cover
Contact Name
Yuliana Bakari
Contact Email
yulianabakari@ung.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
agrinesia.journal@gmail.com
Editorial Address
1st Floor, Building Agriculture Faculty, Universitas Negeri Gorntalo, Prof. Dr. Ing. B.J. Habibie Street, Bone Bolango Regency, Gorontalo Province, 96119, Indonesia
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
AGRINESIA: Jurnal Ilmiah Agribisnis
ISSN : 25977075     EISSN : 25416847     DOI : 10.37046
Core Subject : Agriculture,
AGRINESIA: Jurnal Ilmiah Agribisnis is a scientific periodical published by the Department of Agribusiness, Faculty of Agriculture, Universitas Negeri Gorontalo. AGRINESIA is published three times a year in November, March, and July. AGRINESIA is a scientific forum for researchers, academics and practitioners to publish scientific research.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "VOL 3, NO 2, 2019" : 8 Documents clear
KONTRIBUSI USAHATANI JAGUNG PADA PENDAPATAN RUMAH TANGGA PETANI JAGUNG DI DESA TONALA KECAMATAN TELAGA BIRU KABUPATEN GORONTALO Ispan Yusuf; Mahludin Baruwadi; Amir Halid
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 3, NO 2, 2019
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk :1) mengetahui pendapatan petani yang berasal dari usahatani jagung, 2) Mengetahui pendapatan utama rumah tangga petani, 3) Mengetahui kontribusi usahatani jagung pada pendapatan rumah tangga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dengan mengambil sampel sebanyak 66 responden petani jagung dan dilakukan secara acak. Metode analisis yang digunakan adalah analisis pendapatan dan analisis statistic uji Z. hasil analisis menunjukan. 1) Sumber pendapatan petani jagung di Desa Tonala Kecamatan Telaga Biru Kabupaten Gorontalo yaitu Bersumber dari pendapatan usahatani jagung dengan rata-rata Rp.4.832.35, pendapatan luar usahatani jagung rata-rata Rp.3.506.400 dan pendapatan luar sektor pertanian rata-rata Rp.8.338.758. 2). Kontribusi usahatani jagung pada pendapatan rumah tangga petani yang ada di Desa Tonala Kecamatan Telaga Biru Kabupaten Gorontalo sebesar 29% atau berkontribusi sedang. 3). Berdasarkan perhitungan diperoleh ZHitung = 64,28 ZTabel = 1,654 maka H0 diterima dan H1 ditolak, dengan demikian berdasarkan kriteria maka kontribusi usahatani jagung berkontribusi secara signifikan terhadap rumah tangga petani di Desa Tonala Kecamatan Telaga Biru Kabupaten Gorontalo.
PEMANFAATAN WAKTU LUANG PETANI JAGUNG DI KECAMATAN RANDANGAN KABUPATEN POHUWATO Nurmawi Ali; Yanti Saleh; Amelia Murtisari
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 3, NO 2, 2019
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis : 1) alokasi waktu kerja pada usahatani jagung di Kecamatan Randangan, 2) pemanfaatan waktu luang petani jagung di Kecamatan Randangan, 3) sumber pendapatan utama pada rumah tangga petani jagung di Kecamatan Randangan. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan randangan Kabupaten pohuwato dari bulan Mei sampai dengan bulan Juli 2018 dengan jumlah sampel 40 orang petani. Metode penelitian yang dilakukan adalah metode survey. Analisis data yang digunakan yaitu analisis alokasi waktu, analisis waktu kerja dan analisis deskriptif kuantitatif serta analisi pendapatan usahatani. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa alokasi waktu kerja petani jagung adalah sebesar 205 HKSP/musim tanam, waktu luang yang digunakan untuk bekerja oleh petani jagung adalah sebesar 92,97% dan waktu luang petani jagung adalah sebesar 7,03%. Pendapatan rumah tangga petani jagung sbeebsar Rp. 32.508.672.
ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI KANGKUNG DARAT DI DESA BULOTALANGI KECAMATAN BULANGO TIMUR KABUPATEN BONE BOLANGO Abdul Gias Djafar; Amelia Murtisari; Yanti Saleh
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 3, NO 2, 2019
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk:  Mengetahui berapa pendapatan yang didapat petani dari usahatani kangkung darat di Desa Bulotalangi. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Bulotalangi Kecamatan Bulango Timur Kabupaten Bone Bolango selama satu bulan yaitu pada bulan November Tahun 2018. Metode yang digunakan adalah metode survei yaitu penelitian kuantitatif menggunakan pertanyaan terstruktur yang sama kepada beberapa orang (kuisioner). Teknik pengambilan sampel menggunakan metode sensus yang terdiri dari 37 petani responden. Jenis dan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder. Analisis data yang digunakan adalah analisis penerimaan, analisis biaya dan analalisis pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sumber pendapatan petani yang berada di Desa Bulotalangi berasal dari usahatani kangkung darat dengan nilai total biaya rata-rata yang dikeluarkan petani sebesar Rp.197,135 yang terdiri dari biaya tetap sebesar Rp.6,182 per petani dan biaya variabel Rp.191,135 per petani serta untuk penerimaan rata-rata petani itu sendiri yaitu sebesar Rp.755,000 dengan asumsi untuk satu bal (50 ikat) diberi harga Rp.50,000, maka pendapatan rata-rata yang didapat petani kangkung darat yaitu sebesar Rp.558,087.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA KEDAI KOPI D’PHILOCOFFEE DI KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW UTARA Rifkiawan Baba; Mahludin Baruwadi; Yuriko Boekoesoe
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 3, NO 2, 2019
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengidentifikasi faktor eksternal dan faktor internal yang ada dalam menjalankan usaha dan 2) merumuskan strategi alternatif dalam pengembangan usaha Kedai kopi D’Philocoffe di Kabupaten Bolang Mongondow Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey, dengan jenis data yaitu data primer dan data sekunder. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis SWOT  melalui beberapa tahapan yaitu pembobotan menggunakan tabel IFE dan EFE. Hasil penelitian yaitu: 1) Aspek-aspek yang ada pada lingkungan internal, antara lain; (a) Kualitas produk/menu, (b) Harga jual produk, (c) Fasilitas fisik, (d) Sarana dan prasarana penunjang, (e) Pelayanan konsumen, dan 2) Aspek-aspek pada lingkungan eksternal, yaitu; (a) Ketersediaan bahan baku, (b) Persaingan usaha, (c) Kondisi ligkungan sosial, ekonomi dan budaya, (d) Perkembangan teknologi (e) Kebijakan pemerintah dan ketersediaan lembaga permodalan. Posisi usaha D’Philocoffee berada pada posisi kuadran I (agresif), sehingga strategi yang baik digunakan adalah Strategi SO; yaitu: 1)melakukan promosi yang lebih intensif dengan memperkenalkan berbagai keunggulan yang dimiliki oleh D’Philocoffee, 2)  memaksimalkan penggunaan teknologi untuk keberlangsungan usaha, 3) menjaga kestabilan harga produk dengan melakukan kerja sama yang baik dengan produsen dan pemasok bahan baku produksi, 4) memanfaatkan tersedianya lembaga permodalan untuk memenuhi kebutuhan modal dalam pengembangan usaha.
ANALISIS CURAHAN WAKTU PETANI JAGUNG DI KECAMATAN TABONGO KABUPATEN GORONTALO Abdul Rahmat Ahmad; Mahludin Baruwadi; Wawan K. Tolinggi
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 3, NO 2, 2019
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan :1) Mengetahu seberapa besar petani memanfaatkan waktu luangnya untuk bekerja. 2Mengetahui  pendapatan usahatani jagung di Kecamatan Tabongo. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan TabongoKabupaten Gorontalo dari bulan maret sampai mei 2018 dengan jumlah sampel 89 orang petani jagung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei.Analisis data yang digunakan adalah analisis alokasi waktu kerja, analisis waktu kerja pada luar sector pertanian, analisis pendapatan usahatani jagung. Hasil penelitian ini menunjukan (1) Potensi tenaga kerja di Kecamatan Tabongo dilihat dari rata-rata penggunaan tenaga kerja luar  keluarga (TKLK) yaitu 1424,02 dan tenaga kerja dalam keluarga (TKDK) yaitu 298,24 per musim tanam dengan rata-rata alokasi waktu kerja sebanyak 26,61 hari per musim. Sementara itu, waktu luang yang digunakan petani untuk kegiatan usahatani non jagung yaitu sebanyak 3,21 HOK, di sektor non pertanian dengan waktu yang digunakan sebanyak 9,72 HOK, serta terdapat sebanyak 87,07 HOK yang tidak menggunakan per musim waktu luang untuk bekerja. Kecenderungan petani dalam memanfaatkan waktu luang tergantung pada hasil produksi usahataninya. (2) Pendapatan petani yang diperoleh dari usahatani jagung di Kecamatan Tabongo Kabupaten Gorontalo, pendapatan per musim yaitu sebesar Rp 705.300.974 dengan nilai rata-rata per petani 7.924.794.
