cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
TELKA - Telekomunikasi, Elektronika, Komputasi dan Kontrol
ISSN : 25021982     EISSN : 25409123     DOI : -
Jurnal TELKA merupakan jurnal yang sepenuhnya diperiksa oleh Redaksi Ahli yang berkompeten di bidangnya masing-masing. Redaksi menerima artikel ilmiah berupa hasil penelitian, gagasan, dan konsepsi dalam ilmu pengetahuan dan teknologi. Jurnal ini terbit 2 kali secara online dan cetak (terbatas) dalam setahun, yaitu pada bulan Mei dan November. Jurnal meliputi bidang ilmu Teknik Elektro, maupun studi-studi interdisipliner yang terkait. Bidang-bidang tersebut meliputi, antara lain: Telekomunikasi, Elektronika, Komputasi, Kontrol, dan Sistem Tenaga.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2018): TELKA" : 8 Documents clear
Perancangan Transmitter Gelombang Akustik pada VLF Band untuk Bawah Air Kania Sawitri; Rustamaji Rustamaji; Rian Mahesa Putra
TELKA - Jurnal Telekomunikasi, Elektronika, Komputasi dan Kontrol Vol 4, No 1 (2018): TELKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/telka.v4n1.11-23

Abstract

Teknologi akustik saat ini banyak digunakan untuk keperluan sarana navigasi, komunikasi, dan pendeteksian. Sinyal akustik dapat dideteksi dan dihasilkan oleh perangkat transducer electroacoustic. Perangkat untuk mengubah energi akustik menjadi energi listrik disebut hydrophones atau received transducer, dan untuk mengubah energi elektrik menjadi energi akustik disebut proyektor atau transmit transducer. Dalam penelitian ini dilakukan perancangan dan realisasi transmitter (Tx) sinyal akustik pada very low frequency (VLF) band untuk bawah air, terdiri dari pulse signal generator, power amplifier, dan transmit transducer. Berdasarkan hasil pengukuran dan pengujian transmitter (Tx): Tx mampu membangkitkan sinyal suara (gelombang akustik) pada rentang frekuensi 12.67 s.d 33.68 kHz; tanpa pelindung anti air mampu memancarkan gelombang akustik (suara) pada rentang frekuensi 13.16 s.d 21.38 kHz, dengan pelindung anti air mampu memancarkan gelombang akustik (suara) pada rentang frekuensi 12.69 s.d 20.75 kHz, dan mampu memancarkan gelombang akustik (suara) di dalam air pada rentang frekuensi 13.10 s.d 18.91 kHz.
Perancangan dan Realisasi Solar Tracking System Untuk Peningkatan Efisiensi Panel Surya Menggunakan Arduino Uno Kodrat Wirawan Fauzi; Teguh Arfianto; Nandang Taryana
TELKA - Jurnal Telekomunikasi, Elektronika, Komputasi dan Kontrol Vol 4, No 1 (2018): TELKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/telka.v4n1.63-74

Abstract

Pada saat ini panel surya sudah banyak digunakan di wilayah Indonesia, telah banyak dimanfaatkan untuk menghasilkan energi listrik, yaitu dengan menggunakan panel surya yang dapat mengubah energi matahari menjadi energi listrik. Dalam hal ini kebanyakan solar cell yang terpasang kebanyakan bersifat statis atau diam, mengakibatkan penyerapan energi matahari oleh solar cell kurang optimal. Untuk mendapatkan energi matahari yang maksimal, maka posisi panel surya tersebut harus selalu tegak lurus terhadap arah datangnya sinar matahari. Pada penelitian ini telah dirancang sistem mekanis yang dapat menggerakkan posisi panel surya agar selalu mengikuti arah pergerakan matahari yang diberi nama solar tracking system. Solar tracking system yang dibuat merupakan prototype, solar tracker ini berfungsi untuk mengoptimalkan penerimaan energi matahari oleh solar cell. Sistem ini bekerja dengan adanya 2 buah sensor peka cahaya (LDR) yang membaca pergerakan matahari ditempatkan di beberapa sudut pada panel surya, lalu output LDR terhubung pada pin analog arduino, arduino akan mengolah data dari sensor LDR sehingga motor akan menggerakan solar cell ke kiri atau ke kanan sesuai perintah. Ada beberapa komponen yang digunakan pada perancangan solar tracking system ini yaitu acccu, solar charge controller, voltage regulator dan sebuah LCD. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan metoda solar tracking system, maka total jumlah energi yang dihasilkan lebih besar dibandingkan panel surya statis.
Analisis Perhitungan Rugi-Rugi Daya Di Penyulang CDM Mochammad Toha - Bandung Hingga Trafo Distribusi Muhammad Temmy Hilmansyah; Nasrun Hariyanto; Siti Saodah
TELKA - Jurnal Telekomunikasi, Elektronika, Komputasi dan Kontrol Vol 4, No 1 (2018): TELKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/telka.v4n1.24-32

