cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota singkawang,
Kalimantan barat
INDONESIA
JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia)
Published by STKIP Singkawang
ISSN : 24778370     EISSN : 24775916     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia is an-Opened Access journal and published twice a year every Maret and August. It publishes the research (no longer than 5 years after the draft proposed) in term of school counselling, career counselling, higher educational counselling. all finding in the scientific paper can be published in this journal.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2017): volume 2 Number 1 March 2017" : 6 Documents clear
PELAKSANAAN BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN EMPATI SISWA KELAS VII DI SMP NEGERI 7 SINGKAWANG Marice Marice; Iip Istirahayu; Slamat Fitriyadi
JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia) Vol 2, No 1 (2017): volume 2 Number 1 March 2017
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (503.722 KB) | DOI: 10.26737/jbki.v2i1.249

Abstract

Penelitian ini berdasarkan fenomena yang ada di SMP Negeri 7 Singkawang menunjukkan masih rendahnya empati siswa. Melalui bimbingan kelompok diharapkan empati siswa dapat ditingkatkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan bimbingan kelompok untuk meningkatkan empati siswa kelas VII C di SMP Negeri 7 Singkawang. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Populasi dalam penelitian yaitu seluruh siswa kelas VII di SMP Negeri 7 Singkawang. Cara pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling sebanyak 8 siswa di kelas VII C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan bimbingan kelompok pada pertemuan pertama siswa kebanyakkan tidak menanggapi teman yang sedang menyampaikan pendapat. Hanya ada satu siswa yang mampu menunjukkan empatinya seperti menghargai teman yang sedang berbicara dengan cara merespon dan memberi tanggapan, siswa ini digolongkan dengan indikator empati. Pertemuan kedua ada enam siswa sudah mencakup indikator empati memikirkan, memahami, merasakan dan mengkomunikasikan seperti siswa aktif bertanya, berani mengemukakan pendapatnya dan mampu merespon tanggapan temannya. Pertemuan ketiga kali ini semua siswa sudah aktif berargumen dan bertanya tanpa ditunjuk oleh pemimpin kelompok. Hal ini menunjukkan bahwa indikator empati telah diwujudkan oleh setiap siswa. 
EMOTIONAL ANALYSIS OF CHILDREN IN CLASS I PRIMARY SCHOOL J. Sunarti; Iip Istirahayu; Slamat Fitriyadi
JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia) Vol 2, No 1 (2017): volume 2 Number 1 March 2017
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.372 KB) | DOI: 10.26737/jbki.v2i1.240

Abstract

This study aims to describe the emotional dynamics of first grade students at the beginning of the lesson and at the end of the lesson of one elementary school in Singkawang City and to analyse the factors causing the emotions of the first grade students at the beginning of the lesson and at the end of the lesson on one elementary school in Singkawang City. This type of research is qualitative research. Sources of data used are class I and Teacher homeroom I. Data collection techniques that researchers use is participatory observation in the process of learning in the classroom at the beginning and end of the lesson. Interview techniques in the form of structured interviews used to obtain information as complete as possible. Data collection techniques with documents in the form of writing and photos. Data Collecting Instrument used in this research are observation sheet, interview questionnaire and activity photo. The results explain the emotional dynamics in the first grade students of Brother Singkawang Elementary School at the beginning of the lesson is 100% happy. At the end of the hour 18% happy, 18% sad, and 63% angry. Factors causing emotions happy at the beginning of the lesson because it can meet friends, play and learn together. As for sad and angry emotions are not visible. At the end of the lesson there are happy emotions caused by content to play, full because they have eaten and ready to learn again and can answer teacher questions. The sad emotion at the end of the lesson is caused by still want to play, sick, hot weather, tired or tired and fighting. Furthermore, feelings of anger caused by a friend's fight and bullied, hot weather, angry due to the teacher warned and hyperactive.
KARAKTERISTIK KONSELOR YANG EFEKTIF DALAM MEMAHAMI KRISIS IDENTITAS PERSPEKTIF BUDAYA NUSANTARA Kushendar Kushendar
JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia) Vol 2, No 1 (2017): volume 2 Number 1 March 2017
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.169 KB) | DOI: 10.26737/jbki.v2i1.251

