cover
Contact Name
Iis Wahyuningsih
Contact Email
iis.wahyuningsih@pharm.uad.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.perberdayaan@uad.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 25802569     EISSN : 26560542     DOI : 10.12928
Jurnal ini memiliki fokus pada hasil pengabdian dan pemberdayaan pada masyarakat, baik itu pengabdian dosen maupun KKN oleh mahasiswa. Selanjutnya, cakupan jurnalnya bisa dari berbagai bidang keilmuan, yang dapat memberikan banyak manfaat buat masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 57 Documents
Search results for , issue " Vol 1, No 2 (2017)" : 57 Documents clear
PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK PERWAKILAN GURU SMU MUHAMMADIYAH SE DIY PADA MAJELIS PUSTAKA DAN INFORMASI (MPI) PWM DIY nur, Arfiani; Lisna, Khusna
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.933 KB) | DOI: 10.12928/jp.v1i2.306

Abstract

Pada era persaingan global saat ini, ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang begitu pesat melalui berbagai inovasi-inovasi yang semakin maju seiring dengan perkembangan zaman. Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) PWM DIY merupakan majelis ditingkat wilayah dan dibawah MPI PP Muhammadiyah mempunyai program kerja salah satunya mengembangkan dan meningkatkan serta menciptakan daya saing civitas terutama guru Muhammadiyah sehingga tercipta pengajar yang unggul disertai pemanfaatan teknologi untuk peningkatan kualitas belajar dan menunjang pembelajaran. Agar program kerja dari MPI PP Muhammadiyah dapat berjalan dengan lancer maka dilakukanlah pelatihan pembuatan media pembelajaran untuk perwakilan Guru SMU Muhammadiyah se DIY. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah dengan memberikan modul pelatihan, bimbingan dengan cara tutorial, pemberian contoh dan studi kasus dan yang terakhir adalah evaluasi. Dari evaluasi yang dilakukan menggunakan kuesiner dalam pelatihan ini dihasilkan bahwa kemampuan dari peserta naik 10 % yaitu kemampuan dari sebelum pelatihan 59,82% setelah pelatihan menjadi 70,57%. Sehingga pelatihan ini dapat dikatakan berhasil karena dapat meningkatkan kemampuan dari peserta dalam membuat media pembelajaran
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PUNDUNG, WUKIRSARI, IMOGIRI, BANTUL PROGRAM INOVASI BARU TEH CELUP WEDANG UWUH Emma, Septian
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.634 KB) | DOI: 10.12928/jp.v1i2.330

Abstract

Salah satu permasalahan yang ada di masyarakat Pundung, desa Wukirsari, kecamatan Imogiri, kabupaten Bantul, Yogyakarta yaitu banyaknya pengrajin wedang uwuh namun masih tedapat berbagai macam permasalahan yang harus ditangani, diantaranya belum terdapatnya kelompok usaha pengrajin wedang uwuh, belum memiliki ijin P-IRT, serta kemasan yang masih sangat sederhana sehingga program KKN UAD difokuskan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Program ini bertujuan memberdayakan masyarakat Pundung dalam program inovasi baru teh celup wedang uwuh agar dapat meningkatkan harga jual produk wedang uwuh yang dapat meningkatkan taraf kehidupan pengrajin wedang uwuh. Metode pelaksanaan program KKN meliputi: pendidikan masyarakat, difusi teknologi dan praktek langsung. Dampak dari kegiatan KKN ini adalah: 1) Meningkatnya taraf kehidupan masyarakat Desa Wukirsari melalui pemberdayaan masyarakat untuk industri rumah tangga 2) Terciptanya rumah produksi dan kelompok produksi teh celup wedang uwuh yang berkompeten, 3) Peningkatan pengetahuan dan ketrampilan kelompok produksi teh celup wedang uwuh.
PELATIHAN PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS KETERAMPILAN PROSES DI SMP MUHAMMADIYAH 2 DEPOK SLEMAN Widodo, Widodo; Rahmawati, Laifa; Indratno, Toni Kus; Puspita, Ariati Dina
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.711 KB) | DOI: 10.12928/jp.v1i2.364

