Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Dr. Soetomo dengan frekuensi terbit dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan Mei dan November. Jurnal ilmiah fonema berisi tulisan yang berasal dari hasil penelitian, kajian atau karya ilmiah di bidang Pendidikan Bahasa dan Sastra.
Articles
14 Documents
Search results for
, issue
"Vol 4 No 1 (2021)"
:
14 Documents
clear
Nilai Moral dan Patriorik pada Lirik Lagu Bonek sebagai Motivasi Permainan Persebaya di Lapangan
Alfirman, Moh. Erfiansyah;
Meiludin, Moh.;
Bunali, Bunali
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : FKIP - Universitas Dr. Soetomo Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (591.667 KB)
|
DOI: 10.25139/fn.v4i1.3096
Lirik lagu adalah salah satu karya sastra berupa puisi yang dinyanyikan, lagu adalah puisi yang merupakan sebuah bentuk karya sastra dengan pemilihan kata yang indah dan terikat dengan unsur irama, ritma, diksi dan gaya bahasa. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui Nilai Moral, nilai patriotik dan lirik motivasi yang ada pada lirik lagu Bonek, Nilai patriotik yang ada pada lirik lagu Bonek untuk mengetahui nilai-nilai kepahlawanan yang ada pada Lirik Lagu tersebut untuk mengetahui nilai-nilai patriotisme yang terkandung yaitu keberanian, rela berkorban, pantang menyerah, kesetiakawanan sosial dan percaya diri. Jenis Penelitian ini adalahah penelitian kualitatif. Penelitian dengan menggunakan metode ini menekankan pada interprerasi dalam menulis. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adaah teknik dokumentasi yaitu teknik pencarian data melalui arsip-arsip buku-buku, gambar dan video yang berkaitan dengan objek penelitian, teknik simak catat dilaksanakan dengan cara menyimak video secara berulang-ulang kemudian dicatat keseluruhan lirik lagu yang dinyanyikan Bonek Mania dan teknik observasi digunakan untuk melihat dan mengamati secara langsung objek penelitian, sehingga peneliti mampu mencatatat dan menghimpun data yang diperlukan untuk mengungkap penelitian yang dilakukan. Teknik Hasil penelitian ini menemukan beberapa nilai moral, nilai patriotik, dan kata-kata motivasi pada lirik lagu bonek.
Strategi Kebertahanan Perempuan Lajang dalam Novel Cincin Separuh Hati Karya Netty Virgiantini
Intan, Tania;
Prayoga, Elga Ahmad
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : FKIP - Universitas Dr. Soetomo Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (549.445 KB)
|
DOI: 10.25139/fn.v4i1.3227
Penelitian ini membahas tentang strategi kebertahanan perempuan dalam novel Cincin Separuh Hati karya Netty Virgiantini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan kritik sastra feminis dan psikologi sastra. Data berupa kata, frasa, dan kalimat dari novel dikumpulkan dengan teknik simak catat setelah melalui pembacaan tertutup. Data tersebut kemudian dikategorikan, diinterpretasikan, dan dianalisis dengan teori yang relevan. Hasil analisis dirumuskan menjadi kesimpulan. Studi ini menunjukkan bahwa tokoh utama perempuan melajang karena memiliki trauma pada masa lalu. Perempuan dewasa yang belum menikah rentan mengalami stigma sebagai perempuan yang tidak ‘laku’, pemilih, memiliki orientasi seksual berbeda, serta berpotensi merusak rumah tangga orang lain. Berbagai bentuk strategi kebertahanan dilakukan perempuan lajang, seperti bersikap mandiri, menonjolkan karakter maskulin, dan menerapkan manipulasi sebagai bentuk mekanisme pertahanan diri. Dalam novel Cincin Separuh Hati, perempuan digambarkan masih membutuhkan laki-laki agar identitasnya menjadi utuh. Integritas perempuan terhadap tekad dan janji selibat yang telah dibuat sejak lama menjadi tidak kuat. Hal ini menyiratkan kepatuhan perempuan pada nilai-nilai tradisional dari kehidupan melajang dan perkawinan
Tradisi Lisan sebagai Media Pembelajaran Nilai Sosial dan Budaya Masyarakat
Hasanah, Luluk Ulfa;
Andari, Novi
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : FKIP - Universitas Dr. Soetomo Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (705.13 KB)
|
DOI: 10.25139/fn.v4i1.3232
