Articles
475 Documents
Analisis Kekuatan Lelah Pegas Sekunder Bogie NT-60
Haruman Wiranegara;
Muflih Abdurahman
Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 1 No 2 (2002): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Jenderal Achmad Yani
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26874/jt.vol1no2.201
Pegas (spring) adalah merupakan komponen yang sering digunakan dalam aplikasi teknik, seperti dalam teknik kereta api, teknik otomotif, dan lain sebagainya. Bogie NT-60 adalah komponen yang dipakai dalam kereta api, dimana pada Bogie tersebut terdapat banyak komponen diantaranya pegas. Jenis pegas yang dipakai yaitu pegas ulir (helical spring) yang menerima beban statik dan dinamik. Oleh karena itu pegas dituntut harus kuat terhadap kedua pembebanan ini.
Pemanfaatan Proses Ultrafiltrasi dalam Peningkatan Efisiensi Proses di Pabrik Gula
Ate Romli;
I Putu Arcana E S;
Ade Budianto
Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 1 No 2 (2002): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Jenderal Achmad Yani
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26874/jt.vol1no2.202
Pemurnian nira mentah di pabrik pada saat ini kebanyakan masih menggunakan proses klarifikasi konvensional. Proses ini kurang efisien karena membutuhkan energi yang cukup besar dan banyak menggunakan penambahan zat-zat kimia dalam proses klarifikasi yang mengakibatkan timbulnya limbah yang cukup besar. Energi yang besar ini digunakan untuk memanaskan nira, untuk menyediakan kebutuhan panas reaksi-reaksi kimia. Dengan hal tersebut perlu dicarikan proses alternatif yang bisa mengefisiensikan prosespengolahan gula. Proses alternatif yang digunakan diantaranya yaitu dengan memanfaatkan proses ultrafiltrasi. Proses ultrafiltrasi ialah proses pemisahan dengan menggunakan membran. Cara kerja proses ini menggunakan prinsip pemisahan berdasarkan beda berat molekul, operasi dapat dilakukan pada suhu ruang dan Tekanan merupakan faktor yang akan menggerakkan pelarut dan spesi tertentu lewat pori-pori membran. Pemurnian nira mentah dengan proses ultrafiltrasi dapat menghasilkan transmisi sebesar 98% dengan tansmisi non sukrosa 28% sedangkan proses pemurnian secara konvensional hanya menghasilkan transmisi sebesar 60%, dan transmisi non sukrosa 40%. Hal ini menunjukkan bahwa proses ultrafiltrasi cukup prosfektif untuk dipertimbangkan penggunaannya dalam industri pengolahan gula
Korelasi antara Nilai N-SPT dengan Nilai Kohesi dan Sudut Geser Dalam pada Tanah Lempung
Ronni Ibnu Sabil;
Denny Wahyudin;
Dian Christian;
Elbi Jagat Rizeka;
Mohammad Dasuki Nasution
Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 1 No 2 (2002): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Jenderal Achmad Yani
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26874/jt.vol1no2.203
Nilai kohesi dan sudut geser dalam tanah merupakan parameter kekuatan geser tanah (soil shear strength), yang sering digunakan di dalam perancangan bangunan yang berkaitan dengan bidang geoteknik. Nilai kohesi dan sudut geser dalam tanah tersebut diperoleh melalui tes triaksial, yang memerlukan biaya peralatan, metoda, waktu yang besar. Di samping itu, akurasi data yang diperoleh akibat metoda pengambilan contoh tanah, sangat bergantung pada tingkat ketergangguan contoh tanah yang akan ditinjau. Oleh karena itu perlu ditelusuri hubungan antara nilai kohesi dan sudut geser dalam tanah dengan parameter kekuatan tanah yang dapat diperoleh melalui tes lapangan yang lebih sederhana serta tidak dipengaruhi oleh ketergangguan tanah akibat cara pengambilan contoh. Salah satu metoda praktis untuk mengetahui kekuatan tanah di lapangan (in situjadalah melalui Standard Penetration Test (SPT ). Dengan mengabaikan pengaruh riwayat pembebanan tanah, maka penelitian ini dilaksanakan untuk menelusuri hubungan antara sudut geser dalam tanah dan kohesi terhadap nilai N-SPT. Hasil studi penelitian terhadap tanah lempung jenis CH, dan OH, MH yang diambil dari Cibeber, Cimahi, Jawa Barat, menunjukkan adanya korelasi positif antara nilai kohesi dan sudut geser dalam tanah terhadap N-SPT.
