cover
Contact Name
Arief Yanto
Contact Email
arief.yanto@unimus.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
rofiimuhamad@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kab. semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 26215047     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan (e-ISSN 2621-5047) published by the Indonesian National Nurses Association (INNA) of Central Java. Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan publishes two issues in a year. Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan has been indexed in an international database. This journal publishes articles in the area of leadership in nursing, management of nursing services, and management of nursing care.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 2 (2023)" : 10 Documents clear
Kesiapan Perawat Dalam Penerapan Teknologi Informasi Marliana Luret; Sondang Ratnauli Sianturi; Fitriana Suprapti
Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jkmk.v6i2.952

Abstract

Perkembangan dibidang teknologi sangat pesat terutama dalam dunia teknologi informasi. Dalam dunia kesehatan saat ini khususnya dalam aspek keperawatan modern telah memanfaatkan perkembangan teknologi untuk meningkatkan kualitas pelayanan dalam rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kesiapan perawat dalam penerapan teknologi informasi di Rumah Sakit Sint Carolus Jakarta. Desain dalam penelitian mengunakan deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah perawat diunit rawat inap, unit gawat darurat, unit rawat jalan, unit intensif serta unit hemodialisa RS X. Sampel yang digunakan adalah teknik total sampling berjumlah 207 responden. Hasil analisis univariat mengenai kesiapan didapatkan data sebanyak 195 responden ( 94,2%) menyatakan siap dan sebanyak 12 responden (5,8%) menyatakan tidak siap dalam melaksanakan teknologi informasi dirumah sakit. Hasil penelitian bivariat menunjukan bahwa: ada hubungan bermakna antara faktor internal yaitu (usia(p=0,008), jenis kelamin(p=0,011), tingkat pendidikan (p=0,037) serta pengetahuan perawat(p=0,046)), faktor teknologi terdapat hubungan (p=0,037). Namun tidak terdapat hubungan antara faktor manajemen organisasi dimana didapatkan nilai p=0,466 dimana p>0,05. Peningkatan kualitas layanan diperlukan kesiapan dari sumber daya manusia yang siap akan pengetahuan keterampilan dan pelatihan yang cukup.
Gaya Kepemimpinan Dalam Meningkatkan Keterikatan dan Kinerja Perawat Hanum Maftukha Ahda; Nur Hidayah
Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jkmk.v6i2.1222

Abstract

Keterikatan dan kinerja perawat merupakan komponen penting dalam mencapai tujuan Rumah Sakit. Pelayanan keperawatan berperan penting dalam mencapai tujuan Rumah Sakit sehingga kepemimpinan seorang perawat menjadi kunci dalam keberhasilan pelayanan tersebut. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mensintesis penelitian tentang pengaruh gaya kepemimpinan terhadap keterikatan kerja dan kinerja perawat di Rumah Sakit.  Penelitian ini merupakan Literature review dengan penelusuran artikel melalui database elektronik Pubmed, Emerald dan Sciencedirect yang diterbitkan dari tahun 2011-2021 dan memenuhi kriteria inklusi. Proses review menggunakan panduan Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-​Analyses (PRISMA).  Sepuluh artikel menunjukkan kepemimpinan memiliki pengaruh positif terhadap keterikatan kerja. Lima artikel menunjukkan kepemimpinan memiliki pengaruh posisitif terhadap kinerja perawat di Rumah Sakit. Kepemimpinan menjadi faktor penting yang berpengaruh terhadap keterikatan kerja dan kinerja perawat. Selain itu, dipengaruhi juga oleh faktor lain dari sumberdaya pekerjaan dan individu. Kepemimpinan memiliki peran penting dalam meningkatkan keterikatan kerja dan kinerja perawat di Rumah Sakit sehingga dapat mencapai tujuan dan kinerja organisasi yang baik.
Hubungan Pengetahuan Perawat dengan Pencegahan Risiko Jatuh Prinandita Syafira; Herry Setiawan; Ichsan Rizany
Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jkmk.v6i2.1372

