cover
Contact Name
Arum Siwiendrayanti
Contact Email
a_shiwi@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
a_shiwi@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Unnes Journal of Public Health
ISSN : 22526781     EISSN : 25487604     DOI : -
Core Subject : Health,
Unnes Journal of Public Health (UJPH) is an open access and peer-reviewed journal. It publishes original papers and short reports on all aspects of the science, philosophy, and practice of public health.
Arjuna Subject : -
Articles 635 Documents
PARTISIPASI IBU DALAM PEMASANGAN LIVE TRAP TERHADAP JUMLAH TANGKAPAN TIKUS DAN PINJAL DI DESA SUKABUMI KECAMATAN CEPOGO KABUPATEN BOYOLALI Rahmawati, Emy
Unnes Journal of Public Health Vol 2 No 3 (2013): Unnes Journal of Public Health
Publisher : Universitas Negeri Semarang in cooperation with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.757 KB) | DOI: 10.15294/ujph.v2i3.3024

Abstract

Penyakit pes disebabkan oleh infeksi bakteri Yersinia pestis yang dibawa oleh pinjal sebagai vector dan tikus sebagai reservoir. Pencegahan pes dilakukan melalui survailens pada daerah fokus dengan menangkap tikus menggunakan live trap. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perbedaan partisipasi Ibu dalam penangkapan tikus menggunakan live trap jumlah pinjal penyisiran tikus di Desa Sukabumi Cepogo Boyolali Tahun 2012. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen, menggunkan metode survei rancangan posttest only control group. Populasi dalam penelitian ini warga Desa Sukabumi Cepogo Boyolali Tahun 2012. Sampel berjumlah 64 responden, yang terdiri dari 32 sampel eksperimen dan 32 sampel pembanding. Instrumen yang digunakan adalah tabel hasil penangkapan tikus, pinjal dan live trap Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat (menggunakan uji Wilxocon dengan α = 0,05). Kesimpulan penelitian ini ada beda jumlah tikus yang tertangkap (p = 0,029), dan tidak ada beda jumlah pinjal yang tertangkap (p = 0,617) melalui partisipasi ibu dalam memasang live trap. Saran yang diberikan untuk Dinas Kesehatan Kebupaten Boyolali dan Puskesmas Cepogo yaitu bekerjasama dengan Ibu dalam memasang live trap. Misalnya memberi penjelasan pencegahan penyakit pes dan peletakan live trap melalui perkumpulan rutin warga. Untuk Kelurahan Sukabumi agar memotivasi Ibu agar terlepas dari daerah fokus pes.
HUBUNGAN PRAKTEK HIGIENE PEDAGANG DENGAN KEBERADAAN ESCHERICIA COLI PADA RUJAK YANG DI JUAL DI SEKITAR KAMPUS UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG Setyorini, Endah
Unnes Journal of Public Health Vol 2 No 3 (2013): Unnes Journal of Public Health
Publisher : Universitas Negeri Semarang in cooperation with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.614 KB) | DOI: 10.15294/ujph.v2i3.3025

