cover
Contact Name
Prama Wahyudi
Contact Email
pramawahyudi@lptik.unand.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaltpa@fateta.unand.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Teknologi Pertanian Andalas
Published by Universitas Andalas
ISSN : 14101920     EISSN : 25794019     DOI : -
Jurnal Teknologi Pertanian Andalas (JTPA) adalah publikasi ilmiah di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi pertanian. Artikel yang dimuat berupa hasil penelitian terkait ilmu pengetahuan dan teknologi pertanian yang belum pernah dipublikasikan di media lain (kecuali dalam bentuk abstrak atau karya ilmiah akademik atau dipresentasikan dalam seminar atau konferensi). JTPA diterbitkan dua kali setahun pada bulan Maret dan September oleh Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Andalas. Cakupan artikel Jurnal Teknologi Pertanian Andalas adalah: Teknologi Pertanian, Teknik Pertanian, Teknologi Hasil Pertanian, Pertanian Agro-Industri, Teknologi Pangan dan Gizi.
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 27 No 2 (2023)" : 12 Documents clear
E-NOVEL PRODUKSI FILM PATI: KARAKTERISASI PRODUKSI FILM PATI DARI LIMA JENIS PATI BERBEDA Rezekinta, Angelina; Kasim, Anwar; Syafri, Edi; Chaniago, Irawati; Ridwan, Firman
Jurnal Teknologi Pertanian Andalas Vol 27 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jtpa.27.2.259-266.2023

Abstract

The process of producing starch film using the casting method required a significant amount of time to obtain the desired film product. Therefore, this study was conducted to reduce the production time required for the starch film. The study used five varieties of starch: bengkoang starch, talas starch, glutinous rice flour, wheat flour, and MOCAF flour. The process involved homogenizing the starch and glycerol mixture utilizing a stirrer, followed by heating using a microwave and a compression process to accelerate the evaporation of water in the starch film. For the final drying stage, samples that had gone through this process were dried using a cabinet dryer. The result showed that the developed method of starch film requires only 60 minutes of the time needed compared to conventional casting method, which usually takes 5-48 hours. Furthermore, it was observed that starch film production using glutinous rice flour resulted in the highest tensile strength.
Pengaruh Ketinggian Jatuh Terhadap Kerusakan Mekanis Buah Sawo (Achras zapota L.) Berdasarkan Parameter Mutu nas, syafiyata asrarin; Andasuryani, Andasuryani; Fahmy, Khandra
Jurnal Teknologi Pertanian Andalas Vol 27 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jtpa.27.2.267-278.2023

Abstract

Buah sawo termasuk salah satu buah klimaterik dengan laju respirasi yang cepat sehingga rentan terhadap kerusakan mekanis terutama ketika proses grading, dimana buah sawo akan dijatuhkan dari ketinggian tertentu secara manual tanpa memperkirakan ketinggian yang tepat. Hal ini tentu akan menyebabkan kerugian dari segi ekonomis. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kerusakan mekanis pada buah sawo akibat penjatuhan saat grading berdasarkan perubahan parameter mutu (energi tumbukan, susut bobot, total padatan terlarut persentase luas memar dan kadar vitamin C) sehingga dapat ditentukan ketinggian yang sesuai untuk buah sawo ketika proses grading nantinya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen untuk pembuktian hipotesis melalui rangkaian data hasil pengamatan perubahan parameter mutu (energi tumbukan, susut bobot, total padatan terlarut persentase luas memar dan kadar vitamin C) akibat pengaruh ketinggian penjatuhan. Ketinggian jatuh yang dipakai saat penelitian yaitu 0 cm (kontrol), 20 cm dan 40 cm yang dipilih dari hasil penelitian pendahuluan yang dilakukan. Berdasarkan hasil analisis ANOVA diperoleh hasil penelitian bahwa perlakuan ketinggian jatuh mempengaruhi perubahan parameter mutu buah sawo yang ditunjukkan dengan nilai sig < 1% dan nilai R square > 0,7 untuk masing-masing parameter mutu dengan kesimpulan akhir bahwa ketinggian saat grading yang sesuai untuk buah sawo yaitu maksimal 20 cm.Kata kunci— Buah sawo, grading, kerusakan mekanis, parameter mutu.

Page 2 of 2 | Total Record : 12