cover
Contact Name
RIZKI ANANDA
Contact Email
edukasi2019@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
edukasi2019@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN
ISSN : 26568063     EISSN : 26568071     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Fokus dan scope Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan meliputi hasil kajian ilmiah di bidang pendidikan baik yang dilakukan oleh guru, dosen maupun peneliti independent. Kajian tersebut meliputi, filsafat pendidikan, psikologi pndidikan, bimbingan dan konseling pendidikan, metodologi pendidikan, analisis kebijakan pendidikan, pengelolaan pendidikan, analisis kepemimpinan dan penelitian-penelitian lainnya di bidang praktis pendidikan.
Arjuna Subject : -
Articles 33 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2021)" : 33 Documents clear
Analisis Tahapan dalam Belajar Verbal (Verbal Learning) Hasan Basri; Neviyarni Neviyarni
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v3i1.171

Abstract

Artikel ini membahas tentang analisis tahapan dalam belajar verbal menggunakan rujukan dari kajian literatur yang relevan, dalam konsepnya belajar verbal ( Verbal Learning) merupakan kegiatan pembelajaran yang mendorong siswa untuk memberikan respon terhadap materi verbal seperti sebuah kata dan tanggapan- tanggapan yang bersifat verbal, ruang lingkup belajar verbal terdiri dari materi dan prosedur yang terurai dalam konteks- konteks pengembangan yaitu, Serial Learning, Paired Assosiated Learning, Free Recall,dan Recognation Learning. adapun tahap- tahap dalam belajar verbal yaitu, Respon and Stimulus Learning, stimulus and Descrimination, stimulus selection, dan stimulus Coding.
Persepsi Mahasiswa terhadap Pembelajaran Daring di Pendidikan Tinggi Vokasi: Studi Perbandingan antara Penggunaan Google Classroom dan Zoom Meeting Hutomo Atman Maulana
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v3i1.259

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan persepsi mahasiswa pada pembelajaran daring yang dilaksanakan menggunakan Zoom Meeting dan Google Classroom pada pendidikan tinggi vokasi selama masa pandemi COVID-19. Persepsi mahasiswa yang diteliti terbatas hanya pada aspek belajar mengajar, kapabilitas atau kemampuan dosen, dan sarana dan prasarana selama pelaksanaan pembelajaran daring. Penelitian ini merupakan penelitian komparatif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Politeknik Negeri Bengkalis. Sampel diambil dengan metode purposive sampling yang hanya berfokus pada mahasiswa yang telah mengikuti perkuliahan daring baik mata kuliah teori maupun praktik pada semester ganjil tahun akademik 2020/2021. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner yang diisi secara online oleh mahasiswa. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis kualitatif dan kuantitatif. Analisis kualitatif terdiri atas pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Analisis kuantitatif terdiri atas uji peringkat bertanda Wilcoxon yang digunakan untuk perbandingan persepsi mahasiswa secara statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa pada pembelajaran daring yang dilaksanakan dengan menggunakan Zoom Meeting dan Google Classroom berada pada kategori baik. Hasil uji peringkat bertanda Wilcoxon menunjukkan persepsi mahasiswa terhadap penggunaan Google Classroom lebih baik dibandingkan Zoom Meeting (Z = -5,798; p = 0,000).
Studi Komparatif Model Problem Solving Dengan Model Teams Games Tournament (Tgt) Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Sekolah Dasar Suardin Suardin; Wa Ode Lisa Andriani
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v3i1.289

Abstract

Rendahnya nilai hasil belajar matematika siswa kelas V (lima) di SDN 1 Katilombu mentut perlunya formulasi dan penerapan model-model pembelajaran yang efektif meningkatkan hasil belajar siswa. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui perbedaan hasil belajar matematika antara yang menggunakan model pembelajaran Problem Solving dan Model Pembelajaran Teams Games Tournament (TGT), siswa kelas V SD Negeri 1 Katilombu Kabupaten Buton Selatan. Jenis penelitian ini yaitu quasi experimental design dengan pendekatan deskriptif kuantitatif, dan menggunakan analisis data deskriptif dan inferensial untuk melihat nilai perbandingan hasil belajar matematika. Hasil penelitian diperoleh bahwa berdasarkan uji t test dua sample independen diperoleh nilai rata – rata kelas VA sebesar 68,13 dengan nilai signifikansi 0,00 dan kelas VB sebesar 79,59 dengan nilai signifikansi 0,00. Karena nilai sig (2-tailed) 0,00 ≤ 0,05, maka dinyatakan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara nilai rata – rata hasil belajar siswa pada kelompok eksperimen I (VA) dan kelompok eksperimen II (VB). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika di kelas V SD Negeri 1 Katilombu, dengan nilai rata-rata lebih tinggi dibanding model pembelajaran problem solving
Ingatan II : Pengorganisasian,Lupa dan Model-Model Ingatan Alfun Sandi; Neviyarni Neviyarni
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v3i1.191