Abstract

Makanan merupakan kebutuhan dasar manusia untuk melanjutkan kehidupan. Makanan yang dikonsumsi beragam jenisnya dengan berbagai cara pengolahannya. Makanan tersebut sangat mungkin sekali terkontaminasi sehingga menyebabkan konsumen yang mengkonsumsinya jatuh sakit. Hal ini umumnya disebabkan para penjamah makanan belum atau kurang dalam menerapkan praktek higiene dengan baik dan benar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan praktek higiene pedagang dengan keberadaan Eschericia coli pada rujak yang di jual di sekitar kampus Universitas Negeri Semarang. Jenis penelitian ini Explanatory Research dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pedagang rujak yang ada di sekitar kampus Universitas Negeri Semarang yang meliputi wilayah Sekaran dan Patemon. Sampel berjumlah 13 pedagang. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner dan pemeriksaan laboratorium. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat (Fisher). Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara praktek higiene pedagang dengan keberadaan Eschericia coli pada rujak yang di jual di sekitar kampus Universitas Negeri Semarang dengan diperoleh p value (0,021). Bagi penjamah makanan terutama pedagang rujak diharapkan agar selalu memperhatikan dan meningkatkan praktek higiene perorangan dalam menangani makanan.  
HUBUNGAN ANTARA FAKTOR LINGKUNGAN DAN PERILAKU DENGAN KEJADIAN PENYAKIT JANTUNG KORONER (Studi Kasus di Rumah Sakit X Kota Semarang) Tsani, Fitri Rusydiana
Unnes Journal of Public Health Vol 2 No 3 (2013): Unnes Journal of Public Health
Publisher : Universitas Negeri Semarang in cooperation with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.045 KB) | DOI: 10.15294/ujph.v2i3.3026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara faktor lingkungan kerja dan perilaku dengan kejadian penyakit jantung koroner (studi kasus di Rumah Sakit X Kota Semarang). Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan desain kasus kontrol. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien rawat jalan dan rawat inap yang hasil pemeriksaan EKGnya positif PJK (Kasus) dan negatif PJK (kontrol) yang tercatat di bagian rekam medik pada bulan November-Desember 2012 di Rumah Sakit X Kota Semarang. Sampel sebesar 42 orang (kasus) dan 42 orang (kontrol). Instrumen dalam penelitian ini adalah kuesioner panduan wawancara dan kuesioner FFQ. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang berhubungan dengan PJK adalah kebiasaan olahraga (p value=0,002, OR=4,889) dan faktor yang tidak berhubungan dengan PJK adalah lingkungan kerja (p value=.a), kebiasaan merokok (p value=0,091), kebiasaan konsumsi alkohol/NAPZA (p value=0,608), dan kebiasaan konsumsi makanan yang mengandung kolesterol (p value=1,000). Ada hubungan antara kebiasaan merokok dengan kejadian penyakit jantung koroner.
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN SIKAP SOPIR TRUK TENTANG HIV/AIDS DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN HIV/AIDS (Studi Kasus di Area Pangkalan Truk Alas Roban Kabupaten Batang Tahun 2012) Kristawansari, Kristawansari
Unnes Journal of Public Health Vol 2 No 3 (2013): Unnes Journal of Public Health
Publisher : Universitas Negeri Semarang in cooperation with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.087 KB) | DOI: 10.15294/ujph.v2i3.3027

Abstract

Human Immunodeficiency Virus (HIV) yaitu suatu virus yang melumpuhkan sistem kekebalan tubuh sehingga menimbulkan Acquired Immuno Deficiency Syndrome (AIDS). Di Indonesia jumlah pengidap HIV pada tahun 2011 bulan Juli sebanyak 26.483 orang. Sopir truk merupakan kelompok yang berisiko tertular HIV/AIDS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap sopir truk tentang HIV/AIDS dengan perilaku pencegahan HIV/AIDS di Area Pangkalan Truk Alas Roban Kabupaten Batang tahun 2012. Jenis penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua sopir truk yang ada di pangkalan truk Alas Roban Kabupaten Batang sejumlah 200 orang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 70 orang yang pada saat penelitian memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Instrumen dalam penelitian ini adalah kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat (menggunakan uji chi square dengan α=0,05). Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan sopir truk tentang HIV/AIDS dengan perilaku pencegahan HIV/AIDS  (p value=0,002), dan tidak ada hubungan antara sikap sopir truk tentang HIV/AIDS dengan perilaku pencegahan HIV/AIDS (p value=1,000).
HUBUNGAN PENDIDIKAN, PENGETAHUAN, SIKAP DENGAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG TELINGA PT. PRIMATEXCO INDONESIA Karimullah, Mohamad Irkhas
Unnes Journal of Public Health Vol 2 No 3 (2013): Unnes Journal of Public Health
Publisher : Universitas Negeri Semarang in cooperation with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.856 KB) | DOI: 10.15294/ujph.v2i3.3028

