Jurnal Akuntansi dan Bisnis
Jurnal Akuntansi dan Bisnis (JAB)is published by Accounting Study Program, Faculty of Economics and Business, Universitas Sebelas Maret, Indonesia. Published two times a year, February and August, JAB is a media of communication and reply forum for scientific works especially concerning the field of the business and accounting. Papers presented in JAB are solely that of author. Editorial staff may edit the papers, as long as not change its meaning. JAB has obtained an accreditation from Directorate General of Research and Development Strengthening, Ministry of Research, Technology, and Higher Education of the Republic of Indonesia by SK No. 21/E/KPT/2018.
Articles
148 Documents
Inclusive Economic Development in Indonesia: An Empirical Study of Local Government Contribution
Muhtar, Muhtar
Jurnal Akuntansi dan Bisnis Vol 23, No 1 (2023)
Publisher : Accounting Study Program, Faculty Economics and Business, Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/jab.v23i1.1091
This research attempts to present empirical evidence of the determinants of inclusive economic development in Indonesia, specifically from local government contribution. We use secondary data from the related government institutions in Indonesia in 2019, analyzed with multiple regression. Our analysis figures out that the local governments have reached a satisfactory level of inclusive economic development although the West Indonesian region still delivers better achievement than the East Indonesian region. Moreover, the empirical analysis demonstrates an insignificant effect on local government economic function development and local wealth that indicates the need for improvement. Meanwhile, the supervision conducted by the local government exhibits a positive effect on inclusive economic development that emphasizes the importance of the government's role in safeguarding public interest in the pursuit of local development improvement. The study provides several practical implications for local governments to increase their role in supporting inclusive economic development. First, the spending quality in local government must be improved from planning to realization. Local governments should also need to optimize the local wealth with optimum asset utilization to realize its potential benefit. Finally, adequate supervision must be maintained both in procedural and financial aspects in every program implementation so that inclusive economic development all over Indonesia. Penelitian ini berupaya memperoleh bukti empiris terkait determinan pembangunan ekonomi inklusif di Indonesia, khususnya dari kontribusi pemerintah daerah. Peneliti menggunakan data sekunder dari instansi pemerintah terkait di Indonesia pada tahun 2019 yang dianalisis dengan regresi linier berganda. Analisis kami menunjukkan bahwa pemerintah daerah telah mencapai tingkat pembangunan ekonomi inklusif yang cukup memuaskan meskipun wilayah Indonesia Barat masih memiliki pencapaian yang lebih baik daripada wilayah Indonesia Timur. Selain itu, analisis empiris menunjukkan pengaruh yang tidak signifikan dari belanja fungsi ekonomi pemerintah daerah dan kekayaan daerah yang mengindikasikan perlunya perbaikan. Sementara itu, pengawasan yang dilakukan oleh pemerintah daerah berdampak positif terhadap pembangunan ekonomi inklusif yang menekankan pentingnya peran pemerintah dalam menjaga kepentingan masyarakat dalam upaya peningkatan pembangunan daerah. Studi ini memberikan beberapa implikasi praktis bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan peran mereka dalam mendukung pembangunan ekonomi inklusif. Pertama, kualitas belanja pemerintah daerah harus ditingkatkan dari perencanaan hingga realisasinya. Pemerintah daerah juga perlu mengoptimalkan kekayaan daerah dengan pemanfaatan aset secara optimal untuk merealisasikan potensi manfaat aset. Terakhir, pengawasan yang memadai harus dilakukan baik secara prosedural maupun finansial dalam setiap pelaksanaan program agar pembangunan ekonomi inklusif di seluruh Indonesia.