Abstract

Dramawan abad ke-20 Tennessee William pernah mengatakan bahwa hidup adalah memori kecuali momen sekarang yang berlalu demikian cepat sehingga kita sulit untuk mengingatnya, jadi apa itu memori? Memori atau ingatan adalah retensi informasi dari waktu ke waktu yang melibatkan encoding, penyimpanan dan pengambilan kembali. Para psikolog pendidikan mempelajari bagaimana informasi diletakan atau disimpan dalam memori, bagaimana ia dipertahankan atau disimpan setelah disandikan (encoded), dan bagaimana ia ditemukan atau diungkapkan kembali untuk tujuan tertentu dikemudian hari. Memori membuat diri kita terasa berkesinambungan. Tanpa adanya memori, kita tidak mampu menghubungkan apa yang terjadi kemarin dengan apa yang sedang kita alami sekarang. Otak merupakan perangkat yang paling komleks di dunia. Trilyunan sel otak memiliki fungsi spesifik tetapi saling berhubungan. Mengendalikan seluruh aspek fisik dan psikis manusia. Baik secara sadar maupun tak sadar. Kapasitas penyimpanan memori di dalam otak jauh melebihi kapasitas hardisk computer terbesar sekalipun. Otak memiliki kemampuan menangani algoritma rumit secara bersamaan dalam jumlah tak terbatas, jauh melebihi kemampuan prosesor komputer tercanggih sekalipun. Tapi sayangnya manusia tidak mampu mengoptimalkan seluruh potensi otak tersebut, sehingga otak tidak memungkinkan semua jejak ingatan itu tersimpan terus dengan sempurna, melainkan berangsur-angsur akan menghilang. Tetapi ketika orang yang bersangkutan diminta untuk mengingat kembali hal yang sudah diingatnya, terkadang mulai terlupakan sebagiannya. Dalam makalah ini akan dibahas hal-hal yang berhubungan dengan memori seperti pengorganisasian, lupa, model memori serta kebiasaan belajar dan ingatan.
Fenomena Stress dan Pembiasaan Belajar Daring dimasa Pandemi Covid-19 Yadi Jatira; Neviyarni S
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v3i1.187

Abstract

Pembelajaran daring yang dilaksanakan selama masa pandemi pada semua tingkat pendidikan banyak menyebabkan stress dalam proses pembiasaan belajar yang dilaksanakan. Artikel ini membahas tentang stress dan pembiasaan belajar daring dimasa pandemi covid 19. Beberapa konsep tentang Pembiasaan Belajar, stress, digunakan untuk menganalisa pembiasaan pembelajaran pada masa pandemi covid 19 ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi stress dan pembiasaan belajar daring agar pembelajaran daring ini tetap efektif dan tujuan pembelajarannya tersampaikan. Kajian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggambarkan keadaan apa adanya, menggunakan observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa: pertama pembelajaran daring dimasa pandemi covid 19 ini menyebabkan peserta didik mengalami stress, kedua pembiasaan pembelajaran daring ini menyebabkan peserta didik menjadi bosan dan pemalas dikarenan beberapa gangguan yang mungkin terjadi dalam pembiasaan pembelajaran daring. 
Efektifitas Pembelajaran Model Flipped Clasrooom masa Pandemi Covid -19 terhadap Hasil Belajar Siswa di Sekolah Dasar Gawise Gawise; Tarno Tarno; Amelia Ayu Lestari
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 1 (2021): February, Pages 1-260
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v3i1.328

