cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Penginderaan Jauh dan Pengolahan Data Citra Digital
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 17 No. 1 Juni 2020" : 9 Documents clear
ANALISIS PERUBAHAN TUTUPAN LAHAN DARI CITRA TERRASAR-X MENGGUNAKAN METODE TEXTURE ANALISIS DAN SEGMENTASI DI JAKARTA Haris Suka Dyatmika; Inggit Lolita Sari; Fadila Muchsin; Novie Indriasari; Marendra Eko Budiono
Jurnal Penginderaan Jauh dan Pengolahan Data Citra Digital Vol 17 No. 1 Juni 2020
Publisher : Indonesian National Institute of Aeronautics and Space (LAPAN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1764.247 KB) | DOI: 10.30536/j.pjpdcd.2020.v17.a3056

Abstract

Pembangunan wilayah yang cepat di kota Jakarta diindikasikan dengan peningkatan jumlah wilayah terbangun, seperti perumahan, jalan, dan bangunan komersial dan lainnya. Identifikasi tutupan lahan yang cepat dan terbaru serta informasi perubahannya sebagai data utama dalam merencanakan pembangunan sangat dibutuhkan. Salah satu metode untuk pemetaan tutupan lahan dan perubahannya diperoleh melalui pemanfaatan data penginderaan jauh yang memiliki sifat kontinu, dapat mencakup wilayah yang luas, serta effisien. Data penginderaan jauh yang digunakan meliputi citra optis dan radar. Data radar memiliki keunggulan dalam memetakan tutupan lahan dan perubahannya yang tidak terkendala waktu dan cuaca. Pada awal tahun 2018, data radar TerraSAR-X (TSX) telah dapat di akusisi di stasiun bumi LAPAN Parepare. Penelitian ini menggunakan citra TSX mode Stripmap dengan resolusi spasial 3 m dan waktu yang digunakan adalah tahun 2010 and 2013, yang digunakan untuk deteksi penutupan lahan dan perubahannya di kota Jakarta menggunakan metode texture analisis dan segmentasi. Akurasi assessmen akan dilakukan menggunakan citra Pleiades dan Google Earth. Hasil yang diperoleh adalah citra TSX dapat mengidentifikasi perubahan lahan di kota Jakarta, yaitu perkembangan permukiman, pembangunan jalan baru dan informasi tentang berkurangnya area lahan terbuka hijau.
ANALISIS CITRA MULTIRESOLUSI UNTUK IDENTIFIKASI KONVERSI LAHAN SAWAH AKIBAT PEMBANGUNAN JALAN BEBAS HAMBATAN DI KABUPATEN SUBANG, JAWA BARAT Made Parsa
Jurnal Penginderaan Jauh dan Pengolahan Data Citra Digital Vol 17 No. 1 Juni 2020
Publisher : Indonesian National Institute of Aeronautics and Space (LAPAN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30536/j.pjpdcd.2018.v0.a3152

Abstract

Kebutuhan pangan khususnya padi yang semakin meningkat seiring peningkatan penduduk menuntut pemerintah untuk tetap meningkatkan produksi diantaranya dengan intensifikasi dan ekstensifikasi pertanian. Disisi lain fenomena yang terjadi di lapangan adalah konversi lahan pertanian tetap terjadi dan bahkan cendrung meningkat dari tahun ke tahun dan tidak dapat diimbangi dengan pencetakan sawah baru yang berdampak pada penurunan produksi. Konversi (alih fungsi) lahan sangat mudah dimonitor dengan citra penginderaan jauh baik resolusi menengah (Landsat) maupun resolusi tinggi (SPOT6/7), dan bahkan untuk alih fungsi dalam skala yang luas dapat dimonitor menggunakan citra resolusi rendah seperti MODIS. Pembangunan jalan bebas hambatan Cipali yang telah selesai pada tahun 2015 pada kenyataannya melewati hamparan lahan persawahan di beberapa kabupaten yang dilaluinya termasuk Kabupaten Subang. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang konversi lahan sawah akibat pembangunan jalan bebas hambatan Cipali dan pengaruhnya terhadap produksi padi di Kabupaten Subang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis perubahan menggunakan citra Landsat dan SPOT6/7. Data yang digunakan meliputi citra Landsat 2009-2015, SPOT6/7 dan peta indikasi batas wilayah. Hasil analisis menunjukkan bahwa pembangunan jalan bebas hambatan Cipali telah menyebabkan konversi lahan sawah di Kabupaten Subang seluas 98,2 ha yang tersebar di sepuluh kecamatan dengan persentase tetinggi terjadi di Desa Karangmukti Kecamatan Cipeundeuy mencapai 17,8 ha (17,1%). Jika diasumsikan produktivitas rata-rata 5,6 ton dan indeks pertanaman (IP) 2 (tanam 2 kali pertahun) maka ini setara dengan penurunan produksi 1099,8 ton gabah pertahun.
IDENTIFIKASI MATERIAL PIROKLASTIK PASCA ERUPSI GUNUNG KELUD MENGGUNAKAN CITRA HYPERSPEKTRAL Seftiawan Samsu Rijal
Jurnal Penginderaan Jauh dan Pengolahan Data Citra Digital Vol 17 No. 1 Juni 2020
Publisher : Indonesian National Institute of Aeronautics and Space (LAPAN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (739.887 KB) | DOI: 10.30536/j.pjpdcd.2020.v17.a3299

