cover
Contact Name
Adnan Engelen
Contact Email
adnanengelen@poligon.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jasc@poligon.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Journal Of Agritech Science (JASc)
Published by Politeknik Gorontalo
ISSN : 25492241     EISSN : 2614042x     DOI : -
Journal of Agritech Science (JASc) adalah jurnal ilmiah yang mempublikasikan hasil-hasil penelitian dalam bidang rekayasa dan teknologi pengolahan hasil pertanian, peternakan dan perikanan. Terbit dua kali dalam setahun pada bulan Mei dan November.
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 2 (2017): Journal of Agritech Science (JASc) - November" : 11 Documents clear
AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN KARAKTERISTIK ORGANOLEPTIK MINUMAN DAUN SUKUN (Artocarpus Altilis) DENGAN PENAMBAHAN Mulyati M. Tahir; Zainal Z; Darma D
Journal Of Agritech Science (JASc) Vol 1 No 2 (2017): Journal of Agritech Science (JASc) - November
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Politeknik Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (616.778 KB) | DOI: 10.30869/jasc.v1i2.126

Abstract

Daun sukun dan bunga melati telah lama dipercaya memiliki manfaat kesehatan bagi tubuh manusia, kandungan antioksidannya bisa menangkal radikal bebas. Formulasi ini mengintegrasikan unsur hara sukun dan harum melati kemudian pembuatan produk daun sukun dalam bentuk bubuk. Minuman ini dibuat dengan menggabungkan komponen bioaktif yang terkandung dalam daun sukun untuk menghasilkan minuman kesehatan dari daun sukun dengan penambahan melati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bunga melati pada minuman daun sukun dan untuk mengetahui kadar antioksidan pada minuman daun sukun dengan penambahan melati. Metode penelitian yang digunakan adalah uji T, 1 faktorial dengan dua ulangan. Perlakuan dalam penelitian ini adalah A0 (daun sukun 100%), A1 (daun sukun 75% dan melati 25%), A2 (sukun daun 50% dan melati 50%) dan A3 (daun sukun 75% dan melati 25%). Analisis Parameter adalah pH, aktivitas antioksidan, kadar tannin dan uji organoleptik untuk warna, aroma, dan rasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan A1 adalah perlakuan terbaik yang menggunakan 75% daun sukun dan melati 25%. Nilai pH 6,95, aktivitas antioksidan sebesar 50,46%, kadar tanin 0,0674 mg/mLdan hasil uji organoleptik (warna, aroma, dan rasa) lebih disukai oleh panelis.Kata kunci: Sukun; daun; melati; minuman; pengering vakum.
KARAKTERISTIK SIFAT KIMIAWI BROWNIS SORGUM (Sorghum bicolor L) DENGAN SUBTITUSI TEPUNG TERIGU Desi Arisanti
Journal Of Agritech Science (JASc) Vol 1 No 2 (2017): Journal of Agritech Science (JASc) - November
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Politeknik Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.272 KB) | DOI: 10.30869/jasc.v1i2.127

Abstract

Sorgum (Sorghum bicolor L). merupakan bahan pangan yang mempunyai mengandungkarbohidrat yang cukup tinggi seperti halnya pada beras, terigu dan jagung. Sorgum bisadijadikan sebagai pengganti tepung terigu yang baik untuk pembuatan kue seperti brownis.Selain sebagai sumber karbohidrat, sorgum memiliki kandungan protein, kalsium dan vitamin B1yang lebih tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesukaan dan mengetahuimutu brownis kukus. Parameter pengamatan penelitian adalah meliputi uji kadar air, uji kadarabu, dan uji kadar protein.Kesimpulan dari penelitian ini adalah analisis sifat kimia padabrownis sorgum yang terbaik pada perlakuan B3 yaitu kadar air 50,54%, kadar abu 1,84%, kadarprotein 1,21%.
PENGARUH PUPUK ORGANIK CAIR DAN KEPADATAN IKAN NILA TERHADAP PERTUMBUHAN VEGETATIF TANAMAN SAWI (Brassica juncea) DENGAN SISTEM AKUAPONIK M. Darmawan; Jabal Nur
Journal Of Agritech Science (JASc) Vol 1 No 2 (2017): Journal of Agritech Science (JASc) - November
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Politeknik Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.272 KB) | DOI: 10.30869/jasc.v1i2.128

