cover
Contact Name
Aida Ratna Wijayanti
Contact Email
aidaratna.Bd@gmail.com
Phone
+6281233677836
Journal Mail Official
hsj@umpo.ac.id
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Ponorogo Jl. Budi Utomo No 10 Ronowijayan Kecamatan Siman Kabupaten Ponorogo
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
Health Sciences Journal
ISSN : 25981188     EISSN : 25981196     DOI : 10.24269/hsj.v6i1.1150
Core Subject : Health,
Health Sciences Journal adalah jurnal mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Ponorogo dengan alamat website http://studentjournal.umpo.ac.id/ . Jurnal ini memuat bidang kesehatan yaitu keperawatan dan kebidanan. Jurnal ini terbit dua kali dalam satu tahun yaitu pada Bulan April dan Oktober. Jurnal ini mewadahi kreativitas mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Ponorogo dalam menuliskan artikel ilmiah hasil tugas akhir mereka.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 2 (2024): October" : 7 Documents clear
LITERATURE REVIEW : TERAPI YOGA PADA PASIEN SKIZOFRENIA DENGAN GANGGUAN DEPRESI DAN HALUSINASI Rismawati, Dyah Ayu
Health Sciences Journal Vol. 9 No. 2 (2024): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/hsj.v9i2.2801

Abstract

Latar Belakang: Skizofrenia adalah gangguan mental yang kompleks dan kronis, yang ditandai oleh gangguan serius dalam pemikiran, emosi, dan perilaku. Yoga dapat memberikan berbagai manfaat terapeutik bagi pasien dengan gangguan kesehatan mental, termasuk skizofrenia. Tujuan Penulisaan: Melakukan tinjauan literature terkait Terapi Yoga Pada Pasien Skizofrenia dengan Gangguan Depresi dan Halusinasi. Metode Penelitian: Metode literature review digunakan oleh peneliti dengan menggunakan desain narrative literature. Artikel yang digunakan harus lolos dari penyaringan melalui abstract checklist, dan PRISMA checklist. Hasil Penelitian: Dari 7 jurnal yang dilakukan analisis, ditemukan beberapa hasil bahwa yoga dapat menjadi intervensi yang efektif dalam mengurangi gejala skizofrenia yang meliputi gejala positif maupun negatif, meningkatkan kesejahteraan umum pasien, mengurangi depresi dan meningkatkan fungsi kognitif dan sosial pada pasien skizofrenia. Kesimpulan: Yoga tidak hanya mengurangi gejala positif dan negatif skizofrenia, seperti halusinasi dan delusi, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan emosional dan mengurangi depresi pada pasien skizofrenia. Selain itu, yoga telah terbukti meningkatkan fungsi kognitif dan sosial, seperti kemampuan pengenalan emosi dan keterampilan sosial.
HUBUNGAN PERAN KELUARGA DALAM KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN SKIZOFRENIA Almahfudzi, Ardin Mafaza
Health Sciences Journal Vol. 9 No. 2 (2024): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/hsj.v9i2.2827

Abstract

Latar Belakang: Kepatuhan dalam menjalani pengobatan pada pasien skizofrenia penting dilakukan untuk mencegah kekambuhan. Oleh karena itu, dukungan keluarga diperlukan karena berpotensi meningkatkan kepatuhan pasien. Tujuan: Menganalisis artikel dan penelitian mengenai dukungan keluarga dan kepatuhan minum obat pada pasien skizofrenia. Metode: Desain pencarian ini menggunakan pencarian literatur pada database Google Scholar dan memilih artikel yang memenuhi kriteria sehingga menghasilkan 7 artikel. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran keluarga berpengaruh terhadap kepatuhan minum obat, termasuk peran keluarga dalam perawatan pasien skizofrenia. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang sangat berpengaruh antara dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada pasien skizofrenia, namun tidak menutup kemungkinan ada faktor lain yang juga mempengaruhi kepatuhan minum obat. Kesadaran diri pasien juga dapat memaksimalkan dukungan keluarga untuk meningkatkan kepatuhan minum obat.
STIGMA MASYARAKAT TERHADAP PENDERITA GANGGUAN JIWA purbarars, puri dyah
Health Sciences Journal Vol. 9 No. 2 (2024): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/hsj.v9i2.3020

