cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Physical Education and Sports
ISSN : 2252648X     EISSN : 25024477     DOI : -
Core Subject : Education,
Journal of Physical Education and Sports publishes articles of original researchs and conceptual studies about physical education and sports.
Arjuna Subject : -
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 2 (2017): August 2017" : 30 Documents clear
Pengaruh Metode Latihan Multiball dan Koordinasi Mata Tangan terhadap Peningkatan Keterampilan Forehand Drive Tenis Meja Asri, Novri; Soegiyanto, Soegiyanto; Mukarromah, Siti Baitul
Journal of Physical Education and Sports Vol 6 No 2 (2017): August 2017
Publisher : Study Program Education and Sports, Postgraduate Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.812 KB) | DOI: 10.15294/jpes.v6i2.17393

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan pengaruh antara metode latihan multiball massed practice dan multiball distributed practice, pengaruh dan perbedaan antara atlet yang memiliki koordinasi mata tangan tinggi dan rendah dan interaksi antara metode latihan dan koordinasi mata tangan terhadap peningkatan keterampilan forehand drive tenis meja. Penelitian eksperimen ini faktorial 2x2. Populasi 26 atlet. Sampel 20 atlet dibagi menjadi 2 kelompok, setiap kelompok terdiri dari 10 atlet, pengambilan sampel dengan purposive random sampling. Analisis data digunakan uji Anava dua arah taraf signifikansi 0,05, dilanjutkan uji Tukey. Hasil penelitian: (1) ada perbedaan pengaruh antara metode latihan multiball massed practice dan multiball distributed practice Fhitung (65,346) > Ftabel (4,49); (2) ada perbedaan pengaruh antara atlet yang memiliki koordinasi mata tangan tinggi dan rendah Fhitung (6,901) > Ftabel (4,49); (3) ada interaksi antara metode latihan dan koordinasi mata tangan terhadap peningkatan keterampilan forehand drive tenis meja Fhitung (40,552) > Ftabel (4,49). Simpulan: (1) metode latihan multiball distributed practice memberikan pengaruh yang lebih baik daripada multiball massed practice; (2) Atlet dengan koordinasi mata tangan tinggi lebih mudah mempelajari forehand drive tenis meja daripada atlet koordinasi mata tangan rendah; (3) ada interaksi antara metode latihan dan koordinasi mata tangan atlet.The purpose of this research are to analyze the effect difference between the training methods multiball massed practice and distributed practice, influences and differences between athletes who have hand- eye coordination high and low and the interaction between exercise and hand-eye coordination skills to increase table tennis forehand drive. 2x2 factorial study of this experiment. The population of 26 athletes. A sample of 20 athletes were divided into two groups, each consisting of 10 athletes, purposive sampling with random sampling. The data analysis used two-way ANOVA test the 0.05 level, followed by Tukey's test. Results: (1) there is a difference between the effects of training methods multiball massed practice and distributed practice Fvalue (65.346) > Ftable (4:49); (2) there is a difference between the effects of hand-eye coordination athletes high and low Fvalue (6.901) > Ftable(4:49); (3) there is an interaction between the training methods and hand-eye coordination skills to increase table tennis forehand drive Fvalue (40.552) > Ftable (4.49). Conclusion: (1) a method of exercise multiball distributed practice gives a better effect than multiball massed practice; (2) Athletes with hand-eye coordination are high it is easier to learn from table tennis forehand drive athletes hand-eye coordination are low; (3) there is an interaction between the training methods and the athletes hand-eye coordination.
Pengaruh Gaya Mengajar Latihan dan Koordinasi Mata Tangan terhadap Hasil Pembelajaran Dribbling Bola Basket Rahayu, Puji; Rahayu, Tandiyo; RC, Achmad Rifai
Journal of Physical Education and Sports Vol 6 No 2 (2017): August 2017
Publisher : Study Program Education and Sports, Postgraduate Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (600.526 KB) | DOI: 10.15294/jpes.v6i2.17394

