cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. gresik,
Jawa timur
INDONESIA
GEMA EKONOMI
Published by Universitas Gresik
ISSN : 26210444     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy, Science,
Arjuna Subject : -
Articles 21 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 2 (2012)" : 21 Documents clear
PENGARUH KEMAMPUAN KERJA TERHADAP PRESTASI KERJA SUPERVISOR PT. SWABINA GATRA GRESIK
GEMA EKONOMI Vol 1 No 2 (2012)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (818.297 KB) | DOI: 10.55129/.v1i2.253

Abstract

Pada dasarnya setiap perusahaan yang didirikan mempunyai harapan bahwa kelak di kemudian hari akan mengalami perkembangan yang pesat di dalam lingkup usaha dari perusahaannya dan menginginkan terciptanya kinerja yang tinggi dalam bidang pekerjaannya. Untuk mewujudkan operasinya sebuah perusahaan memerlukan beberapa faktor produksi yaitu alam, tenaga kerja, modal, dan keahlian. Keempat faktor tersebut tidak dapat berdiri sendiri, melainkan harus saling mendukung untuk mencapai tujuan secara efektif dan efisisen.Diantara keempat faktor utama tersebut faktor tenaga kerja atau manusia dalam hal ini adalah karyawan, merupakan hal yang terpenting karena manusia merupakan pemakai dan penggerak serta penentu segala aktivitas yang ada di perusahaan.Setiap perusahaan berupaya untuk mendapatkan karyawan yang terlibat dalam kegiatan organisasi atau perusahaan dapat memberikan prestasi kerja. Dalam bentuk kinerja karyawan setinggi mungkin untuk mewujudkan tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya. Terdapat banyak faktor yang dapat mempengaruhi kinerja diantaranya semangat kerja dan disiplin kerja, tingkat pendidikan, ketrampilan, gizi dan kesehatan, sikap dan etika, kemampuan kerja, iklim kerja, teknologi, sarana produksi, kesempatan kerja dan kesempatan berprestasi, Ravianto (1995:20).Kemampuan di organisasi Swabina Gatrabanyak melibatkan supervisor dengan berbagai latar belakang profesional. Hal ini dibutuhkan manajemen sumber daya manusia yang mempunyai kemampuan yang handal. Manajemen sumber daya manusia pada hakekatnya merupakan bagian integral dari keseluruhan manajemen Swabina Gatra. Pemahaman tentang sumber daya manusia adalah aset utama Swabina Gatra, manajemen sumber daya manusia yang strategis memandang semua manajemen pada semua tingkat apapun baik secara struktural maupun fungsional sebagai manajemen sumber daya manusia (Kadir dan Noor, 2008).
ANALISIS PENGANGGARAN MODAL SEBAGAI ALAT PENGAMBILAN KEPUTUSAN MEMBELI ATAU MENYEWA AKTIVA TETAP PADA PT. PJB UNIT PELAYANAN PEMELIHARAAN WILAYAH TIMUR
GEMA EKONOMI Vol 1 No 2 (2012)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (859.746 KB) | DOI: 10.55129/.v1i2.254

Abstract

Perkembangan perekonomian dunia yang semakin pesat disertai kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi memberikan dampak yang besar bagi kemajuan ekonomi Indonesia. Adanya arus globalisasi yang tengah melanda dunia perekonomian juga bukanlah hal yang asing lagi bagi masyarakat. Mudahnya akses informasi dan transportasi yang mampu menembus jarak dan batas antara negara semakin membuka perekonomian global. Bagi perusahaan yang mampu mengikuti perkembangan perekonomian global maka akan tetap bertahan dan bagi perusahaan yang tidak mampu mengikuti perkembangan perekonomian global maka akan tersingkir dengan sendirinya. Hal ini tentunya memperketat persaingan global diantara perusahaan-perusahaan yang ada.Dalam hal mempertahankan kelangsungan hidup, diperlukan strategi-strategi yang tepat bagi perusahaan. Oleh karena itu perlu diadakan belanja modal oleh suatu perusahaan. Belanja Modal adalah komitmen jangka panjang atas sumber daya untuk merealisasikan manfaat masa depan. Teknik penganggaran belanja modal merupakan salah satu fungsi pengambilan keputusan - keputusan manajerial yang paling penting. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahahui analisis penganggaran modal sebagai alat pengambilan putusan menyewa atau membeli aktiva tetap. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode campuran/metode kualitatif dengan kuantitatif. Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah dari hasil perhitungan secara keseluruhan teknik penggaran modal maka diambil keputusan bahwa pembelian investasi tetap dapat diterima.
PENGARUH LINGKUNGAN KERJA, PENDIDIKAN DAN LATIHAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN DEPARTEMEN DISTRIBUSI & TRANSPORTASI PT SEMEN INDONESIA (PERSERO) TBK DI GRESIK Siswanto, Siswanto
GEMA EKONOMI Vol 1 No 2 (2012)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (924.539 KB) | DOI: 10.55129/.v1i2.255

