cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pekalongan,
Jawa tengah
INDONESIA
RELIGIA
ISSN : 14111632     EISSN : 25275992     DOI : -
Religia is a periodical scientific journal with ISSN Print: 1411-1632; Online: 2527-5992 published by the Faculty of Ushuluddin, Adab and Da'wah IAIN Pekalongan. This journal specializes in the study of Islamic sciences (Islamic Theology, Philosophy and Islamic thought, Tafsir-Hadith, Science of Da'wah, and Sufism). The managers invite scientists, scholars, professionals, and researchers in Islamic scholarship disciplines to publish their research results after the selection mechanism of the manuscript, the review of the partner bebestari, and the editing process. The Religia Journal is published in April and October each year. This journal has been indexed in a reputable national indexing agency.
Arjuna Subject : -
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 15 No 1: April 2012" : 16 Documents clear
DAKWAH DAN DIALEKTIKA AKULTURASI BUDAYA Zuhdi, Muhammad Harfin
RELIGIA Vol 15 No 1: April 2012
Publisher : IAIN Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1134.178 KB) | DOI: 10.28918/religia.v15i1.122

Abstract

Dakwah para penyebar Islam awal ke Nusantara telah menunjukkan akomodasi yang kuat terhadap tradisi lokal  masyarakat setempat. Sehingga Islam datang bukan sebagai ancaman, melainkan sahabat yang memainkan peran penting dalam transformasi kebudayaan. Hal ini menunjukkan bahwa karakter Islam Indonesia yang berdialog dengan tradisi masyarakat sesungguhnya dibawa oleh para mubaligh India dalam penyebaran Islam awal di Indonesia yang bersikap akomodatif terhadap tradisi masyarakat atau kultur masyarakat setempat ketimbang mubaligh Arab yang puritan untuk memberantas praktik-praktik lokal masyarakat. Karakter Islam yang dibawa orang-orang India inilah yang diteruskan Walisongo dalam dakwahnya di Jawa. Proses dialog Islam dengan tradisi masyarakat diwujudkan dalam mekanisme proses kultural dalam menghadapi negosiasi lokal. Perpaduan antara Islam dengan tradisi masyarakat ini adalah sebuah kekayaan tafsir lokal agar Islam tidak tampil hampa terhadap realitas yang sesungguhnya. Islam tidak harus dipersepsikan sebagai Islam yang ada di Arab, tetapi Islam mesti berdialog dengan tradisi lokal masyarakat setempat
TERORISME: ANTARA AKSI DAN REAKSI (Gerakan Islam Radikal sebagai Respon terhadap Imperealisme Modern) Mustofa, Imam
RELIGIA Vol 15 No 1: April 2012
Publisher : IAIN Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.217 KB) | DOI: 10.28918/religia.v15i1.123

Abstract

Beberapa intelektual dan peneliti menyimpulkan bahwa faktor pemicu terorisme adalah ideologi atau agama. Dalam hal ini gerakan Islam radikal seringkali dituduh sebagai pemicu dan pelaku berbagai aksi teror tersebut. Memang harus diakui, bahwa ideologi agama sedikit banyak berpengaruh terhadap munculnya aksi radikalisme. Teks-teks agama yang ditafsirkan secara atomistik, parsial-monolitik (monolithic-partial) akan menimbulkan pandangan yang sempit dalam beragama. Kebenaran agama menjadi barang komoditi yang dapat dimonopoli. Ayat-ayat suci dijadikan justifikasi untuk melakukan tindakan radikal dan kekerasan dengan alasan untuk menegakkan kalimat Tuhan di muka bumi ini. Aksi radikalisme inilah yang sering mengarah kearah aksi teror. Oleh karena itu perlu ada dialog dalam masalah pemahaman agama.
EXPLORING METHODOLOGICAL ASPECTS OF LINGUISTIC IN THE QURAN AND ITS TAFSIR Siregar, Ferry Muhammadsyah
RELIGIA Vol 15 No 1: April 2012
Publisher : IAIN Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1970.432 KB) | DOI: 10.28918/religia.v15i1.119