Abstract

Suatu sistem tenaga listrik pada umumnya terdiri dari beberapa unsur penting yaitu sistem pembangkitan, system transmisi, dan system distribusi. Oleh karena itu pentransmisian dan pendistribusian pun sangat berpengaruh terhadap kualitas listrik yang sampai ke konsumen, besarnya rugi-rugi listrik yang di hadapi PT.PLN (Persero) cukup besar sehingga harus di benahi karena sebagai faktor penting dalam pengembangan jaringan listrik ke depannya, cara perhitungan rugi-rugi daya dan energi listrik pada jaringan distribusi primer tegangan menengah, teknik tag GPS akan di lakukan simulasi jarak menggunakan aplikasi google earth, Simulasi aliran daya menggunakan aplikasi ETAP , maka dari hasil tersebut pun dapat digunakan sebagai acuan untuk perencanaan perluasan jaringan listrik di Indonesia, karena sangat berpengaruh terhadap nilai investasi jangka Panjang.
Analisis Kinerja VHF-A/G TOWER/ADC dengan VHF-A/G APP di Bandar Udara Husein Sastranegara Bandung Adisty Hanny Asri; Lita Lidyawati
TELKA - Jurnal Telekomunikasi, Elektronika, Komputasi dan Kontrol Vol 4, No 1 (2018): TELKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/telka.v4n1.75-84

Abstract

Penelitian ini menjelaskan kinerja komunikasi penerbangan dari perangkat VHF-A/G antara ADC/TOWER (Aerodrome Control) maupun APP (Approach Control Center) dengan pilot di pesawat. Jika terjadi kesalahan dalam pengaturan wilayah pada kedua ruang lingkup udara tersebut, tidak dapat terjadi komunikasi yang diharapkan, pilot dapat kehilangan arah dalam menentukan tujuan. ATC(Air Traffic Control) memandu seluruh kegiatan penerbangan dengan pilot di pesawat dengan bantuan navigator. VHF A/G memiliki batas frekuensi 118-137 MHz, daya yang dipancarkan antara 25 Watt sampai dengan 50 Watt dengan ketinggian 0 – 20000 ft dan jarak jangkauan 0 – 87 Nm. Penggunaan perangkat VHF-A/G untuk melakukan komunikasi dengan baik antara pilot di pesawat dengan ATC diukur dengan indikator level, yang menunjukkan kondisi perangkat VHF-A/G dibagian pengirim dan penerima. Pesawat dengan level readability (keterbacaan) terbaik yaitu 4 dan 5 diantaranya; Citylink Air 888, Garuda, Air Asia, Lion Air 911 dan 903, Auri (Militer), Express Air, Red Cap Air dan Wings Air.
Prototipe Layanan VoIP Pada Jaringan OpenFlow Eki Ahmad Zaki Hamidi; Mufid Ridlo Effendi; Hafizh Wibowo Widodo
TELKA - Jurnal Telekomunikasi, Elektronika, Komputasi dan Kontrol Vol 4, No 1 (2018): TELKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/telka.v4n1.33-42

Abstract

Voice Over Internet Protocol (VoIP) adalah sebuah teknologi yang mampu melewatkan trafik suara dan data yang berbentuk paket melalui jaringan IP. Penggunaan IP memungkinkan penghematan biaya dikarenakan tidak perlu membuat sebuah infrastruktur baru untuk komunikasi suara. Dalam mengaplikasikan VoIP saat ini masih menggunakan infrastruktur jaringan konvensional, dengan berkembangnya SDN (Software Defined Network) yang menawarkan paradigma baru dalam dunia jaringan dalam mendesain, mengelola dan mengimplementasikan jaringan, terutama untuk mendukung kebutuhan dan inovasi di bidang ini yg semakin lama semakin kompleks, maka layanan VoIP dapat diaplikasikan pada jaringan OpenFlow yang merupakan implementasi dari konsep SDN (Software Defined Network). Dalam mengimplementasikan VoIP menggunakan pada jaringan OpenFlow, VoIP dapat dibangun dengan menggunakan aplikasi yang bersifat freeware seperti X-Lite sebagai User Agent atau Client, Asterisk sebagai server VoIP dan G.711 sebagai codec dengan memanfaatkan OpenvSwitch yang berfungsi meneruskan paket-paket dalam layanan VoIP. Pada pengujian ini dilakukan terbagi dalam 2 bagian, pengujian pada OpenvSwitch dan VoIP. Pada pengujian OpenvSwitch dapat disimpulkan bahwa flow yang sudah dibuat pada OpenvSwitch dapat berfungsi untuk meneruskan paket-paket dalam layanan VoIP sehingga antara server dan client dapat terhubung. Pengujian VoIP dilakukan sebanyak 10 kali percobaan dengan hasil yang didapatkan dengan rata-rata delay 10,0002421 ms, throughput 171,195 Kbps, jitter 0,424 ms, packet loss 0%.
Simulasi Pengontrol On/Off pada Sistem Kendali Umpan Balik dengan Model Fisis Elektronik Darmawan Hidayat; Meutia Rahmatika; Nendi Suhendi Syafei; Bernard Y. Tumbelaka
TELKA - Jurnal Telekomunikasi, Elektronika, Komputasi dan Kontrol Vol 4, No 1 (2018): TELKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/telka.v4n1.43-53