Abstract

Fenomena yang berkembang saat ini, dimana karyawan sering mengalami penurunan produktivitas dalam bekerja karena banyak faktor yang mempengaruhinya, secara intern biasanya penyebabnya adalah kondisi lingkungan perusahaan yang sudah tidak memadai. Apabila lingkungan kerja kurang mendukung akan mengakibatkan terhambatnya aktivitas perusahaan, sebaliknya jika lingkungan kerja baik akan menimbulkan suasana semangat kerja bagi karyawan. Sementara itu dari hasil penelitian yang dilakukan penulis pada perusahaan diperoleh informasi bahwa kinerja yang diraih oleh karyawan di Departemen Distribusi & Transportasi PT Semen Indonesia (Persero) Tbk pada periode semester II tahun 2012 cenderung mengalami peningkatan dibanding, dengan kinerja mereka pada periode yang sama (semester II) di tahun 2011, kondisi ini menarik minat peneliti untuk mengkaji lebih jauh fenomena tersebutPT Semen Indonesia (Persero) Tbk merupakan sebuah perusahaan besar yang saat ini sudah mulai mengembangkan usahanya di dunia internasional, sehingga manajemen di masing-masing departemen seyogyanya perlu jeli melihat setiap permasalahan dan menyadari bahwa setiap individu yang di dalam organisasinya mampu menjadi “pelaku aktif” dalam memberikan kontribusi kepada perusahaan. Salah satu upaya dan usaha yang sering kali dilakukan oleh perusahaan adalah dengan mengadakan suatu program pendidikan & latihan yang bertujuan untuk meningkatkan /mengembangkan efektifitas diri (personal development) tiap-tiap individu serta untuk mengembangkan kemampuan karyawan dibidang manajemen organisasi dan mampu menjalin kerja sama yang harmonis dalam mencapai tujuan organisasi.
PENGARUH DIFERENSIASI PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN HANDPHONE SAMSUNG DI WTC SURABAYA
GEMA EKONOMI Vol 1 No 2 (2012)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (866.077 KB) | DOI: 10.55129/.v1i2.251

Abstract

Menurut Kotler (2002 : 183) Keputusan pembelian dipengaruhi oleh kekuatan internal antara lain faktor pribadi dan psikologis dan kekuatan eksternal yaitu bauran pemasaran. Penelitian ini hanya mengukur variabel eksternal konsumen berupa bauran pemasaran untuk mengetahui pengaruhnya terhadap keputusan pembelian konsumen. Keputusan pembelian juga merupakan ukuran dalam bauran pemasaran dimana konsumen barang atau jasa akan memutuskan atau mengambil suatu keputusan produk mana yang sesuai dengan kebutuhan, keinginan, keuangan, dan selera. Sejak awal berdiri pada tahun 1938 hanya perusahaan yang berawal dari perdagangan ekspor dan baru pada tahun 1960-an Samsung Group mulai berkembang menjadi industri elektronik dan membentuk divisi elektronik, seperti Samsung Elektronics Co Devices, Samsung Electro-Mechanics Co, Samsung Corning Co, dan Samsung Semiconductor & Telecommunications Co dan membuat fasilitas di Suwon. Produk pertama adalah satu set televisi hitam-putih dan pada tahun 1980, perusahaan Samsung membeli Hanguk Jeonja Tongsin di Gumi, untuk mulai membangun perangkat telekomunikasi. Produk awalnya adalah Switchboards, fasilitas ini telah berkembang menjadi sistem manufaktur telepon dan faks dan menjadi pusat manufaktur ponsel Samsung. Mereka telah menghasilkan lebih dari 800 juta ponsel. Perusahaan mereka dikelompokkan bersama, di bawah Samsung Electronics, Ltd ada tahun 1980-an. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Diferensiasi Produk (X) terhadap keputusan pembelian (Y) Handphone Samsung di WTC Surabaya. Metode penelitian yang digunakan dalam karya ilmiah ini adalah metode campuran atau kualitatif dan kuantitatif. Hasil yang didapat dalam penelitian ini adalah Terdapat pengaruh diferensiasi produk (X) terhadap keputusan pembelian (Y). Terdapat pengaruh variabel lain diluar variabel yang berpengaruh terhadap penelitian ini. Adanya pengaruh difrensiasi produk terhadap keputusan pembelian pada handphone Samsung di WTC Surabaya. Hasil analisis diperoleh nilai koefisien determinasi (R square) sebesar 0,132 atau 13,2% sedangkan sisanya 0,868 atau 86,8% dipengaruhi oleh produk lain. Berdasarkan analisa korelasi (R) antara diferensiasi produk terhadap keputusan pembelian diperoleh nilai sebesar 0,364 atau 36,4% hal ini menunjukkan hubungannya rendah. Berdasarkan hasil dari Adjusted R square = 0,124 dapat dkatakan bahwa perubahan variable terikat (Y) sebesar 12,4% terhadap variable X sebagian sisanya 87,6% disebabkan oleh faktor lain yang tidak terdapat dalam penelitian.
PENGARUH MOTIVASI DAN KOMPENSASI TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN PADA UD. ANAK AGUNG SEDAYU GRESIK
GEMA EKONOMI Vol 1 No 2 (2012)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (810.218 KB) | DOI: 10.55129/.v1i2.256