Abstract

Proses pembelajaran pendidikan jasmani di kebanyakan sekolah masih kurang variatif, pemilihan gaya mengajar menjadi kunci keberhasilan pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancangan metode faktorial 2x2.Variabel dalam penelitian ini: variable bebas yaitu gaya mengajar latihan, variable terikat hasil pembelajaran dribbling bola basket, dan koordinasi mata tangan sebagai variabel atribut. Teknik analisis data digunakan teknik analisis varians (anava) α 0,05 dan uji tukey. Hasil penelitian (1). Terdapat perbedaan antara gaya mengajar latihan menggunakan video dan demonstrasi langsung Fhitung = 18,242 dan Ftabel = 3,21 (2). Terdapat perbedaan hasil pembelajaran dribbling bola basket antara kelompok siswa yang memiliki koordinasi mata tangan tinggi dan koordinasi mata tangan rendah Fhitung = 4,407 > Ftabel = 3,21 (3). Terdapat interaksi antara gaya mengajar latihan dengan koordinasi mata tangan terhadap peningkatan hasil pembelajaran dribbling bola basket Fhitung= 7,174 > Ftabel= 3,21. Kesimpulan secara keseluruhan hasil pembelajaran dribbling bola basket antara siswa yang diajar dengan gaya mengajar latihan menggunakan video lebih baik daripada menggunakan demonstrasi langsung. Secara keseluruhan hasil pembelajaran dribbling bola basket siswa yang memiliki tingkat koordinasi mata tangan tinggi lebih baik dibanding siswa yang memiliki tingkat koordinasi mata tangan rendah.Terdapat interaksi antara gaya mengajar dan koordinasi mata tangan terhadap hasil pembelajaran dribbling bola basket.The learning process of physical education at schools is still less varied. In fact, the use of teaching style determines the success of learning. This study used an experimental method with 2x2 factorial design. This study used two variables: (1) the practice teaching style as independent variable; and (2) basketball dribbling learning outcomes as the dependent variables and hand-eye coordination as an attribute variable. The data analysis techniques used in this study were variance analysis technique (anava) α 0.05 and Tukey test. The results showed that: (1) There was a significant difference in practice teaching style using comprehensive videos and videos feedback with Fvalue = 18.242 and Ftable = 3.21. (2) There was a difference in basketball dribbling learning outcomes between students who had high hand-eye coordination and the low ones with Fvalue = 4.407 > Ftable = 3.21 (3) There was interaction between practice teaching style and hand-eye coordination towards improvement basketball dribbling learning outcomes with Fvalue = 7.174 > Ftable = 3.21. It could be concluded that basketball dribbling learning outcomes of students who were taught through practice teaching style using comprehensive videos was better than feedback videos. Overall, basketball dribbling learning outcomes of students who had high hand-eye coordination was better than the low ones. There was interaction between the practice teaching style and the hand-eye coordination towards improvement of basketball dribbling learning outcomes.
Pengaruh Metode Latihan dan Koordinasi Mata Kaki terhadap Kemampuan Smash Kedeng dalam Permainan Sepak Takraw Wibowo, Ristianto Adi; Rumini, Rumini; Rustiana, Eunike Raffy
Journal of Physical Education and Sports Vol 6 No 2 (2017): August 2017
Publisher : Study Program Education and Sports, Postgraduate Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.993 KB) | DOI: 10.15294/jpes.v6i2.17396

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh metode latihan dan koordinasi mata kaki terhadap kemampuan smash kedeng dalam permainan sepak takraw. Penelitian eksperimen dengan factorial 2x2. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 25 orang, sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah 20 orang. Teknik analisis data menggunakan anava dua jalur. Hasil penelitian: (1) Ada perbedaan pengaruh antara metode latihan blok dan metode latihan acak terhadap kemampuan smash kedeng pada atlet pelajar klub Citra Kartika. (2) Ada perbedaan pengaruh antara koordinasi mata kaki kategori tinggi dan koordinasi mata kaki kategori rendah terhadap kemampuan smash kedeng pada atlet pelajar klub Citra Kartika. (3) Ada Interaksi antara metode latihan dan koordinasi mata kaki terhadap kemampuan smash kedeng pada atlet pelajar klub Citra Kartika.This purpose of this study is to determine and to analyze the effect of the training methods and foot-eye coordination for student athlletes’ to the smash kedeng skill in the game sepak takraw. This study was an experimental study using 2x2 factorial design. The populations in this study were 25 people and the number of samples in the study was 20 people. The data were analyzed using analysis of variance test (ANOVA) two lines. The result of study shows (1) The difference effects of block and random training drills in the Citra Kartika students athletes’ ability to smash kedeng. (2) the difference effect the high level foot-eye coordination and the low level foot-eye coordination groups of the Citra Kartika students athletes’ ability to smash kedeng. (3) the influence of the training methods and foot-eye coordination the Citra Kartika students athletes’ ability to smash kedeng.
Kontribusi Kompetensi Pedagogik, Kompetensi Profesional dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Guru Penjasorkes SMP di Kabupaten Pati Salmawati, Salmawati; Rahayu, Tandiyo; Lestari, Wahyu
Journal of Physical Education and Sports Vol 6 No 2 (2017): August 2017
Publisher : Study Program Education and Sports, Postgraduate Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.255 KB) | DOI: 10.15294/jpes.v6i2.17397