Abstract

Konselor yang efektif adalah konselor yang memiliki karakteristik keunggulan, yang terdiri dari keunggulan pribadi, pengetahuan, wawasan serta keterampilan nilai-nilai budaya. Konselor yang efektif merupakan panutan bagi remaja dalam membentuk prilaku yang memiliki identitas budaya bangsa dan menjadi permasalahan adalah ketika remaja tidak mengetahui bagaimana sebenarnya identitas budaya yang dia miliki untuk itu krisis identitas  budaya nusantara menjadi permasalahan yang dimiliki oleh remaja. Identitas budaya merupakan ciri khas serta jati diri suatu bangsa dan bagi remaja memahami identitas budaya nusantara adalah hal mendasar yang harus dimiliki agar memahami siapa dirinya sebenarnya dan budaya apa yang dia miliki, upaya tersebut agar remaja dapat memahami serta mencintai budaya sendiri atau menjadi identitas  budaya nusantara yang dimiliki.
EFEKTIVITAS PEMBERIAN LAYANAN INTERVENSI MUSIC THERAPY UNTUK MEREDUKSI ACADEMIC ANXIETY MAHASISWA TERHADAP SKRIPSI Dominikus David Biondi Situmorang
JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia) Vol 2, No 1 (2017): volume 2 Number 1 March 2017
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.185 KB) | DOI: 10.26737/jbki.v2i1.242

Abstract

Di Indonesia, skripsi masih menjadi tugas akhir yang cukup menakutkan bagi sebagian besar mahasiswa. Banyak di antaranya melakukan perilaku bunuh diri sebagai dampak dari academic anxiety yang berlebihan terhadap skripsi ini. Konselor pendidikan sebagai salah satu agen peubah internal perguruan tinggi diharapkan mampu mengatasi permasalahan yang acapkali terjadi setiap tahunnya. Namun, strategi intervensi konseling konvensional yang selama ini diberikan menunjukkan hasil yang kurang efektif, sehingga dirasa perlu untuk beralih ke sebuah pendekatan modern yang lebih efektif dalam mereduksi academic anxiety mahasiswa, yaitu integrative approach melalui intervensi music therapy.
FULLY HUMAN BEING PADA REMAJA SEBAGAI PENCAPAIAN PERKEMBANGAN IDENTITAS Nur Astuti Agustriyana; Insan Suwanto
JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia) Vol 2, No 1 (2017): volume 2 Number 1 March 2017
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.7 KB) | DOI: 10.26737/jbki.v2i1.244

Abstract

Tulisan bertujuan mengetahui keterkaitan antara fully human being dengan perkembangan identitas pada remaja. Pada artikel ini dijelaskan tentang tahapan perkembangan remaja, teori Gestalt terkait fully human being serta faktor-faktor yang mempengaruhi fully human being pada remaja.
LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK DISKUSI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 7 SINGKAWANG TAHUN AJARAN 2014/2015 Fransiska Fransiska; Slamat Fitriyadi; iip istirahayu
JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia) Vol 2, No 1 (2017): volume 2 Number 1 March 2017
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.414 KB) | DOI: 10.26737/jbki.v2i1.247

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran kemampuan komunikasi interpersonal siswa kelas VIII  SMP Negeri 7 Singkawang Tahun Ajaran 2014/2015, pelaksanaan layanan bimbingan kelompok  dengan teknik diskusi, dan untuk mengetahui peningkatan kemampuan komunikasi interpersonal siswa kelas VIII E SMP Negeri 7 Singkawang Tahun Ajaran 2014/2015  melalui layanan bimbingan kelompok dengan teknik diskusi. Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan bentuk penelitian Pre-experimental Designs dengan One-Group Pretest-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Singkawang Tahun Ajaran 2014/2015. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII E SMP Negeri Singkawang Tahun Ajaran 214/2015, yang memiliki tingkatan wawasan dan kemampuan komunikasi interpersonal yang rendah. Sedangkan metode analisis data menggunakan  analisis data deskripsif  persentase dan uji Wilcoxon. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (a) gambaran umum komunikasi interpersonal siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Singkawang Tahun Ajaran 2014/2015 dengan jumlah 34 siswa diperoleh data sebanyak 5 siswa dikatagorikan sangat tinggi, 24 siswa pada katagori tinggi, dan yang dikatagorikan sedang sebanyak 5 siswa; (b) pelaksanaan bimbingan kelompok dengan teknik diskusi untuk meningkatkan kemampuan komunikasi interpersonal siswa dilakukan sebanyak 6 kali pertemuan; (c) berdasarkan Uji Wilcoxon peningkatan kemampuan komunikasi interpersonal siswa  sebesar 528.

Page 1 of 1 | Total Record : 6