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggali secara mendalam tradisi lisan yang ada di desa Becirongengor serta nilai sosial dan budaya yang terdapat dalam tradisi lisan tersebut sehingga nilai-nilai yang dimaksud mampu memberikan pembelajaran bagi masyarakat setempat. Berangkat dari permasalahan bahwa tradisi lisan yang berkembang di masyarakat mulai kehilangan eksistensinya. Saat ini peran tradisi lisan sudah mulai tergantikan oleh adanya media sosial yang menjamur di kalangan masyarakat. Pertanyaannya adalah bagaimana tradisi lisan mampu memberikan nilai-nilai sosial dan budaya di kalangan masyarakat, khususnya masyarakat Desa becirongengor. Metode kualitatif dengan pendekatan etnografi menjadi desain penelitian yang dipilih. Hasil penelitian dinyatakan bahwa terdapat tradisi lisan yang masih berkembang berkembang di tengah-tengah masyarakat, yaitu (1) Sejarah Beciro dan Ngengor; (2) Haul Mbah Janten dan Mbah Surogati; (3) Tradisi Kleman; (4) Paseban Karang Jiwo; (5) Tradisi MBET; dan (6) Slametan. Adapun nilai-nilai sosial dan budaya yang tersirat dalam tradisi lisan adalah nilai gotong royong, andap ashor, tepo seliro, aji mareng sesepuh, silaturahmi, toleransi, tenggang rasa, religius, dan nilai sejarah
Nilai Edukasi dalam Fabel dari Kumpulan Cerita dan Dongeng Terbaik Indonesia sebagai Landasan Pengembangan Fabel Berkearifan Lokal Madura
Setyawan, Arief;
Faqih, Fiyan Ilman;
Farihah, Izzatul
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : FKIP - Universitas Dr. Soetomo Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (114.503 KB)
|
DOI: 10.25139/fn.v4i1.3295
Keragaman fabel yang terdapat di Indonesia dapat dijadikan sebagai sarana membangun karakter anak mulai dari yang masih balita sampai dengan yang sudah menginjak usia sekolah dasar dan menengah. Sebagai salah satu bagian dari cerita rakyat yang menjadi kekayaan budaya dan kesusastraan Indonesia, fabel tentu sarat akan nilai-nilai karakter luhur di dalamnya. Permasalahan yang menjadi fokus penelitian ini adalah nilai karakter yang terdapat di dalam fabel dari kumpulan cerita dan dongeng terbaik Indonesia dengan judul “Buah Anggur yang Ranum†dan “Sepotong Dagingâ€. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai karakter yang terdapat dalam kedua fabel tersebut dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Dari hasil analisis diketahui bahwa fabel “Buah Anggur yang Ranumâ€di dalamnya memuat nilai-nilai karakter yang meliputi kerja keras, mandiri, dan kreatif. Adapun dari alur cerita yang tersaji pada fabel “Sepotong Dagingâ€, di dalamnya memuat nilai-nilai pendidikan karakter yaitu cinta damai, tanggung jawab, dan peduli sosial.Karakter-karakter luhur di atas selanjutnya dijadikan hipogram dalam pengembangan fabel-fabel berkearifan lokal Madura yang berjudul “Si Malas dan Si Rajin†dan “Si Jagoâ€.
Eksistensi Sufiks “able†dalam Kategori Kata Bahasa Indonesia: Kajian Morfologi
Al-Mubarrok, Muhammad Ramdlan;
Sofyan, Agus Nero
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : FKIP - Universitas Dr. Soetomo Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (696.299 KB)
|
DOI: 10.25139/fn.v4i1.3297
Bahasa merupakan alat komunikasi yang terus berkembang seiring dengan terjadinya proses globalisasi di dunia. Hal tersebut membuat kosakata baru bermunculan dalam kehidupan sehari-hari, tanpa terkecuali penggunaan bahasa Inggris dalam ragam lisan dan tulisan bahasa Indonesia. Artikel ini berjudul Eksistensi Sufiks “able†dalam kategori kata bahasa Indonesia: Kajian Morfologi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah teknik dasar simak yaitu sadap artinya secara praktis peneliti dalam rangka mendapatkan data, ia harus menggunakan kecerdikannya untuk menyadap pembicaraan informan, serta teknik sadap lanjutan simak bebas libat cakap. Adapun penyajian data dilakukan dengan metode deskripstif. Dalam penelitian ini, sumber data diperoleh dari hastag atau tagar penggunaan dalam media sosial instagram yang diklasifikasikan sesuai kebutuhan dan kegunaan data penelitian. Hasil penelitian menunjukan adanya pergeseran kategori kata bahasa Indonesia setelah diberi imbuhan sufiks –able di antaranya ialah: (a) dari kategori verba menjadi kategori adjektiva, (b) dari kategori verba menjadi kategori nomina, (c) dari kategori nomina menjadi adjektiva, dan (d) dari kategori adverbia menjadi kategori adjektiva.
