cover
Contact Name
Toni Malvin
Contact Email
tonimalvin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lembagapenelitiandanpengabdian@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. lima puluh kota,
Sumatera barat
INDONESIA
Lumbung: Jurnal Ilmiah Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh
ISSN : 14121948     EISSN : 26553422     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
LUMBUNG: Jurnal Ilmiah Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh merupakan media dalam penyebarluasan hasil penelitian dan kajian pustaka di bidang pertanian yang bertujuan untuk menjawab masalah-masalah pertanian secara nyata di lapangan. LUMBUNG diterbitkan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh secara berkala dua kali dalam setahun, yang diterbitkan pertama kali pada Januari 2002 dalam bentuk cetak, dan tersedia secara online sejak Desember 2018.
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol. 19 No. 2 (2020): Agustus" : 12 Documents clear
MEMBUAT PETA VISUAL 3D GUNUNG SAGO UNTUK DATA BASE KONSERVASI TANAH DAN AIR Sri Librayanis; Aflizar Alizar
LUMBUNG Vol. 19 No. 2 (2020): Agustus
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1483.863 KB) | DOI: 10.32530/lumbung.v19i2.278

Abstract

Untuk membuat peta visual 3D Gunung Sago dari peta kontur dan merencanakan konservasi tanah dan air berdasarkan kelerengan maka dibuatlah penelitian ini untuk membantu mahasiswa, praktisi dan pengambil kebijakan dalam memahami peta visual 3D. Selama ini belum tersedia peta visual 3D Gunung Sago. Pengumpulan data dilakukan dengan cara mengunjungi langsung daerah disekitar Gunung Sago. Data diambil dengan GPS dan mengumpulkan data peta kontur. Melakukan digitasi peta kontur. Prosesing dan pemetaan data base dengan Perangkat lunak Surfer Tool. Hasil yang diperoleh yaitu dapat dibuat peta visual 3D Gunung Sago dari peta kontur dengan menggunakan Surfer tool sehingga mempermudah kita memahami teknik konservasi tanah dan air yang cocok untuk masing-masing daerah di sekeliling Gunung Sago. Luas total lokasi disekeliling gunung Sago yaitu 81606,23 ha. Dimana yang harus dikonservasi dengan teras bangku 789,75 ha, dengan teras kredit 28825,54 ha, teras datar 37983,62 ha, teras individu 1184,51 ha, hill side dicth 2162,14 ha
APLIKASI BIOFERTILIZER MENGANDUNG BAKTERI Azotobacter dan Pseudomonas fluorescens Indigenous DENGAN BERBAGAI BAHAN SUBSITUSI TERHADAP PRODUKSI PADI METODE SRI Nelson Elita; Setya Dharma; Harmailis Harmailis
LUMBUNG Vol. 19 No. 2 (2020): Agustus
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.922 KB) | DOI: 10.32530/lumbung.v19i2.325

Abstract

Bahan organik dan aktivitas biotik mikroba berfungsi menciptakan dan menstabilkan struktur tanah. Penggunaan pupuk organik yang mengandung mikroba pada tanah sawah meningkatkan pertumbuhan tanaman dan kualitas tanah dengan mempengaruhi aktivitas dan populasi mikroba. Tujuan penelitian adalah mengetahui jumlah koloni bakteri dari Biofertilizer setelah inkubasi 7 hari dan memperoleh media kompos organik dengan bahan subsitusi yang tepat bagi pupuk Biofertilizer mengandung bakteri Azotobacter dan Pseudomonas fluorescents dapat meningkatkan produksi padi metode SRI. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan 7 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang digunakan yaitu: (1). B0 : Kompos, (2). B1 : Kompos + gula pasir + bakteri (Azotobacter dan P. flourescents), (3). B2 : Kompos + Molase + Bakteri (Azotobacter dan P flourescents). (4). B3 : Kompos + CMC + bakteri (Azotobacter dan P flourescents), (5). B4 : Kompos + Arginin + bakteri (Azotobacter dan P. flourescents). (6). B5 : Kompos + Gula pasir + CMC + bakteri (Azotobacter dan P. flourescents). (7). B6 : Kompos + Molasse + Arginin + bakteri (Azotobacter dan P. flourescents). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pengamatan jumlah koloni bakteri tertinggi setelah inkubai 7 hari terdapat pada media B2 (Kompos + Molase + Bakteri (Azotobacter dan P flourescents), aplikasi pada percobaan pot diperoleh perlakuan B3 (Kompos + CMC + bakteri (Azotobacter dan P flourescents) meningkatkan pertumbuhan vegetatif dan generatif tanaman padi metode SRI. Kesimpulan jumlah koloni bakteri tertinggi dari biofertizer pada perlakuan B2, setelah aplikasi pada percobaan pot tidak menjamin memberikan hasil terbaik. Hasil terbaik diperoleh perlakuan B3 meningkatkan pertumbuhan vegetatif dan generatif tanaman pada budiaya padi metode SRI.

Page 2 of 2 | Total Record : 12