cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
rindo.herdianto@pu.go.id
Editorial Address
Jalan Panyaungan, Cileunyi Wetan, Kabupaten Bandung 40393
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Permukiman
ISSN : 19074352     EISSN : 23392975     DOI : http://dx.doi.org/10.31815/jp
Core Subject : Engineering,
Karya tulis ilmiah dibidang permukiman yang meliputi kawasan perkotaan/perdesaan, bangunan dan gedung yang ada didalamnya serta sarana dan prasarana pendukungnya.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 13 No 1 (2018)" : 7 Documents clear
Dinamika Harga Lahan Di Sekitar Pengembangan Lahan Skala Besar Gedebage Kota Bandung Asyrafinafilah Hasanawi; Haryo Winarso
Jurnal Permukiman Vol 13 No 1 (2018)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Permukiman dan Perumahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31815/jp.2018.13.41-52

Abstract

Proyek pengembangan lahan skala besar di Gedebage oleh Summarecon Gedebage yang semakin meningkat dan rencana Sub Wilayah Kota (SWK) Gedebage sebagai Pusat Pelayanan Kota (PPK) akan berpengaruh pada dinamika harga lahan secara signifikan. Investasi dalam pengembangan lahan akan terus meningkat dan akan mempengaruhi harga pasar lahan. Namun demikian, perkembangan harga lahan di kawasan sekitarnya tersebut belum diketahui secara baik. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dinamika harga lahan di sekitar pengembangan lahan skala besar dengan menggunakan beberapa metode, yaitu gabungan kerangka sampel Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) dan metode geographical area untuk menentukan lokasi harga lahan, metode purposive sampling untuk menentukan broker lahan sebagai responden kunci. Dinamika harga lahan ditunjukkan dengan pertumbuhan median harga lahan dan peta isovalue menggunakan software Surfer DEM. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat dinamika harga lahan di wilayah studi yang disebabkan oleh adanya pengembangan lahan skala besar Summarecon Gedebage Kota Bandung. Faktor-faktor eksternal dan internal serta peristiwa-peristiwa penting yang terjadi baik tingkat lokal, regional, dan nasional juga mempengaruhi harga lahan di wilayah tersebut. Pertumbuhan median harga lahan di sekitar pengembangan lahan skala besar Summarecon Gedebage Kota Bandung dan jalan utama meningkat lebih cepat daripada sekitarnya. Fenomena-fenomena ini juga mempengaruhi harga pasar lahan di wilayah studi. Oleh sebab itu, diperlukan peningkatan peran pemerintah untuk memonitoring perkembangan harga lahan yang terjadi secara pesat.
Kinerja Instalasi Pengolahan Air Limbah Komunal di Kota Bogor Dhama Susanthi; Mohammad Yanuar J. Purwanto; Suprihatin Suprihatin
Jurnal Permukiman Vol 13 No 1 (2018)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Permukiman dan Perumahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31815/jp.2018.13.21-30

Abstract

Pemerintah telah melakukan pembangunan IPAL komunal yang bertujuan untuk memberikan akses sanitasi layak kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja dan status keberlanjutan IPAL komunal  di Kota Bogor. Metode yang digunakan yaitu pengamatan kondisi di lapangan, wawancara, dan pengambilan sampel air limbah untuk mengetahui kinerja IPAL. Secara umum kondisi fisik fasilitas IPAL masih cukup baik tetapi kinerjanya belum memenuhi kriteria desain yang diharapkan. Fasilitas tambahan pada beberapa lokasi yaitu biodigester penghasil  gas dan reverse osmosis untuk air minum belum optimal. Kinerja IPAL komunal dipengaruhi karakteristik limbah, volume air limbah yang masuk ke dalam sistem IPAL, dan pengelolaan. Status keberlanjutan IPAL komunal tergolong keberlanjutan sedang. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor yang mempengaruhi keberlanjutan pengelolaan IPAL komunal yaitu partisipasi masyarakat dan keberadaan kelompok swadaya masyarakat (KSM).
Kajian Nonteknis Penerapan Uprating Instalasi Pengolahan Air Pada Sistem Penyediaan Air Minum Sarbidi Sarbidi
Jurnal Permukiman Vol 13 No 1 (2018)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Permukiman dan Perumahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31815/jp.2018.13.1-12