Abstract

Tujuan Penelitian untuk menganalisis seberapa besar kontribusi kompetensi pedagogik, kompetensi profesional dan motivasi kerja terhadap kinerja guru penjasorkes SMP Negeri di Kabupaten Pati. Penelitian kuantitatif menggunakan 3x1 factor design. Analisis data menggunakan korelasi regresi. Hasil penelitian: (1) Kontribusi kompetensi pedagogik terhadap kinerja guru sebesar 6,9%, (2) Ada kontribusi kompetensi profesional terhadap kinerja guru sebesar 30,23%. (3) Ada kontribusi motivasi kerja terhadap kinerja guru sebesar 7,8%. (4) Ada kontribusi positif antara kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional dengan kontribusi sebesar 13,9%. (5) Ada kontribusi positif antara kompetensi Pedagogik dan motivasi kerja dengan kontribusi sebesar 11,3%. (7) Ada kontribusi antara kompetensi pedagogik, kompetensi profesional dan motivasi kerja secara bersama-sama terhadap kinerja guru dengan kontribusi sebesar 15,4%. Simpulan penelitian: Kompetensi pedagogik, kompetensi profesional dan motivasi kerja berkontribusi terhadap kinerja guru penjasorkes SMP Negeri di Kabupaten Pati.The research to analyze the contribution of pedagogic competence, professional competence and motivation to work on teacher performance of of Physical Education and Health Teachers Junior High School in Pati regency. Quantitative research using 3x1 factor design. Analysis of data using regression correlation. Results of the study: (1) Contribution of pedagogical competence of the teacher's performance by 6.9%. (2) There is the contribution of professional competence on teachers performance of 30.23%. (3) There is a contribution of work motivation on teachers performance of 7.8%., (4) There is a positive contribution between pedagogical competence and professional competence with a contribution of 13.9%. (5) There is a positive contribution between Pedagogic competencies and motivation to work with a contribution of 11.3%. (6) There is a contribution between professional competence and motivation to work with a contribution of 12.5%. (7) There is a contribution between pedagogical, professional competence and motivation to work together on teachers performance with a contribution of 15.4% . The conclusions of the study: pedagogical competence, professional competence and motivation to contribute to teachers performance of Physical Education and Health Teachers Junior High School in Pati regency.
Pengembangan Instrumen Tes Kebugaran Jasmani untuk Anak TK Usia 4-6 Tahun Prasepty, Winda; Sugiharto, Sugiharto; Rumini, Rumini
Journal of Physical Education and Sports Vol 6 No 2 (2017): August 2017
Publisher : Study Program Education and Sports, Postgraduate Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.218 KB) | DOI: 10.15294/jpes.v6i2.17398