Abstract

Penyakit akibat kerja merupakan penyakit yang disebabkan oleh faktor pekerjaan atau lingkungan kerja. Berdasarkan kenyataan di lapangan dan pengamatan selama observasi pendahuluan di PT. Primatexco Indonesia pada bulan Maret 2012, ditemukan dari 10 orang yang telah diamati, ada 7 (70%) orang operator mesin AJL tidak menggunakan alat pelindung telinga dan 3 (30%) orang menggunakan alat pelindung telinga. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pendidikan, pengetahuan dan sikap dengan penggunaan alat pelindung telinga pada operator mesin Air Jet Loom PT. Primatexco Indonesia Batang. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Jumlah populasi  berjumlah  100 orang  operator  mesin Air Jet Loom PT. Primatexco Indonesia Batang. Sampel diperlukan berjumlah 50 responden. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner dan lembar observasi. Hasil uji chi-square : (1) tingkat pendidikan (p=0,011); (2) pengetahuan tentang alat pelindung telinga (p=0,001); (3) sikap terhadap penggunaan alat pelindung telinga (p=0,001). Saran untuk PT. Primatexco Indonesia Batang  agar  menyediakan dan memberikan alat pelindung telinga yang nyaman bagi pekerja operator mesin Air Jet Loom. Untuk pekerja diharapkan agar meningkatkan rasa butuh dan patuh untuk menggunakan alat pelindung telinga guna pencegahan gangguan kesehatan akibat kebisingan.
HUBUNGAN ANTARA KONDISI FISIK SUMUR GALI DENGAN KADAR NITRIT AIR SUMUR GALI DI SEKITAR SUNGAI TEMPAT PEMBUANGAN LIMBAH CAIR BATIK Rizza, Rafikhul
Unnes Journal of Public Health Vol 2 No 3 (2013): Unnes Journal of Public Health
Publisher : Universitas Negeri Semarang in cooperation with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.8 KB) | DOI: 10.15294/ujph.v2i3.3029

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kondisi fisik sumur gali dengan kadar nitrit pada air sumur gali di Kelurahan Podosugih Kecamatan Pekalongan Barat Kota Pekalongan. Penelitian ini merupakan jenis explanatory research dengan metode survey yang menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah sumur gali di sekitar sungai tempat pembuangan limbah cair batik yang berjumlah 650 sumur gali dan sampel pada penelitian ini sebanyak 46 sampel. Pengambilan sampel menggunakan metode Cluster Random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 34,78% sumur gali yang kandungan nitritnya melebihi kadar maksimum. Kesimpulan dari penelitian ini ada hubungan antara  tinggi dinding sumur (p=0,001), kondisi lantai sumur (p=0,005), jarak sumber pencemar (p=0,002) dengan kadar nitrit air sumur gali, dan tidak ada hubungan antara tinggi bibir sumur (p=0,694) dengan kadar nitrit air sumur gali. Saran untuk Dinas Kesehatan dan instansi terkait agar melakukan inspeksi sanitasi sumur gali di daerah yang rawan terhadap pencemaran. Untuk masyarakat hendaknya selalu memantau dan memperbaiki kondisi fisik yang memungkinkan untuk dibenahi agar peresapan air limbah tidak masuk ke dalam sumur gali dan kualitas air sumur gali tetap terjaga.
IDENTIFIKASI PENGGUNAAN FORMALIN PADA IKAN ASIN DAN FAKTOR PERILAKU PENJUAL DI PASAR TRADISIONAL KOTA SEMARANG Habibah, Tristya Putri Zahra
Unnes Journal of Public Health Vol 2 No 3 (2013): Unnes Journal of Public Health
Publisher : Universitas Negeri Semarang in cooperation with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.956 KB) | DOI: 10.15294/ujph.v2i3.3031

Abstract

Ikan asin berformalin banyak beredar di pasaran, termasuk pasar tradisional. Kandungan formalin dalam makanan dapat menjadi racun bagi tubuh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mengetahui faktor perilaku penjual di pasar tradisional Kota Semarang. Jenis penelitian ini adalah explanatory research, menggunakan metode survei dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah penjual ikan asin yang ada di 11 pasar tradisional Kota Semarang yang berjumlah 37 orang. Sampel menggunakan metode total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat (menggunakan uji chi-square dengan  = 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah 9 dari 41 sampel ikan asin yang diuji positif mengandung formalin, tidak ada hubungan antara pengetahuan (p = 0,873), serta sikap (p = 0,391) terhadap praktik penjualan ikan asin berformalin di pasar tradisional Kota Semarang. Perlu adanya pengawasan rutin terhadap peredaran ikan asin berformalin di pasar tradisional Kota Semarang dari dinas terkait. Bagi penjual ikan asin, perlu adanya penyuluhan tentang formalin dan keamanan pangan. Bagi masyarakat, perlu diberikan informasi tentang keamanan makanan yang dikonsumsi.
HUBUNGAN ANTARA KONDISI FISIK RUMAH DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS PARU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KEDUNGMUNDU KOTA SEMARANG Rosiana, Anggie Mareta
Unnes Journal of Public Health Vol 2 No 1 (2013): Unnes Journal of Public Health
Publisher : Universitas Negeri Semarang in cooperation with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.857 KB)