Abstract

Berdasarkan kebutuhan dan harapan dari sumber daya manusianya, maka diperlukan adanya motivasi dari berbagai pihak, yang pada hakekatnya motivasi adalah sesuatu untuk mengetahui maksud seseorang atas suatu hal untuk mencapai tujuan tertentu. Begitu juga kompensasi sangat penting bagi karyawan itu sendiri sebagai individu, karna besarnya kompensasi merupakan pencerminan atau ukuran nilai pekerjaan karyawan itu sendiri. Sebaliknya besar kecilnya kompensasi dapat mempengaruhi prestasi, motivasi dan kepuasan kerja karyawan. Apabila kompensasi diberikan secara tepat dan benar para karyawan akan memperoleh kepuasan kerja dan termotivasi untuk mencapai tujuan-tujuan organisasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah motivasi dan kompensasi berpengaruh secara parsial terhadap produktivitas kerja karyawan pada UD. Anak Agung Sedayu Gresik. Untuk mengetahui apakah motivasi dan kompensasi berpengaruh secara simultan terhadap produktivitas kerja karyawan pada UD. Anak Agung Sedayu Gresik. Untuk mengetahui faktor mana yang paling dominan berpengaruh terhadap produktivitas kerja karyawan pada UD. Anak Agung Sedayu Gresik. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif.
PENGARUH MUTU PELAYANAN DAN PERILAKU KONSUMEN TERHADAP MINAT PEMBELIAN ULANG JASA OUTSOURCING PT. SWABINA GATRA GRESIK
GEMA EKONOMI Vol 1 No 2 (2012)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (792.25 KB) | DOI: 10.55129/.v1i2.252

Abstract

Perusahaan Penyedia Jasa Pekerja/Buruh (PPJP/B) adalah salah satu bentuk perusahaan yang bergerak di bidang jasa pelayanan sehingga perlu memperhatikan lima dimensi kualitas jasa yang dijadikan indikator oleh para konsumennya dalam menilai apakah jasa pelayanan tersebut berkualitas atau tidak. Perusahaan Penyedia Jasa Pekerja/Buruh (PPJP/B) selalu berupaya mempertahankan konsumen yang sudah ada dan berusaha mendapatkan konsumen baru..Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kualitas pelayanansecara parsial terhadap minat pembelian ulang jasa outsourcing PT Swabina Gatra Gresik. Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh perilaku individu konsumen secara parsial terhadap minat pembelian ulang jasa outsourcing PT Swabina Gatra Gresik.Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kualitas pelayanan dan perilaku individu konsumensecara simultan terhadap minat pembelian ulang jasa outsourcing PT Swabina Gatra Gresik. Metode yang digunaka dalam penelitian ini adalah metode penelitian campuran atau kualitatif dan kuantitatif.
PENGARUH MANAGERIAL SHARE OWNERSHIP TERHADAP STRUKTUR MODAL PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BURSA EFEK INDONESIA
GEMA EKONOMI Vol 1 No 2 (2012)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (850.052 KB) | DOI: 10.55129/.v1i2.257

