cover
Contact Name
Kalzum R. Jumiyanti
Contact Email
yanti.kalzum@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
yanti.kalzum@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Gorontalo Development Review
Published by Universitas Gorontalo
ISSN : 26145170     EISSN : 26151375     DOI : -
Core Subject : Economy,
Gorontalo Development Review (GOLDER) adalah Jurnal yang dipublikasi oleh Fakultas Ekonomi Universitas Gorontalo. GOLDER diharapkan dapat membantu pemangku kepentingan dan pengusaha serta akademisi dalam hal melahirkan berbagai kebijakan yang di peruntukkan bagi pengembangan pembangunan daerah sehingga dapat berpengaruh terhadap ketimpangan ekonomi dan sosial yang ada pada masyarakat Provinsi Gorontalo.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Volume 1 Nomor 2 Oktober 2018" : 5 Documents clear
LABOR AND GOVERNMENT EXPENDITURE ON ECONOMIC GROWTH (Tenaga Kerja Dan Pengeluaran Pemerintah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi) Moh Arif Novriansyah
Gorontalo Development Review Volume 1 Nomor 2 Oktober 2018
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.527 KB) | DOI: 10.32662/golder.v1i2.313

Abstract

Abstract There are three factors or main component effects to region economic growth. Those three factors are capital accumulation, population  growth and advancement of technology. On the other hand, Samuelson and Nordhous (1997) stated that one of economic growth source was a population growth (man power). Firstly population growth (man power) in line job demand will improve the economy output.Economic growth cannot be separated with goverment role. The Government should be believed adn admitted to take a bog role and determine the economy regional management effort.The aim of this study was to know the effect of man power and government budget toward the economic growth in Province Of Gorontalo. This research uses regression analysis method.The result of the study showed that the highest of man power in Gorontalo Province on 2006-2016 effect to the economy growth. It could be seen on man power coefficient regression variable (X1) directed to positive area. It explained that the rising of man power quantity will raise the economy growth in Province Of Gorontalo. Abstrak             Ada tiga faktor atau komponen utama yang berpengaruh dalam pertumbuhan ekonomi suatu daerah, ketiganya adalah akumulasi modal, pertumbuhan penduduk dan kemajuan teknologi. Sedangkan menurut Samuelson dan Nourdhous (1997) menyebutkan bahwa salah satu sumber pertumbuhan ekonomi yaitu Pertumbuhan penduduk (angkatan kerja). Pertama, pertumbuhan penduduk (angkatan kerja) disertai dengan lapangan pekerjaan akan meningkatkan output perekonomian.Pertumbuhan suatu perekonomian juga tidak bisa lepas dari peran pemerintah. Pemerintah harus diakui dan dipercaya untuk memikul peranan lebih besar dan lebih menentukan di dalam upaya pengelolaan perekonomian nasional/daerah.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui mengetahui pengaruh tenaga kerja dan pengeluarn pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi  Gorontalo. Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi. Hasil penelitian mununjukan bahwa adanya tenaga kerja atau penduduk bekerja di Provinsi Gorontalo yang cukup tinggi selama tahun 2006-2016 berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di provinsi Gorontalo. Hal tersebut dapat dilihat pada arah koefisien regresi variabel tenaga kerja (X1) bernilai positif, yang menjelaskan bahwa kenaikan jumlah tenaga kerja akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Gorontalo.  
CREATIVE COMMUNITY IN THE FRAMEWORK OF EMPOWERMENT AND CAPACITY BUILDING OF SOCIETY ( Komunitas Kreatif Dalam Rangka Pemberdayaan Dan Peningkatan Kapasitas Masyarakat Desa ) Atika Marzaman
Gorontalo Development Review Volume 1 Nomor 2 Oktober 2018
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.779 KB) | DOI: 10.32662/golder.v1i2.349

Abstract

Masyarakat desa pada kenyataannya merupakan ujung tombak dari pembangunan nasional. Pembangunan masyarakat pedesaan merupakan bagian penting dari perwujudan pembangunan otonomi daerah dalam rangka pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah adalah meningkatkan keikutsertaan masyarakat desa dengan membuat program-program nasional yang salah satunya adalah program pemberdayaan masayarakat desa.Seperti yang kita ketahui, masayarakat pedesaan adalah masyarakat yang identik dengan kemisikinan dan keterletarbelakangan padahal tidak sedikit potensi yang dimiliki oleh masyarakat desa. Upaya penanggulangan kemiskinan yang paling strategis dalam era otonomi daerah dapat dirumuskan dengan memberikan masyarakat desa terutama yang berada dibawah garis kemiskinan untuk berpartisipasi aktif dalam komunitas-komunitas pemberdayaan. Dalam ha ini diperlukan pengkajian yang komprehensif mengenai potensi yang dimiliki oleh suatu desa dan metode pemberdayaan komunitas yang akan dilakukan. Input yang berasal dari luar yang masuk dalam proses pemberdayaan harus mengacu sepenuhnya pada kebutuhan dan desain aksi yang dibuat oleh masyarakat desa itu sendiri bersama komunitasnya melalui proses dialog yang produktif agar sesuai dengan konteks setempat. Artinya program pemberdayaan masyarakat desa adalah program yang sangat mementingkan kebutuhan masyarakat pedesaan. Untuk itu penelitian ini akan mencoba mengkaji dan merumuskan suatu model pengembangan komunitas yang akan menjadi stimulan dalam pengembangan kapasitas dan pemberdayaan masyarakat desa.
LEADING SECTOR AND ABSORPTION OF LABOR (Sektor Unggulan Dan Penyerapan Tenaga Kerja ) Ismail A Ibrahim
Gorontalo Development Review Volume 1 Nomor 2 Oktober 2018
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.11 KB) | DOI: 10.32662/golder.v1i2.301