Abstract

Sampai saat ini, pelayanan air minum  di Indonesia baru tercapai sekitar 70%. Perlu tambahan 30% untuk mencapai target layanan 100% pada akhir tahun 2019. Salah satu solusi  percepatan layanan air minum  adalah mengembangkan dan menerapkan  teknologi uprating instalasi pengolahan air (IPA), karena dapat dihasilkan debit produksi (2-3) kali lipat dari debit  semula,  air olahan memenuhi kualitas air minum dan dapat dikerjakan dengan biaya (4-5) kali  lebih murah dibanding membangun instalasi yang baru. Untuk itu diperlukan adanya kebijakan baru, berupa  penerapan uprating dengan ketentuan: (1) Uprating adalah bagian dari tanggung jawab pemerintah pusat, pemerintah daerah dan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). (2) Uprating adalah sebahagian dari pekerjaan rehabilitasi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM). (3) Uprating didukung dengan kebijakan, program khusus dan skema pembiayaan dari pemerintah pusat dan daerah serta PDAM. (4) menerapkan teknologi hasil inovasi yang handal dan (5) menjadikan air tak berekening (nonrevenue water, NRW) hingga batas yang ditoleransi secara nasional.
Pencemaran Udara Akibat Kinerja Lalu-Lintas Kendaraan Bermotor Di Kota Medan Indrayani Indrayani; Sri Asfiati
Jurnal Permukiman Vol 13 No 1 (2018)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Permukiman dan Perumahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31815/jp.2018.13.13-20

Abstract

Kegiatan manusia secara langsung atau tidak langsung maupun akibat proses alam menyebabkan kualitas udara turun sampai ke tingkat tertentu sehingga menyebabkan lingkungan menjadi kurang atau tidak dapat berfungsi lagi sesuai peruntukannya. Semakin meningkatnya pertumbuhan suatu kota beriringan dengan meningkatnya kegiatan manusia dan bertambahnya jumlah kendaraan di perkotaan  maka mengakibatkan komposisi udara ambien mengalami perubahan kualitas. Terjadinya penurunan kualitas udara diakibatkan kendaraan bermotor di jalan yang padat. Akibat penurunan kualitas tersebut dapat mengganggu dan membahayakan lingkungan sekitar terutama manusia, hewan serta tumbuhan. Penelitian ini dilakukan di tiga lokasi di Kota Medan dengan tingkat kepadatan lalu lintas yang cukup tinggi, yaitu Jalan Gatot Subroto, Jalan Gagak Hitam, Jalan Sisingamangaraja. Dari hasil analisis menggunakan Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) diketahui bahwa volume lalu lintas berpengaruh signifikan terhadap kualitas udara ambien. Umumnya pengaruh tersebut didominasi oleh angkutan barang sedangkan angkutan penumpang hanya memberikan pengaruh yang kecil, namun pengaruh tersebut dapat bertambah besar apabila volume lalu lintas padat di suatu jalan. Untuk besaran pengaruh kinerja lalu lintas terhadap kualitas udara ambien sebesar 28,07% dan sisanya di pengaruhi faktor lain. Hasil tersebut cukup besar untuk satu parameter pencemar udara di perkotaan.
Pelestarian Budaya Lampung dalam Arsitektur Masa Kini pada Bangunan Menara Siger dan Sesat Agung Bumi Gayo Muhammad Diaz Adiyudha; Alwin Suryono
Jurnal Permukiman Vol 13 No 1 (2018)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Permukiman dan Perumahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31815/jp.2018.13.31-40

