cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 22526722     EISSN : 25033476     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (P-ISSN 2252-6722, E-ISSN 2503-3476) is published by the Department of Indonesian Language and Literature, Faculty of Languages and Arts, Universitas Negeri Semarang. It publishes research-based articles in the field of language, literature, and learning. It is published twice a year, namely in May and November. The scopes of the topics include: 1) Indonesian language for foreigners, Indonesian language, Indonesian language teaching; (2) Linguistics; (3) Applied Linguistics, and; (4) Literature Teaching.
Arjuna Subject : -
Articles 282 Documents
PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA TEKS KLASIFIKASI MENGGUNAKAN METODE SQ3R DENGAN MEDIA GAMBAR
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 2: Agustus 2015
Publisher : Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpbsi.v4i2.7380

Abstract

Pembelajaran membaca teks klasifikasi peserta didik kelas X-2 SMA Taruna Nusantara Magelang belum terlaksana secara optimal karena pembelajaran yang dilakukan belum mampu memotivasi peserta didik dengan baik. Perlu metode dan media pembelajaran yang lebih efektif dan mampu memotivasi peserta didik. Upaya meningkatkan keterampilan membaca teks klasifikasi peserta didik kelas X-2 SMA Taruna Nusantara Magelang yaitu menggunakan metode SQ3R dengan media gambar. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan secara signifikan. Rata-rata nilai keterampilan peserta didik pada siklus I 82 dengan persentase ketuntasan 57%. Pada siklus II nilai rata-rata meningkat signifikan menjadi 93 dengan ketuntasan 100%. Peningkatan keterampilan membaca teks klasifikasi ini juga diikuti perubahan sikap religius dan sosial ke arah yang lebih baik. Respon peserta didik terhadap pembelajaran juga sangan baik.Learning of report text reading in SMA Taruna Nusantara Magelang is not performing well cause the students haven’t been motivated by the lesson. They need a method and media on this learning which can motivate the students. The effort to improve the reading skill of report text of SMA Taruna Nusantara Magelang Students for the first class is using a SQ3R methode and pictures media. The result of this study indicates a significant improvement. The average score of students reading in the first cycle  increases from 82 to 93 on the second cycle. The completeness percentage also increases from 57% to 100%. The reading skill improvement is also followed by better learning process, religous attitude, and social attitudes than before.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMPRODUKSI TEKS ANEKDOT DENGAN MODEL PEMBELAJARAN ROLE PLAYING “PELAYANAN PUBLIK” PADA PESERTA DIDIK KELAS X MULTIMEDIA 3 SMK NEGERI 8 SEMARANG
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 2: Agustus 2015
Publisher : Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpbsi.v4i2.7383

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan di SMK Negeri 8 Semarang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman peserta didik terhadap pengetahuan memproduksi atau menulis teks anekdot, meningkatkan keterampilan peserta didik dalam proses pembelajaran memproduksi teks anekdot, dan mengubah perilaku yang mencakup sikap religius dan sikap sosial peserta didik menjadi lebih baik. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan model Role Playing “pelayanan publik”. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran Role Playing “pelayanan publik” dapat digunakan untuk meningkatkan keterampilan peserta didik dalam memproduksi atau menulis teks anekdot. Efektifitas penggunaan model pembelajaran Role Playing “pelayanan publik” ini diketahui dari peningkatan nilai rata-rata yang dicapai peserta didik dalam keterampilan memproduksi atau menulis teks anekdot. Nilai rata-rata kelas pada siklus I sebesar 2,95 dengan kategori baik berpredikat B. Pada siklus II mengalami peningkatan sebesar 0,32 atau 0,91% menjadi 3,27 dengan kategori baik berpredikat B+. Peningkatan tersebut juga diikuti perubahan sikap religius dan sikap sosial ke arah yang lebih baik selama proses pembelajaran. Respon peserta didik terhadap pembelajaran juga sangat baik.This research is a class action research conducted in SMKN 8 Semarang. This study aims to determine the students understanding of the knowledge in producing or writing text anecdotes, improve the skills of learners in the learning process of producing text anecdotes, and change learners’ behaviors that include religious attitudes and social attitudes to become better. This research was conducted by using a model of role playing "public service". The results of this study indicate that the learning model Role Playing "public service" can be used to improve the skills of students in producing or writing text anecdotes. Effective use of Role Playing "public service" learning models is known from the increase in the average value achieved by learners in producing or writing skills anecdotal text. The average value of the class on the first cycle of 2.95 with both predicated category B. In the second cycle increased by 0.32 or 0.91% to 3.27 with both predicated B+ category. This increase is also followed by changes in better religious attitudes and social attitudes during the learning process. Learners’ responses towards learning is also very good.
REKONSTRUKSI SOAL PENILAIAN ASPEK KETERAMPILAN MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS X KURIKULUM 2013
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 2: Agustus 2015
Publisher : Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpbsi.v4i2.7387