Abstract

Ikan nila merupakan salah satu sumber protein hewani yang banyak dikomsumsimasyarakat. Ikan nila mengandung asam lemak omega-6 yang tinggi tetapi asam omega-3yang rendah. Tubuh ikan nila mengandung protein dan air cukup tinggi serta mempunyai pHtubuh mendekati netral sehingga menjadi media baik untuk pertumbuhan bakteri perombak.Selain itu, sumber mineral dan vitamin lainnya pada tanaman sayur-sayuran, salah satunyaadalah tanaman sawi. Tanaman sawi mengandung senyawa nutrient yang tinggi danglukosinolat yang bias dimanfaatkan sebagai obat kangker. Di Indonesia pembudidayaansawi sudah lama dilakukan, namun gagal untuk memperoleh hasil yang tinggi, disebabkanoleh serangan hama dan penyakit. Kualitas produksi tanaman sawi tergantung interaksi antarapertumbuhan tanaman dan kondisi lingkungannya. Salah satu teknik budidaya yangdiharapkan dapat meningkatakan kualitas dan produksi tanaman sawi adalah dengan teknikaquaponik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan tanaman sawi dan ikannila terhadap perlakuan pupuk organic cair dan untuk mengetahui interaksi antara ikan niladan pupuk organic cair terhadap pertumbuhan tanaman. Hasil penelitian ini menunjukanbahwa perlakuan pemberian pupuk cair organik memberikan pengaruh pada fase vegetatifpada setiap parameter pengamatan namun pada faktor kepadatan ikan nila pada kolam tidakmenunjukan pengaruh pada setiap paramater.
EFEKTIVITAS DAN EFISIENSI PENYERAPAN ORTHOFOSFAT PADA LIMBAH DETERGEN MENGGUNAKAN KAYU APU (Pistia stratiotes L.) Putri Sapira Ibrahim
Journal Of Agritech Science (JASc) Vol 1 No 2 (2017): Journal of Agritech Science (JASc) - November
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Politeknik Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.272 KB) | DOI: 10.30869/jasc.v1i2.129

Abstract

Detergen dapat menyebabkan pencemaran lingkungan karena dalam limbah tersebutmengandung fosfat yang tinggi. Sehingga perlu adanya alternatif pengolahan yang mudah,murah, dan efektif dalam pengaplikasiannya. Salah satu caranya adalah dengan menggunakantanaman air Kayu apu (Pistia stratiotes L.) yang dapat menyerap orthofosfat. Tujuan daripenelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas Kayu apu (Pistia stratiotes L.) sebagaiagen penyerap orthofosfat pada limbah detergen selama masa tanam 6 hari, dan untukmengetahui parameter kualitas air yang mempengaruhinya. Hasil dari penelitian ini Kayuapu (Pistia stratiotes L.) mampu menurunkan konsentrasi orthofosfat pada limbahdetergen yang semula mengandung orthofosfat 1,1 mg/l menjadi berkurangkonsentrasinya dengan penurunan rata-rata berkisar 0,12-0,43 mg/l. Tingkat efektivitasdan efisiensi terbaik dari penelitian ini yaitu pada perlakuan menggunakan Kayu apu(Pistia stratiotes L.) dengan nilai persentase penyerapan orthofosfat sebesar 39,09%dalam waktu enam hari yaitu senilai 0,43 mg/l. Hasil pengamatan kualitas air secarakeseluruhan masih dalam kisaran normal yaitu suhu selama penelitian berkisar antara230C - 250C, pH berkisar antara 8,10-8,60, DO berkisar antara 3,88 mg/l–5,25 mg/l.
PENGARUH ASAM ASKORBAT DAN SODIUM ACID PYROPHOSPHATE (SAPP) DALAM MENCEGAH KERUSAKAN ANTIOKSIDAN UBIJALAR UNGU VARIETAS ANTIN 3 Abd. Azis Hasan
Journal Of Agritech Science (JASc) Vol 1 No 2 (2017): Journal of Agritech Science (JASc) - November
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Politeknik Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.272 KB) | DOI: 10.30869/jasc.v1i2.130