Persepsi Mahasiswa Tentang Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka
Hidayatullah, Syarif
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : FKIP - Universitas Dr. Soetomo Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (513.406 KB)
|
DOI: 10.25139/fn.v4i1.3357
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi mahasiswa tentang kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan survey. Survey diberikan kepada 82 mahasiswa program studi pendidikan bahasa dan sastra Indonesia FKIP Uhamka. Data dikumpulkan dengan menggunakan angket berskala likert untuk mengetahui tingkat persetujuan mahasiswa terhadap MBKM. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa setuju terhadap pelaksanaan kurikulum MBKM ini dengan empat rekognisinya, yaitu perkuliahan di PS lain di dalam PT, perkuliahan di PS yang sama di PT berbeda, perkuliahan di PS yang berbeda di PT berbeda, dan praktek di lembaga nonperguruan tinggi.
Nilai Moral dan Patriorik pada Lirik Lagu Bonek sebagai Motivasi Permainan Persebaya di Lapangan
Alfirman, Moh. Erfiansyah;
Meiludin, Moh.;
Bunali, Bunali
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : FKIP - Universitas Dr. Soetomo Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (591.667 KB)
|
DOI: 10.25139/fn.v4i1.3096
Lirik lagu adalah salah satu karya sastra berupa puisi yang dinyanyikan, lagu adalah puisi yang merupakan sebuah bentuk karya sastra dengan pemilihan kata yang indah dan terikat dengan unsur irama, ritma, diksi dan gaya bahasa. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui Nilai Moral, nilai patriotik dan lirik motivasi yang ada pada lirik lagu Bonek, Nilai patriotik yang ada pada lirik lagu Bonek untuk mengetahui nilai-nilai kepahlawanan yang ada pada Lirik Lagu tersebut untuk mengetahui nilai-nilai patriotisme yang terkandung yaitu keberanian, rela berkorban, pantang menyerah, kesetiakawanan sosial dan percaya diri. Jenis Penelitian ini adalahah penelitian kualitatif. Penelitian dengan menggunakan metode ini menekankan pada interprerasi dalam menulis. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adaah teknik dokumentasi yaitu teknik pencarian data melalui arsip-arsip buku-buku, gambar dan video yang berkaitan dengan objek penelitian, teknik simak catat dilaksanakan dengan cara menyimak video secara berulang-ulang kemudian dicatat keseluruhan lirik lagu yang dinyanyikan Bonek Mania dan teknik observasi digunakan untuk melihat dan mengamati secara langsung objek penelitian, sehingga peneliti mampu mencatatat dan menghimpun data yang diperlukan untuk mengungkap penelitian yang dilakukan. Teknik Hasil penelitian ini menemukan beberapa nilai moral, nilai patriotik, dan kata-kata motivasi pada lirik lagu bonek.
