cover
Contact Name
Abdul Musqim
Contact Email
taqimlsq@gmail.com
Phone
+628156862548
Journal Mail Official
studiquranhadis@gmail.com
Editorial Address
Prodi Ilmu Alquran dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Jl. Marsda Adisucipto, telp. 62-0274-512156 Yogyakarta
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Studi Ilmu-ilmu Al-Qur'an dan Hadis
ISSN : 14116855     EISSN : 25484737     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
JURNAL STUDI ILMU ILMU AL-QUR’AN DAN HADIS is peer-reviewed journal that aims to encourage and promote the study of the Qur’an and designed to facilitate and take the scientific work of researchers, lecturers, students, practitioner and so on into dialogue. The journal contents that discuss various matters relate to the Qur’anic Studies, the Exegesis Studies, the Living Qur’an, the Qur’an and Social Culture, thoughts of figures about the Qur'anic Studies, the Exegesis Studies and so on; Similarly, matters relating to the Hadith, the Hadith Studies, Living Hadith, Hadith and Social Culture, thoughts of figures about hadith and so on.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 18, No 1 (2017): Januari" : 5 Documents clear
PenetaPan Hadis sebagai HujjaH dalam menjawab isu-isu KontemPorer (studi Pada bahtsul masail muktamar nu Ke-33 tahun 2015) Armita, Pipin
Jurnal Studi Ilmu-ilmu Al-Qur'an dan Hadis Vol 18, No 1 (2017): Januari
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.281 KB) | DOI: 10.14421/qh.2017.1801-03

Abstract

Hadis is one of reference to solve problems that arise in contemporary societyissues. Likewise conducted by Nahdhatul Ulama (NU) on Bahtsul MasailMuktamar NU 33th 2015. Th interesting thing is how does NU positioninghadis as a proof (hujjah) to deciding religion contamporary issues in theBahtsul Masail. So, this paper aims to how determination Hadith as one ofproofin Bahtsul Masail on Muktamar NU 33th 2015 and what methodsis used by NU to determine that hadith as a proof. Ths reseach usingarchaeological approach to analyse the problems what carried by Foucalton power and knowledge relation theory. Base on this theory, truth must beconceived as a system ofprocedures to regulate the production, regulation,distribution, circulation, and operation statements. As the result, authorfound that on Bahtsul Masail Muktamar NU 33th 2015 there are 13themes that include hadis as a proof either either directly through the bookofHadith or Fiqh book, book oftafsir, and others.
Memahami Para Orientalis Dalam Mengkaii al-Quran dan Hadis: Perbedaan Memahami dan Mengimani Menurut Alasdair Macintyre Zuhri, Saifuddin
Jurnal Studi Ilmu-ilmu Al-Qur'an dan Hadis Vol 18, No 1 (2017): Januari
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.521 KB) | DOI: 10.14421/qh.2017.1801-06

Abstract

Kajian yang dilakukan oleh Barat memang unik. Seperti yang dilakukanoleh para orientalis pengkaji al-Quran dan Hadis, semisal Goldziher,Watt Smith, dan lainnya. Mereka melakukan riset dan memahami alQuran dan hadis tanpa adanya (meng)iman(i) di hatinya. Bahkan skeptikyang dihasilkan. Melalui kajian yang dilakukan oleh Alasdair MacIntyre,pembaca dapat memahami, mengapa para orientalis ini tidak mamputertembus hidayah meskipun telah membolak-balik pesan al-Qurandan Hadis. Kajian MacIntyre ini dimulai dari bahasan para antropologdalam mengkaji ritual, kepercayaan, dan agama-agama, dengan mencobamengeksplorasi makna understand, believe, intelligible, dan skepticism.
Wanita Mengimami Shalat laki-laki (Studi atas Hadis yang Melarang dan Hadis yang Membolehkan) Imron, Ali
Jurnal Studi Ilmu-ilmu Al-Qur'an dan Hadis Vol 18, No 1 (2017): Januari
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.789 KB) | DOI: 10.14421/qh.2017.1801-07

