cover
Contact Name
Abu Muslim
Contact Email
abumuslim@kemenag.go.id
Phone
-
Journal Mail Official
abumuslim@kemenag.go.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Al-Qalam
ISSN : 08541221     EISSN : 2540895X     DOI : -
Core Subject : Religion,
Al-Qalam Jurnal Penelitian Agama dan Sosial Budaya adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan 2 edisi dalam setahun oleh Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar. Terbit sejak tahun 1990. Fokus Kajian Jurnal berkaitan dengan penelitian Agama dan Sosial Budaya. Lingkup Jurnal meliputi Bimbingan Masyarakat Agama dan Layanan Keagamaan, Pendidikan Agama dan Keagamaan, Naskah keagamaan Kontemporer, Sejarah sosial keagamaan, Arkeologi religi, Seni dan Budaya Keagamaan Nusantara.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (1992)" : 6 Documents clear
KERUKUNAN HIDUP UMAT BERAGAMA DI DESA PESU KECAMATAN WEDI KABUPATEN KLATEN Sirajuddin Ismail
Al-Qalam Vol 4, No 1 (1992)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (47.254 KB) | DOI: 10.31969/alq.v4i1.653

Abstract

Penelitian tentang Kerukunan HidupUmat Beragama, tidak terlepas pada suatugejala keagamaan yang muncul dalammasyarakat, gejala kemasyarakatan tersebuttidak berdiri sendiri, artinyakedudukanpelaku sebagai penganut agama tidak berdirisendiri, tetapi ada kaitannya dengankedudukan ekonomi, hubungan kerabat,politik dan kehidupan sosial
PERANAN SYARA' DALAM PROSES ALIHPERAN KB MANDIRI DI KABUPATEN GOWA Abdul Kadir Ahmad
Al-Qalam Vol 4, No 1 (1992)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (39.114 KB) | DOI: 10.31969/alq.v4i1.649

Abstract

Penelitian ini dilakukan di tiga kecamatandalam Kabupaten Gowa, masingmasingKecamatan Sombaopu, Pallanggadan Bontonompo. Kecamatan yang disebutkanpertama merupakan wilayah kotasesuai dengan posisinya sebagai ibukotakabupaten dan berbatasan langsung dengankotamadya Ujung Pandang; sementara duakecamatan lainnya termasuk wilayah pedesaan.Namun demikian, polarisasi initidaklah ekstrim secara kultural, sebab sulituntuk memberikan pembatasan antara "kota"dan "desa" ketika proses transfonnasi budayaberjalan hampir secara masal di kawasanmanapun pada era moderen sekarang ini.
KONFIGURASI DAN TRANSFORMASI KEHIDUPAN AGAMA (Studi tentang Hidup dan Kehidupan Keagamaan di Desa Mamala Kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah, Propinsi Maluku Alwy Amin
Al-Qalam Vol 4, No 1 (1992)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.279 KB) | DOI: 10.31969/alq.v4i1.654

Abstract

Kecamatan Leihitu terletak di sebelahtimur daratan Pulau Ambon. Secara administratiftermasuk dalam wilayah pemerintahanKabupaten Maluku Tengah, PropinsiMaluku. Letak geografisnya membentangdi sepanjang pesisir pantai dan bersebelahandengan Pulau Seram. Di sebelah utaraberbatasan dengan Selat Seram, baratdengan Laut Buru dan Teluk Ambon, sebelahselatan dengan Kecamatan Baqualadan sebelah timur dengan KecamatanSalahutu.Luasnya 258 km2, terdiri dari 16 desayang terbagi menjadi 34 dusun. Selainpemerintahan desa dan dusun, ada juga istilahpetunanan. "Petunan" ialah desa tradisionalyang mempunyai sejarah tersendiridalam proses peqyebaran agama Islam, diPulau Ambon. Walaupun wilayah ini sudahdibagi menjadi desa, daerah petunanan inimasih sangat populer, karena mempunyaiperanan historis yang membuat daerah bekaspetunanan sebagai wilayah otonomi setingkatdesa.
PROSPEK PENGEMBANGAN SYARA' DALAM PROSES ALIH PERAN KB MANDIRI DI SULAWESI SELATAN pat badrun
Al-Qalam Vol 4, No 1 (1992)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (47.765 KB) | DOI: 10.31969/alq.v4i1.650