Abstract

Gunung Kelud merupakan gunungapi yang mengalami erupsi pada tanggal 13 Februari 2014 setelah 7 tahun sebelumnya berada dalam kondisi dorman. Kolom letusan yang dihasilkan cukup besar dan meninggalkan endapan material piroklastik pada tubuh gunungapi. Hal ini harus dipantau untuk mencegah terjadinya bencana sekunder dari letusan gunungapi. Survei terestris pada wilayah bencana Gunung Kelud hampir tidak mungkin dilakukan karena kondisi yang cukup membahayakan. Salah satu cara untuk dapat mengidentifikasi material piroklastik hasil letusan gunungapi adalah menggunakan citra hyperspektral. Pengolahan citra hyperspektral dapat dilakukan menggunakan Pixel Purity Index (PPI) agar mendapatkan endmember yang berfungsi untuk menyusun kurva spektral dan basis pengambilan sampel material piroklastik di lapangan untuk mengetahui ukuran butir melalui uji granulometri. Hasil uji granulometri menunjukkan bahwa rerata ukuran material piroklastik adalah 0 - 2 φ. Kurva spektral yang dihasilkan oleh masing – masing ukuran sampel memperlihatkan bahwa material piroklastik sebesar 0 φ dapat diidentifikasi pada panjang gelombang 823,65 nm, 1 φ pada panjang gelombang 1305,96 nm dan 2 φ pada panjang gelombang 1497,63 nm. Nilai pantulan setiap material piroklastik pada masing – masing panjang gelombang sebesar 16,17%, 18,69% dan 27,03%. Pemetaan menggunakan metode Spectral Angle Mapper (SAM) menunjukkan sebaran material dengan ukuran tersebut berada pada sisi utara dan barat tubuh gunungapi.
THE EFFECT OF TOPOGRAPHIC CORRECTION METHODS SUN CANOPY SENSOR + C CORRECTION (SCS + C) ON THE ACCURACY OF THE RESULTS OF VARIOUS CLASSIFICATION METHODS IN LANDSAT 8 SURFACE REFLECTANCE IMAGE ferman setia nugroho
Jurnal Penginderaan Jauh dan Pengolahan Data Citra Digital Vol 17 No. 1 Juni 2020
Publisher : Indonesian National Institute of Aeronautics and Space (LAPAN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30536/j.pjpdcd.2020.v17.a3347

Abstract

In the land cover classification process using the optical system remote sensing satellite data, there are problems in hilly areas where the lighting on the slopes facing or backward from the sun produces different spectral responses. In this study, we will analyze the effect of topographic correction on the Sun Canopy Sensor + C Correction (SCS + C) method on the accuracy of the classification results on the LANDSAT 8 surface reflectance image using Google Earth Engine (GEE). The results showed an increase in classification accuracy after topographic correction using the Support Vector Machine (SVM) method, Classification and Regression Tree (CRT), Random Forest (RF), and Minimum Distance (MD), respectively 4.45%, 3.33%, 2.23%, and 2.22%. The topographic correction applied to the Maximum Entropy (ME) classification methods failed to improve accuracy. It can be concluded that topographic correction can improve the accuracy of land cover classification results, especially in hilly areas
SISTEM PENGOLAHAN DATA SATELIT SERI NOAA JPSS UNTUK PRODUKSI INFORMASI TITIK PANAS SECARA OTOMATIS Budhi Gustiandi; Donna Monica; Andy Indradjad
Jurnal Penginderaan Jauh dan Pengolahan Data Citra Digital Vol 17 No. 1 Juni 2020
Publisher : Indonesian National Institute of Aeronautics and Space (LAPAN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30536/j.pjpdcd.2020.v17.a3290

Abstract

The number of forest and land fires that were happened worldwide had been estimated to increase in the last years. Forest and land fires play a significant role in climate change because they are one of primary sources of carbondioxide and particulate matter that can affect chemical composition in the troposphere. To understand dynamics of forest and land fires in a wide scale, remote sensing satellite technology is considered as the most effective technique. Forest and land fires indicator products that are produced from remote sensing data processing are known widely as active fires or hot spots. A Joint Polar Satellite System generation 1 (JPSS-1) – also known as National Oceanic and Atmospheric Administration generation 20 (NOAA-20) – remote sensing satellite data processing system has been built to produce active fires or hotspots information automatically. The system is a development of existing Suomi National Polar-orbiting Partnership (Suomi-NPP) remote sensing satellite data processing system which is the predecessor of JPSS-1 / NOAA-20 satellite. System design, processing flow, and software used as parts of the system are elaborated in detail in this paper. Analysis of output products that are produced by the system are also described in detain in this paper. It is hoped that active fires or hotspots information products that are produced by the developed system can be utilized in national scale similar to their predecessor products that are produced by previous system, even they can be utilized in regional scale.
DEVELOPMENT OF HYBRID COMPRESSION ON LANDSAT-8 IMAGERY FOR QUICK-LOOK AND STORAGE SAVINGS Yuvita Dian Safitri; Wismu Sunarmodo; Ayom Widipaminto
Jurnal Penginderaan Jauh dan Pengolahan Data Citra Digital Vol 17 No. 1 Juni 2020
Publisher : Indonesian National Institute of Aeronautics and Space (LAPAN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30536/j.pjpdcd.2020.v17.a3167