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk instrumen tes kebugaran jasmani anak TK usia 4-6 tahun berdasarkan komponen kardiorespiratori, muskuloskeletal, morphologi, dan keterampilan gerak dan mengembangkan instrumen tes kebugaran jasmani untuk anak TK usia 4-6 tahun yang memenuhi kriteria valid, reliabel, dan goodness of fit statistic. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan dengan model Plomp. Penelitian dilaksanakan pada satuan Pendidikan Anak Usia Dini di wilayah Kabupaten Banyumas. Hasil penelitian adalah instrumen tes kebugaran jasmani anak TK usia 4-6 tahun, buku panduan penggunaan instrumen tes dan video instruksional pelaksanaan tes. Penelitian menyimpulkan bahwa instrumen tes kebugaran jasmani untuk anak TK usia 4-6 tahun yang dikembangkan peneliti memenuhi kriteria goodness of fit statistic. Saran yang diajukan pada penelitian ini adalah agar seluruh pihak yang berkepentingan di pendidikan TK untuk menggunakan instrumen tes kebugaran jasmani anak TK yang dikembangkan karena dapat mendeteksi tingkat kesehatan anak di TK secara tepat dan hendaknya penelitian ini dijadikan acuan untuk mengembangkan instrumen tes kebugaran jasmani yang lebih luas lagi.The study aims to describe the physical fitness test instruments kindergarten children aged 4-6 years based on the components of cardiorespiratory, musculoskeletal, morphology and movement skills; and develop a physical fitness test instruments for kindergarten children aged 4-6 years who meet the criteria for a valid, reliable, and goodness of fit statistic.This research use research and development Plomp models. Research carried out at the unit of Early Childhood Education in the district of Banyumas. Results of the research is a form of physical fitness test instruments kindergarten, guide books use test instruments and instructional videos physical fitness test. The study concluded that the physical fitness test instrument for kindergarten children aged 4-6 years who meet the criteria developed researcher goodness of fit statistic.Suggestions put forward in this study is that all interested parties in preschool education to use test instruments physical fitness of children in kindergartens developed because it can detect the level of health of children in kindergarten appropriately and should this study be used as a reference for developing test instruments physical fitness broader again.
Kontribusi Motivasi, Kerjasama, Kepercayaan Diri terhadap Prestasi Atlet Sekolah Sepakbola Pati Training Center di Kabupaten Pati
Journal of Physical Education and Sports Vol 6 No 2 (2017): August 2017
Publisher : Study Program Education and Sports, Postgraduate Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpes.v6i2.17358

Abstract

Olahraga prestasi adalah kegiatan olahraga yang dilakukan dan dikelola secara profesional dengan tujuan untuk memperoleh prestasi optimal. Prestasi dipengaruhi aspek psikologi diantara motivasi, kerjasama dan kepercayaan diri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi motivasi, kerjasama dan kepercayaan diri terhadap prestasi atlet di sekolah sepakbola Pati training centre di Kabupaten Pati. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan analisis korelasi regresi. Variabel bebas adalah motivasi, kerjasama, kepercayaan diri dan variabel terikat prestasi atlet sepakbola. Instrumen penelitian menggunakan angket untuk variabel bebas sedangkan prestasi menggunakan model penilaian keterampilan bermain sepakbola dalam small side game. Populasi berjumlah 33 atlet pengambilan sampel menggunakan total sampling. Teknik analisis data menggunakan korelasi regresi ganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian: (1) kontribusi motivasi terhadap prestasi atlet PTC sebesar 24,4%, (2) kontribusi kerjasama terhadap prestasi atlet PTC sebesar 18,8%, (3) kontribusi kepercayaan diri terhadap prestasi atlet PTC sebesar 13,3%, (4) kontribusi motivasi dan kerjasama terhadap prestasi atlet PTC sebesar 24,4%, (5) kontribusi motivasi dan kepercayaan diri terhadap prestasi atlet PTC sebesar 24,6%, (6) kontribusi kerjasama dan kepercayaan diri terhadap prestasi atlet PTC sebesar 19,6%, (7) kontribusi motivasi, kerjasama dan kepercayaan diri terhadap prestasi atlet PTC sebesar 24,6%.Sport of achievement is a sport which is organized profesionallyaimed at reaching maximun achievement. The achievements influenced by aspects of physhology such as motivation, cooperation and confidence.This study is aimed at analysing the correlation of motivation, cooperation and self confidence with the athlete’s achievement of Pati training centre (PTC) football school in Pati regency. This research is quantitative research using regression corelation analysis. Independent variables were motivation, cooperation, self-confidence, meanwhile dependent variable was achievement the football athlete. Questionnaires was used for data of independent variable meanwhile achievement as the source of dependent variable data using assessing model on skill playing football in a small side game. This study used 33 athletes as population and all of them became samples particularly total sampling method. Data analysis technique used was double regression correlation which was computed in SPSS program. The results of study were; (1) the Contribution of motivation with football athlete’s achievement PTC club was 24.4%, (2) the Contribution of cooperation with football athlete’s achievement PTC club was 18.8%, (3) the Contribution of self-confidence with football athlete’s achievement PTC club was 13,3%, (4) the Contribution of motivation and cooperation with football athlete’s achievement PTC club was 24.4%, (5) the Contribution of motivation and self-confidence with football athlete’s achievement PTC club was 24.6%, (6) the Contribution of cooperation and self-confidence with football athlete’s achievement PTC club was 19.6%, (7) the Contribution of motivation, cooperation and self-confidence with football athlete’s achievement PTC club was 24.6%.
Leadership Guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan di SMP Ogan Komering Ulu Timur Sumatera Selatan
Journal of Physical Education and Sports Vol 6 No 2 (2017): August 2017
Publisher : Study Program Education and Sports, Postgraduate Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpes.v6i2.17359