Pengungkapan Human Capital, Nilai Perusahaan, dan Cost of Capital pada Perusahaan Manufaktur di Indonesia
Pujiastuti, Nur;
Rahmawati, Isna Putri
Jurnal Akuntansi dan Bisnis Vol 23, No 2 (2023)
Publisher : Accounting Study Program, Faculty Economics and Business, Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/jab.v23i2.1027
This research aims to obtain empirical evidence regarding the effect of human capital disclosure on firm performance. The population used in this study is manufacturing companies registered on the Indonesia Stock Exchange (IDX) from 2020 to 2021. The purposive sampling technique is used to determine the final sample of 276 observations. This study has two dependent variables: firm value as measured by Tobin's Q and Cost of Capital as measured by Weighted Average Cost of Capital (WACC). Data processing is performed using multiple linear regression analysis techniques. The results show that HC disclosure has a positive affects firm value. Furthermore, HC disclosure negative affects the Cost of Capital. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan bukti empiris mengenai pengaruh pengungkapan human capital (HC) terhadap nilai perusahaan dan cost of capital. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2020 sampai dengan tahun 2021. Teknik purposive sampling digunakan untuk menentukan sampel akhir sebanyak 276 observasi. Penelitian ini memiliki dua variabel dependen yaitu nilai perusahaan yang diukur dengan Tobin's Q dan Cost of Capital yang diukur dengan Weighted Average Cost of Capital (WACC). Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengungkapan HC berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Selain itu, pengungkapan HC berpengaruh negatif terhadap Cost of Capital.
[Retracted] Debt Maturity Structure and Firm Life Cycle: Empirical Evidence from Asean Countries
Juliana, Rita
Jurnal Akuntansi dan Bisnis Vol 23, No 2 (2023)
Publisher : Accounting Study Program, Faculty Economics and Business, Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/jab.v23i2.1063
This article was retracted due to the following reasons: Article: Debt Maturity Structure and Firm Life Cycle: Empirical Evidence from ASEAN Countries. Volume 23 Number 2 Author: Rita Juliana The publisher has retracted this article with the reason of duplicate submission. Author of the paper agreed with the reason.
Pentingkah Keahlian Forensik Bagi Auditor Internal Pemerintah
Rohana, Kartika;
Sudaryati, Erina
Jurnal Akuntansi dan Bisnis Vol 23, No 2 (2023)
Publisher : Accounting Study Program, Faculty Economics and Business, Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/jab.v23i2.1025
Kasus fraud yang semakin meningkat dari tahun ke tahun membawa peringkat corruption perceptions index (CPI) Indonesia menurun dari posisi 85 ditahun 2019 menjadi 110 ditahun 2022. Kenaikan kasus dan arah audit yang mulai fokus pada pencegahan fraud membuat seorang auditor harus dibekali dengan kompetensi berupa keahlian diantaranya keahlian forensik. Penelitian dilakukan bertujuan untuk mendapatkan bukti empiris pentingnya keahlian forensik bagi auditor internal pemerintah. Penelitian merupakan penelitian kualititatif yang mendeskripsikan pertanyaan penelitian. Informan penelitian adalah auditor dengan sertifikasi forensik dan dipilih dengan beberapa kriteria. Hasil penelitian menemukan, keahlian forensik penting bagi seorang auditor baik sebagai assurance maupun colsuting terlebih mendeteksi dan mencegah fraud. Keahlian forensik dapat diterapkan auditor saat melakukan audit keuangan, kepatuhan operasional maupun perhitungan kerugian negara. Pelaksanaan tugas auditor akan berjalan optimal jika faktor lain mendukung seperti komitmen pimpinan, auditee yang kooperatif, serta auditor bertugas sesuai kode etik. Selanjutnya dengan adanya penelitian diharapkan pemangku kebijakan memberikan keahlian yang tepat bagi auditor untuk mendukung pelaksanaan tugas, salah satunya dengan membekali keahlian forensik maupun keahlian lainnya. Kontribusi penelitian bagi auditor diharapkan lebih aktif untuk terus meningkatkan kompetensi dan kecakapannya. Kebaruan penelitian ini adalah menunjukkan bahwa keahlian forensik penting dimiliki auditor dengan catatan faktor lain turut mendukung pencegahan fraud
Akuntansi Air, Manajemen Impresi, dan Biaya Ekuitas: Studi Bibliometrik
Santoso, Arif;
Setiawan, Doddy
Jurnal Akuntansi dan Bisnis Vol 23, No 2 (2023)
Publisher : Accounting Study Program, Faculty Economics and Business, Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/jab.v23i2.1106
This study aims to visualize research trends regarding water accounting, impression management, and the cost of capital with various variables in the network. The research method uses a bibliometric study with VOSviewer analysis. Publication of article data was obtained from Scopus for the period 2013-2023. This research found that publications on water accounting, impression management, and cost of capital grew rapidly from 2019 to mid-2023. The United States dominated in the most publications category and China dominated in the most productive author and funding sponsor categories. The results also show that this research topic has a publication area that covers the scope of business, accounting, finance, economics, management, business psychology, and the environment. Furthermore, this study contributes to providing an overview of the next research agenda.