Abstract

Kurikulum 2013 mulai diterapkan di SMK pada mata pelajaran Bahasa Indonesia yang menyebabkan perubahan pada proses dan hasil belajar siswa, sehingga perlu dilakukan penelitian tentang proses pembelajaran mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas X SMK kurikulum 2013. Penelitian ini bertujuan mengetahui kesulitan yang dialami guru dalam mengembangkan soal, kualitas soal, dan rekonstruki soal penilaian aspek keterampilan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) Kesulitan yang dihadapi guru adalah kurangnya pemahaman guru mengenai pengembangan soal penilaian aspek keterampilan karena contoh model soal yang sangat terbatas. (2) Kualitas soal dilihat melalui perolehan skor dari aspek yang dinalisis yaitu aspek materi, konstruksi, dan bahasa/budaya. Berdasarkan analisis aspek materi didapatkan skor penilaian untuk aspek materi tiap teks, yaitu teks anekdot 63,46; teks eksposisi 69,44; teks laporan hasil observasi 82,89; teks prosedur kompleks 83,33; dan teks negosiasi 72,22. Pada aspek konstruksi diperoleh skor tiap teks, yaitu teks anekdot 42,31; teks eksposisi 44,44; teks laporan hasil observasi 52,63; teks prosedur kompleks 56,67; dan teks negosiasi 36,11. Pada aspek bahasa/budaya diperoleh skor tiap teks, yaitu teks anekdot 76,92; teks eksposisi 66,67; teks laporan hasil observasi 84,21; teks prosedur kompleks 97,33; dan teks negosiasi 66,67. (3) Rekonstruksi soal dilakukan tiap kompetensi pada tek yang memperoleh skor terendah yaitu pada aspek keterampilan yang meliputi menginterpretasi, memproduksi, menyunting, mengabstraksi, dan mengonversi teks anekdot, teks eksposisi, teks laporan hasil observasi, teks prosedur kompleks, dan teks negosiasi.  The latest curriculum in 2013 which was implemented in SMK in Indonesian subjects logic also cause changes in the process and out comes of student learning so that it is necessary to do research on student learning with curriculum 2013 on the Indonesian subjects in class X SMK. The purpose of this study was to know the difficulties encountered in the preparation of teachers about the skills, to know the quality of assessment to know reconstruction of about assessment skills aspect of Indonesian subjects of class X SMK 2013. This research is a descriptive qualitative approach.The results of this study were (1) The difficulties encountered in the preparation of teachers about the skills assessment aspects of Indonesian subjects in class X SMK with curriculum in 2013 is teacher dificulitie to undertand how to make the assessment questions on the skills aspect of Indonesian subjects cause the sample too limit. (2) The quality of assessment questions based on the analysis of the material aspects of the score figures obtained for each material aspect ofthe text, that text anecdotes 63.46; 69.44 exposition text; text report the observation of 82.89; 83.33 complex procedure text; and construction aspects of the negotiating text 72,22. On aspect of contruct score figures obtained for each text, the text anecdotes 42.31; 44.44 exposition text; text report the observation of 52.63; 56.67 complex procedure text; and 36.11 negotiating text. In the aspect of language/culture figures obtained score of each text, the text anecdotes 76.92; 66.67 exposition text; text report the observation of 84.21; 97.33 complex procedure text; and 66.67 negotiating text. (3) Reconstruction of about assessment skills aspects of the Indonesian subjects of class X SMK curriculum in 2013 is to all the skill aspect and all the text that anecdotes text, expotition text, the report of observaion tet, complex procedure text, and negotiating text. The reconstruction on the less score of them. 
PENGEMBANGAN BUKU PANDUAN MENYUSUN TEKS CERPEN DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK URAI UNSUR INTRINSIK BAGI SISWA KELAS VII SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP)
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 2: Agustus 2015
Publisher : Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpbsi.v4i2.7388