Abstract

Stigma adalah sikap negatif yang menolak individu atau kelompok karena perbedaan mereka, seperti kurangnya pengetahuan tentang gangguan jiwa yang dapat menyebabkan perilaku diskriminatif dan ketidakmampuan dalam memberikan dukungan yang tepat kepada penderita. Tujuan dari penelitian penelitian ini adalah untuk mengetahui stigma masyarakat terhadap penderita gangguan jiwa. Rancangan penelitian ini menggunakan Literature Review dengan total 29 jurnal, menggunakan 26 jurnal nasional 2 jurnal internasional dan 1 buku. Dari 11 artikel yang telah dilakukan review ditemukan bahwa stigma masyarakat terhadap penderita gangguan jiwa masih cukup tinggi, sehingga berpengaruh pada sikap, prilaku dan persepsi kepada penderita gangguan jiwa.
PENGARUH SKRINING ANTENATAL CARE DENGAN MENGGUNAKAN KARTU SKOR POEDJI ROCHJATI (KSPR) TERHADAP RUJUKAN TERENCANA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS OMBEN (Kecamatan Omben Kabupaten Sampang) Mursyida, Rikhly Faradisy
Health Sciences Journal Vol. 9 No. 2 (2024): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/hsj.v9i2.3139

Abstract

Pemeriksaan antenatal care (ANC) merupakan kegiatan yang sangat penting dalam mengidentifikasi kesejahteraan ibu dan janin. Sebagian besar komplikasi yang terjadi pada ibu hamil bisa dicegah dengan Antenatal Care (ANC) yang bermutu dan berkualitas. Pada tahun 2023 puskesmas omben memiliki cakupan K1 100,21 % dan cakupan K4 101,07%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Skrining Antenatal Care (ANC) menggunakan Kartu Skor Poedji Rochjati (KSPR) terhadap Rujukan Terencana di Wilayah Kerja Puskesmas Omben.      Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional, sampel yang digunakan adalah ibu hamil sejumlah 40 orang dengan teknik purposive sampling. Variabel independennya adalah Skrining Antenatal Care (ANC) menggunakan Kartu Skor Poedji Rochjati (KSPR), variabel dependent yaitu terhadap Rujukan Terencana. Dengan menggunakan uji chi square dengan tingkat kemaknaan 0,05.      Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas ibu hamil termasuk dalam kategoti Kehamilan Resiko Tinggi dan mendapat Skoring KSPR 6-10 yaitu sebanyak 31 (77,5%) responden, dan ibu haamil yang mengalami rujukan terencana yaitu sebanyak 38 (95%) responden. dengan nilai p value 0,001 < 0,05 maka H1 diterima.      Simpulan penelitian ini adalah ada pengaruh Skrining Antenatal Care (ANC) menggunakan Kartu Skor Poedji Rochjati (KSPR) terhadap Rujukan Terencana di Wilayah Kerja Puskesmas Omben. Oleh karena itu disarankan bagi ibu hamil untuk melakukan kunjungan ANC yang teratur guna untuk mengidentifikasi kesejahteraan ibu dan janin.Kata Kunci: Ibu Hamil, Kartu Skor Poedji Rochjati (KSPR), Rujukan Terencana.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN PENERAPAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DALAM PENCEGAHAN DBD PADA KELUARGA DI RW 1 KELURAHAN TEMAS Putri, Kurnia Dewi; Mashitah, Musthika Wida; Wahyusari, Shinta
Health Sciences Journal Vol. 9 No. 2 (2024): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/hsj.v9i2.3190

Abstract

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia, terutama di musim hujan. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan upaya kolektif yang bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan individu maupun masyarakat. Fokus PHBS melibatkan berbagai aspek kehidupan, seperti kebersihan diri, pemeliharaan kebersihan lingkungan, konsumsi makanan bergizi, serta aktivitas fisik yang teratur.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan dengan penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam pencegahan DBD pada keluarga di RW 1 Kelurahan Temas, Kota Batu. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 164 dari 256 keluarga dipilih sebagai sampel melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang mencakup pengetahuan dan penerapan PHBS.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dan penerapan PHBS dalam mencegah DBD. Pengetahuan yang baik mendorong penerapan PHBS yang lebih optimal, termasuk kegiatan 4M Plus dan pengelolaan sampah. Penelitian ini menyarankan edukasi kesehatan yang lebih intensif untuk meningkatkan kesadaran dan tindakan preventif terhadap DBD di masyarakat.Kata Kunci: Demam Berdarah, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), Pengetahuan
HUBUNGAN PELAKSANAAN DISCHARGE PLANNING DENGAN BARTHEL INDEX PASIEN DI RUANG RAWAT INAP RSUD JENDERAL AHMAD YANI METRO Windy Mei Reza, Windy Mei
Health Sciences Journal Vol. 9 No. 2 (2024): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/hsj.v9i2.3243