Strategi Kebertahanan Perempuan Lajang dalam Novel Cincin Separuh Hati Karya Netty Virgiantini
Intan, Tania;
Prayoga, Elga Ahmad
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : FKIP - Universitas Dr. Soetomo Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (549.445 KB)
|
DOI: 10.25139/fn.v4i1.3227
Penelitian ini membahas tentang strategi kebertahanan perempuan dalam novel Cincin Separuh Hati karya Netty Virgiantini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan kritik sastra feminis dan psikologi sastra. Data berupa kata, frasa, dan kalimat dari novel dikumpulkan dengan teknik simak catat setelah melalui pembacaan tertutup. Data tersebut kemudian dikategorikan, diinterpretasikan, dan dianalisis dengan teori yang relevan. Hasil analisis dirumuskan menjadi kesimpulan. Studi ini menunjukkan bahwa tokoh utama perempuan melajang karena memiliki trauma pada masa lalu. Perempuan dewasa yang belum menikah rentan mengalami stigma sebagai perempuan yang tidak ‘laku’, pemilih, memiliki orientasi seksual berbeda, serta berpotensi merusak rumah tangga orang lain. Berbagai bentuk strategi kebertahanan dilakukan perempuan lajang, seperti bersikap mandiri, menonjolkan karakter maskulin, dan menerapkan manipulasi sebagai bentuk mekanisme pertahanan diri. Dalam novel Cincin Separuh Hati, perempuan digambarkan masih membutuhkan laki-laki agar identitasnya menjadi utuh. Integritas perempuan terhadap tekad dan janji selibat yang telah dibuat sejak lama menjadi tidak kuat. Hal ini menyiratkan kepatuhan perempuan pada nilai-nilai tradisional dari kehidupan melajang dan perkawinan
Tradisi Lisan sebagai Media Pembelajaran Nilai Sosial dan Budaya Masyarakat
Hasanah, Luluk Ulfa;
Andari, Novi
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : FKIP - Universitas Dr. Soetomo Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (705.13 KB)
|
DOI: 10.25139/fn.v4i1.3232
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggali secara mendalam tradisi lisan yang ada di desa Becirongengor serta nilai sosial dan budaya yang terdapat dalam tradisi lisan tersebut sehingga nilai-nilai yang dimaksud mampu memberikan pembelajaran bagi masyarakat setempat. Berangkat dari permasalahan bahwa tradisi lisan yang berkembang di masyarakat mulai kehilangan eksistensinya. Saat ini peran tradisi lisan sudah mulai tergantikan oleh adanya media sosial yang menjamur di kalangan masyarakat. Pertanyaannya adalah bagaimana tradisi lisan mampu memberikan nilai-nilai sosial dan budaya di kalangan masyarakat, khususnya masyarakat Desa becirongengor. Metode kualitatif dengan pendekatan etnografi menjadi desain penelitian yang dipilih. Hasil penelitian dinyatakan bahwa terdapat tradisi lisan yang masih berkembang berkembang di tengah-tengah masyarakat, yaitu (1) Sejarah Beciro dan Ngengor; (2) Haul Mbah Janten dan Mbah Surogati; (3) Tradisi Kleman; (4) Paseban Karang Jiwo; (5) Tradisi MBET; dan (6) Slametan. Adapun nilai-nilai sosial dan budaya yang tersirat dalam tradisi lisan adalah nilai gotong royong, andap ashor, tepo seliro, aji mareng sesepuh, silaturahmi, toleransi, tenggang rasa, religius, dan nilai sejarah
Nilai Edukasi dalam Fabel dari Kumpulan Cerita dan Dongeng Terbaik Indonesia sebagai Landasan Pengembangan Fabel Berkearifan Lokal Madura
Setyawan, Arief;
Faqih, Fiyan Ilman;
Farihah, Izzatul
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : FKIP - Universitas Dr. Soetomo Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (114.503 KB)
|
DOI: 10.25139/fn.v4i1.3295
Keragaman fabel yang terdapat di Indonesia dapat dijadikan sebagai sarana membangun karakter anak mulai dari yang masih balita sampai dengan yang sudah menginjak usia sekolah dasar dan menengah. Sebagai salah satu bagian dari cerita rakyat yang menjadi kekayaan budaya dan kesusastraan Indonesia, fabel tentu sarat akan nilai-nilai karakter luhur di dalamnya. Permasalahan yang menjadi fokus penelitian ini adalah nilai karakter yang terdapat di dalam fabel dari kumpulan cerita dan dongeng terbaik Indonesia dengan judul “Buah Anggur yang Ranum†dan “Sepotong Dagingâ€. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai karakter yang terdapat dalam kedua fabel tersebut dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Dari hasil analisis diketahui bahwa fabel “Buah Anggur yang Ranumâ€di dalamnya memuat nilai-nilai karakter yang meliputi kerja keras, mandiri, dan kreatif. Adapun dari alur cerita yang tersaji pada fabel “Sepotong Dagingâ€, di dalamnya memuat nilai-nilai pendidikan karakter yaitu cinta damai, tanggung jawab, dan peduli sosial.Karakter-karakter luhur di atas selanjutnya dijadikan hipogram dalam pengembangan fabel-fabel berkearifan lokal Madura yang berjudul “Si Malas dan Si Rajin†dan “Si Jagoâ€.