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi asam askorbat dan sodium acidpyrophosphate (SAPP) yang terbaik dalam mencegah kerusakan antioksidan akibat reaksipencoklatan pada umbi ubijalar ungu. Penelitian dilakukan dengan menggunakan percobaanfaktorial dalam Rancangan Acak Kelompok dengan dua faktor. Pada penelitian ini faktorpertama adalah konsentrasi asam askorbat (1%; 2%; 3%), faktor kedua adalah konsentrasiSAPP (0,01%; 0,1%; 1%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi terbaik asamaskorbat adalah 3%, sedangkan sodium acid pyrophosphate (SAPP) adalah 0,1%. Interaksikedua faktor pada konsentrasi tersebut dapat mencegah kerusakan antioksidan akibat reaksipencokelatan umbi ubijalar ungu selama pengolahan.
VARIASI KONSENTRASI STARTER Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus TERHADAP KARAKTERISTIK YOGHURT JAGUNG PULUT Syaiful Umela
Journal Of Agritech Science (JASc) Vol 1 No 2 (2017): Journal of Agritech Science (JASc) - November
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Politeknik Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.272 KB) | DOI: 10.30869/jasc.v1i2.131

Abstract

Jagung pulut, jagung ketan (Waxy Corn),(Zea mays ceratina) merupakan salah satu jenisjagung yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Di beberapa negara maju, sepertiJepang jagung ini telah dimanfaatkan sebagai sumber amilopektin yang digunakan dalamproduk makanan, tekstil, lem, dan industri kertas. Gorontalo adalah salah satu daerah yangbanyak membudidayakan jagung pulut, dan dikonsumsi dalam berbagai bentuk olahanmakanan dalam mendukung ketahanan pangan. Produk yoghurt jagung merupakan variasidari produk yoghurt yang telah ada. Yoghurt susu jagung dibuat dengan bahan baku nabatiyaitu susu jagung, dan dicampur dengan susu skim sebagai sumber protein, serta bakteri asamlaktat. Pembuatan yoghurt tersebut merupakan usaha dalam rangka diversifikasi panganfungsional. Pemanfaatan susu jagung untuk pembuatan yoghurt akan dapat meningkatkannilai ekonomis jagung itu sendiri. Selama ini jagung hanya diolah menjadi makanantradisional dan makanan ternak, oleh karena itu, salah satu cara untuk meningkatkan nilaitambah dari jagung pulut adalah dengan mengolah menjadi minuman probiotik yaitu dalambentuk bahan olahan berupa yoghurt. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristikdan mutu yoghurt jagung pulut dengan variasi penggunaan starter. Manfaat lanjut daripenelitian ini akan meningkatkan nilai fungsional jagung pulut dan menjadi bahan informasikepada masyarakat tentang pengolahan dan pemanfataan jagung pulut menjadi bahanminuman probiotik berupa yoghurt dalam industri pangan. Berdasarkan penelitian diperolehkesimpulan,bahwa rata-rata tingkat kesukaan panelis terhadap rasa, aroma, warna, dan teksturberkisar 3,3 – 4.0% atau agak suka sampai suka. Dimana perlakuan terbaik adalah A3, yaitukomposisi susu jagung 500 ml dan penggunaan starter 5 % dengan perolehan kadar proteindan kadar asam laktat sesuai rekomendasi SNI.
KARAKTERISTIK KEKERASAN DAN KELENGKETAN PADA PEMBUATAN MI SAGU BASAH Adnan Engelen
Journal Of Agritech Science (JASc) Vol 1 No 2 (2017): Journal of Agritech Science (JASc) - November
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Politeknik Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.272 KB) | DOI: 10.30869/jasc.v1i2.132