Abstract

Risiko jatuh merupakan suatu kejadian yang rentan terjadi pada pasien di rumah sakit yang disebabkan karena faktor ekstrinsik seperti lingkungan dan faktor instrinsik seperti kondisi fisiologis pasien. Dampak dari jatuh yaitu cedera yang dialami 30% sampai 51% pada pasien di rumah sakit. Penerapan pencegahan risiko jatuh dalam situasi klinis didasarkan pada faktor personal yaitu pengetahuan perawat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan perawat dengan pencegahan risiko jatuh. Desain penelitian adalah cross sectional dengan teknik pengambilan sampel stratified random sampling yang dilakukan pada 77 responden perawat pelaksana di ruang rawat inap. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan p-value = 0,000 dengan batas kemaknaan (α<0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan perawat dengan pencegahan risiko jatuh. Perlu adanya sosialisasi maupun pelatihan yang dilakukan untuk perawat di ruang rawat inap terkait dengan keselamatan pasien khususnya risiko jatuh yang sesuai standar prosedur operasional rumah sakit agar perawat dapat mengakses informasi terbaru mengenai keselamatan pasien
Strategi peningkatan mutu dokumentasi Keperawatan di era pandemi Covid-19 Benedictus Paskalis Dasit; Krisna Yetti; Dyah Fitri Wulandari; Ahsan Ahsan
Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jkmk.v6i2.1491

Abstract

Dokumentasi keperawatan merupakan cerminan proses keperawatan yang diberikan kepada pasien, mulai dari pengkajian, penetapan diagnosis, perencanaan asuhan keperawatan, implementasi hingga evaluasi. Studi ini bertujuan meningkatakan mutu pelaksanan pendokumentasian asuhan keperawatan di ruang rawat inap RS X pada masa pandemi Covid-19. Metode yang digunakan ialah pilot study. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terstruktur, survei, observasi dan studi dokumentasi. Proses diawali dengan pengkajian, analisis masalah, menetapkan prioritas masalah, membuat Plan of Action (POA), Implementasi hingga evaluasi. Implementasi berupa penyusunan panduan dokumentasi asuhan Keperawatan, ceklist supervisi kelengkapan dokumentasi keperawatan, promosi panduan diagnosis Keperawatan berbasis Aplikasi Android, dan formulir rencana Asuhan Keperawatan. Hasil studi menunjukan adanya peningkatan yang signifikan pada pelaksanaan dokumentasi keperawatan yaitu peningkatan 5% pada pengkajian, 6.4% pada diagnosis, 30 % pada perencanaan, 27.5% pada implementasi, 15 % pada evaluasi meskipun adanya penurunan sebesar 2% pada aspek catatan keperawatan. Disimpulkan peningkatan mutu pendokumentasian dapat dipengaruhi dengan adanya panduan pendokumentasian keperawatan serta dukungan peran dan fungsi perawat manajer. Studi ini merekomendasikan untuk mengoptimalkan peran supervisi kepala ruangan, mengadakan pelatihan dokumentasi keperawatan dan pengembangan dokumentasi secara terintegrasi kedalam sistem manajemen informasi.
Patient Centered Care (PCC) dalam Dokumentasi Keperawatan Vinny Vionita Bawuno; Kadek Ayu Erika; Yuliana Syam
Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jkmk.v6i2.1834

Abstract

Pelayanan keperawatan harus berfokus pada pasien/patient centered care (PCC) dengan mengedepankan respon terhadap kebutuhan, nilai, keyakinan serta pilihan pasien. Dokumentasi keperawatan merupakan media komunikasi non verbal yang berperan penting dalam keberhasilan PCC, oleh sebab itu diperlukan tinjauan terkait PCC dalam dokumentasi keperawatan. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mensintesis hasil penelitian terkait dokumentasi keperawatan berdasarkan PCC. Digunakan metode pendekatan literature review dengan pencarian artikel pada enam basis data elektronik: PubMed, EBSCO, Cochrane Library, ProQuest, Scopus dan DOAJ. Teridentifikasi 262 artikel, yang kemudian dilakukan skrining berdasarkan kriteria inklusi berupa original artikel, sampel perawat, pasien maupun dokumentasi keperawatan PCC, diterbitkan dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir atau rentang tahun 2012 sampai tahun 2022, serta berbahasa Inggris. Hasil menunjukkan, lima studi memenuhi kriteria inklusi, termasuk empat studi kualitatif dan satu studi cross-sectional. Empat studi melaporkan variasi dalam kelengkapan pendokumentasian PCC, tiga studi menyoroti faktor-faktor, hambatan maupun tantangan dalam pendokumentasian PCC, serta dua studi menyimpulkan strategi dan rekomendasi terkait upaya peningkatan dokumentasi keperawatan PCC. Kajian ini menemukan wawasan baru yang komprehensif terkait rendahnya pelaksanaan dokumentasi PCC, tantangan, hambatan dan faktor penyebab, serta upaya peningkatan dokumentasi keperawatan PCC. Sehingga ini dapat berguna untuk rencana pengembangan strategi pendokumentasian berdasarkan PCC.
Peran Psychological Capital dalam Menurunkan Dampak Negatif Job Insecurity dan Burnout Terhadap Subjective-Wellbeing dan Job Performance Perawat Kontrak Novelia Dinda Putri Alamsyah; Riani Rachmawati
Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jkmk.v6i2.1989