Abstract

Abstract Development must be viewed as a multidimensional process that includes a variety of fundamental changes to social structure, attitudes of the community, and national institutions, while continuing to pursue accelerated economic growth, handling income inequality, and alleviating poverty.The expected research objective is to analyze the leading sectors and employment in Gorontalo Regency so that the benefits of this study are expected: 1) as a reference in policy making related to the leading sector development strategy and Manpower Absorption in Gorontalo District, 2) can provide an overview of various potential existing sectors as an option to become workers so that they can provide their income every year in Gorontalo Regency, 3) can provide information and become an opportunity for investment investment which is the biggest part of available labor shelter in Gorontalo District.The Analysis Method used in this study is Location Quotient (LQ) to determine the role of the sector in the reference area (Gorontalo Province). And the results of the study indicate that the results of several economic sectors in Gorontalo Regency have economic (base) advantages: Sector mining and quarrying, Processing Industry Sector, Electricity and Gas Procurement Sector, Construction Sector, Information and Communication Sector, Financial Sector and Sector which have high employment absorption are Fisheries, Forestry and Agriculture, Processing Industry Sector. Abstrak Pembangunan harus dipandang sebagai suatu proses multidimensional yang mencakup berbagai perubahan mendasar atas struktur sosial, sikap-sikap masyarakat, dan institusi-institusi nasional, di samping tetap mengejar akselerasi pertumbuhan ekonomi, penanganan ketimpangan pendapatan, serta pengentasan kemisikinan.Adapun tujuan penelitian yang diharapkan adalah untuk menganalisis sektor unggulan dan penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Gorontalo sehingga manfaat penelitian ini diharapkan : 1) sebagai acuan dalam pengambilan kebijakan terkait dengan strategi pengembangan sektor unggulan dan Penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Gorontalo, 2) dapat memberikan gambaran dari berbagai potensi sektor unggulan yang ada sebagai pilihan untuk menjadi tenaga kerja sehingga dapat memberikan pendapatan mereka pada setiap tahunnya di Kabupaten Gorontalo, 3) dapat memberikan informasi dan menjadi peluang bagi penanaman isvestasi yang menjadi bagian yang terbesar bagi penampungan tenaga kerja yang tersedia di Kabupaten Gorontalo.Metode Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Location Quotient (LQ) untuk menentukan besarnya peranan sektor tersebut pada wilayah referensi (Provinsi Gorontalo).Dan hasil Penelitian menujukkan bahwa telah diperoleh hasil beberapa sektor ekonomi di Kabupaten Gorontalo mempunyai keunggulan ekonomi (basis) adalah :Sektor pertambangan dan penggalian, Sektor Industri Pengolahan, Sektor Pengadaan listrik dan gas, Sektor konstruksi, Sektor Informasi dan komunikasi, Sektor Keuangan dan Sektor yang memiliki kontribusi penyerapan tenaga kerja yang tinggi adalah Sektor Perikanan, Kehutanan dan pertanian, Sektor Sektor Industri Pengolahan.   
ANALYSIS OF REGIONAL INCOME DEVELOPMENT (Analisis Perkembangan Pendapatan Asli Daerah (PAD)) Barmin Yusuf
Gorontalo Development Review Volume 1 Nomor 2 Oktober 2018
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.424 KB) | DOI: 10.32662/golder.v1i2.302