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) menjelaskan kebutuhan siswa dan guru terhadap buku panduan menyusun teks cerpen, (2) merumuskan prinsip-prinsip pengembangan buku panduan menyusun teks cerpen dengan menggunakan teknik urai unsur instrinsik, dan (3) mendeskripsikan prototipe pengembangan buku panduan menyusun teks cerpen dengan menggunakan teknik urai unsur intrinsik bagi siswa SMP. Penelitian ini menggunakan pendekatan research and development (R&D) yang dilakukan dengan enam tahap. Buku panduan dikemangkan untuk membantu meningkatkan kemampuan siswa dalam menyusun teks cerpen. The purpose of this research are (1) the needs of students and teachers to arrange guide book to arrange short story text, (2) the principles of development Guide Book to Arrange Short Story Text that suit their needs, and (3) prototype Guide Book to Arrange Short Story Text for junior high school students. This research approach research and development (R & D) carried out by six stages. The guide book was developed to help improve the student’s ability to arrange text stories  
KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN MENYUSUN TEKS CERITA PENDEK DENGAN MODEL QUANTUM DAN PROJECT BASED LEARNING (PBL) PADA SISWA SMP
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 2: Agustus 2015
Publisher : Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpbsi.v4i2.7390

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) mengetahui keefektifan pembelajaran menyusun teks cerita pendek secara tertulis dengan model quantum pada siswa kelas VII SMP, (2) mengetahui keefektifan pembelajaran menyusun teks cerita pendek secara tertulis dengan model Project Based Learning (PBL) pada siswa kelas VII SMP. (3) mengetahui perbedaan keefektifan antara pembelajaran menyusun teks cerita pendek secara tertulis menggunakan model quantum dengan model project based learning. Penelitian menggunakan desain quasi experimental dengan kelas PBL sebagai kelas kontrol dan kelas quantum sebagai kelas eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran menyusun teks cerita pendek secara tertulis pada kelas VII efektif dilakukan dengan model quantum dan PBL. Pembelajaran menyusun teks cerita pendek secara tertulis pada kelas VII menggunakan model quantum lebih efektif dibanding dengan menggunakan  model PBL.  This research aims to: (1) understand the effectiveness of learning to arrange short stories text written with the quantum model of class VII SMP, (2) understand the effectiveness of learning to arrange short stories text written project-based learning model (PBL) of class VII SMP. (3) know the difference between learning effectiveness arrange a short story text written using quantum model and project based learning model. The research used a quasi-experimental design with PBL class as the control class and quantum class as the experiment classs. The results showed that learning arrange a short story text written in class VII effectively with quantum models and PBL. Learning to arrange short stories text written in class VII quantum model is more effective than using PBL model.  
KEEFEKTIFAN FLIP OVER PELANGI DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENGGUNAAN EJAAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1 No 1: April 2012
Publisher : Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpbsi.v1i1.9680