Abstract

Berdasarkan data dari Rumah Sakit yang beroperasi di Riau, didapatkan bahwa perawat kontrak memiliki Job Performance yang rendah. Selain itu, penelitian memberikan informasi bahwa Subjective Well-being perawat memiliki skor yang rendah. Dalam hal ini, terdapat kemungkinan bahwa Job Insecurity dan Burnout yang dialami oleh Perawat Kontrak merupakan penyebabnya didukung oleh beberapa penelitian terdahulu. Penelitian ini dilakukan untuk membahas pengaruh Job Insecurity dan Burnout terhadap Subjective Well-being dan Job Performance pada Perawat Kontrak di Rumah Sakit dengan menggunakan variabel moderasi berupa Psychological Capital karena mengacu pada penelitian-penelitian sebelumnya yang menyebutkan bahwa Psychological Capital mampu mengurangi Job Insecurity yang diterima dan juga akan berpengaruh pada penurunan Burnout. Penelitian ini akan dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel penelitian berupa perawat kontrak yang bekerja di Rumah Sakit yang beroperasi Riau. Analisis data melibatkan uji reliabilitas, uji validitas, uji deskriptif, dan Structural Equation Modeling (SEM) dengan menggunakan software SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Job Insecurity dan Burnout terbukti berpengaruh secara negatif signifikan terhadap Job Performance dengan cara menurunkan Subjective Well-being dari Perawat kontrak. Selain itu, dimensi-dimensi dari variabel Psychological Capital seperti Hope dan Resilience diketahui mampu menurunkan dampak negatif yang di sebabkan oleh Job Insecurity dan Burnout terhadap Subjective Well-being dan Job Performance perawat kontrak. Dilain sisi dimensi Self-efficacy hanya mampu menurunkan dampak negatif dari Burnout terhadap variabel lainnya sedangkan Optimism hanya mampu menurunkan dampak negatif Job Insecurity terhadap variabel lainnya.
Hypertension Self Management Behavior and Achievement of Therapeutic Targets Grade 1 Essential Hypertension Suci Khasanah; Didik Prapto Sasongko; Amin Susanto; Danang Tri Yudono; Pramesti Dewi
Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jkmk.v6i2.2043

Abstract

Uncontrolled blood pressure in hypertension will increase the risk of cardiovascular disease. Hypertension Self-Management correlates with controlled blood pressure and correlates with blood pressure. The current study used the controlled parameter of blood pressure based on the classification of hypertension, with measurements at that time, it does not describe the type of hypertension studied and the extent to which the therapy target was achieved based on time. This research aims to determine the correlation of Hypertension Self-Management Behavior (HSMB) with Target Achievement of Essential Hypertension Therapy. The research design was correlational. Data collection using the HSMB Questionnaire, documentation of blood pressure for the last 3 months and blood pressure measurements in the fourth month. All respondents who met the criteria to be the research sample, namely as many as 34 respondents. Most of the respondents had good HSMB and SBP therapy targets achieved (41.2%) and DBP therapeutic targets were not achieved (58.8%). The results of the correlation test: HSMB with the achievement of TDS and TDD targets obtained p values of 0.475 and 1.000. There is no correlation between hypertension self-management behavior and the achievement of treatment targets for Grade 1 hypertension, both on systolic and diastolic blood pressure.
Pengaruh Bimbingan Teknis Dokumentasi Keperawatan Sim K-Smart Terhadap Pengetahuan Pengisian Kelengakapan Dokumentasi Nuryati Nuryati; Nurul Nurul; Kristina Kristina; Mohammad Taufik
Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jkmk.v6i2.2059

