cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
KEK (Kajian Ekonomi dan Keuangan)
Published by Kementerian Keuangan
ISSN : 14103249     EISSN : 25409999     DOI : -
Core Subject : Economy,
Kajian Ekonomi dan Keuangan (KEK henceforth)was first published in 1996 as an initiative of researchers of Ministry of Finance. In the earlier years of its publication, KEK was also known as Kajian Ilmiah Ekonomi dan Keuangan (KIEK). Since then KEK has been published regularly as one of the prominent sources of reference for public policy evaluation as well as a recommendation, in particular on Indonesian state budgets and finance topics.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue " Vol 14, No 3 (2010)" : 5 Documents clear
MODEL PROYEKSI EKSPOR DAN IMPOR - VOLUME DAN HARGA Handoko, Rudi
Jurnal Kajian Ekonomi dan Keuangan Vol 14, No 3 (2010)
Publisher : Badan kebijakan Fiskal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31685/kek.v14i3.62

Abstract

Kinerja ekspor dan impor Indonesia selama periode 2000 - 2009 cenderung mengalami peningkatan walaupun sempat mengalami penurunan saat terjadi krisis ekonomi global 2008/2009. Variabel ekonomi yang mempengaruhi ekspor dan impor diidentifikasi seperti permintaan dunia, volume perdagangan dunia, harga ekspor, dan nilai tukar. Model proyeksi difokuskan kepada pertumbuhan (growth) volume dan harga baik ekspor maupun impor. Model ekonometrik yang dikembangkan menggunakan metode ordinary least square (OLS) dengan meregresikan variabel-variabel yang mempengaruhi volume dan harga—ekspor dan impor.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENCAPAIAN TARGET PENERIMAAN PAJAK (STUDI PADA KPP PRATAMA DI LINGKUNGAN KANWIL DJP JAKARTA PUSAT TAHUN 2006-2008) Faisal, Haris; Aziz, Abdul
Jurnal Kajian Ekonomi dan Keuangan Vol 14, No 3 (2010)
Publisher : Badan kebijakan Fiskal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31685/kek.v14i3.59

Abstract

Artikel ini membahas faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi pencapaian target penerimaan pajak yang dibebankan kepada Kantor Pelayanan Pajak Pratama di Kantor Wilayah Direktorat jenderal Pajak Jakarta Pusat pada tahun 2006-2008. Penelitian ini menggunakan metodologi regresi berganda data panel (pooling data regression) pada ilmu Ekonometrika dengan variabel bebas Penerimaan Pajak Tahun Sebelumnya, rasio SDM (Account Representative, Fungsional Pemeriksa Pajak dan Pegawai Pelaksana) dengan jumlah WP efektif, rasio realisasi Sumber Dana (Prosentase Realisasi Anggaran Belanja/DIPA) dengan SDM, dan Tingkat Kepatuhan Administrasi Wajib Pajak (Orang Pribadi dan Badan). Hasil penelitian ini menyarankan agar pimpinan di Direktorat Jenderal Pajak sebagai pelaksana kebijakan publik lebih memperhatikan alokasi SDM dan meningkatkan kualitasnya; mengawasi pelaksanaan anggaran agar lebih efektif dan efisien; dan meningkatkan tingkat Kepatuhan Administrasi Wajib Pajak, yang keseluruhannya merupakan bagian dari peningkatan mutu Reformasi Perpajakan.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT INVESTASI DI DAERAH : STUDY KASUS DI KABUPATEN JEMBER JAWA TIMUR Hanim, Anifatul; Ragimun, Ragimun
Jurnal Kajian Ekonomi dan Keuangan Vol 14, No 3 (2010)
Publisher : Badan kebijakan Fiskal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31685/kek.v14i3.55