Evaluasi Dampak Penerapan PSAP 17 Properti Investasi Pada Lembaga Manajemen Aset Negara
Ramadhan, Alif Indra;
Martani, Dwi
Jurnal Akuntansi dan Bisnis Vol 23, No 2 (2023)
Publisher : Accounting Study Program, Faculty Economics and Business, Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/jab.v23i2.1148
Penelitian ini bertujuan mengevaluasi dampak penerapan PSAP 17 Properti Investasi atas BMN berupa aset kelolaan dan kendala dalam penyelenggaraan akuntansi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif melalui pendekatan studi kasus atas aset kelolaan pada Badan Layanan Umum Lembaga Manajemen Aset Negara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PSAP 17 tidak berdampak pada proses bisnis namun terdapat kendala pada administrasi akuntansi di LMAN. Penelitian ini merekomendasikan diperlukan penerbitan aturan terbaru yang mengakomodasi pencatatan aset kelolaan sebagai properti investasi dan pengembangan sistem pencatatan aset kelolaan yang tersinkronisasi untuk kebutuhan internal seperti rekonsiliasi dengan DJKN dan audit BPK, maupun kebutuhan eksternal yaitu dengan mitra pemanfaatan aset.
Modal Organisasi, Nilai Perusahaan dan Penghindaran Pajak
Astuti, Neysa Wirantika;
Bandi, Bandi
Jurnal Akuntansi dan Bisnis Vol 23, No 2 (2023)
Publisher : Accounting Study Program, Faculty Economics and Business, Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/jab.v23i2.1121
Merujuk pada laporan Tax Justice Network bahwa Indonesia mengalami kerugian hingga 68,7 trilliun atas kasus penghindaran pajak yang mayoritas berasal dari perusahaan Indonesia. Perusahaan mengalihkan laba ke negara tax heaven dengan tujuan untuk tidak melaporkan keuntungan sebenarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mencari bukti pengaruh modal organisasi terhadap nilai perusahaan dengan penghindaran pajak sebagai variabel moderasi. Penelitian ini mempergunakan laporan keuangan dari perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama tahun 2016-2022. Teknik pengumpulan data mempergunakan porpusive sampling dengan sampel penelitian sejumlah 40 perusahaan. Dalam penelitian ini menggunakan alat analisis yaitu Eviews 13. Hasil pengujian dari penelitian ini memperlihatkan bila penghindaran pajak memperkuat pengaruh positif modal organisasi terhadap nilai perusahaan.
Does Incentives Schemes and Working Relationship Affect Auditor Whistleblowing Intention?
Mapuasari, Supeni Anggraeni;
Rusliadi, Gading Anindita;
Fitriana, Vita Elisa
Jurnal Akuntansi dan Bisnis Vol 23, No 2 (2023)
Publisher : Accounting Study Program, Faculty Economics and Business, Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/jab.v23i2.1155
Whistleblowing is one of the key oversight mechanisms in response to many corporate financial scandals. This mechanism aids in the upkeep of qualified audit methods and judgment in the public accounting firm. Workplace relationships and incentive programs may have an impact on auditors' intentions to report misconduct. This research is one of the few that tests experimentally whether workplace relationship and incentive programs can increase the influence of the desire to disclose fraudulent financial reporting. This study makes use of 60 final-year students who have worked as interns at public accounting firms, utilizing the true experimental-post-test control design method. The data was analysed with ANOVA test by utilizing 2x2 experimental design. The presence of incentive awards was found to positively correlate with auditors' propensity to report misconduct. The relationship between incentives to whistleblowing intention getting stronger when the working relationship between the whistle-blower to the reported senior is close. The findings contain important implications to enrich literature and practical contribution towards whistleblowing discussion. Whistleblowing adalah salah satu mekanisme pengawasan utama dalam menanggapi banyak skandal keuangan perusahaan. Mekanisme ini membantu dalam pemeliharaan metode audit yang berkualitas dan penilaian di kantor akuntan publik. Hubungan di tempat kerja dan program insentif dapat berdampak pada niat auditor untuk melaporkan pelanggaran. Penelitian ini adalah salah satu dari sedikit yang menguji secara eksperimental apakah hubungan di tempat kerja dan program insentif dapat meningkatkan pengaruh keinginan untuk mengungkapkan kecurangan pelaporan keuangan. Responden dalam penelitian ini adalah mahasiswa tahun terakhir yang pernah menjalankan magang di kantor akuntan publik. Dengan mempergunakan metode eksperimen tulen post-test, penelitian ini mengujikan pengaruh antar variabel dengan alat statistic ANOVA berdesain 2x2. Keberadaan program insentif secara empiris berpengaruh positif dalam meningkatkan intensi whistle blowing. Hubungan ini semakin kuat saat pelapor dan terlapor memiliki kedekatan hubungan kerja. Temuan riset ini menarik dan dapat memperkaya kajian literatur dan praktik terkait whistle blowing di dunia audit.