Abstract

Keterampilan proses sains merupakan salah satu keterampilan yang menjadi panduan bagi siswa untuk belajar sains secara holistic. Pelaksanaan keterampilan proses sains dalam pembelajaran membutuhkan pemahaman terhadap karakteristik, langkah-langkah pelaksanaan, serta pembuatan perangkat pembelajaran. Banyak guru IPA SMP Muhammadiyah Kabupaten Sleman yang mengalami kendala dalam melaksanakan pembelajaran yang berbasiskan pada keterampilan proses sains. Pelatihan ini dilakukan untuk membekali guru IPA SMP Muhammadiyah Kabupaten Sleman bagian timur untuk dengan pemahaman tentang pengambangan perangkat pembelajaran berbasis keterampilan proses sains.  Pelatihan dilakukan selama dua hari, yaitu pada tgl. 28-29 Agustus 2017 di SMP Muhammadiyah 2 Depok Sleman. Pelatuhan dilakukan dalam dua sesi materi. Sesi materi pertama tentang materi keterampilan proses sains. Sesi materi kedua tentang penyusunan langkah kerja eksperimen menggunakan kit IPA rangkaian listrik. Peserta berasal dari 9 SMP Muhammadiyah. Berdasarkan evaluasi yang dilakukan setelah kegiatan, bahwa peserta merasa perlu untuk dilakukan kegiatan serupa terutama untuk eksperimen terkait kit IPA lainnya. Kata
PEER COUNSELING COACHING TENTANG KEHAMILAN TIDAK DIINGINKAN (UNWANTED PREGNANCY) DI KALANGAN REMAJA TINGKAT SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN SE-KECAMATAN PLAYEN, GUNUNG KIDUL, YOGYAKARTA Muyana, Siti; Rosada, Ulfa Danni
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.043 KB) | DOI: 10.12928/jp.v1i2.354

Abstract

Kehamilan tidak diinginkan (unwanted pregnancy) dikalangan remaja khususnya siswa harusnya tidak terjadi, oleh karena itu penting adanya upaya pencegahan melalui pemberian informasi dan pelatihan bagi siswa untuk dapat menyikapi dengan baik teman sebayanya yang ingin berbagi. Oleh sebab itu siswa perlu dilatih untuk dapat menjadi konselor sebaya yang terampil dan berwawasan luas tentang bahaya kehamilan tidak diinginkan (unwanted pregnancy). Konseling sebaya (peer counseling) merupakan suatu wahana belajar remaja untuk dapat saling memperhatikan dan saling bantu satu sama lain. Konseling sebaya secara kuat menempatkan keterampilan- keterampilan komunikasi untuk memfasilitasi eksplorasi diri dan pembuatan keputusan. Pengabdian masyarakat ini diberikan dengan menggunakan metode ceramah dan praktik atau demonstrasi. Subyek pengabdian merupakan siswa-siswi sekolah menengah kejuruan di kecamatan Playen Gunung Kidul yang berjumlah 70 peserta didik. Hasil pelaksanaan pengabdian pada masyarakat terlihat perubahan pemahaman peserta pelatihan terkait dengan pengetahuan kehamilan tidak diinginkan (unwanted pregnancy) baik penyebab dan dampak negatifnya dan keterampilan yang harus dimiliki peer counselor dalam melaksanakan layanan peer counseling. Tujuan akhir dari pelaksanaan pegabdian melalui pemberian pemahaman dan pelatihan ini agar remaja dapat meningkatkan pemahaman pengetahuan kehamilan tidak diinginkan (unwanted pregnancy) dan menguasai keterampilan konseling yang berguna untuk membantu teman sebaya yang sedang menghadapi permasalahan. Kata kunci: peer counseling, kehamilan tidak diinginkan. 
PELATIHAN MENULIS CERITA DAN BERCERITA UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU PAUD DI KABUPATEN BOYOLALI JAWA TENGAH Nuraini, Febritesna; Wati, Dewi Eko; Hastuti, Dwi
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.746 KB) | DOI: 10.12928/jp.v1i2.321