Abstract

Leadership guru sangat penting dalam proses pembelajaran, karena dengan Leadership yang baik anak akan mencapai arah tujuan pembelajaran. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis Leadership guru Penjasorkes di Kabupaten OKU Timur Sumatera Selatan dan Fungsi dan Peran dari leadership guru dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, pengamatan dan dokumen. Latar penelitian meliputi SMP negeri di kabupaten OKU Timur. Sumber data diperoleh dari kepala sekolah, guru penjasorkes. Kesahihan data dengan cara triangulasi data. Data dianalisis dengan cara mengumpulkan data, menyajikan data, mereduksi data dan penarikan kesimpulan. Hasil Penelitian pada enam sekolah dan sebelas guru olahraga ditemukan bahwa ada empat tipe leadership yang digunakan oleh guru dalam proses pembelajaran PJOK, yaitu Demokratis, Lassez Fire, Otoriter, Militeris. Dari ke empat tipe tersebut kecenderungan guru olahraga menggunakan tipe leadership Demokratis. Leadership guru dalam proses pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan mempunyai peran yang penting dalam mencapai tujuan pembelajaran, dengan kepemimpinan yang tepat maka proses pembelajaran yang dilakukkan akan lebih meningkat dan tujuan dari pembelajaran akan tercapai. Penelitian ini merekomendasikan bahwa dalam terbentuknya Leadership guru dalam proses belajar mengajar penting untuk memperhatikan pengalaman mengajar guru, tingkat kesejahteraan, dan kompetensi yang dimiliki guru tersebut. Lingkungan yang mendukung juga merupakan satu faktor yang perlu diperhatikan, dan dalam proses pembelajaran guru hendaknya menerapkan tipe leadership demokratis.Leadership of teachers is very important part in the learning process. It helps the students to gain the goals of learning. The purpose of this study was to describe and analyze the teacher leadership of physical education, sport and health in Ogan Komering Ulu (OKU) Timur regency, South Sumatera. This study used a qualitative approach. The data were collected by using interview, observation, and documentation techniques. The population was the principals and the teachers of physical education, sport and health at Junior High School (SMP). The validity of the data used data triangulation. The data were analyzed by using collecting, presenting, reducing the data, and drawing conclusions. The results showed that the teachers had democratic, Laissez Faire, military and authoritarian, of the four leadership types, teacher use the type of democratic.Teacher Leadership in the learning prosess of phycsical education sport and health have an important role in achieving the goal of learning, with the right leadership, student learning will be increased and the purpose of learning will be achieved. There were some important parts to build good leadership of teachers in the learning process such as teaching experiences, welfare, and competencies. Besides that, a good and conducive environment is also supporting factor that needs to be considered, and in the learning process teachers should apply the type of democratic leadership.
Implementasi Buku Ajar PJOK Kelas IX pada SMP Piloting Kabupaten Kendal
Journal of Physical Education and Sports Vol 6 No 2 (2017): August 2017
Publisher : Study Program Education and Sports, Postgraduate Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpes.v6i2.17384