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui tingkat kekerasan dan kelengketan padapembuatan mi sagu basah. Uji yang dilakukan adalah pengujian TPA (Texture ProfileAnalyzer) pada kekerasan dan kelengketan mi sagu dengan menggunakan teksturanaliser HD-Plus. Penelitian ini menggunakan beberapa perlakuan binder (30%,50%, 70%, 90%) yang dicampurkan ke dalam pati sagu 200g sehingga membentukadonan yang kalis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan binder 50%memiliki karakteristik kekerasan dan kelengketan yang paling baik dibandingkanbinder (pati gelatinisasi 30%, 70%, dan 90%).
KANDUNGAN PH, TOTAL ASAM TERTITRASI, PADATAN TERLARUT DAN VITAMIN C PADA BEBERAPA KOMODITAS HORTIKULTURA (pH Content, Total Acidified Acid, Dissolved Solids and Vitamin C in Some Horticultural Commodities) Ika Okhtora Angelia
Journal Of Agritech Science (JASc) Vol 1 No 2 (2017): Journal of Agritech Science (JASc) - November
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Politeknik Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.272 KB) | DOI: 10.30869/jasc.v1i2.133

Abstract

Buah dan sayuran merupakan sumber komoditas hortikultura yang potensial dan banyakmengandung nutrisi terutama vitamin sehingga sangat baik jika dikonsumsi setiap haridan mudah didapat, murah dan murah serta sumber vitamin dan mineral. Selain menjadisumber vitamin, buah-buahan juga mengandung mineral, serat dan pada jenis buahtertentu juga menghasilkan cukup banyak energi. Berdasarkan hasil penelitian diperolehrata-rata pH dari masing-masing sampel adalah pepaya 6.1247, wortel 8.0715, tomat4.6425, nanas 4.7557. Berdasarkan hasil penelitian, masing-masing sampelmenunjukkan total padatan terlarut terlarut, padatan terlarut dalam pepaya 2223, wortel2.9325, tomat 3.125 dan nanas 9.52. Berdasarkan hasil penelitian nilai kandunganvitamin C pada setiap sampel adalah pepaya 9.0728, wortel 23.4915, tomat 17.8015,dan nanas 14.379. Perbedaan hasil untuk masing-masing sampel dapat dipengaruhi oleh:perbedaan jumlah asam organik pada setiap sayuran dan buah
ANALISA KUALITAS NUGGET IKAN TUNA (Thunnus sp.) SELAMA PENYIMPANAN BEKU (Quality Analysis Of Tuna Fish Nugget (Thunnus sp.) During Frozen Storage) Wila Rumina Nento; Putri Sapira Ibrahim
Journal Of Agritech Science (JASc) Vol 1 No 2 (2017): Journal of Agritech Science (JASc) - November
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Politeknik Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.944 KB) | DOI: 10.30869/jasc.v1i2.134