Abstract

Tulisan ini menelaah makna bahasa dan teks yang digunakan dalam Al-Qur’an. Dalam mengajarkan Islam, pada dasarnya berdasarkan dua sumber fundamental, yaitu Al-Qur’an dan tradisi Nabi. Bagi muslim, Al-Qur’an adalah Wahyu Ilahi. Al-Qur’an merupakan perkataan dari Tuhan dan kehadiran Ilahi pada ruang dan waktu sejarah. Melalui penyelidikan terhadap interpretasi sejarah berdasarkan aspek linguistik dalam Al-Qur’an, sebuah usaha dilakukan untuk meningkatkan definisi yang jelas mengenai tafsir dan bagaimana Al-Qur’an itu diinterpretasikan dalam sejarah Islam. Berdasarkan pada contoh-contoh tersebut, tulisan ini membahas tentang pendefinisian kembali tafsir dilihat dari bentuk khusus yang berhubungan dengan interpretasi Sarjana Muslim sebagai penterjemah dan aturan mendefinisikan karakteristik budaya berdasarkan tafsir dan termasuk penekanan dalam memahami aspek linguistik dan kemanusiaan, serta tahapan interpretasi yang harus dilakukan. Tulisan ini juga bertujuan untuk mendiskusikan metode interpretif dan hubungan dialektika terhadap teks Al-Qur’an dan konteks linguistik Al-Qur’an
KORELASI TRADISI “NGAPATI” DENGAN HADITS PROSES PENCIPTAAN MANUSIA Su’aidi, Hasan
RELIGIA Vol 15 No 1: April 2012
Publisher : IAIN Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1344.618 KB) | DOI: 10.28918/religia.v15i1.124

Abstract

Ngapati atau ggupati adalah salah satu tradisi yang berkembang di tengah masyarakat Islam Indonesia, khususnya Jawa. Upacara tersebut diadakan sebagai bentuk tanda syukur atas karunia yang diberikan oleh Tuhan, disamping permohonan atas keselamatan dan kesejahteraan janin. Acara ini dilaksanakan ketika umur janin mencapai 4 bulan. Karena janin pada saat itu telah sampai pada tahapan yang sangat penting. Namun demikian, pada satu sisi upacara ini seringkali dianggap sebagai amaliah yang tidak diajarkan di dalam Islam sehingga dinilai sebagai amaliah sesat. Tulisan ini mencoba untuk menelaah tentang bagaimana Islam menyikapi upacara ngapati dalam bingkai hadits dan tradisi yang berkembang.
ISRA’ MI’RAJ SEBAGAI MUKJIZAT AKAL (Upaya Memahami Qs. Al-Isra’ ayat 1) Misbakhudin, Misbakhudin
RELIGIA Vol 15 No 1: April 2012
Publisher : IAIN Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.566 KB) | DOI: 10.28918/religia.v15i1.120

Abstract

Peristiwa isra’ mi’raj memuncu*lkan banyak teka-teki dari para ulama dan ilmuwan, banyak pula menimbulkan keraguan di kalangan umat Islam sendiri mengenai kevalidannya. Pertanyaan berkisar apakah fisiknya dan ruh (kesadaran) Muhammad SAW sebagai sebuah kesatuan ataukah hanya ruhnya saja yang ‘diperjalan’kan oleh Allah SWT. Kecepatan cahaya yang dinyatakan sebagai kecepatan tertinggi dalam science ternyata tidak cukup untuk dapat melakukan perjalanan sejauh itu dalam waktu yang sangat singkat. Tulisan ini barangkali merupakan sebuah informasi yang mengarah kepada petunjuk baru, meskipun kebenarannya belum dapat dipastikan secara baik, namun paling tidak sedikit menguak tabir isra’ mi’raj. Menggunakan teori the zero Kelvin (nol mutlak) untuk mentakwilkan surat al-Isra’ ayat 1.
KOMBINASI PENDEKATAN STUDI ISLAM: IKHTIAR MENJAWAB TANTANGAN STUDI ISLAM KE DEPAN Khasanah, Nur
RELIGIA Vol 15 No 1: April 2012
Publisher : IAIN Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.127 KB) | DOI: 10.28918/religia.v15i1.125