Analisis Sistem Kendali Kokoh pada Sistem Non Linier dengan Pendekatan Pertidaksamaan Matriks Non Linier
Asep Najmurrokhman
Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 1 No 2 (2002): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Jenderal Achmad Yani
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26874/jt.vol1no2.204
This paper proposes about robust control systems analysis for a class of nonlinear systems using nonlinear matrix inequalities approach. Robustness corresponds with appropriately disturbance suppression. Controller that renders robustness property of the system is developed with solving solvability condition in advance. Such condition is described by three nonlinear matrix inequalities. Computational aspect is considered to solve these matrix inequalities.
Pengerasan Permukaan Baja Perkakas HSS M41 dengan Teknik Pelapisan Metal Spray
Tarigan P;
L Juwita
Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 1 No 2 (2002): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Jenderal Achmad Yani
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26874/jt.vol1no2.205
Intermetallic compound Fe-AL has good strength and hardness properties. Those properties were required Io improve the wear resistance of component which its application always contact with another part like cutting tool in machining processes. This experiment was carried out to improve the wear resistance of metal, which in this case is high-speed steel (HSS M41). This preliminary experiment was focused on to form the Intermetallic compound Fe-Al layer in the surface Of the steel, This layer was obtained by metal spray technique in which Al-Si spray to the surface of base metal HSS M41 and then heat-treated at 850oC, The holding time of heat treatment for 4 hours, 6 hours and 8 hours respectively was used, Experimental results showed holding time of heat treatment process was influenced to forming the intermetallic layer, thickness and hardness was specimen with heat-treated at 850 OC and holding time 8 hours exhibit the maximum hardness of 1120 HV and also increase the lifetime from 1.84 days to 14.125 days. The thickness of intermetallic layer was 0.81 mm.
Pengaruh Current Ratio, Debt to Equity Ratio, dan Return On Assets terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Sektor Property and Real Estate yang Terdaftar di BEI Periode 2014-2018
Januardi Manullang;
Tri Ayu Dinanti Pratama;
Rasinta Ginting;
Lanissa Nuriza;
Muhammad Fahmi
Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 19 No 2 (2020): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Jenderal Achmad Yani
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26874/jt.vol19no02.207
This study analyzes the effect of current ratio, debt to equity ratio and return on assets on stock prices. Which aims as material for investor consideration in determining the effect of the ratio on stock prices to help me choose which sector is most proper for investment. The data used in this study is the purposive sampling method which comprises twenty-seven property and real estate companies listed on the Indonesia stock exchange. The method used is multiple linear regression and the results of the study show that the current ratio has no effect and is not significant on stock prices, debt to equity ratio has a negative and significant effect on stock prices, return on assets has a positive effect on stock prices.
Aplikasi Penjadwalan Job Shop dengan Pendekatan Rolling Time Window: Studi Kasus di PD. Kerta Karkim Unit Inkaba Bandung
Cucu Wahyudin;
Ramdhani Subagiantoro
Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 2 No 1 (2003): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Jenderal Achmad Yani
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26874/jt.vol2no1.210
Perubahan pola produksi dari mass production ke customized production menuntut pengembangan aktivitas perencanaaan dan pengendalian produksi termasuk penjadwalan, dari yang bersifat statis menjadi yang bersifat dinamis. Salah satu model penjadwalan yang bersifat dinamis adalah penjadwalan dengan pendekatan rolling time window. Time Window adalah suatu rentang waktu tertentu yang lebih pendek dari horizon penjadwalan. Tiap time window terdiri dari dua bagian yang sama panjang, yaitu bagian awal yang tidak dapat diubah, dan bagian akhir yang dapat diubah. Pendekatan ini dinamakan rolling time window yang ada dalam suatu horizon penjadwalan sambung-menyambung secara bergulir (rolling), yaitu bagian akhir suatu time window akan berubah menjadi bagian awal time window berikutnya dan saat pergantian time window merupakan saat penjadwalan ulang. Metoda yang digunakan ini adalah metoda penjadwalan dengan penentuan panjang Time Window yang diusulkan oleh Sun dan Lin (1994) yang kemudian dikembangkan lebih jauh lagi oleh Yosephin Suharyanti (2000) menjadi metoda Time Window Forward Scheduling (TWFS) dengan fungsi tujuan meminimasi total biaya tardiness dan earliness, serta dapat menyederhanakan pencarian solusi dan mengakomodasi gangguan datangnya job baru. Kerta Karkim Unit INKABA. merupakan salah satu perusahaan Badan Usaha Milik Daerah(BUMD) Tingkat I Jawa Barat yang bergerak dalam bidang Industri Karet dengan tingkat variasiproduk yang tinggi, waktu penerimaan pesanan yang tidak tentu, waktu pengiriman produk yang berbeda-beda, sehingga perusahaan mengalami kesulitan dalam meminimasi waktu keterlambatan (tardiness) pada pesanan yang baru karena pesanan yang baru belum tentu memiliki due-date yang lebih besar dari pesanan yang datang terlebih dahulu dan mengalami kesulitan dalam meminimasi terjadinya kelebihdinian produksi (earliness), jika waktu penyelesaian pesanan tersebut lebih kecil dari due-datenya, sehingga perlu ditentukan panjang waktu untuk penjadwalan (time window) agar memudahkan pembuatan jadwal. Dari hasil pengolahan data dapat diketahui bahwa terdapat panjang time window yang memberikan total tardiness dan earliness minimum, yaitu pada time window 250 Jam dengan total biaya tardiness dan earliness sebesar Rp 1.629.353,67. sehingga panjang time window hasil pengolahan tersebut dapat dimanfaatkan untuk melakukan penjadwalan pada horison penjadwalan berikutnya.