Abstract

Provinsi Lampung kini sedang berfokus pada pelestarian budayanya, dengan mengangkat Siger sebagai simbol budaya dan menjadikannya sebagai identitas baru. Siger dulu berupa mahkota wanita, kini dijadikan konsep pada fasad bangunan pemerintahan dan komersial. Isu penelitian tentang pelestarian budaya Lampung pada bangunan publik Menara Siger dan Sesat Agung Bumi Gayo. Hal ini bertujuan untuk memahami peranan budaya Lampung pada objek studi, mendeskripsikan elemen-elemen arsitektur signifikan, serta konsep tindakan pelestarian budaya Lampung. Metode yang digunakan secara kualitatif, dengan langah-langkahnya: 1) Mengungkap budaya Lampung; 2) Mengungkap elemen arsitektur signifikan pada Menara Siger dan Sesat Agung Bumi Gayo; 3) Tindakan pelestarian budaya Lampung. Temuan penelitian ini: a) Budaya Lampung merupakan budaya yang sarat akan nilai terkait dengan kegiatan, orientasi mata angin, tata massa bangunan, dan juga hasil karya manusia berupa Siger dan kain tradisional. Hal ini juga tercermin pada konsep bangunan Menara Siger dan Sesat Agung Bumi Gayo yang sebagian besar mengambil konsep dasar bermukim masyarakat Lampung dulu; b) Elemen arsitekturnya adalah arah orientasi, tata massa bangunan di dalam tapak, dan ruang komunal seperti dengan pola permukimanan masyarakat dulu; c) Tindakan pelestarian pada aspek bentuk yaitu dengan cara preventif, preservasi, dan adaptasi, sedangkan tindakan pelestarian pada aspek fungsi yaitu preservasi, adaptasi, dan rekonstruksi.  Upaya pelestarian dengan aspek bentuk dan fungsi dilakukan agar budaya lampung tidak tergerus oleh zaman saat ini dan agar budaya tetap terjaga baik benda maupun nilainya.
Karakteristik Limbah Tailing Sebagai Bahan Baku Mortar Siap Pakai Adhi Yudha Mulia; Indriansi Nirwana Sari
Jurnal Permukiman Vol 13 No 1 (2018)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Permukiman dan Perumahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31815/jp.2018.13.53-60

Abstract

Pembangunan infrastruktur di Provinsi Papua masih tertinggal, disebabkan oleh mahalnya biaya konstruksi, dengan Indeks Kemahalan Konstruksi (IKK) Provinsi Papua tahun 2016 mencapai 239,98. Salah satu solusi adalah memanfaatkan limbah tailing sebagai bahan bangunan. Penelitian ini bertujuan mendapatkan komposisi mortar siap pakai berbahan baku tailing yang memenuhi persyaratan teknis dan aman bagi lingkungan. Penelitian ini meliputi rangkaian pengujian laboratorium untuk mengetahui komposisi kimia, karakteristik fisik dan gradasi tailing, karakteristik mekanik mortar, serta toksisitas tailing, campuran mortar dan produk mortar (campuran mortar ditambah air). Sampel tailing diambil di antara mile area (MA) 205 dan MA 227 di area pengendapan ModADA. Hasil uji komposisi kimia menunjukkan kandungan SiO2, Fe2O3, dan Al2O3 mencapai 68,8%. Analisis gradasi dan karakteristik fisik juga memenuhi persyaratan sebagai agregat halus. Komposisi mortar untuk plesteran, thinbed bata ringan dan finishing plaster dengan variasi filler kapur dan abu terbang memenuhi persyaratan kuat tekan, kecuali finishing plaster dengan filler abu terbang. Hasil uji TCLP terhadap 3 (tiga) fase tailing memenuhi persyaratan ambang batas untuk limbah B3. Berdasarkan hal tersebut, tailing memenuhi persyaratan teknis dan sebagian persyaratan toksisitas sebagai bahan baku mortar siap pakai. Apabila akan dikomersialisasikan, penulis merekomendasikan untuk dilakukan uji skala produksi, uji toksikologi Lethal Dose-50(LD50), serta analisis bisnis.
Cover JP Vol.13 No.1 2018 Rindo Herdianto
Jurnal Permukiman Vol 13 No 1 (2018)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Permukiman dan Perumahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Page 1 of 1 | Total Record : 7