Abstract

Pada saat ini, banyak pendekatan yang dapat digunakan dalam memahami Islam. Dengan adanya persatuan akan terjadi pendekatan Islam komprehensif. Agama Islam juga memiliki banyak hal, bukan hanya sebagai pesan simbolik saja. Berbagai pendekatan yang dimulai dari pendekatan utama meliputi Ilmu Tafsir, Ilmu Al-Qur’an, Ilmu Hadits, Ilmu Fiqh/Ushul Fiqh, dan lainnya yang masih dalam lingkup studi Islam, dan pendekatan yang terbaru dengan menggunakan ilmu sosial dan humaniora. Semua pendekatan tersebut dikombinasikan. Studi Islam bukan lagi monopoli guru agama saja, tetapi terbuka untuk semua disiplin ilmu. Dengan mengombinasikan beberapa pendekatan, pengajaran Islam lebih fungsional dan aplikatif untuk memberikan jawaban terhadap masalah sepanjang periode dan tantangan studi Islam itu sendiri dalam waktu ini
MUHAMMAD SEORANG PENUTUR YANG SANTUN (Sebuah Telaah Pragmatik) Jaeni, Muhamad
RELIGIA Vol 15 No 1: April 2012
Publisher : IAIN Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.645 KB) | DOI: 10.28918/religia.v15i1.121

Abstract

Muhammad, sebagai orang Arab dan juga manusia utusan Allah tidak lepas dari kapasitanya dia sebagai seorang penutur. Kemampuan bahasa beliau sudah tidak diragukan lagi. Beliau adalah seorang penyampai ajaran-ajaran Allah. Beliau sangat memperhatikan kepada pentingnya penguasaan bahasa yang fashih. Perkataannya selalu penuh kesantunan. Sejak kecil, Nabi sendiri sudah rajin berlatih untuk berbahasa dengan fashih. Beliau termasuk orang yang paling baik dalam berbahasa dibandingkan anak-anak di usianya. Oleh karena itu, Rasulullah pernah berkata; “Ana afshohul ‘Arab Baida annii min Quraisy wa nasya’tu  fi bani sa’di ibni Bakr”. Beliau selalu menggunakan sedikit kata, tetapi sarat  makna. Tuturannya penuh kesiapan dan tidak bersifat spontan dan selalu mengedepankan keindahan dan kasih sayang. Dalam kajian pragmatik terdapat prinsip-prinsip kesantunan, yakni maksim kebijaksanaan, maksim kemurahan, maksim penerimaan, maksim kerendahan hati, maksim kecocokan, dan maksim kesimpatian. Pertuturan Rasulullah senantiasa tidak lepas dari prinsip-prinsip kesantunan tersebut
EPISTEMOLOGI HUKUM EKONOMI ISLAM (MUAMALAH) Arwani, Agus
RELIGIA Vol 15 No 1: April 2012
Publisher : IAIN Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1313.402 KB) | DOI: 10.28918/religia.v15i1.126