Abstract

Salah satu permasalahan di Guru PAUD Kabupaten Boyolali Jawa Tengah adalah rendahnyaguru dalam menggunakan metode bercerita di dalam kelas. Metode bercerita merupakan salah satumetode yang digunakan guru untuk mengembangkan aspek-aspek yang ada di dalam anak, sepertikognitif, bahasa, fisik motoric, moral dan agama,dan seni. Oleh karena itu metode berceritamerupakan salah satu kegitan yang dapat membantu anak berkembang. Kenyataan di lapanganbelum semua guru mampu menggunakan metode berceita sebagai sarana dalam pembelajarandengan alasan terlalu susah. Berdasarkkan pemaparan tersebut pemberdayaan ini difokuskan padapelatihan menulis cerita dan bercerita untuk guru PAUD. Metode pelaksanaan programpemberdayaan Masyarakat meliputi: pendidikan masyarakat, difusi teknologi dan praktek langsung.Dampak dari kegiatan PPM ini adalah: 1) tercipta kesadaran masyarakat sasaran tentang pentingnyapendidikan anak usia dini, 2) peningkatan pengetahuan masyarakat dalam mengolah program anakusia dini, 3) masyarakat terampil membuat karya kreatif
PENGETAHUAN DASAR SENI RUPA DAN KETERAMPILAN SERTA PEMBUATAN BAHAN AJAR DENGAN TEKNIK MONTASE Probosiwi, Probosiwi
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.059 KB) | DOI: 10.12928/jp.v1i2.336

Abstract

Tujuan dari penulisan ini adalah bagaimana mengajarkan kepada para guru sekolah dasaragar dapat membuat bahan ajar berbasis seni rupa dan keterampilan. Hal ini mengarah pada caraatau metode pembelajaran yang menarik dengan melakukan praktik melalui pendampingan. Gurudalam menjalankan proses pembelajaran dibutuhkan suatu bahan ajar karena digunakan untukmembantu guru dalam kegiatan belajar mengajar di kelas. Dan dari proses belajar mengajar ini akandiperoleh suatu hasil yang pada umumnya disebut hasil pengajaran. Salah satu bentuk bahan ajaradalah karya seni dan keterampilan dua dimensi yaitu montase pada media kertas sebagai bentukrepresentasi suatu ide atau fenomena yang terjadi di sekitarnya. Proses pembuatan menggunakankaidah unsur dan prinsip dasar seni rupa untuk menghasilkan karya yang estetis
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA BANGUNCIPTO, KECAMATAN SENTOLO, KABUPATEN KULON PROGO DALAM PROGRAM PENINGKATAN KUALITAS KESEHATAN KELUARGA Iin Narwanti, Iin Narwanti
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (631.688 KB) | DOI: 10.12928/jp.v1i2.370

Abstract

Kesehatan merupakan hak dasar tiap manusia dan salah satu faktor yang menentukan kualitas sumberdaya manusia. Upaya untuk memelihara dan meningkatkan kualitas kesehatan perlu dilakukan agar terhindar dari bahaya yang merugikan. Permasalahan yang ada di masyarakat Banguncipto terkait dengan masalah kesehatan diantaranya: masih banyaknya lansia kurang sehat, masih terdapat balita kurang gizi, kurangnya pemahaman tentang narkoba, alkohol dan rokok, kurangnya kesadaran masyarakat akan berberapa penyakit mendasar manusia seperti TB, malaria, rematik, dan diabetes militus, serta kurangnya kesadaran dalam menjaga kesehatan dengan memperhatikan rumah yang sehat. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberdayakan masyarakat Banguncipto dalam program peningkatan kualitas kesehatan keluarga. Metode pelaksanaan kegiatan KKN meliputi: survey, penyuluhan/pendidikan masyarakat dan pelatihan/praktek. Dampak dari kegiatan ini adalah meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang diukur dengan: 1)tercipta kesadaran masyarakat sasaran tentang pentingnya pola hidup sehat dan kebersihan, 2)peningkatan pengetahuan masyarakat terhadap upaya preventif menekan angka kesakitan, 3)peningkatan pengetahuan masyarakat akan bahaya narkoba dan alkohol bagi kesehatan, 4)masyarakat terampil dalam mengatur pola makan dengan gizi berimbang dan kebersihan lingkungan.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA MENAYU LOR, MRISI DAN BETON, TIRTONIRMOLO, KASIHAN, BANTUL DALAM PROGRAM PENGELOLAAN PERPUSTAKAAN DESA Waharjani, Waharjani
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.786 KB) | DOI: 10.12928/jp.v1i2.300