Abstract

Abstract The development budget needed every year is increasing. For this reason the regional government must improve regional economic development with a targeted level of GDP to be proportional to the amount of regional expenditure. The government also determines the sources of revenue from regions that can be extracted. One of the most important sources of income is original income (PAD). The original regional income consists of regional taxes and levies, profits of regionally owned companies, results of regional wealth management, and other local revenue. Regional tax is a source of local revenue which has a significant role in the formation of local revenue. The purpose of this study was to determine the development of Regional Original Revenue (PAD) in North Gorontalo District. The quantitative analysis model is used to analyze the development of North Gorontalo Regency's Local Revenue (PAD) using the Times Series or the time needed to look at revenue potential, namely the Linear Trend method. In the results of this study stated that the original revenue (PAD) of North Gorontalo Regency in the future will continue to increase. Where it can be seen that in 2015 the original regional income (PAD) of North Gorontalo District which was compared to 2014 would have decreased by 983,042,804 Rupiah and in 2016 increased by 1,733,651,583 Rupiah when compared to 2014, while in 2017 North Gorontalo regency's local revenue (PAD) when compared to 2014 increased by 4,450,345,972 Rupiah. Abstrak Anggaran pembangunan yang dibutuhkan tiap tahun semakin meningkat. Untuk itu pemerintah daerah harus meningkatkan perkembangan ekonomi daerah dengan tingkat PDB yang ditargetkan agar sebanding dengan jumlah pengeluaran daerah. Pemerintah pun menentukan sumber-sumber penerimaan daerah yang dapat digali. Salah satu sumber penerimaan paling penting adalah pendapatan asli daerh (PAD).Pendapatan asli daerah terdiri dari pajak dan retribusi daerah, keuntungan perusahaan milik daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah, dan lain-lain pendapatan asli daerah. Pajak daerah merupakan sumber pendapatan asli daerah yang cukup besar peranannya dalam terbentuknya pendapatan asli daerah.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perkembangan Pendapatan Asli Daerah (PAD)  di Kabupaten Gorontalo Utara. Model analisis kuantitatif digunakan untuk menganalisa perkembangan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Gorontalo Utara menggunakan Times Series atau runtut waktu untuk melihat potensi pendapatan yaitu metode Trend Linier.  Dalam hasil penelitian ini menyatakan pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Gorontalo Utara dimasa yang akan datang akan terus mengalami peningkatan. Dimana dapat dilihat bahwa pada tahun 2015 pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Gorontalo Utara yang ada apabila dibandingkan dengan tahun 2014 akan mengalami penurunan sebesar 983.042.804 Rupiah dan pada tahun 2016 meningkat sebesar 1.733.651.583 Rupiah apabila dibandingkan dengan tahun 2014, sedangkan tahun 2017 pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Gorontalo Utara apabila dibandingkan dengan tahun 2014 meningkat sebesar 4.450.345.972 Rupiah. 
EFFICIENCY AND EFFECTIVENESS OF USING VILLAGE INCOME AND EXPENDITURE BUDGET (APBDesa) (Efisiensi Dan Efektifitas Penggunaan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Desa(APBDesa) ) Kalzum R Jumiyanti
Gorontalo Development Review Volume 1 Nomor 2 Oktober 2018
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.086 KB) | DOI: 10.32662/golder.v1i2.305

Abstract

Abstract This research was conducted with the aim of analyzing the Efficiency and Effectiveness of the Use of Village Budget (APBDes) in Tamaila Village, Tolangohula District, Gorontalo Regency.The method of analysis used in this study is to use Efficiency Ratio that is by comparing with the realization of village expenditure and the target of village income by using time series data between 2013-2016 and using the Effectiveness Ratio which compares with Realiation of Village Original Revenue and Village Original Revenue Target by using time series data between 2013-2017.The results of the study show that the value of income effectiveness is very good in Tamaila Village starting in 2012-2016 which is indicated by the ratio between 90-100% and even exceeding 100%. And the hope in the year to come can be improved and managed to be achieved according to the desired target. The value of Village spending efficiency is very good in Tamaila Village starting in 2012-2016 which is indicated by the ratio between 90-100%. Although the 2015 value of the ratio decreased by only around 86%, in the coming year it is expected that this value will be increased. Abstrak Penelitian ini dilakukan dengan tujuan Untuk menganalisis Efisiensi dan Efektifitas Penggunan Anggaran Pendapatan dan Belaja Desa  (APBDes) di Desa Tamaila Kecamatan Tolangohula Kabupaten Gorontalo.Metode Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan Ratio Efisiensi yaitu dengan membadingkan  dengan realisasi belanja desa dan target Pendapatan desa dengan menggunakan time series data antara tahun 2013-2016 dan menggunakan Ratio Efektivitas yaitu membandingkan dengan Realiasi Pendapatan Asli Desa dan Target Pendapatan Asli Desa dengan menggunakan time series data antara tahun 2013-2017.Hasil Penelitian menujukkan bahwa nilai efektifitas pendapatan  sangat baik di Desa Tamaila mulai tahun 2012-2016 yang ditujukkan oleh nilai rationya antara 90-100 % bahkan melampaui 100 %. Dan harapannya ditahun akan datang agar dapat ditingkatkan dan diusahakan dapat tercapai sesuai target yang diinginkan. Nilai efisiensi belanja Desa  sangat baik di Desa Tamaila mulai tahun 2012-2016 yang ditujukkan oleh nilai rationya antara 90-100 %.  Walaupun tahun 2015 mengalami penurunan nilai ratio yakni hanya berkisar 86 % sehingga ditahun akan datang diharapkan hal ini perlu ditingkatkan nilai peruntukkannya

Page 1 of 1 | Total Record : 5