cover
Contact Name
Wilson M.A. Therik
Contact Email
wilsontherik@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.kritis@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota salatiga,
Jawa tengah
INDONESIA
Kritis
ISSN : 02154765     EISSN : 25795651     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
KRITIS adalah Jurnal Studi Pembangunan Interdisiplin (Journal of Interdiciplinary Development Studies) yang isinya berkaitan dengan pembangunan sebagai proses multidimensional yang melibatkan reorientasi dan reorganisasi kemasyarakatan secara keseluruhan, yang mencakup penjaminan pilihan-pilihan kebutuhan hidup manusia, penegakan harga diri manusia, dan pembebasan dari penghambaan. KRITIS menerima artikel dalam Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris, terbit dua kali dalam satu tahun (Juni dan Desember)..
Arjuna Subject : -
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol 33 No 2 (2024)" : 4 Documents clear
PERAN KUNCI SOCIAL ENTREPRENEURSHIP DALAM PENGENTASAN KEMISKINAN MELALUI COMMUNITY-BASED TOURISM Rahoyo, Stefanus; Slahanti, Masine; Heriawan, Bambang
KRITIS Vol 33 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/kritis.v33i2p104-125

Abstract

Desa Ponggok menjadi fenomenal karena desa yang berpuluh-puluh tahun masuk dalam kategori desa miskin berhasil mentas dari kemiskinan dengan merevitalisasi mata air yang dimilikinya, yaitu Umbul Ponggok. Umbul Ponggok yang hampir seratus tahun hanya dimanfaatkan untuk cuci, mandi, pengairan, dan perikanan disulap menjadi destinasi wisata air dengan konsep community-based tourism. Penelitian ini bertujuan menganalisis keberhasilan revitalisasi Umbul Ponggok sehingga memberikan dampak ekonomi dan sosial yang luar biasa. Dengan pendekatan kualitatif penelitian ini menemukan bahwa salah satu variabel kunci keberhasilan tersebut adalah jiwa social entrepreneurship yang dimiliki oleh Kepala Desa Ponggok yang baru menjabat tahun 2009.
Rendahnya Partisipasi Masyarakat Kota Salatiga dalam Penanganan dan Pengelolaan Sampah Plastik Sri Mulyana Sunarsiningsih; Johanes Mardimin
KRITIS Vol 33 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/kritis.v33i2p174-194

Abstract

Pada saat ini, sampah plastik telah menjadi salah satu masalah lingkungan yang yang mengancam kelestarian planet bumi dan kehidupan makhluk yang hidup di atas dan di dalamnya. Karena itu, penanganan dan pengelolaan sampah plastik menjadi persoalan mendesak di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Artikel tentang rendahnya partisipasi masyarakat Kota Salatiga dalam penanganan dan pengelolaan sampah plastik ini merupakan hasil penelitian di Kota Salatiga pada 2022-2023 dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan studi kasus penanganan dan pengelolaan sampah plastik di Kota Salatiga. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui bagaimana partisipasi warga masyarakat Kota Salatiga dalam penanganan dan pengelolaan sampah plastik. Data-data yang membahani tulisan ini dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam terhadap berbagai elemen masyarakat Kota Salatiga, serta studi kepustakaan yang terkait dengan pengelolaan sampah plastik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, patisipasi warga masyarakat Kota Salatiga pada umumnya masih rendah. Hal itu disebabkan oleh minimnya pengetahuan mereka tentang bahaya sampah plastik yang pada akhirnya berimplikasi pada rendahnya kesadaran dan partisipasi mereka dalam penanganan dan pengelolaan sampah plastik.
Partisipasi Masyarakat Borgo-Babontehu dalam pembangunan kembali pesisir Manado Utara Alti Christian Howan
KRITIS Vol 33 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/kritis.v33i2p126-149

Abstract

Penelitian ini mengkaji dinamika masyarakat adat pesisir, khususnya kelompok etnis Borgo-Babontehu, dalam inisiatif pembangunan kawasan pesisir di bagian utara Kota Manado. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan wawancara mendalam terhadap sembilan informan kunci, yang terdiri dari anggota komunitas Borgo-Babontehu dan perwakilan LSM. Data penelitian juga didukung dengan analisis dokumen perencanaan pembangunan serta sumber media digital sebagai data sekunder. Melalui analisis tematik, temuan penelitian menunjukkan bahwa masyarakat adat terlibat dalam proses pembangunan kawasan pesisir, baik secara individu maupun kolektif, meskipun partisipasi mereka masih bersifat nominal. Komunitas ini menunjukkan pengetahuan ekologi adat yang mendalam mengenai sumber daya pesisir dan warisan budaya, yang memiliki potensi besar untuk memperkaya kebijakan pembangunan kawasan pesisir yang berkelanjutan. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan penting, termasuk keterbatasan keterlibatan partisipatif akibat paradigma pembangunan konvensional dan metodologi partisipatif yang tidak efektif, yang berujung pada marginalisasi hak-hak adat dalam konteks pembangunan kawasan pesisir. Sebagai rekomendasi, penelitian ini mengusulkan penerapan kerangka kerja kolaboratif yang lebih baik untuk mengintegrasikan perspektif masyarakat adat dalam strategi pembangunan kawasan pesisir, guna mendorong hasil pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Agama, Kekerasan dan Pembangunan Tuulima, Maria Belandina
KRITIS Vol 33 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/kritis.v33i2p195-201

Abstract

Artikel ini membahas hubungan antara agama, kekerasan, dan pembangunan di Indonesia dalam rentang waktu 2014 hingga 2024. Dalam konteks Indonesia yang multikultural dan multireligius, konflik yang berkaitan dengan agama sering kali muncul, mempengaruhi dinamika sosial dan ekonomi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis data dari berbagai sumber, termasuk laporan pemerintah, studi akademis, dan data statistik. Temuan menunjukkan bahwa meskipun agama dapat menjadi sumber konflik, ia juga memiliki potensi untuk mempromosikan perdamaian dan pembangunan. Melalui pemahaman yang lebih baik tentang faktor-faktor yang memicu kekerasan dan peran agama dalam masyarakat, diharapkan dapat ditemukan solusi yang lebih konstruktif untuk pembangunan yang berkelanjutan. Artikel ini berkontribusi pada literatur yang ada dengan memberikan wawasan baru tentang kompleksitas interaksi antara agama dan kekerasan dalam konteks pembangunan di Indonesia.

Page 1 of 1 | Total Record : 4