ANALISIS USAHA PENANGKAR BENIH PADI SAWAH DI KABUPATEN GORONTALO Suroto Suroto; Asda Rauf; Yanti Saleh
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 3, NO 2, 2019
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur pelaksanaan usaha penangkar benih padi sawah di Kabupaten Gorontalo dan Menghitung strukturbiaya pada usaha penangkar benih padi sawahdi Kabupaten Gorontalo serta Menganalisis pendapatan dan kelayakan usaha penangkar benih padi sawah di Kabupaten Gorontalo. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober - Desember tahun 2018. Analisis data yang digunakan untuk menghitung penerimaan, pendapatan, dan kelayakan usaha menggunakan R/C Ratio. Penarikan sampel mengunakan sampel jenuh yang diambil dari jumlah keseluruhan populasi. Hasil penelitian ini adalah : 1) Prosedur pelaksanan penangkar benih padi sawah di Kabupaten Gorontalo yang dilakukan oleh penangkar benih sesuai dengan petunjuk teknis penangkaran yang ada; 2) Struktur biaya usaha penangkar benih padi sawah antara lain biaya penyusutan alat sebesar Rp. 8.269,85, biaya tenaga kerja rata-rata Rp. 19.835.767, biaya sarana produksi rata-rata Rp. 10.198.532, biaya pengolahan benih hasil usaha penangkar sebesar Rp. 6.214.531. 3) Pendapatan usaha penangkar benih padi sawah di Kabupaten Gorontalo sebesar Rp. 61.314.783/Petani dengan rata-rata luas lahan 3,29 Hektar dan  pendapatan rata-rata per Hektar/petani sebesar Rp. 18.636.712,16 per musim. Nilai R/C untuk usaha penangkar benih padi sawah sebesar 2,7 yang berdasarkan kriterianya nilai R/C Ratio 1 berarti suatu usaha menguntungkan. Usaha penangkar benih padi sawah di Kabupaten Gorontalolayak untuk diusahakan dan memiliki prospek yang bagus untuk kedepannya.
KONTRIBUSI TENAGA KERJA WANITA TANI PADA USAHATANI JAGUNG DI KECAMATAN RANDANGAN KABUPATEN POHUWATO Alfin Nasution Suaib; Yuriko Boekoesoe; Irwan Bempah
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 3, NO 2, 2019
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan : 1) Mengetahui seberapa besar peran wanita tani dilihat dari kontribusi tenaga kerjanya pada usahatani jagung 2) Mengetahui pendapatan usahatani jagung di Kecamatan Randangan Kabupaten Pohuwato. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Randangan Kabupaten Pohuwato selama dua bulan yaitu pada bulan Juli sampai bulan Agustus 2018 dengan jumlah sampel 42 orang.  Metode yang digunakan adalah penelitian  survey dengan analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis pendapatan. Hasil penelitian menunjukan 1) Wanita tani di Kecamatan Randangan Kabupaten Pohuwato memberikan kontribusi terhadap usahatani jagung melalui penanaman, pemeliharaan, panen hingga pascapanen. Pada proses penanaman rata-rata terdapat 5 tenaga kerja wanita tani yang berkontribusi sehingga upah yang diterima adalah Rp. 35.000/wanita tani dengan waktu kerja rata-rata 5 sampai 6 jam/hari untuk wanita yang melakukan penanaman. Sedangkan wanita yang berperan dalam pembuatan lubang tanam diberi upah Rp 50.000/ wanita tani dengan waktu kerja rata-rata 5 jam/hari. Pada proses pemeliharaan, wanita hanya berkontribusi dalam melakukan pemupukan.  Dalam pemupukan rata-rata terdapat 3 wanita tani yang berkontribusi sehingga upah yang diterima adalah Rp. 30.000/wanita tani dalam waktu kerja 4 jam/hari. Pada proses panen rata-rata terdapat 5 wanita tani yang berkontribusi dalam pengupasan dengan upah Rp 7.000/karung. Sedangkan pada proses pasca panen, wanita tani ada yang membantu para suaminya dalam melakukan pekerjaannya dan ada juga wanita tani yang hanya membantu sebagai anggota keluarga. 2) Total pendapatan usahatani jagung di Kecamatan Randangan Kabupaten Pohuwato yaitu sebesar Rp 301.590.485 dengan nilai rata-rata Rp 7.180.726.
ANALISIS USAHATANI PISANG AMBON DI DESA TONALA KECAMATAN POSIGADAN KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW SELATAN Yusran Lasantu; Asda Rauf; Amir Halid
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 3, NO 2, 2019
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini Bertujuan 1) Menghitung struktur biaya pada usahatani pisang ambon di Desa Tonala Kabupaten Bolaang Mongondow  Selatan, 2) Menganalisis pendapatan petani pisang ambon di Desa Tonala Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, 3) Menganalisis kelayakan pada usahatani pisang ambon di Desa Tonala Kabupaten Bolaang Mongondow  Selatan. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan dari bulan Oktober sampai dengan bulan November 2018  dengan jumlah sampel 44 orang petani Pisang Ambon. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Purposive sampling. Analisis data yang digunakan adalah analisis struktur biaya, analisis pendapatan, dan Analisis Kelayakan Usahatani. Hasil penelitian  menunjukan (1) Struktur biaya usahatani pisang dalam satu siklus panen terdiri atas biaya tetap 51% dan biaya variabel 49% dari total biaya yang digunakan. (2) Pendapatan yang diterima petani rerata perpetani Rp. 713.570 atau rerata per/ha adalah Rp 382.891, (3) Hasil analisis R/C Ratio diperoleh sebesar 2,7 lebih besar dari satu maka usahatani pisang ambon ini layak dilanjutkan.

Page 1 of 1 | Total Record : 8