Abstract

Virus Corona-19 berdampak pada proses pembelajaran yang dilaksanakan di rumah dengan menggunakan aplikasi During, flipped classroom,  akibat dampak virus Corona-19 di Indonesia untuk mencegah penyebaran virus tersebut. Flipped Classroom adalah bentuk pembelajaran blended (melalui interaksi tatap muka dan virtual/online).Tujuan untuk mengetahui efektiftas pembelajaran  model flipped claasroom masa pandemi covid-19 terhadap hasil belajar (Studi kasus orang tua siswa) dan untuk mengetahui dampak pembelajaran model flipped Claasroom masa pandemi covid-19 terhadap hasil belajar (Studi kasus orang tua siswa) di Sekolah Dasar. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, Penelitian menggunakan metode studi kasus dikarenakan kondisi yang tidak memungkinkan, kondisi sulit yang sedang dialami masyarakat Indonesia bahkan dunia pendidikan yaitu Covid-19-19. Sulitnya mendapatkan data secara langsung dilapangan karena kegiatan proses pembelajaran dilaksanakan dari rumah maka darii tusaran terbaik yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan mengubah metode pembelajaran flippedclassroom studi kasus orang tua siswa kelas IV SD dengan jumlah populasi yaitu 15 orang tua siswa dan 2 orang guru  SD  yang berdomisili BTN Medy Barata. Pengumpulan data berdasarkan tekniknya yaitu melalui wawancara, angket (kuesioner), dan observasi. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, kami menyimpulkan bahwa  hasil belajar dengan menggunakan pembelajaran model flipped classroom pada masa pendemi covid-19 di Sekolah Dasar Negeri Kecamatan Wolio di Kota Baubau yaitu kurang efektif. Hal ini dikarenakan tidak maksimalnya propes pembelajaran yang mengakibatkan tujuan pembelajaran tidak tercapai. Penyebabnya ada beberapa hal, mulai dari fungsi guru yang tidak maksimal, orang tua yang tidak bisa memberikan pemahaman dengan baik dikarenakan pekerjaan mereka serta peserta didik yang masih membutuhkan pengawasan dalam menggunakan teknologi. Terutama pada peserta didik, karena mereka menggunakan teknologi berupa gadget jadi jika tidak diawasi mereka bisa saja hanya bermain dengan gadget dan tidak mempelajari pelajaran yang diberikan oleh guru mereka
Peningkatan Penilaian Aspek Perkembangan Kognitif Anak Usia 4-6 tahun di Taman Kanak-Kanak Melania Azmita; Nenny Mahyuddin
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 1 (2021): February, Pages 1-260
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v3i1.276

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran menyeluruh tentang pelaksanaan penilaian yang dilakukan guru terhadap perkembangan kognitif anak usia 4-6 tahun di taman kanak-kanak pada era revolusi industri 4.0. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian studi literatur yaitu dengan menelaah sumber data yang relevan yang diambil dari buku, artikel, jurnal, dan sebagainya. Baik dari sumber primer maupun sekunder menggunakan teknik analisis data berupa analisis isi (content analisis). Berdasarkan beberapa hasil penelitian  menunjukkan bahwa pelaksanaan penilaian perkembangan kognitif anak sangat penting untuk dilaksanakan agar mengetahui capaian perkembangan kognitif anak serta dapat mengembangakan kognitif anak lebih optimal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan kognitif anak usia 4-6 tahun di taman kanak-kanak dapat dilihat dari pelaksanaan penilaian yang di lakukan guru di sekolah.
Tinjauan dari Belajar Pembiasaan Indah Etika Putri; Neviyarni Neviyarni
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 1 (2021): February, Pages 1-260
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v3i1.202

Abstract

Pada artikel menganalisa belajar pembiaasaan ini menggunakan rujukan dari kajian literatur yang relevan dan terpercaya. Dari pembahasan mengenai belajar pembisaan merupakan sebuah kegiatan bentuk pembelajaran yang telah diamati dalam organisme yang lebih rendah dari manusia, merupakan bentuk yang paling dasar dari proses belajar dari pada pembelajaran konsep, dalam memahami pembiasaan membutuhkan asumsi dan prinsip yang lebih sedikit dibandingkan dengan fenomena yang lebih kompleks. Dalam belajar pembiasaan terurai beberapa materi seperti, pembiasaan dan pembelajaran manusia, prosedur dasar pembiasaan, konsep penguatan, prinsip-prinsip dasar penguatan,dan penerapan prinsip pembiasaan.
Teori Belajar Bahasa Sri Hastuti; Neviyarni Neviyarni
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 1 (2021): February, Pages 1-260
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v3i1.179