Abstract

Pada tahun 2022 di Kota Metro terdapat 31,8% lansia yang tidak mandiri dalam beraktivitas sehari-hari. Ketergantungan ini dapat berdampak pada kesehatan fisik, mental, serta menurunkan kepercayaan diri lansia. Salah satu alat ukur yang digunakan dalam menilai kemandirian lansia adalah Barthel Index, yang mengukur tingkat ketergantungan pasien dalam berbagai aktivitas sehari-hari. Selain itu, peran Discharge Planning menjadi penting dalam membantu lansia mempertahankan atau meningkatkan kemandiriannya setelah perawatan di rumah sakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk Mengetahui hubungan pelaksanaan Discharge planning dengan barthel index pasien di ruang rawat inap RSUD Jenderal Ahmad Yani Metro.Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Objek penelitiannya adalah Discharge Planning dan Barthel index Subyek penelitiannya adalah Lansia di ruang rawat inap . Penelitian ini dilakukan di ruang rawat inap RSUD Jenderal Ahmad Yani Metro pada tanggal 25 Oktober - 25 November 2024. Jumlah sampel penelitian ini berjumlah 109 responden. Metode yang digunakan untuk pengambilan sampel dengan menggunakan metode accidental sampling. Penelitian ini menggunakan uji statistik gammaHasil penelitian menunjukkan bahwa 48 responden (44,0%) menerima Discharge Planning dalam kategori cukup, sementara 53 responden (48,6%) memiliki tingkat ketergantungan sedang berdasarkan Barthel Index. Analisis statistik menunjukkan nilai p-value = 0,000 (<0,05), yang berarti terdapat hubungan signifikan antara Discharge Planning dengan tingkat kemandirian lansia. Diharapkan Pihak Rumah Sakit dengan melibatkan perawat bekerja sama dengan dokter dan tenaga kesehatan lainnya memberikan edukasi kepada keluarga agar pasien mendapatkan pengobatan dan bantuan untuk perawatan di rumah.
EFEKTIVITAS PEMBERIAN KOMPRES LIDAH BUAYA DAN AIR HANGAT TERHADAP PENURUNAN SUHU TUBUH BAYI PASCA IMUNISASI PENTABIO Ayu Rahmasari, Winda
Health Sciences Journal Vol. 9 No. 2 (2024): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/hsj.v9i2.3495

Abstract

Imunisasi adalah suatu upaya untuk menimbulkan atau meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit sehingga bila suatu saat terpajan dengan penyakit tersebut tidak akan sakit atau hanya mengalami sakit ringan. Demam pasca imunisasi DPT merupakan respons yang paling umum dari tubuh anak setelah diimunisasi. Tindakan yang dapat digunakan untuk menurunkan dan mengontrol demam pada bayi dapat dilakukan terapi non farmakologi yaitu mengenakan pakaian tipis, perbanyak ASI, mandi dengan air hangat dan pemberian kompres. Untuk mengetahui efektivitas pemberian kompres lidah buaya dan kompres air hangat terhadap penurunan suhu tubuh bayi paska Imunisasi Pentabio di PMB Ai Gunarsih kabupaten bogor tahun 2025. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi (pengamatan) degan melakukan langsung pengamatan terhadap obejek yang akan diteliti yang kemudian dikumpulkan dalam sebuah catatan. Hasil dari pengukuran suhu tubuh pada Responden I mengalami penurunan dimana pada kunjungan pertama suhu bayi yaitu 37.1ºC, pada kunjungan kedua suhu bayi yaitu 37.2ºC, pada kunjungan ketiga suhu bayi yaitu 36.9ºC. Responden II mengalami penurunan dimana pada kunjungan pertama suhu bayi yaitu 36.5ºC, pada kunjungan kedua suhu bayi yaitu 36.5ºC, pada kunjungan ketiga suhu bayi yaitu 36.4ºC. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa kompres air hangat jauh lebih efektif dalam menurunkan demam pada bayi pasca Imunisasi Pentabio. Untuk pengkaji selanjutnya diharapkan dapat menambah durasi atau ukuran lidah buaya yang digunakan untuk melakukan kompres lidah buaya supaya lebih optimal dalam menurunkan suhu tubuh bayi.

Page 1 of 1 | Total Record : 7