Abstract

Tujuan Penelitian (1) mendeskripsikan mindset guru PJOK SMP Kelas IX terhadap proses pembelajaran PJOK, (2) mendeskripsikan perencanaan pembelajaran PJOK yang dipersiapkan, (3) mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran PJOK yang dilakukan, serta (4) mendeskripsikan kegiatan pasca pembelajaran PJOK. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, dengan obyek penelitian SMP piloting di Kabupaten Kendal sebanyak 6 sekolah meliputi SMP Negeri 1 Brangsong, SMP Negeri 1 Kendal, SMP Negeri 2 Kendal, SMP Negeri 1 Weleri, SMP Negeri 1 Sukorejo, serta SMP Negeri 3 Patean. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, angket, serta dokumentasi. Pengolahan data menggunakan teknik Likert dengan rumus P= n/N x 100 % Hasil penelitian dari ke-enam sekolah tersebut adalah mindset guru 90,74%, perencanaan pembelajaran 90,47%, pelaksanaan pembelajaran 93,40%, kegiatan pasca pembelajaran 91,44%. Rata-rata dari ke-enam sekolah piloting diperoleh nilai 91,77% (baik sekali). Simpulan yang didapat: mindset guru kelas IX dalam proses pembelajaran PJOK dalam katagori baik sekali, perencanaan pembelajaran baik sekali, pelaksanaan pembelajaran baik sekali, kegiatan pasca pembelajaran baik sekali, dengan rata-rata untuk semuanya adalah baik sekali walaupun masih terdapat kendala.The aims of this research are (1) to describe the 9th grade physical education (PJOK) teacher’s mindset, (2) to describe the study plan, (3) to describe the learning process, and (4) to describe post-learning activities on physical education. This research is a descriptive-qualitative study with the objects 6 piloting JHS in Kendal such as SMP Negeri 1 Brangsong, SMP Negeri 1 Kendal, SMP Negeri 2 Kendal, SMP Negeri 1 Weleri, SMP Negeri 1 Sukorejo, and SMP Negeri 3 Patean. Data collection techniques using observation, interviews, questionnaires, and documentation. Data processing techniques using Likert technique with the formula P= n/N x 100%. The results of this research in all objects shows, 90,74% points for the teacher’s mindset, 90.47% for the study plan, 93.40% for learning activities, and 91.44% for post-learning activities, and 91,77 % point (very good) for the study activities according to curriculum 2013 in the texbook. Conclusions obtained: mindset of the 9th grade teacher in the physical education (PJOK) learning process in the category of exfor cellent, instructional planning is excellent, implementation of learning is very well, post-learning activities are very well, with the average for all of it is good though there were some limitations.
Manajemen Pembinaan Merdeka Basketball Club (MBBC) Pontianak Kalimantan Barat Tahun 2016
Journal of Physical Education and Sports Vol 6 No 2 (2017): August 2017
Publisher : Study Program Education and Sports, Postgraduate Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpes.v6i2.17385

