 8 Vol 12, No 7 (2025): Volume 12 Nomor 7 Vol 12, No 6 (2025): Volume 12 Nomor 6 Vol 12, No 5 (2025): Volume 12 Nomor 5 Vol 12, No 4 (2025): Volume 12 Nomor 4 Vol 12, No 3 (2025): Volume 12 Nomor 3 Vol 12, No 2 (2025): Volume 12 Nomor 2 Vol 12, No 1 (2025): Volume 12 Nomor 1 Vol 11, No 12 (2024): Volume 11 Nomor 12 Vol 11, No 11 (2024): Volume 11 Nomor 11 Vol 11, No 10 (2024): Volume 11 Nomor 10 Vol 11, No 9 (2024): Volume 11 Nomor 9 Vol 11, No 8 (2024): Volume 11 Nomor 8 Vol 11, No 7 (2024): Volume 11 Nomor 7 Vol 11, No 6 (2024): Volume 11 Nomor 6 Vol 11, No 5 (2024): Volume 11 Nomor 5 Vol 11, No 4 (2024): Volume 11 Nomor 4 Vol 11, No 3 (2024): Volume 11 Nomor 3 Vol 11, No 2 (2024): Volume 11 Nomor 2 Vol 11, No 1 (2024): Volume 11 Nomor 1 Vol 10, No 12 (2023): Volume 10 Nomor 12 Vol 10, No 11 (2023): Volume 10 Nomor 11 Vol 10, No 10 (2023): volume 10 Nomor 10 Vol 9, No 10 (2023): Volume 10 Nomor 9 Vol 10, No 9 (2023): Volume 10 Nomor 9 Vol 10, No 8 (2023): Volume 10 Nomor 8 Vol 10, No 7 (2023): Volume 10 Nomor 7 Vol 10, No 6 (2023): Volume 10 Nomor 6 Vol 10, No 5 (2023): Volume 10 Nomor 5 Vol 10, No 4 (2023): Volume 10 Nomor 4 Vol 10, No 3 (2023): Volume 10 Nomor 3 Vol 10, No 2 (2023): Volume 10 Nomor 2 Vol 10, No 1 (2023): Volume 10 Nomor 1 Vol 9, No 4 (2022): Volume 9 Nomor 4 Vol 9, No 3 (2022): Volume 9 Nomor 3 Vol 9, No 2 (2022): Volume 9 Nomor 2 Vol 9, No 1 (2022): Volume 9 Nomor 1 Vol 8, No 4 (2021): Volume 8 Nomor 4 Vol 8, No 3 (2021): Volume 8 Nomor 3 Vol 8, No 2 (2021): Volume 8 Nomor 2 Vol 8, No 1 (2021): Volume 8 Nomor 1 Vol 7, No 4 (2020): Volume 7 Nomor 4 Vol 7, No 3 (2020): Volume 7 Nomor 3 Vol 7, No 2 (2020): Volume 7 Nomor 2 Vol 7, No 1 (2020): Volume 7 Nomor 1 Vol 6, No 4 (2019): Volume 6 Nomor 4 Vol 6, No 3 (2019): Volume 6 Nomor 3 Vol 6, No 2 (2019): Volume 6 Nomor 2 Vol 6, No 1 (2019): Volume 6 Nomor 1 Vol 5, No 4 (2018): Volume 5 Nomor 4 Vol 5, No 3 (2018): Volume 5 Nomor 3 Vol 5, No 2 (2018): Volume 5 Nomor 2 Vol 5, No 1 (2018): Volume 5 Nomor 1 Vol 4, No 4 (2017): Volume 4 Nomor 4 Vol 4, No 3 (2017): Volume 4 Nomor 3 Vol 4, No 2 (2017): Volume 4 Nomor 2 Vol 4, No 1 (2017): Volume 4 Nomor 1 Vol 3, No 4 (2016): Volume 3 Nomor 4 Vol 3, No 3 (2016): Volume 3 Nomor 3 Vol 3, No 2 (2016): Volume 3 Nomor 2 Vol 3, No 1 (2016): Volume 3 Nomor 1 Vol 2, No 4 (2015): Volume 2 Nomor 4 Vol 2, No 3 (2015): Volume 2 Nomor 3 Vol 2, No 2 (2015): Volume 2 Nomor 2 Vol 2, No 1 (2015): Volume 2 Nomor 1 Vol 1, No 4 (2014): Volume 1 Nomor 4 Vol 1, No 3 (2014): Volume 1 Nomor 3 Vol 1, No 2 (2014): Vol 1 No 2 Vol 1, No 1 (2014): Vol 1 No 1 More Issue