Ownership Structure and Tax Aggressiveness of Tourism Companies in Indonesia
payamta, Payamta;
Karimah, Putri;
Aryani, Y. Anni
Jurnal Akuntansi dan Bisnis Vol 23, No 2 (2023)
Publisher : Accounting Study Program, Faculty Economics and Business, Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/jab.v23i2.1107
Recognizing the negative implication of companies’s tax aggressiveness for government income, this study delves into the role of ownership structure on tax aggressiveness. Focusing on the tourism industry in the Indonesia Stock Exchange, we hand-collect data from annual reports for 2015-2021. Our study reveals mixed results regarding ownership structure and tax aggressiveness in Indonesian tourism companies. While both managerial and institutional ownership seem neutral, public ownership surprisingly boosts tax aggressiveness, but foreign ownership dampens it. Interestingly, these effects are not straightforward, as company size plays a role in moderating the impact of public and foreign ownership on tax strategies. Notably, these findings hold true even amidst the COVID-19 pandemic, suggesting that public and foreign shareholders have not shifted their stance on tax aggressiveness despite the economic downturn. Mempertimbangkan dampak negatif dari tindakan agresivitas pajak bagi penerimaan negara, penelitian ini bertujuan menguji peran struktur kepemilikan terhadap agresivitas pajak. Penelitian ini fokus dengan menggunakan data dari industri pariwisata yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Data kami kumpulkan dari laporan keuangan masing-masing perusahaan pada tahun 2015-2021. Penelitian ini menemukan hasil beragam mengenai pengaruh struktur kepemilikan terhadap agresivitas pajak di perusahaan industri pariwisata di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan manajerial dan kepemilikan institusional tidak berpengaruh signifikan terhadap agresivitas pajak, namun kepemilikan publik berpengaruh positif terhadap agresivitas pajak. Sebaliknya, kepemilikan asing berpengaruh negatif terhadap agresivitas pajak. Menariknya, pengaruh positif kepemilikan publik dan pengaruh negatif kepemilikan asing terhadap agresivitas pajak tidak linier, namun dipengaruhi oleh ukuran perusahaan. Lebih lanjut, hasil penelitian tidak berubah dengan adanya variabel COVID-19. Hal ini dapat diartikan bahwa pemegang saham publik dan asing tidak mengubah strategi pajak mereka di kondisi ekonomi yang menurun akibat pandemic.
Corporate Governance in The Dimension of Institutional Ownership Moderates Tax Avoidance
Indriani, Etty
Jurnal Akuntansi dan Bisnis Vol 23, No 2 (2023)
Publisher : Accounting Study Program, Faculty Economics and Business, Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/jab.v23i2.1146
Tax avoidance is a paradox between the government and corporation policies. Tax avoidance practice is a company operational activity that is a concern in corporate governance. Good corporate governance will be able to mitigate tax avoidance. The research objective to examine and provide empirical evidence on role of corporate governance structures on tax avoidance in Indonesia. Observation of data using companies that are members of the CGI Index on the Indonesia Stock Exchange in 2017-2020 with 140 observations. The results showed that among the fundamental firm characteristics that affect tax avoidance are firm profitability and leverage. Companies that have higher profits tend to increase tax avoidance. The executive character in risk taking affects tax avoidance in a negative direction. However, when institutional ownership interacts with executive characters, it will increase tax avoidance. The research finding is that the higher the proportion of institutional ownership, the higher the pressure on risk-taking executives to increase tax avoidances.