Abstract

Pengontrol on/off merupakan salah satu jenis aksi pengontrolan yang banyak digunakan pada pengontrol otomatis karena sederhana dan relatif murah. Terdapat dua parameter respon sistem kendali yang harus dipertimbangkan pada aplikasi pengontrol on/off. Pertama adalah frekuensi osilasi respon yang menentukan osilasi aktuator dan memengaruhi umur ketahanan komponen aktuator. Kedua adalah amplitudo (deviasi) osilasi respon yang menentukan akurasi dan efisiensi energi pengontrolan. Makalah ini membahas kajian pengaruh parameter waktu tunda histeresis, T dan penguatan, M pengontrol on/off tersebut terhadap respon kendali umpan balik. Kajian dilakukan melalui simulasi MATLAB. Hasil simulasi dibandingkan dengan implementasi menjadi sistem fisis yang dibangun dengan suatu mikrokontroler digital, aktuator saklar elektronik, dan rangkaian elektronik proses dan komponen umpan balik dari komponen pasif resistor dan kapasitor (RC). Hasil simulasi menunjukkan bahwa semakin besar nilai T maka waktu yang dibutuhkan oleh sistem untuk mencapai keadaan mantap semakin lama, frekuensi osilasi keluaran semakin kecil, amplitudo osilasi respon semakin besar pula. Semakin besar nilai parameter M, maka waktu yang dibutuhkan oleh sistem untuk mencapai keadaan mantap semakin cepat, amplitudo respon semakin besar dan frekuensi osilasi semakin kecil. Berdasarkan pengujian, dapat disimpulkan bahwa respon pengontrolan umpan balik dengan menggunakan pengontrol on/off dapat diatur sesuai kriteria pengontrolan dengan mengatur parameter delay histeresis dan penguatan pengontrol on/off.
Desain Kendali Optimal Konsumsi Energi Pada Sistem Mobil Listrik Untuk Model Sistem Linier Rina Ristiana; Arief Syaichu Rohman; Ary Setijadi Prihatmanto; Carmadi Machbub
TELKA - Jurnal Telekomunikasi, Elektronika, Komputasi dan Kontrol Vol 4, No 1 (2018): TELKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/telka.v4n1.1-10

Abstract

Telah dirancang metoda kendali optimal konsumsi energi pada sistem mobil listrik untuk model sistem linier dengan menggunakan metoda calculus of variations. Sebuah representasi konseptual sistem nyata dari mobil listrik digambarkan dalam bentuk model dan persamaan matematik. Model sistem mobil listrik terdiri dari dinamika kendaraan dan dinamika motor listrik. Berdasarkan model sistem tersebut dapat dirumuskan tiga alternative indeks kinerja dan metoda hokum kendali. Sebagai salah satu contoh kasus, dipilih persamaan indeks kinerja alternative 1 untuk mendapatkan alternative metode kendali optimal. Hasil akhir yang diinginkan didasarkan pada suatu solusi konsumsi energi minimum dengan memilih vector kendali yang masih memenuhi constraint dan masih menjamin kestabilan sistem.
Rancang Bangun Mikrostrip Bandpass filter Pada Frekuensi 2,9 – 3,1 GHz Menggunakan Metode Open Stub Muhammad Iqbal; Nanang Ismail; Yuyu Wahyu
TELKA - Jurnal Telekomunikasi, Elektronika, Komputasi dan Kontrol Vol 4, No 1 (2018): TELKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/telka.v4n1.54-62

Abstract

Pada jurnal ini akan dibahas mengenai perancangan mikrostrip bandpass filter dengan metode open stub dengan melihat pada parameter yang sudah ditetapkan diantarnya adalah return loss, insertion loss dan VSWR. Penggunaan mikrostrip sendiri dipilih karena dapat menyiasati dimensi filter yang besar dan bandpass digunakan untuk meloloskan sinyal yang diinginkan. Hasil dari penggunaan metode open stub memiliki kelebihan dan kekurangan dibandingkan dengan menggunakan metode open stub yang dikombinasikan dengan metode lain. Hasil simulasi menunjukan nilai return loss -14,7126 dB, nilai insertion loss menunjukan -2,2722 dB dan nilai VSWR 1,4504 pada frekuensi 3 GHz. Pada hasil pengukuran menunjukan nilai return loss -10,649 dB, nilai insertion loss menunjukan -3,76 dB dan nilai VSWR 1,83 pada frekuensi 3 GHz. Hasil simulasi dan pengukuran terjadi perbedaan karena beberapa faktor yang tidak diperhitungkan saat simulasi sehingga terjadi perubahan nilai dari parameter filter. Dengan menggunakan jenis substrat yang berbeda dan ordo berbeda dapat menghasilkan nilai simulasi yang lebih baik dari substrat yang digunakan pada saat pabrikasi.

Page 1 of 1 | Total Record : 8