Elektroflotasi Ion Logam pada Air Limbah
Asep Hodijat;
Elin Nurlina
Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 2 No 1 (2003): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Jenderal Achmad Yani
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26874/jt.vol2no1.211
Berbagai teknik pengolahan air buangan baik secara fisika, kimia atau secara biologi untuk menyisihkan bahan polutannya telah banyak dikembangkan. Metoda pengolahan tersebut dapat diaplikasikan secara sendiri-sendiri atau dikombinasikan. Metode secara fisika kimia untuk memisahkan suatu ion logam dengan bahan lainnya dalam suatu limbah cair, dapat dilakukan dengan elektroflotasi ion. Sifat flotasi suatu ion ditentukan oleh kemampuan ion logam tersebut untuk menempel pada gelembung gas, dan hal ini sangat dipengaruhi oleh sifat dari permukaan logam . Untuk menghasilkan sifat permukaan yang sesuai dengan yang diinginkan, maka dalam prosesnya perlu ditambahkan reagen-reagen yang dapat mengubah sifat dari permukaan logam tersebut. Elektroflotasi menghasilkan efek pemisahan gas secara elektrolitik . Efektivitas flotasi tergantung kepada beberapa faktor, diantaranya dispersitas, volume dari fase gas, tipe dan konsentrasi surfaktan, kondisi hidrodinamik pH dan kandungan ion dalam media.
Pemodelan dan Simulasi Olah Yudha (War Game Simulation)
Bambang Sridadi
Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 2 No 1 (2003): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Jenderal Achmad Yani
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26874/jt.vol2no1.212
Simulasi waktu nyata (real time simulation) dan dunia maya (synthetic environment) merupakan salah satu bentuk kemajuan teknologi informasi yang dapat membantu perbaikan tingkat keberhasilan suatu sistem nyata atau sistem baru. Salah satu bentuk gabungan antara teknologi simulasi dan teknologi wahana sintetik adalah Simulasi Olah Yudha (SOY) atau war game simulation. Sistem SOY merupakan suatu wahana latihan (training device) yang digunakan untuk melatih komandan dan staf personil anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam meningkatkan kemampuan mengambil keputusan strategis dan taktis operasional olah yudha dalam melakukan misinya. Tulisan ini menjelaskan proses perancangan model dan implementasi suatu prototipe sistem SOY. Konfigurasi prototipe sistem SOY yang dikembangkan terdiri dari perangkat keras (hardware),dan perangkat lunak (software). Perangkat keras terdiri dari 4 (empat) buah komputer pribadi (PC- Personal Computer) yang terhubung secara jaringan lokal (local area network). Perangkat lunak adalah berupa program simulasi waktu nyata olah yudha yang ditulis dengan pendekatan berorientasi objek (object-oriented), multithreading dan multitasking dalam Borland C--- Builder (BCB) dan dieksekusi pada sistem operasi Windows NT dan Windows 98 dengan model eksekusi client-server, terdiri dari game engine dan graphic engine.
Sistem Drainase dan Fenomena Banjir Perkotaan
Ronni I. S. R Hadinagoro
Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 2 No 1 (2003): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Jenderal Achmad Yani
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26874/jt.vol2no1.213
Fenomena banjir di perkotaan mulai banyak terjadi di berbagai kota di Indonesia. Dalam skala kecil, luapan air dari saluran drainase ke jalur lalu lintas, serta genangan air di beberapa ruas jalan sudah mulai menjadi pemandangan yang hampir selalu terjadi setelah hujan turun. Salah satu penyebab terjadinya banjir di wilayah perkotaan adalah penataan serta pembangunan prasarana wilayah, seperti gedung, jalan, pertamanan kota, bahkan saluran drainase yang tidak memperhatikan perilaku alamiah air. dan tanah. Pembangunan sistem dan saluran drainase yang hanya berwawasan lokal hanya dapat mengalihkan permasalahan banjir, bukan menyelesaikan permasalahan banjir perkotaan. Untuk menyelesaikan masalah banjir di perkotaan, diperlukan sistem dan saluran drainase tepat guna yang tidakharus berupa bangunan sistem dan saluran yang mahal.