Abstract

alternatif perusahaan untuk meningkatkan kenerja para manajernya. Saham kinerja (performance share) dan opsi saham eksekutif (executive stock option) merupakan kebijakan nyata perusahaan untuk memotivasi para manajer agar bersedia meningkatkan kinerjanya. Pembelian kembali saham (stock repurchase) oleh perusahaan di Indonesia secara tidak langsung ikut mendukung penerapan managerial share ownership. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh managerial share ownership terhadap struktur modal perusahaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Hasil yang didapat dalam penelitian ini adalah Model regresi yang dihasilkan dalam penelitian ini, yaitu adanya hubungan curvilinear antara kepemilikan manajerial dan struktur modal yang disebabkan adanya convergence of interest dan entrenchment hypotheses sejalan dengan penelitian-penelitan sebelumnya, misalnya penelitian yang dilakukan oleh Brailsford et. al. (2002). Salah satu hasil yang membedakan adalah nilai dari titik puncak (turning point). Pada penelitian Brailsford titik puncak terjadi ketika nilai MSO = 33,25% sedangkan pada penelitian ini titik puncak terjadi ketika nilai MSO = 7,06%. Menurut Amiruddin Umar (2003) bahwa kepemilikan manajerial optimal tidak dapat diturunkan dari teori-teori yang ada dan ditetapkan melalui studi-studi empiris.
PENGARUH DIFERENSIASI PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN HANDPHONE SAMSUNG DI WTC SURABAYA Elan, Umi; Edditio, Edditio
GEMA EKONOMI Vol 1 No 2 (2012)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/https://doi.org/10.55129/.v12i4.2927

Abstract

Menurut Kotler (2002 : 183) Keputusan pembelian dipengaruhi oleh kekuatan internal antara lain faktor pribadi dan psikologis dan kekuatan eksternal yaitu bauran pemasaran. Penelitian ini hanya mengukur variabel eksternal konsumen berupa bauran pemasaran untuk mengetahui pengaruhnya terhadap keputusan pembelian konsumen. Keputusan pembelian juga merupakan ukuran dalam bauran pemasaran dimana konsumen barang atau jasa akan memutuskan atau mengambil suatu keputusan produk mana yang sesuai dengan kebutuhan, keinginan, keuangan, dan selera. Sejak awal berdiri pada tahun 1938 hanya perusahaan yang berawal dari perdagangan ekspor dan baru pada tahun 1960-an Samsung Group mulai berkembang menjadi industri elektronik dan membentuk divisi elektronik, seperti Samsung Elektronics Co Devices, Samsung Electro-Mechanics Co, Samsung Corning Co, dan Samsung Semiconductor & Telecommunications Co dan membuat fasilitas di Suwon. Produk pertama adalah satu set televisi hitam-putih dan pada tahun 1980, perusahaan Samsung membeli Hanguk Jeonja Tongsin di Gumi, untuk mulai membangun perangkat telekomunikasi. Produk awalnya adalah Switchboards, fasilitas ini telah berkembang menjadi sistem manufaktur telepon dan faks dan menjadi pusat manufaktur ponsel Samsung. Mereka telah menghasilkan lebih dari 800 juta ponsel. Perusahaan mereka dikelompokkan bersama, di bawah Samsung Electronics, Ltd ada tahun 1980-an. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Diferensiasi Produk (X) terhadap keputusan pembelian (Y) Handphone Samsung di WTC Surabaya. Metode penelitian yang digunakan dalam karya ilmiah ini adalah metode campuran atau kualitatif dan kuantitatif. Hasil yang didapat dalam penelitian ini adalah Terdapat pengaruh diferensiasi produk (X) terhadap keputusan pembelian (Y). Terdapat pengaruh variabel lain diluar variabel yang berpengaruh terhadap penelitian ini. Adanya pengaruh difrensiasi produk terhadap keputusan pembelian pada handphone Samsung di WTC Surabaya. Hasil analisis diperoleh nilai koefisien determinasi (R square) sebesar 0,132 atau 13,2% sedangkan sisanya 0,868 atau 86,8% dipengaruhi oleh produk lain. Berdasarkan analisa korelasi (R) antara diferensiasi produk terhadap keputusan pembelian diperoleh nilai sebesar 0,364 atau 36,4% hal ini menunjukkan hubungannya rendah. Berdasarkan hasil dari Adjusted R square = 0,124 dapat dkatakan bahwa perubahan variable terikat (Y) sebesar 12,4% terhadap variable X sebagian sisanya 87,6% disebabkan oleh faktor lain yang tidak terdapat dalam penelitian.
PENGARUH MUTU PELAYANAN DAN PERILAKU KONSUMEN TERHADAP MINAT PEMBELIAN ULANG JASA OUTSOURCING PT. SWABINA GATRA GRESIK Cahyani, Muhammad
GEMA EKONOMI Vol 1 No 2 (2012)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/https://doi.org/10.55129/.v12i4.2927