Abstract

Rumah yang tidak memenuhi syarat kesehatan merupakan faktor risiko penyakit tuberkulosis paru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kondisi fisik rumah dengan kejadian Tuberkulosis paru (TB paru) di wilayah kerja Puskesmas Kedungmundu Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan metode observasional dengan rancangan penelitian kasus kontrol. Populasi dalam penelitian ini adalah penderita TB paru dan bukan penderita TB paru (penderita gastritis) yang berjumlah 52 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara jenis lantai  (p value = 0,025 dan OR = 4,792), jenis dinding (p value = 0,035 dan OR = 5,333), intensitas pencahayaan (p value = 0,023 dan OR = 3,889), kelembaban (p value = 0,032 dan OR = 4,033) dengan kejadian TB paru. Tidak ada hubungan antara kepadatan hunian ruang tidur (p value = 0,163), luas ventilasi (p value = 0,569), dan suhu (p value = 0,337) dengan kejadian TB paru. Disarankan pada pihak-pihak terkait untuk berpartisipasi dalam mengurangi kejadian TB paru di wilayah kerja Puskesmas Kedungmundu Kota Semarang.
HUBUNGAN ANTARA SANITASI RUMAH DAN PERSONAL HYGIENE DENGAN KEJADIAN KUSTA MULTIBASILER Rismawati, Dwina
Unnes Journal of Public Health Vol 2 No 1 (2013): Unnes Journal of Public Health
Publisher : Universitas Negeri Semarang in cooperation with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.124 KB) | DOI: 10.15294/ujph.v2i1.3033

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara sanitasi rumah dan personal hygiene dengan kejadian kusta multibasiler pada pasien rawat jalan di Poliklinik Kusta RSUD Tugurejo Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kasus kontrol. Populasi penelitian adalah pasien rawat jalan di RSUD Tugurejo Semarang yang terdiagnosa penyakit kusta multibasiler (kasus) dan Diabetes Mellitus (kontrol). Sampel berjumlah 58 pasien. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner, lembar observasi, luxmeter, rollmeter, thermohygrometer. Data dianalisis dengan rumus uji Chi-square. Hasil penelitian didapatkan bahwa ada hubungan antara suhu rumah (p=0,008,OR=4,295), pencahayaan alami di dalam rumah (p=0,036,OR=3,190), luas ventilasi rumah (p=0,035,OR=3,148), kepadatan hunian kamar (p=0,033,OR=3,231), kebiasaan membersihkan lantai rumah (p=0,018,OR=3,610), kebiasaan mandi (p= 0,018,OR=3,636), kebiasaan cuci rambut (p=0,03,OR=3,367) dan tidak ada hubungan antara kelembaban rumah (p=0,487), jenis lantai (p=0,269), sarana pembuangan tinja (p=0,738), kebiasaan cuci tangan (p=0,115) dengan kejadian kusta multibasiler. Saran yang diajukan adalah diharapkan pasien memperbaiki sanitasi rumah dan personal hygiene agar tidak menjadi sumber dan wahana penularan penyakit kusta multibasiler. Kata Kunci: Kusta Multibasiler; Personal Hygiene; Sanitasi Rumah.
FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS PARU (Studi Kasus di Puskesmas Ketanggungan Kabupaten Brebes Tahun 2012) Fitriani, Eka
Unnes Journal of Public Health Vol 2 No 1 (2013): Unnes Journal of Public Health
Publisher : Universitas Negeri Semarang in cooperation with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.19 KB) | DOI: 10.15294/ujph.v2i1.3034

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor risiko Tuberkulosis Paru di Puskesmas Ketanggungan Kabupaten Brebes.Penelitian ini menggunakan pendekatan kasus kontrol. Populasi kasus adalah penderita Tuberkulosis Paru di wilayah kerja Puskesmas Ketanggungan berjumlah 77 kasus. Populasi kontrol yaitu bukan penderita Tuberkulosis Paru di wilayah kerja Puskesmas Ketanggungan. Sampel adalah 62 kasus dan 62 kontrol. Instrumen penelitian berupa kuesioner, lembar observasi, luxmeter, thermohygrometer dan rollmeter. Hasil penelitian didapatkan ada hubungan antara umur (p-value=0,004,OR=3,214), tingkat pendapatan keluarga (p-value=0,002,OR=3,169), kondisi lingkungan rumah (p-value=0,000,OR=5,168), perilaku (p-value=0,001,OR=4,011), riwayat kontak (p-value=0,001,OR=5,429), dan tidak ada hubungan antara jenis kelamin (p-value=0,199), tingkat pendidikan (p-value=0,098), jarak yankes (p-value=0,263) dengan kejadian Tuberkulosis Paru. Saran yang diberikan kepada pihak-pihak terkait agar berpartisipasi dalam upaya pencegahan penularan Tuberkulosis Paru di wilayah kerja Puskesmas Ketanggungan. Kata Kunci : Faktor Risiko, Tuberkulosis Paru

