cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Inovasi
ISSN : 14115549     EISSN : 25276220     DOI : -
The Journal contains the original article of the research related to the problem areas of Agricultural Production, Animal Production, Agribusiness Management, and Agricultural Technology.
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 20 No 3 (2020): Desember" : 12 Documents clear
Inisiasi Akar Secara In Vitro pada Stevia (Stevia rebaudiana Bertoni) dengan Modifikasi Media Murashige and Skoog (MS) dan Beberapa Tipe Auksin Rahmawati Rahmawati; Sepdian Luri Asmono; Nurul Sjamsijah
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 20 No 3 (2020): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v20i3.2400

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui inisiasi akar stevia (Stevia rebaudiana Bertoni) pada beberapa tipe auksin: IAA (Indole Acetic Acid), NAA (Napthalene Acetic Acid) dan IBA (Indole-3-Butyric Acid) dengan konsentrasi media Murashige and Skoog (MS): Full MS, 1/2 MS dan 1/4 MS secara in vitro. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni sampai November 2020 di Laboratorium Kultur Jaringan Jurusan Produksi Pertanian Politeknik Negeri Jember. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial dengan 2 faktor. Faktor pertama adalah 3 kepekatan media MS : ¼ MS; ½ MS; dan MS Full. Faktor kedua adalah tipe auksin: Tanpa Auksin, IAA, NAA dan IBA. Ketiga auksin tersebut menggunakan konsentrasi 0,2 ppm. Sehingga total ada 12 kombinasi perlakuan dan diulang sebanyak 5 kali. Sehingga didapatkan 60 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukan bahwa konsentrasi MS memberi pengaruh nyata terhadap kemunculan akar sedangkan pada beberapa tipe auksin tidak terlihat perbedaan yang nyata terhadap kemunculan akar. Data hasil pengamatan juga menunjukkan bahwa interaksi antara konsentrasi Media MS dan hormon auksin tidak berbeda nyata dalam memacu kemunculan akar. Pada ahir pengamatan (30 HST) jumlah akar tertinggi dengan rata - rata 4,23 terdapat pada perlakuan NAA dengan modifikasi media 1/2 MS.
Karakteristik Hidrolisat Gelatin Tulang Itik Dengan Enzim Tripsin Sebagai Penghambat Alfa Amilase (α-Amylase Inhibitor) Muhammad Habbib Khirzin; Mustofa Hilmi; Anis U. Prastujati; Nusrotin Mawardi; Riza Rahayu
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 20 No 3 (2020): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v20i3.2403

Abstract

Gelatin diekstrak dari daging sapi atau babi. Salah satu sumber gelatin yang potensial untuk dikembangkan selain dari mamalia darat adalah dari unggas yaitu tulang itik. Ekstraksi gelatin dari tulang bebek dapat dilakukan dengan metode asam. Beberapa penelitian melaporkan bahwa hidrolisis gelatin menggunakan berbagai jenis enzim akan meningkatkan bioaktivitasnya, seperti antioksidan, antibakteri, dan antihiperglikemik (alpha amilase inhibitors). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik gelatin tulang bebek yang dihidrolisis dengan enzim tripsin sebagai inhibitor alfa amilase. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) nonfaktorial dengan perlakuan waktu hidrolisis yang berbeda. Parameter penelitian berupa total soluble protein, TCA soluble protein, derajat hidrolisis, dan aktivitas penghambatan alfa amilase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan waktu perlakuan hidrolisis berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap nilai protein terlarut TCA dan derajat hidrolisis. Namun tidak ada pengaruh yang nyata (P>0,05) terhadap total protein terlarut. 180 menit waktu perlakuan hidrolisis dengan seri konsentrasi 250; 500; 1000; 2000 ppm memiliki aktivitas penghambatan terhadap alfa amilase, masing-masing 39,42; 41.75; 44,58; 48,11%. Memiliki nilai IC50 sebesar 2,74 mg/mL. Aktivitas penghambatan masih lebih lemah dibandingkan dengan kontrol positif untuk acarbose.

Page 2 of 2 | Total Record : 12