Abstract

Ikan tuna dalam bentuk ikan segar memiliki masa simpan yang pendek. Daging dariikan tuna dapat diolah menjadi produk fish nugget yang juga dapat memperpanjang umursimpan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kualitas nugget ikan tuna selamapenyimpanan beku. Penelitian ini dilakukan dengan tiga kali ulangan dengan perlakuanwaktu penyimpanan 0 hari (kontrol), 3 hari (N1), 6 hari (N2), 9 hari (N3) dalam suhu beku -4oC. Sampel kemudian dianalisis secara kimia, yakni kadar air, kadar protein, dan kadarlemak. Dari hasil penelitian yang dilakukan hasil kadar air, kadar protein, dan kadar lemakuntuk sampel kontrol (tanpa pembekuan) berturut-turut adalah 48,23%; 26,49%; 18,00%.Untuk sampel N1 (3 hari) didapat hasil analisa kadar air, kadar protein, dan kadar lemakberturut-turut 45,57%; 23,41%; 15,03%. Untuk sampel N2 (6 hari) didapat hasil analisakadar air, kadar protein, dan kadar lemak berturut-turut 43,47%; 20,24%; 13,01%. Untuksampel N3 (penyimpanan 9 hari) didapat hasil analisa kadar air, kadar protein, dan kadarlemak berturut-turut 42,78%; 17,16%; 10,98%.
KAJIAN ANALISIS PENDAPATAN INTEGRASI TANAMAN-TERNAK DENGAN KOMODITAS SAPI POTONG, JAGUNG DAN PADI DI KECAMATAN BOLIYOHUTO, KABUPATEN GORONTALO (Study on Income Analysis of Integrated Farming With Commodities of Beef Cattle, Maize and Rice in Boliyohuto Su Amirudin A
Journal Of Agritech Science (JASc) Vol 1 No 2 (2017): Journal of Agritech Science (JASc) - November
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Politeknik Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.272 KB) | DOI: 10.30869/jasc.v1i2.135

Abstract

Salah satu usaha sistem pertanian terpadu yaitu sistem integrasi tanaman ternak. Sistem integrasitanaman semusim- ternak sapi potong sebagai salah satu upayah untuk meningkatkan produksisapi potong yang merupakan penyumbang daging terbesar terhadap produksi daging nasionalsehingga usaha ternak ini berpotensi untuk dikembangkan sebagai usaha yang menguntungkandan meningkatkan pendapatan peternak. Masyarakat di Kecamatan Boliyohuto, KabupatenGorontalo telah lama melakukan sistem integrasi antara tanaman semusim dengan ternak sapipotong (Integrated Farming System). Akan tetapi yang menjadi permasalahan adalah masyarakatmasih menganggap usaha sapi potong yang mereka jalankan sebagai usaha sampingan karenakehidupan masyarakat umumnya masih bertumpu pada usaha pertanian terutama tanamansemusim sebagai usaha pokoknya padahal sapi potong memberikan sumbagan yang besar dalampendapatannya. Berdasarkan uraian sebelumnya, maka dilakukan penelitian tentang “ KajianAnalisis pendapatan Integrasi Tanaman-Ternak dengan Komoditas Sapi Potong, Jagung dan padidi Kecamatan Boliyohuto, Kabupaten Gorontalo”. Penelitian ini lakukan untuk mengetahuibesarnya pendapatan dari sistem integrasi tanaman semusim-sapi potong serta untuk mengetahuiapakah usaha tani tanaman semusim merupakan usaha pokok dan usaha ternak sapi potongmerupakan usaha sampingan atau sebaliknya. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November2016 sampai Februari 2017 di Kecamatan Boliyohuto, Kabupaten Gorontalo. Jenis penelitian iniadalah jenis penelitian deskriptif. Analisa data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptifdengan menggunakan rumus pendapatan Pd = TR-TC dan rumus kontribusi yaitu selisih antarausaha ternak sapi potong dengan total pendapatan usaha tani dikali dengan 100%. HasilPenelitian menunjukkan bahwa Penerimaan pada usaha ternak sapi potong yang terbesar padaskala luas lahan < 1,00 Ha sebesar Rp. 111.733.334/tahun dan terkecil pada skala luas lahan >1,50 sebesar Rp. 51.166.500/tahun. Sedangkan Penerimaan pada tanaman semusim yangmemiliki penerimaan terbesar yaitu pada skala luas lahan 1,50 Ha sebesar Rp. 77.720.00/tahundan penerimaan terkecil pada skala luas lahan < 1,00 Ha sebesar Rp. 20.000.000/tahun.

Page 1 of 2 | Total Record : 11