Abstract

Compression is an important part of management for remote sensing images. Various methods were developed to produce the best compression results. This paper proposes a hybrid method that combines the methods of PCA, DCT, DWT, and LZW to produce the smallest file size with the best PSNR value on Landsat-8 images. The stages carried out in this study include; determine random cloud-free datasets at maximum zoom, specify n_component using PCA, the compression process in bands 6, 5, and 2; comparison of compression techniques (time consumption - PSNR - file size), as well as visual inspection of compression results. The experimental results show that the file size of Landsat-8 image dataset using the hybrid method ranges from 22-55 kB with a processing time of less than 2 seconds using the python programming language. However, the PSNR value produced is still below the other methods with a range of 48-51%.
PEMETAAN HABITAT BENTIK DI PULAU LIKI, PAPUA, MENGGUNAKAN CITRA SATELIT SENTINEL-2A Citra Arum Sari; Achmad Fachruddin Syah; Bayu Prayuda; Abdullah Salatalohi
Jurnal Penginderaan Jauh dan Pengolahan Data Citra Digital Vol 17 No. 1 Juni 2020
Publisher : Indonesian National Institute of Aeronautics and Space (LAPAN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30536/j.pjpdcd.2020.v17.a3322

Abstract

ABSTRAKHabitat bentik memiliki berbagai fungsi baik secara ekologis maupun ekonomis bagi kehidupan di pulau-pulau kecil atau di wilayahpesisir. Pada habitat bentik terdapat beberapa ekosistem seperti ekosistem lamun dan ekosistem terumbukarang yang patut menjadi perhatian. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan habitat bentik di Pulau Liki, Papua, dengan mengunakan data citrasatelit Sentinel-2A. Data citra yang digunakan diperoleh dari earthexplorer.usgs.gov website dan in situ data digunakan untuk kalibrasi data citra. Metode algoritma Lyzenga digunakan untuk memperbaiki kualitas citra dengan menghilangkan gangguan yang ada di kolom perairan sedangkan metode klasifikasi unsupervised digunakan untuk mengklasifikasi objek yang ada di kolom perairan. Hasil menunjukkan bahwa baik ekosistem terumbu karang maupun ekosistem lamun mengitari seluruh wilayah perairan Pulau Liki. Pada perairan tersebut ekosistem terumbu karang mempunyai luas total sebesar 153,64 ha sedangkan ekosistem lamun sebesar 143,53 ha. Informasi lokasi dan luasan ekosistem ini dapat dijadikan sebagai acuan dalam pengelolaan sumberdaya pesisir yang ada di PulauLiki, Papua. Kata kunci: Algoritma Lyzenga, Citra Sentinel-2A, Habitat Bentik, Pulau Liki ABSTRACTBenthic habitats have various functions both ecologically and economically for life on small islands or in coastal areas. In benthic habitats, there are several ecosystems such as seagrass ecosystems and coral reef ecosystems that deserve attention. This study aims to map benthic habitat on Liki Island, Papua, using Sentinel-2A satellite image data.The image data was obtained from the earthexplorer.usgs.gov website and in situ data was used for image data calibration. Lyzenga algorithm method was used to improve image quality by eliminating interference in the water column while unsupervised classification method was used to classify objects in the water column. The results show that both coral reef and seagrass ecosystems surround the entire territory of Liki Island waters. In these waters, corals reef ecosystems have a total area of 153.64 ha while seagrass ecosystems of 143.53 ha. Information on the location and extent of these ecosystems can be used as a reference in managing coastal resources on Liki Island, Papua.  Keywords: Lyzenga Algorithm, Citra sentinel-2A, Benthic Habitat, Liki Island
Halaman Belakang Vol. 17 No. 1 Juni 2020 Redaksi Jurnal
Jurnal Penginderaan Jauh dan Pengolahan Data Citra Digital Vol 17 No. 1 Juni 2020
Publisher : Indonesian National Institute of Aeronautics and Space (LAPAN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30536/j.pjpdcd.2020.v17.a3497

Abstract

Halaman Depan Vol. 17 No. 1 Juni 2020 Redaksi Jurnal
Jurnal Penginderaan Jauh dan Pengolahan Data Citra Digital Vol 17 No. 1 Juni 2020
Publisher : Indonesian National Institute of Aeronautics and Space (LAPAN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30536/j.pjpdcd.2020.v17.a3496

Abstract

Page 1 of 1 | Total Record : 9