Abstract

Penggunaan Flip Over Pelangi sebagai media peningkatan kemampuan penggunaan ejaan bahasa Indonesia merupakan suatu gagasan dalam menjawab kesulitan guru dalam mengarahkan perhatian, minat, dan motivasi siswa terhadap pokok bahasan ejaan bahasa Indonesia.Tujuan penelitian ini adalah memaparkan Flip Over Pelangi sebagai media peningkatan kemampuan penggunaan ejaan bahasa Indonesia bagi siswa kelas V Sekolah Dasar serta menjelaskan cara penggunaannya dalam proses pembelajaran. Flip Over Pelangi merupakan media visual yang memiliki karakteristik umum bagi media visual, yaitu: mudah dibuat sendiri secara sederhana, murah biayanya, sesuai dengan emosional siswa, mudah dipersiapkan dan digunakan, sangat praktis perawatannya, serta penyimpanannya tidak memerlukan tempat yang luas. Dalam proses pembelajaran guru menjelaskan konsep-konsep dasar materi ejaan bahasa Indonesia disertai dengan contoh-contoh yang terdapat dalam Flip Over Pelangi. Setelah itu, guru membagi siswanya ke dalam kelompok-kelompok untuk kemudian ditugaskan untuk menggunakan media ini. Penggunaan media ini diakhiri dengan evaluasi mengenai kegiatan pembelajaran  dan diteruskan dengan pembahasan bersama mengenai materi dan soal-soal yang dianggap sulit bagi mayoritas siswa disertai penguatan dari guru. Adanya suasana pembelajaran yang interaktif dan diskusi antarsiswa yang dinamis, maka penggunaan Flip Over Pelangi dalam pembelajaran dapat menjadi media peningkatan kemampuan penggunaan ejaan bahasa Indonesia siswa yang meliputi kemampuan kognitif, afektif, dan psikomotor.
KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN MEMPRODUKSI TEKS ANEKDOT DENGAN MODEL SINEKTIKS DAN PROBLEM BASED INSTRUCTION PADA SISWA KELAS X SMA BERGAYA KOGNITIF FIELD DEPENDENT DAN FIELD INDEPENDENT
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6 No 1: Mei 2017
Publisher : Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpbsi.v6i1.10826

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguji keefektifan pembelajaran memproduksi teks anekdot yang menggunakan model sinektiks dan Problem Based Instruction pada gaya kognitif siswa dalam mengoptimalkan proses dan hasil pembelajaran. Penelitian menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain penelitian analisis jalur. Pengumpulan data dilakukan melalui tes, observasi, dan wawancara. Analisis data dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X SMA pada dua sekolah yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkkan bahwa model pembelajaran sinektiks lebih sesuai diterapkan pada siswa bergaya kognitif field independen dan model pembelajaran Problem Based Instruction lebih sesuai diterapkan pada siswa bergaya kognitif field dependent. Kedua model pada gaya kognitif siswa tersebut terdapat perbedaan kefektifan Kata Kunci: memproduksi teks anekdot, model sinektiks, problem based instruction, gaya kognitif Abstract This study aims to test the effectiveness of learning to produce an anecdotes text that uses the sinektiks and Problem Based Instruction models on cognitive styles of students in optimizing the learning process and results. Research using quasi-experimental method with analitist study design. Data collected through tests, observations, and interviews. The data were analyzed quantitatively and qualitatively. The subjects were students senior high school of X class at two different schools. The result of research indicating that learning models is more appropriate sinektiks applied to the field independent cognitive style and problem based learning models is more applied field dependent cognitive style. Both models of the cognitive styles of the students there are differences effectiveness. Keywords: produce text anecdote, sinektiks models, problem based instruction models, cognitive style
PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMPRODUKSI TEKS NEGOSIASI LISAN MENGGUNAKAN METODE PASAR KELAS DENGAN MEDIA AUDIO VISUAL PADA PESERTA DIDIK KELAS X SOCIAL SCIENCE-2 SMA NEGERI 3 SLAWI
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6 No 1: Mei 2017
Publisher : Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpbsi.v6i1.11218

Abstract

Proses pembelajaran memproduksi teks negosiasi lisan pada peserta didik kelas X SOS-2 SMA Negeri 3 Slawi belum terlaksana secara optimal. Oleh karena itu, peneliti mencoba memecahkan masalah dengan menggunakan metode Pasar Kelas dan media audio visual. Hal ini bertujuan untuk menunjukkan keefektifan dan keaktifan peserta didik dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus. Masing-masing siklus terdiri atas tahapan: perencanaan, pelaksanaan dan pengamatan, serta refleksi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan secara signifikan. Rata-rata nilai keterampilan peserta didik pada siklus I yaitu 2,94 dengan persentase ketuntasan 62,07%. Pada siklus II nilai rata-rata meningkat signifikan menjadi 3,57 dengan persentase ketuntasan 100%. Peningkatan keterampilan memproduksi teks negosiasi lisan ini juga diikuti perubahan sikap religius dan sosial ke arah yang lebih baik. Respon peserta didik terhadap pembelajaran juga sangat baik. Kata Kunci: Media Audio Visual, Metode Pasar Kelas, Memproduksi Teks Negosiasi Lisan. Abstract Learning process of producing spoken negotiation text on the SOS-2 tenth grade students of SMA Negeri 3 Slawi has not been done optimally. Therefore, the writer tried to solve the problem using Class Market method with audio-visual. It is aimed to show the effectiveness and active students in learning. This research uses the design of classroom action research conducted in two cycles. Each cycle consists of stages, planning, implementing and observing, reflecting. The result of the study showed the improvement significantly. The average score of students skill in first cycle is 2,94 with the precentage of completeness 62,07%. In the second cycle the average score increase significantly to 3,57 with precentage of completeness 100%. The improvement of this producing spoken negotiation text skill is followed by changes in the religious and social attitudes to be better. Response of students toward learning is also very good. Keyword: audio visual media, Class Market method, producing spoken negotiation text.
ESENSI KONTEMPLATIF DEHUMANISASI PADA SYAIR LAGU IWAN FALS DAN KELAYAKANNYA SEBAGAI BAHAN AJAR
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5 No 1: Mei 2016
Publisher : Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpbsi.v5i1.11293