Abstract

Islam adalah agama universal dan komprehensif. Universal artinya bahwa Islam ditujukan untuk semua umat manusia di bumi dan dapat diterapkan setiap saat hingga berakhirnya waktu. Satu aspek penting yang berkaitan dengan hubungan manusia adalah ekonomi. Paham ekonomi Islam memiliki prinsip yang diturunkan dari Al-Qur’an dan Hadist. Ekonomi Islam sebagai disiplin ilmu memiliki pondasi epistimologi. Epistimologi ekonomi Islam berarti tinjauan sumber ekonomi Islam termasuk metodologi dan kebenaran ilmiah. Epistimologi Islam sebagai langkah awal untuk mendiskusikan subjek filosofi pengetahuan. Pada sisi lain, epistimologi Islam berpusat pada Tuhan, dalam pengertian Tuhan sebagai sumber pengetahuan dan sumber kebenaran. Sisi yang lain, epistimologi Islam berpusat pada manusia, dalam pengertian manusia sebagai aktor pencari pengetahuan (kebenaran). Epistimologi hukum ekonomi Islam membutuhkan ijtihad yang menggunakan alasan rasio. Epistimologi hukum ekonomi Islam menggunakan metode deduksi dan induksi
EXPLORING METHODOLOGICAL ASPECTS OF LINGUISTIC IN THE QURAN AND ITS TAFSIR Ferry Muhammadsyah Siregar
Religia Vol 15 No 1: April 2012
Publisher : IAIN Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/religia.v15i1.119

Abstract

Tulisan ini menelaah makna bahasa dan teks yang digunakan dalam Al-Qur’an. Dalam mengajarkan Islam, pada dasarnya berdasarkan dua sumber fundamental, yaitu Al-Qur’an dan tradisi Nabi. Bagi muslim, Al-Qur’an adalah Wahyu Ilahi. Al-Qur’an merupakan perkataan dari Tuhan dan kehadiran Ilahi pada ruang dan waktu sejarah. Melalui penyelidikan terhadap interpretasi sejarah berdasarkan aspek linguistik dalam Al-Qur’an, sebuah usaha dilakukan untuk meningkatkan definisi yang jelas mengenai tafsir dan bagaimana Al-Qur’an itu diinterpretasikan dalam sejarah Islam. Berdasarkan pada contoh-contoh tersebut, tulisan ini membahas tentang pendefinisian kembali tafsir dilihat dari bentuk khusus yang berhubungan dengan interpretasi Sarjana Muslim sebagai penterjemah dan aturan mendefinisikan karakteristik budaya berdasarkan tafsir dan termasuk penekanan dalam memahami aspek linguistik dan kemanusiaan, serta tahapan interpretasi yang harus dilakukan. Tulisan ini juga bertujuan untuk mendiskusikan metode interpretif dan hubungan dialektika terhadap teks Al-Qur’an dan konteks linguistik Al-Qur’an
ISRA’ MI’RAJ SEBAGAI MUKJIZAT AKAL (Upaya Memahami Qs. Al-Isra’ ayat 1) Misbakhudin Misbakhudin
Religia Vol 15 No 1: April 2012
Publisher : IAIN Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/religia.v15i1.120

Abstract

Peristiwa isra’ mi’raj memuncu*lkan banyak teka-teki dari para ulama dan ilmuwan, banyak pula menimbulkan keraguan di kalangan umat Islam sendiri mengenai kevalidannya. Pertanyaan berkisar apakah fisiknya dan ruh (kesadaran) Muhammad SAW sebagai sebuah kesatuan ataukah hanya ruhnya saja yang ‘diperjalan’kan oleh Allah SWT. Kecepatan cahaya yang dinyatakan sebagai kecepatan tertinggi dalam science ternyata tidak cukup untuk dapat melakukan perjalanan sejauh itu dalam waktu yang sangat singkat. Tulisan ini barangkali merupakan sebuah informasi yang mengarah kepada petunjuk baru, meskipun kebenarannya belum dapat dipastikan secara baik, namun paling tidak sedikit menguak tabir isra’ mi’raj. Menggunakan teori the zero Kelvin (nol mutlak) untuk mentakwilkan surat al-Isra’ ayat 1.

Page 1 of 2 | Total Record : 16