Abstract

Dokumentasi asuhan keperawatan mencakup pernyataan dan pelaporan tentang pengkajian, diagnosis keperawatan, rencana tindakan keperawatan, tindakan dan evaluasi keperawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bimbingan teknis dokumentasi keperawatan SIM -SMART terhadap pengetahuan perawat dalam pengisian kelengkapan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan metode quasy experimental dengan penekatan one group pre post test design. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 38 responden perawat dan diambil dengan menggunakan Teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata tingkat pengetahuan sebelum mendapatkan bimbingan teknis memiliki tingkat pengetahuan 59,21 dengan standart deviasi 6,79 dan nilai rata-rata tingkat pengetahuan setelah mendapatkan bimbingan teknis sebesar 81,34 dengan standart deviasi 6,87. Hasil analisis bivariat menggunakan t-test menunjukkan nilai p=0,000 (<0,05). Bimbingan teknis dokumentasi keperawatan SIM -SMART dapat meningkatkan pengetahuan perawat dalam pengisian kelengkapan dokumentasi.
Hubungan antara penggunaan Telemedicine dengan kepuasan pasien selama pandemic Covid19 Sugeng Riyadi; Farid Agushybana; Septo Pawelas Arso
Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jkmk.v6i2.2461

Abstract

Peningkatan besar dalam penyediaan telemedis, atau layanan klinis jarak jauh, selama beberapa bulan pertama pandemi Covid19. Telemedis telah terbukti mengurangi kebutuhan kunjungan langsung bagi pasien yang sedang dalam masa tindak lanjut atau yang mungkin memerlukan pengobatan tertunda. Penelitian bertujuan menghimpun informasi untuk mengetahui hubungan penggunaan telemedisin dengan kepuasan pasien selama pandemic covid19. Penelitian ini merupakan Systematic Literature Review dengan Meta-analisis. Dilakukan dengan mengambil artikel dari jurnal internasional melalui database electronic Pubmed dan Google Scholar dalam rentang waktu 2018-2023 kemudian dianalisis dengan software Openmee. Hasil analisis dilakukan pada 7 artikel jurnal terpilih menunjukkan bahwa penggunaan telemedisin memiliki hubungan dengan kepuasan pasien selama pandemic covid19 (p=<0,001). Dapat disimpulkan terdapat korelasi yang signifikan antara penggunaan telemedisin memiliki hubungan dengan kepuasan pasien selama pandemic covid19. Hal ini dapat menyebabkan pentingnya pengembangan layanan telemedisin sebagai langkah pemberian pelayanan kesehatan jarak jauh dengan menjamin kualitas pelayanan dan kualitas sumber daya manusia.
Efektifitas Instrumen Dokumentasi Asuhan Keperawatan Pasien Hemodialisis Berbasis STARKES 2022 El Faraby; Nursalam Nursalam; Hanik Endang
Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jkmk.v6i2.2556

Abstract

Dokumentasi keperawatan memiliki peranan yang sangat penting dalam pengambilan keputusan perawatan dan keamanan pasien yang mengandung nilai profesionalisme. Proses keperawatan merupakan pendekatan professional yang dilakukan untuk mengidentifikasi, mendiagnosis dan mengatasi respon manusia terhadap kesehatan dan penyakit. Studi ini bertujuan untuk melakukan telaah secara sistematis untuk melakukan pengembangan instrument dokumentasi asuhan keperawatan pada pasien hemodialisis berbasis STARKES 2022. Metode penelitian ini adalah menggunakan literatur review. Proses penyeleksian artikel dilakukan menggunakan PICOS. pencarian literatur melalui database dengan kriteria kualitas tinggi dan sedang, yaitu Scopus, ProQuest, Science Direct dan PubMed. Sebelum melanjutkan pada pencarian artikel atau jurnal harus menggunakan dan boolean operator. Hasil studi menunjukkan sebanyak 297 artikel ditemukan, berasal dari empat database: 198 Ebsco, 41 Science Direct dan 58 PubMed. Hasil pemilihan artikel sesuai dengan kriteria inklusi 15 artikel. Perlu adanya audit untuk mengevaluasi kelengkapan dokumentasi proses asuhan keperawatan sehingga akan meningkatkan mutu rumah sakit.

Page 1 of 1 | Total Record : 10