Abstract

Syair lagu Iwan Fals ditulis berdasarkan fenomena sosial, melibatkan manusia sebagai objeknya. Beberapa syair lagu Iwan Fals justru memotret dehumanisasi yang dialami masyarakat Indonesia. Esensi dehumanisasi tersebut berpotensi untuk membina jiwa halus, berbudi, dan berbudaya, sehingga dapat dijadikan alternatif bahan pengajaran sastra yang menarik. Penelitian ini mendeskripsikan esensi kontemplasi bentuk dehumanisasi, korelasi bentuk dehumanisasi dengan fenomena sosial, dan desain aplikatif syair yang berkesan dehumanisasi sebagai bahan ajar pembelajaran apresiasi puisi di SMA Program Bahasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologi sastra dan historis dengan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bentuk dehumanisasi dalam syair lagu Iwan Fals adalah penghilangan nilai-nilai luhur kebenaran, kebaikan, keindahan, dan kesucian manusia serta penistaan terhadap hak-hak asasi manusia. Bentuk dehumanisasi tersebut mengandung esensi manusia pada dasarnya memiliki nilai dan hak yang sama, menempatkan manusia secara asasi sama memperkecil timbulnya ketidakadilan dan kesenjangan. Syair lagu Iwan Fals memenuhi kriteria dan layak untuk dijadikan bahan ajar.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS LAPORAN PERJALANAN MELALUI METODE KARYAWISATA
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5 No 1: Mei 2016
Publisher : Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpbsi.v5i1.11294

Abstract

Keterampilan menulis laporan perjalanan peserta didik kelas VIII A MTs YPI Klambu Grobogan masih rendah. Peneliti mencoba memecahkan masalah tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsi proses pembelajaran menulis laporan perjalanan, mendeskripsi peningkatan keterampilan menulis laporan perjalanan, dan mendeskripsi perubahan perilaku peserta didik kelas VIII A MTs YPI Klambu Grobogan setelah mengikuti pembelajaran menulis laporan perjalanan dengan metode karyawisata. Penelitian ini menggunakan prosedur penelitian tindakan kelas dengan dua siklus. Subjek penelitian adalah keterampilan menulis laporan perjalanan peserta didik kelas VIII A MTs YPI Klambu Grobogan. Variabel penelitian ini adalah keterampilan menulis laporan perjalanan dan penggunaan metode karyawisata. Pengambilan data menggunakan instrument tes dan nontes. Analisis data menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Melalui tes prasiklus diperoleh hasil rata-rata 59,72, termasuk kategori kurang. Kemudian pada tes siklus I diperoleh hasil rata-rata 67,79, mengalami peningkatan sebesar 13,51 % dari hasil prasiklus, termasuk kategori cukup. Dari tes siklus II diperoleh rata-rata yaitu 80,76, termasuk kategori baik, dengan peningkatan sebesar 19,13 % dari siklus I. Setelah dilakukan penelitian, diketahui bahwa dengan pembelajaran menulis laporan perjalanan melalui metode karyawisata, peserta didik senang dengan pembelajaran, bersemangat, aktif, dan mandiri dalam mengerjakan tugasnya.