Page 3 of 64 | Total Record : 635


Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 1 (2024): Unnes Journal of Public Health Vol 12 No 2 (2023): Unnes Journal of Public Health Vol 12 No 1 (2023): Unnes Journal of Public Health Vol 11 No 2 (2022): Unnes Journal of Public Health Vol 11 No 1 (2022): Unnes Journal of Public Health Vol 11 No 1 (2022): Articles in Press Vol 10 No 2 (2021): Unnes Journal of Public Health Vol 10 No 1 (2021): Unnes Journal of Public Health Vol 9 No 2 (2020): Unnes Journal of Public Health Vol 9 No 1 (2020): Unnes Journal of Public Health Vol 8 No 2 (2019): Unnes Journal of Public Health Vol 8 No 2 (2019): Unnes Journal of Public Health Vol 8 No 1 (2019): Unnes Journal of Public Health Vol 8 No 1 (2019): Unnes Journal of Public Health Vol 7 No 2 (2018): Unnes Journal of Public Health Vol 7 No 2 (2018): Unnes Journal of Public Health Vol 7 No 1 (2018): Unnes Journal of Public Health Vol 7 No 1 (2018): Unnes Journal of Public Health Vol 6 No 4 (2017): Unnes Journal of Public Health Vol 6 No 4 (2017): Unnes Journal of Public Health Vol 6 No 3 (2017): Unnes Journal of Public Health Vol 6 No 3 (2017): Unnes Journal of Public Health Vol 6 No 2 (2017): Unnes Journal of Public Health Vol 6 No 2 (2017): Unnes Journal of Public Health Vol 6 No 1 (2017): Unnes Journal Of Public Health Vol 6 No 1 (2017): Unnes Journal Of Public Health Vol 5 No 4 (2016): Unnes Journal Of Public Health Vol 5 No 4 (2016): Unnes Journal Of Public Health Vol 5 No 3 (2016): Unnes Journal Of Public Health Vol 5 No 3 (2016): Unnes Journal Of Public Health Vol 5 No 2 (2016): Unnes Journal Of Public Health Vol 5 No 1 (2016): Unnes Journal Of Public Health Vol 5 No 1 (2016): Unnes Journal Of Public Health Vol 4 No 4 (2015): Unnes Journal Of Public Health Vol 4 No 4 (2015): Unnes Journal Of Public Health Vol 4 No 3 (2015): Unnes Journal Of Public Health Vol 4 No 3 (2015): Unnes Journal Of Public Health Vol 4 No 2 (2015): Unnes Journal Of Public Health Vol 4 No 1 (2015): Unnes Journal Of Public Health Vol 4 No 1 (2015): Unnes Journal Of Public Health Vol 3 No 4 (2014): Unnes Journal of Public Health Vol 3 No 4 (2014): Unnes Journal of Public Health Vol 3 No 3 (2014): Unnes Journal of Public Health Vol 3 No 3 (2014): Unnes Journal of Public Health Vol 3 No 2 (2014): Unnes Journal of Public Health Vol 3 No 2 (2014): Unnes Journal of Public Health Vol 3 No 1 (2014): Unnes Journal of Public Health Vol 3 No 1 (2014): Unnes Journal of Public Health Vol 2 No 4 (2013): Unnes Journal of Public Health Vol 2 No 4 (2013): Unnes Journal of Public Health Vol 2 No 3 (2013): Unnes Journal of Public Health Vol 2 No 3 (2013): Unnes Journal of Public Health Vol 2 No 2 (2013): Unnes Journal of Public Health Vol 2 No 2 (2013): Unnes Journal of Public Health Vol 2 No 1 (2013): Unnes Journal of Public Health Vol 2 No 1 (2013): Unnes Journal of Public Health Vol 1 No 2 (2012): Unnes Journal of Public Health Vol 1 No 2 (2012): Unnes Journal of Public Health Vol 1 No 1 (2012): Unnes Journal of Public Health Vol 1 No 1 (2012): Unnes Journal of Public Health Articles in Press More Issue