Abstract

Perusahaan Penyedia Jasa Pekerja/Buruh (PPJP/B) adalah salah satu bentuk perusahaan yang bergerak di bidang jasa pelayanan sehingga perlu memperhatikan lima dimensi kualitas jasa yang dijadikan indikator oleh para konsumennya dalam menilai apakah jasa pelayanan tersebut berkualitas atau tidak. Perusahaan Penyedia Jasa Pekerja/Buruh (PPJP/B) selalu berupaya mempertahankan konsumen yang sudah ada dan berusaha mendapatkan konsumen baru..Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kualitas pelayanansecara parsial terhadap minat pembelian ulang jasa outsourcing PT Swabina Gatra Gresik. Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh perilaku individu konsumen secara parsial terhadap minat pembelian ulang jasa outsourcing PT Swabina Gatra Gresik.Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kualitas pelayanan dan perilaku individu konsumensecara simultan terhadap minat pembelian ulang jasa outsourcing PT Swabina Gatra Gresik. Metode yang digunaka dalam penelitian ini adalah metode penelitian campuran atau kualitatif dan kuantitatif.
PENGARUH KEMAMPUAN KERJA TERHADAP PRESTASI KERJA SUPERVISOR PT. SWABINA GATRA GRESIK Susetyorini, Susetyorini; Horas, Horas
GEMA EKONOMI Vol 1 No 2 (2012)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/https://doi.org/10.55129/.v12i4.2927

Abstract

Pada dasarnya setiap perusahaan yang didirikan mempunyai harapan bahwa kelak di kemudian hari akan mengalami perkembangan yang pesat di dalam lingkup usaha dari perusahaannya dan menginginkan terciptanya kinerja yang tinggi dalam bidang pekerjaannya. Untuk mewujudkan operasinya sebuah perusahaan memerlukan beberapa faktor produksi yaitu alam, tenaga kerja, modal, dan keahlian. Keempat faktor tersebut tidak dapat berdiri sendiri, melainkan harus saling mendukung untuk mencapai tujuan secara efektif dan efisisen.Diantara keempat faktor utama tersebut faktor tenaga kerja atau manusia dalam hal ini adalah karyawan, merupakan hal yang terpenting karena manusia merupakan pemakai dan penggerak serta penentu segala aktivitas yang ada di perusahaan.Setiap perusahaan berupaya untuk mendapatkan karyawan yang terlibat dalam kegiatan organisasi atau perusahaan dapat memberikan prestasi kerja. Dalam bentuk kinerja karyawan setinggi mungkin untuk mewujudkan tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya. Terdapat banyak faktor yang dapat mempengaruhi kinerja diantaranya semangat kerja dan disiplin kerja, tingkat pendidikan, ketrampilan, gizi dan kesehatan, sikap dan etika, kemampuan kerja, iklim kerja, teknologi, sarana produksi, kesempatan kerja dan kesempatan berprestasi, Ravianto (1995:20).Kemampuan di organisasi Swabina Gatrabanyak melibatkan supervisor dengan berbagai latar belakang profesional. Hal ini dibutuhkan manajemen sumber daya manusia yang mempunyai kemampuan yang handal. Manajemen sumber daya manusia pada hakekatnya merupakan bagian integral dari keseluruhan manajemen Swabina Gatra. Pemahaman tentang sumber daya manusia adalah aset utama Swabina Gatra, manajemen sumber daya manusia yang strategis memandang semua manajemen pada semua tingkat apapun baik secara struktural maupun fungsional sebagai manajemen sumber daya manusia (Kadir dan Noor, 2008).

Page 1 of 3 | Total Record : 21