Abstract

Salah satu permasalahan yang ada di masyarakat Desa Menayu Lor, Mrisi dan Beton, Kelurahan Tirtonirmolo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta adalah  minat baca masyarakat yang minim.  Program ini bertujuan memberdayakan masyarakat Desa Mrisi, Menayu Lor, dan Beton dalam program Pengelolaan Perpustakaan Desa. Metode pelaksanaan program KKN meliputi: sosialisasi masyarakat dan praktek langsung. Dampak dari kegiatan KKN ini adalah: 1) tercipta kesadaran masyarakat akan pentingnya membaca, 2) tersedianya sarana ruang baca untuk umum, 3) masyarakat bertambah ilmunya dari buku-buku yang disediakan, 4) masyarakat bertambah ilmu untuk mengelola perpustakaan yang baik.
PENDAMPINGAN PROSES PRODUKSI KERIPIK SINGKONG YANG RENDAH MINYAK DI DUSUN GUMAWANG, KECAMATAN PATUK KABUPATEN GUNUNG KIDUL Adiyanto, Okka; Faishal, Muhammad
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.891 KB) | DOI: 10.12928/jp.v1i2.360

Abstract

Dusun Gumawang merupakan salah satu dusun yang terletak di Kabupaten Gunung Kidul. Dusun Gumawang memilik beberapa produk yang dapat dikembangkan salah satunya adalah keripik. Keripik yang diproduksi oleh Usaha peningkatan pendapatan keluarga sejahtera (UPPKS) Karya Lestari yaitu singkong, keripik tempe, dan sejenisnya. Dalam pengabdian di Dusun Gumawang ini tim menggunakan metode pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan masyarakat dan praktek langsung. Dalam pengabdian ini tim salah satunya memberikan mesin spinner untuk mengurangi jumlah minyak yang terkandung dalam keripik singkong produksi UPKKS Karya Lestari. Dari hasil pengabdian ini masyarakat terutama UPKKS Karya Lestari dapat meningkatkan umur simpan dari produk keripik singkong yang rendah minyak sehingga tidak cepat tengik.
PELATIHAN TEKNOLOGI KIMIA TERAPAN PEMBUATAN SABUN CAIR CUCI PIRING, SABUN MANDI HERBAL DAN TEPUNG AMPAS KELAPA IBU-IBU ‘AISYIYAH RANTING PERUMNAS CONDONG CATUR, DEPOK, SLEMAN Salamah, Siti; Sulistiawati, Endah; Aktawan, Agus
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.042 KB) | DOI: 10.12928/jp.v1i2.326

Abstract

Usaha rumah makan skala menengah maupun sederhana berkembang sangat baik di area depok, sleman, yogyakarta dimana yogyakarta merupakan kota pelajar dan kota pariwisata. Banyaknya konsumen yang berasal dari mahasiswa dan wisatawan serta perlu terjaganya kebersihan terutama alat makan sehingga kebutuhan akan sabun cair semakin meningkat. Kebutuhan akan sabun mandi juga mengalami peningkatan terutama dari industri perhotelan dan losmen. Peningkatan kebutuhan akan sabun cair dan sabun mandi ini perlu dipahami oleh warga sekitar khususnya dan mengetahui cara membuatnya, dengan harapan dapat dikembangkan menjadi produksi skala rumah tangga (pemberdayaan ekonomi). Pengabdian masayarakat ini melatih kelompok ibu-ibu ‘Aisyiah perumnas condongcatur, depok. Ibu-ibu diberikan pemahaman tentang teknologi kimia terapan tentang pembuatan sabun cair cuci piring, sabun mandi herbal dan tepung ampas kelapa yang berkualitas. Sabun cair terbuat dari texapon, sodium sulfat, comperland, asam sitrat, EDTA, parfum, propilen glikol dan aquades yang dicampur, diaduk secara perlahan dan kontinyu. Sabun cair yang terbentuk dimasukkan dalam botol-botol. Sabun mandi herbal terdiri dari NaOH, aquades, castor oil, minyak kelapa dan minyak zaitun dimana bahan–bahan tersebut dicampur sesuai prosedurnya. Sabun dibentuk dalam cetakan dan ditunggu hingga 7 hari agar saponifikasi terjadi. Tepung ampas kelapa dibuat dari ampas parutan kelapa yang telah diambil santannya, ampas kelapa tersebut disangrai sampai betul-betul kering lalu diblender sampai halus seperti tepung. Ibu-ibu sangat antusias mengikuti pelatihan yang menghasilkan sabun cuci piring 6 botol (volume 150 ml) dari 1 resep. Sabun mandi herbal, 1 resep bahan menjadi 12 buah sabun dengan ukuran diameter 3 cm. 1 kg kelapa parut akan diperoleh 500 gram tepung ampas kelapa berkualitas. Keywords: Sabun Cair, Sabun Mandi Herbal, Tepung Ampas Kelapa.