Abstract

The trend of economic growth in Jember region is tremendously sophisticated. It needs more resources support especially from potential investors either government or private sector. Investigation on the partner's environments is normally been conducted before coming to the field. The perceptions of this potential investor will derive their expectation and contribute significantly to investment climate in Jember. The aims of this research are: (1) to determine the economic and non economic potential factors in Jember region and to attract the investors (2) to test the reliability and validity of the potential factors. Besides twenty two economic and non economic factors, there are six variables produced by EFA method. These variables are potentially influence the investors' attractiveness. There are economic stabilization, administration, government policy, institutional, and securities. Reliability and validity test imply that the factors are able for further statistical analysis.
THE PROSPECT OF INDONESIA CHINA ECONOMIC RELATION Kemu, Suparman Zen
Jurnal Kajian Ekonomi dan Keuangan Vol 14, No 3 (2010)
Publisher : Badan kebijakan Fiskal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31685/kek.v14i3.70

Abstract

Perkembangan hubungan ekonomi Indonesia China merupakan phenomena yang menarik untuk disimak, karena dua Negara ini merupakan Negara dengan jumlah penduduk yang besar, dan sedang mengalami pertumbuhan ekonomi yang mengesankan. Indonesia memiliki keunggulan sumber daya alam (SDA), daya beli yang meningkat, dan meningkatnya daya saing sebagai Negara tujuan FDI. Beberapa kelemahan Indonesia antara lain buruknya kondisi investasi terutama berkaitan dengan buruknya kondisi infrastruktur (khususnya listrik), birokrasi yang cendrung korup, adanya resistensi dari sekelompok masyarakat terhadap kepemilikan asing, dan juga ekspor yang sangat bergantung pada komoditi primer. China disisi lain, sedang mengalami pertumbuhan ekonomi tinggi diiringi terjadinya peningkatan kebutuhannya akan barang impor termasuk dari Indonesia, sedang menggiatkan FDI ke luar negeri termasuk ke Indonesia, bersama Indonesia merupakan anggota ASEAN+3yang saling mengetahui kekurangan dan kehebatan masing-masing. Kalau beberapa kelebihan tadi bisa disinergikan, dan terhadap beberapa kelemahan yang ada dilakukan perbaikan, maka hubungan ekonomi Indonesia China ke depan akan dapat meningkat dengan lebih pesat
ANALISIS KETERKAITAN ANTAR INDUSTRI DAN SEKTOR KUNCI DI INDONESIA Soedomo, R Pramono
Jurnal Kajian Ekonomi dan Keuangan Vol 14, No 3 (2010)
Publisher : Badan kebijakan Fiskal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31685/kek.v14i3.71

Abstract

The industrial sector plays an important role in the development of the Indonesian economy. The problem of mapping types need anything from 175 industry sectors that have a relationship with each other linkages that need to diprioritas to increase in domestic industrial sector. This study aims to map and analyze the inter-industry linkages and key sectors in Indonesia. To view the analysis of linkage and multiplier analysis in this study using input-output model with the 10-year 2005 data tables 175 sector classification. Linkages among sectors using methods known forward and backward linkage index linkages. Determine the index number of key sectors is a priority sector.From the analysis results can be seen that there are 20 key sectors in Indonesia, the sector: (1) pulp, (2) oil industry of animal and vegetable oils, (3] skin equalize, and preparations, (4) rice industry (5) industrial sugar, (6) basic metal industries rather than iron, (7) animal feed industry, [8] service restaurant, (9) entertainment services, recreation and cultural services, private [10] of meat offal and the like, (11] textile industry, (12] electricity and gas, (13] residential buildings and non residence, (14] and mounted industrial sawn timber, (15] highway transportation services, (16] roads, bridges and ports, (17] poultry and results -result, (18] fertilizer industry, (19] Manufacture of paper and paperboard and (20] marine transportation services. With the 20 key sectors, we can know these sectors have forward and backward linkages are high. For that government policy should be more focused on the 20 key sectors.

Page 1 of 1 | Total Record : 5