Abstract

Tulisan ini melakukan kajian sanad dan matan atas dua kelompok hadis yang saling bertentangan (ta’arudh), yakni hadis yang melarang wanita menjadi imam bagi laki-laki dalam shalat dan hadis yang membolehkan. Dari penelitian ini tampak bahwa kedua hadis ini sama-sama dipandang sebagai hadis yang shahih, alias keduanya tidak memiliki problem dan masalah, terutama dari aspek rijal yang meriwayatkannya. Namun demikian, dalam praktik di masyarakat, perlu dipertimbangkan aspekaspek lain, seperti kaidah-kaidah fiih demi mendapatkan mashlahat yang lebih besar bagi masyarakat dunia, khususnya umat Islam.
Metode Tahfidz Al-Qur’an Untuk Anak Usia Dini (Kajian Atas Buku Rahasia Sukses 3 Hafizh Quran Cilik Mengguncang Dunia) Hidayah, Aida
Jurnal Studi Ilmu-ilmu Al-Qur'an dan Hadis Vol 18, No 1 (2017): Januari
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.574 KB) | DOI: 10.14421/qh.2017.1801-04

Abstract

This article discusses methods of memorizing Qur’an for early childhood, as a form of early childhood education. The methods are very various. They are method of talqin, listening record of murottal, reading mushaf, motion and sign, etc. As one of the methods, the writer specifically talks about a way of memorizing qur’an for early childhood in a family of Kamil el-Laboody written on Rahasia Sukses 3 Hafizh Qur’an Cilik Mengguncang Dunia. He successfully educated his three children to be hafiz^ in their early childhood in 4,5 years old. Before entering the main idea, the writer elaborates how Islam (Qur’an and Hadis) and science talk about memorizing Qur’an for early childhood.Keywords: method, memorizing Qur’an, early childhood.
Eksistensi Sunnah Pada Era Modern Ditengah Pergulatan “Otoritas ReReligius” Di Wilayah Mesir Pakistan (Studi Atas Pemikiran Daniel W Brown) Rahmatullah, Lutfi
Jurnal Studi Ilmu-ilmu Al-Qur'an dan Hadis Vol 18, No 1 (2017): Januari
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.265 KB) | DOI: 10.14421/qh.2017.1801-05

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengelaborasi dinamika eksistensi sunnah yang berakar pada problem utama yang dihadapi ummat Islam pada abad modern yakni “pergulatan otoritas religius”, kondisi yang merupakan implikasi dari proses kebangkitan Islam sebagai buah dari tuntutan modernitas. Konsekuensi dari situsasi ini menggiring kaum Muslim untuk “memikirkan kembali” (rethinking) bahkan menuntut diadakannya reformasi terhadap “fondasi fondasi esensial/sunnah” yang selalu menjadi otoritas referensial bagi mereka. Trending topic dalam pergulatan yang terus berlangsung ini adalah mengenai hakikat, status dan otoritas sunnah. Kondisi ini menempatkan “sunnah/hadis” menjadi isue sentral serta perdebatan kontroversial dalam krisis dunia Islam modern. Daniel W. Brown melalui penelitiannya dengan tema: Rethinking Tradition In Modern Islamic Thought, New York USA: Cambridge University Press, pada tahun 1996. Mengulas secara gamblang perdebatan seputar sunnah dikaitkan dengan serbuan modernitas. Brown melihat secara tajam pengaruh modernitas terhadap persepsi kaum muslim tentang sunnah Nabi, yang kemudian membentuk tipologi sikap mereka yang tetap berakar pada tradisi mereka sendiri. Melalui paper/makalah ini penulis mencoba untuk memaparkan lebih lanjut perdebatan tersebut. Pertanyaan mendasar yang hendak dijawab melalui tulisan ini adalah, apa pokok-pokok fikiran Daniel W Brown yang berkaitan dengan discourses mengenai sunnah pada abad modern khususnya di wilayah Pakistan danMesir, bagaimana relevansi kajian tersebut dari perspektif historisitas sunnah pada masa klasik ?Kata Kunci: Sunnah, Hadis, Otoritas, Modernitas

Page 1 of 1 | Total Record : 5