Abstract

Artikel ini membahas tentang teori belajar bahasa menggunakan rujukan dari kajian literatur yang relevan, dalam konsepnya bahasa merupakan alat dasar yang digunakan manusia untuk berpikir. Karateristik bahasa terdiri dari fungsi bahasa, unit dasar bahasa:fonem dan morfem, level tertinggi dari analisis bahasa, struktur frase dalam kalimat, Struktur permukaan dan struktur dalam. Adapun isu-isu dalam bahasa yaitu, perkembangan bahasa, bahasa dan proses berpikir, bahsa pada hewan, perbedaan budaya dalam bahasa, berbicara dan otak manusia. Adapun teori-teori belaar bahasa yaitu, pendekatan pengkondisian, dan pendekatan psikolinguistik.
Konsep Manajemen Bimbingan dan Konseling Andika Fawri; Neviyarni Neviyarni
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 1 (2021): February, Pages 1-260
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v3i1.266

Abstract

Permendikbud Nomor 111 Tahun 2014 diterbitkan untuk menjadi acuan baru pelaksanaan tata kelola bimbingan dan konseling mulai dari planning, organizing, staffing, leading dan controlling. Melaksanakan program pendidikan yang bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa dan menjadikan generasi yang memiliki kopetensi sangatlah menjadi tanggung jawab seorang pendidik. Seorang konselor tepatnya guru bimbingan dan konseling harus memiliki manajemen yang baik (pengelolaan dan pengaturan) agar memiliki langkah langkah yang baik dalam pelaksanaan program yang akan di buat. Guru bimbingan dan konseling perlu untuk membuat rancangan program tahunan, semesteran, bulanan, mingguan bahkan harian dan agar program berjalan maka perlu untuk menyesuaikan dengan  fungsi dari manajemen, harus benar benar tercapai secara ideal adapun fungsi pelaksanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan. Organisasi dan personalia adalah masalah yang sangat sering dijumpai di instansi pendidikan dengan tidak adanya kesesuaian dengan tenaga kerja pendidik sehingga menjadikan sebuah hambatan untuk terlaksananya kinerja yang baik. Permasalah yang timbul ini dilihat dari jumlah data sekunder yang didapatkan dari berbagai hasil penelitian baik itu dengan menggunakan observasi dan wawancara kepada tenaga pendidik

Page 1 of 4 | Total Record : 33


Filter by Year

2021 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 7, No 6 (2025): Desember Vol 7, No 5 (2025): Oktober Vol 7, No 4 (2025): Agustus Vol 7, No 2 (2025): In Press Vol 7, No 1 (2025): February Vol 6, No 6 (2024): December Vol 6, No 5 (2024) Vol 6, No 4 (2024) Vol 6, No 3 (2024) Vol 6, No 2 (2024): In Press Vol 6, No 2 (2024) Vol 6, No 1 (2024) Vol 5, No 6 (2023) Vol 5, No 6 (2023): December Vol 5, No 5 (2023) Vol 5, No 5 (2023): October Vol 5, No 4 (2023) Vol 5, No 4 (2023): August Vol 5, No 3 (2023): June Vol 5, No 3 (2023) Vol 5, No 2 (2023): April Vol 5, No 2 (2023) Vol 5, No 1 (2023) Vol 5, No 1 (2023): February Vol 4, No 5 (2022): October Pages 6401-7346 Vol 4, No 4 (2022): August Pages 5501-6400 Vol 4, No 3 (2022): June Pages 3201-5000 Vol 4, No 2 (2022): April Pages 1601- 3200 Vol 4, No 1 (2022): February Pages 1-1600 Vol 4, No 6 (2022): December 2022 Vol 4, No 6 (2022) Vol 4, No 5 (2022) Vol 4, No 4 (2022) Vol 4, No 3 (2022) Vol 4, No 2 (2022) Vol 4, No 1 (2022) Vol 3, No 6 (2021): December Pages 3500-5500 Vol 3, No 5 (2021): October Pages 1880-3500 Vol 3, No 4 (2021): August Pages 1101-2382 Vol 3, No 3 (2021): June Pages 631-1091 Vol 3, No 2 (2021): April Pages 250-630 Vol 3, No 1 (2021): February, Pages 1-260 Vol 3, No 6 (2021) Vol 3, No 5 (2021) Vol 3, No 4 (2021) Vol 3, No 3 (2021) Vol 3, No 2 (2021) Vol 3, No 1 (2021) Vol 2, No 3 (2020): December, Pages 215-250 Vol 2, No 2 (2020): August, Pages 113-214 Vol 2, No 1 (2020): April, Pages 1-112 Vol 2, No 2 (2020) Vol 2, No 1 (2020) Vol 1, No 3 (2019): December Pages 97- 137 Vol 1, No 2 (2019): August Pages 56-96 Vol 1, No 1 (2019): April, Pages 1-55 Vol 1, No 3 (2019) Vol 1, No 2 (2019) Vol 1, No 1 (2019) More Issue