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Mendeskripsikan dan menganalisis sistem perencanaan (planning) Merdeka Basketball Club (MBBC) Pontianak; (2) Mendeskripsikan dan menganalisis sistem pengorganisasian (organizing) Merdeka Basketball Club (MBBC) Pontianak; (3) Mendeskripsikan dan menganalisis sistem pelaksanaan (actuating) Merdeka Basketball Club (MBBC) Pontianak; (4) Mendeskripsikan dan menganalisis sistem pengawasan (controlling) Merdeka Basketball Club (MBBC) Pontianak; dan (5) Mendeskripsikan dan menganalisis dukungan dari masyarakat dan PERBASI Kota Pontianak.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif, sedangkan metode pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil observasi menggambarkan struktur pengurusan meliputiperencanaan perorganisasian, pelaksanaan, pengawasan, dukungan PERBASI Pontianak. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah: (1) Merdeka Basketball Club (MBBC) memiliki perencanaan yang sangat baik karena dalam perencanaan memenuhi 5 kriteria perencanaan dalam organisasi olahraga yaitu, jelas siapa yang mengerjakan, apa yang dikerjakan, bilamana yang dikerjakan, dimana dikerjakan atau dilaksanakan, serta jelas bagaimana yang dilaksanakan; (2) Merdeka Basketball Club (MBBC) sudah memiliki pengorganisasian yang sangat baik dalam pengorganisasian organisasi olahraga yaitu memiliki pengurus yang lengkap, mekanisme kegiatan, job deskripsi, dan ada aktivitas rutin yang terlaksana (kegiatan pembinaan, kejuaraan, pertemuan), serta musyawarah di awal tahun; (3) Pelaksanaan dalam manajemen pembinaan Merdeka Basketball Club (MBBC) masuk dalam katergori baik karena hanya memenuhi 3 kriteria dari 4 kategori dalam pelaksanaan organisasi olahraga yaitu melaksanakan program, pelaksanaan program, melengkapai 5 M (man, money, method materials dan mechine); (4) Pengawasan dalam manajemen pembinaan Merdeka Basketball Club (MBBC) termasuk dalam kategori sangat baik karena telah memenuhi 4 kategori yaitu ada supervisi, pelaporan, evaluasi dan monitoring; dan (5) Dukungan Masyarakat ataupun Orang Tua dan PERBASI Kota Pontianak.This study aims to determine: (1) to describe and analyze the planning system (planning) Merdeka Basketball Club (MBBC) Pontianak. (2) Describe and analyze the system of organizing (organizing) Merdeka Basketball Club (MBBC) Pontianak. (3) Describe and analyze the execution system (actuating) Merdeka Basketball Club (MBBC) Pontianak. (4) Describe and analyze surveillance systems (controlling) Merdeka Basketball Club (MBBC) Pontianak. (5) Describe and analyze the support of the community and PERBASI Pontianak. This research is a qualitative descriptive analysis approach, while the data collection methods used by researchers is the observation, interviews, and documentation. The results of observation illustrates the structure perorganisasian include planning, implementation, monitoring, support PERBASI Pontianak. The conclusion of this study are: (1) Freedom Basketball Club (MBBC) has planning sangant well as in planning mememnuhi 5 planning criteria in the organization of sport, namely, clear who is doing what to do, when you work with, which is done or carried out , as well as clear how implemented; (2) Merdeka Basketball Club (MBBC) already has a very good organization in the organization of sports organizations that have administrators complete, the mechanism of activity, job descriptions, and there is a regular activity has been completed (development activities, championships, meetings), as well as consultations at the beginning of the year; (3) The implementation of the management coaching Merdeka Basketball Club (MBBC) Pontianak included in the category either because it meets the three criteria of the 4 categories in the implementation of sports organizations that implement the program, the implementation of the program, supplemented 5 M (man, money, method materials and mechine); (4Supervision in management coaching Merdeka Basketball Club (MBBC) included in the excellent category because it has met four categories: no supervision, reporting, evaluation and monitoring; (5) Community support or Parents and PERBASI Pontianak City.
Pembinaan Bulutangkis di Kota Magelang (Penelitian Evaluatif Klub-klub Bulutangkis di Kota Magelang)
Journal of Physical Education and Sports Vol 6 No 2 (2017): August 2017
Publisher : Study Program Education and Sports, Postgraduate Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpes.v6i2.17387

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengevaluasi antecedent dari PB. Surya Tidar, PB. Jaya Agung, dan PB. Qiu Qiu, latar belakang dan perencanaan pembinaan, sarana dan prasarana, dukungan pemerintah dan masyarakat, ketersediaan sumber daya manusia, penerimaan pelatih, penerimaan atlet dan pendanaan, (2) mengevaluasi transaction, pelaksanaan program latihan, koordinasi, dan kesejahteraan, (3) mengevaluasi outcomes, prestasi atlet. Penelitian ini menyimpulkan bahwa: (1) antecdent dari klub-klub di Kota Magelang untuk memajukan perbulutangkisan di Kota Magelang, sarana dan prasarana yang ada cukup, pemerintah mendukung, sumber daya manusia tersedia, penyeleksian atlet dan pelatih asal jalan, hanya pendanaan pembinaan belum ada (2) Transaction, program latihan belum berjalan dengan baik, kesejahteraan belum layak, koordinasi sudah berjalan dengan baik, (3) Outcomes prestasi atlet belum maksimal. Saran dari hasil penelitian ini agar dapat dijadikan sebagai bahan perbaikan dan untuk mengoptimalkan keberhasilan pembinaan bulutangkis di Kota Magelang.This study aimed to (1) evaluate the antecedent of Surya Tidar badminton club, Jaya Agung badminton club, and Qiu Qiu badminton club, the background and training planning, facilities and infrastructures, society and government supports, the availability of human resources, coach enrollment, athletes enrollment and funding, (2) evaluate the transaction, training program implementation, coordination, and welfare, (3) evaluate outcomes, athlete achievement. This research concluded that, (1) the antecedent from the clubs in Magelang was for developing badminton in magelang city, facilities and infrastructure were available, government supported, human resources were available, athletes selection and coach enrollment were proceeded, but the funding for the training had not available yet, (2) transaction, the training program had not run well, the welfare was not appropiate, but the coordination had run well, (3) outcomes, the athletes’ achievement was not maximal. The result of this research is suggested to be used as an improvement material and for optimizing the success of badminton training in Magelang.

Page 2 of 3 | Total Record : 30