Abstract

Dalam Garis-Garis Besar Haluan Negara(GBHN) dinyatakan bahwa peranandan tanggungjawab dalam gerakan KeluargaBerencana, baik peroranj;an maupunmasyarakat, perlu semakin Jidorong dandiperkuat dengan makin melibatkan organisasidan pemuka masyarakat serta pihakpihakswasta, sehingga pengelolaan danpelaksanaan keluarga berencana dapatmakin memasyarakatkan dan berlangsungsecara mandiri.0Berbagai upaya yang telah dilakukanoleh lembaga resmi pengelola gerakanKeluarga Berencana (KB) selama ini untukmerangsang kegairahan dan keikutsertaanmasyarakat dalam kegiatan gerakan KB;antara lain dengan mendorong dan memberikanperan yang lebih nyata pada potensiyang ada dalam masyarakat sesuai d ;nganbidangnya serta memberikan dukung ..n danpengayoman kepada institusi mas arakatuntuk dapat menjadi wadahkegiatar masyarakatnyasendiri melalui berbagai upaya yangmengarah kepada mandiri.
ASPIRASI KEAGAMAN DALAM MENERIMA INOVASI (Studi tentang aspirasi tokoh-tokoh agama di Sulawesi Selatan yang tercermin dalam karya tulis dan rekaman khutbah) ahmad rahman
Al-Qalam Vol 4, No 1 (1992)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (34.883 KB) | DOI: 10.31969/alq.v4i1.651

Abstract

Tokoh agama adalah salah satu kelompokelite dalam masyarakat, mempunyaifungsi majemuk di tengah-tengah komunitasnya,dipandang luas dan dalam pengetahuannyaterhadap agama, profil ketauladanan,pelaksana upacara keagamaan,pemikir dan pemimimpin umat. Tokohagama adalah pengembangperubahan, perumusgagasan-gagasan baru yang membawakepada kemajuan dalam kehidupanmasyarakat, mereka menyampaikanpemikirannya tentang berbagai hal dengansophistikasi yang tinggi, terampil mengatakanberbagai fenomena sosial ekonomiserta politik dan melihat kesemuanya itudengan kecamata doktrin. Tokoh agamaadalah pendamping pemerintah dalammemberikan motivasi terhadap pembangunan
KERUKUNAN HIDUP UMAT BERAGAMA DI DESA KEDUNGAN KECAMATAN PEDAN KABUPATEN KLATEN PROPINSI JAWA TENGAH abu bakar surur
Al-Qalam Vol 4, No 1 (1992)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (40.121 KB) | DOI: 10.31969/alq.v4i1.652

Abstract

Kerukunan umat beragama di DesaKedungan adalah kerukunan yangmenyeluruh, yang mencakup hubunganhubunganpribadi, hubungan sosial danhubungan formal dalam masyarakat yangterdiri dari pcnganut agama Islam, Kristen,Katholik dan Hindu. Umat beragamamasyarakat kedungan dalam kehidupanny a,mereka mengembangkan sikap saling menghormatidan bckcrja sama, agar terciptakerukunan hidup diantara mereka, demiterpcliharanya kesatuan dan persatuan.Rukun berarti bcrada dalam keadaanselaras, tenang dan tentram tanpa perselisihandan pcrtentangan, bersatu dalammaksud untuk saling membantu (Mulder,1978 : 39). Kerukunan secara umum berartikedamaian dan kescpakatan. Ciri-cirinyaadalah hidup berdampingan dan tidaksaling menyerang, mengakui keberadaandan hak orang lain, serta menjalin hubungandan kerja sama.

Page 1 of 1 | Total Record : 6