cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
TELKA - Telekomunikasi, Elektronika, Komputasi dan Kontrol
ISSN : 25021982     EISSN : 25409123     DOI : -
Jurnal TELKA merupakan jurnal yang sepenuhnya diperiksa oleh Redaksi Ahli yang berkompeten di bidangnya masing-masing. Redaksi menerima artikel ilmiah berupa hasil penelitian, gagasan, dan konsepsi dalam ilmu pengetahuan dan teknologi. Jurnal ini terbit 2 kali secara online dan cetak (terbatas) dalam setahun, yaitu pada bulan Mei dan November. Jurnal meliputi bidang ilmu Teknik Elektro, maupun studi-studi interdisipliner yang terkait. Bidang-bidang tersebut meliputi, antara lain: Telekomunikasi, Elektronika, Komputasi, Kontrol, dan Sistem Tenaga.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 1 (2021): TELKA" : 8 Documents clear
Model Routing Data pada Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) Berbasis Jaringan Sensor Nikabel (JSN) Nivika Tiffany Somantri; Naftalin Winanti; Fatkhurrohman Fatkhurrohman
TELKA - Jurnal Telekomunikasi, Elektronika, Komputasi dan Kontrol Vol 7, No 1 (2021): TELKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/telka.v7n1.49-61

Abstract

Pembangkit listrik tenaga mikrohidro adalah salah satu sumber energi listrik terbarukan saat ini dengan memanfaatkan tenaga air berskala kecil untuk penggeraknya. PLTMH pada umumnya memiliki ruang kontrol yang berada jauh dengan sistemnya, sehingga dibutuhkan suatu sistem monitoring. Penggunaan sistem monitoring berbasis nirkabel menjadi salah satu solusi untuk mengatasi masalah tersebut dengan proses pengiriman informasi yang cepat dan mudah. Penelitian ini merancang suatu model routing data dengan perancangan hardware dan software pada komunikasi data. Sistem dibangun menggunakan mikrokontroller arduino dan komunikasi frekuensi Xbee dengan protocol zigbee. Pengujian dilakukan dengan menggunakan berbagai macam topologi yaitu topologi pair, star, mesh, tree, dan x dalam model routing data baik dalam lingkungan indoor maupun lingkungan outdoor. Hasil yang didapat berdasarkan pengujian pada lingkungan indoor menunjukan Xbee tetap dapat mengirim dalam ruangan yang memiliki penghalang dengan jarak 21m, sedangkan pada pengujian outdoor, Xbee dapat tetap mengirim dengan jarak maksimum 120.5m menggunakan model topologi x. Berdasarkan semua pemodelan yang telah dilakukan, topologi x merupakan model yang dianggap paling berhasil walaupun memiliki kelemahan dalam tingkat kerapihan penerimaan data namun dari tingkat keamanannya ketika terjadi masalah dengan salah satu node, topologi x masih memiliki jalur lain untuk dapat mengirimkan data ke penerima. Micro hydropower plant is one of the current renewable electrical energy by making use of small-scale water power for propulsion. MHPP generally has a control room that was away with the system, so we need a monitoring system. The use of wireless-based monitoring systems into one solution to overcome these problems with the delivery process information quickly and easily. Therefore, we designed a model of routing data by designing hardware and software in data communication comprising Arduino microcontroller and Xbee frequency communication with ZigBee protocol. Testing is done by using a variety of topologies, namely topology pair, star, mesh, tree, and x in the model routing of data in both the indoor and outdoor environment. The results obtained by testing the indoor environment is Xbee can still send in a room that had a barrier at a distance of 21m, while the outdoor testing Xbee can still send more than the maximum distance delivery Xbee 70.5m in research that is by using the model topology x. Based on all the modeling that has been done, topology x is the model that is considered the most successful even though it has weaknesses in the level of data reception tidiness. But the level of security has the advantage that when there is a problem with one of the nodes, the x topology still has another path to be able to send data to the receiver.
Analisis Pengaruh Koefisien Watermarking pada Citra RGB dengan Menggunakan Perbandingan DCT dan DWT Kholidiyah Masykuroh
TELKA - Jurnal Telekomunikasi, Elektronika, Komputasi dan Kontrol Vol 7, No 1 (2021): TELKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/telka.v7n1.62-70

Abstract

Perkembangan internet yang semakin pesat dan kemudahan akses informasi digital menjadi peluang terjadinya cybercrime. Teknik pengamanan diperlukan pada informasi yang akan dikirimkan melalui media transmisi baik wireless maupun wired. Melalui penerapan watermarking diharapkan informasi terjaga dari serangan, penyisipan, penghapusan data, dan penggantian data. Penelitian ini membahas perbandingan metode watermarking menggunakan Discrete Cosine Transform (DCT) dan Discrete Wavelet Transform (DWT) pada citra berwarna. Means Square Error (MSE) dan Peak Signal to Noise Ratio (PSNR) merupakan parameter uji untuk mengukur rasio perbandingan citra asli dan citra watermarking. Hasil pengujian menunjukkan bahwa perbedaan jenis transformasi yang digunakan mempengaruhi nilai SNR citra RGB. Citra RGB dengan menggunakan DCT memiliki nilai SNR yang lebih tinggi dibandingkan dengan DWT yang ditunjukkan dengan nilai SNR citra Peppers 30 dB. Nilai koefisien yang diberikan pada citra yang disisipkan bervariasi mulai dari 5, 10, dan 50. Nilai ini mempengaruhi nilai SNR citra RGB dengan transformasi DCT. Along with the rapid development of the internet and the ease of access to digital information, cybercrime has a chance to occur. Security techniques are needed for information to be transmitted via transmission media, either wireless or wired. The application of watermarking has an opportunity to protect the information from attacks, insertion, deletion, and data replacement. This research discusses the comparison of watermarking methods using Discrete Cosine Transform (DCT) and Discrete Wavelet Transform (DWT) on color images. Means Square Error (MSE) and Peak Signal to Noise Ratio (PSNR) are a method to test parameters for measure the original image's ratio to the watermark image. The test results showed that the different types of transformations affect the SNR value of the RGB image. RGB image using DCT has a higher SNR value than DWT, which is indicated by the SNR value of Peppers image 30 dB. The coefficient value given to the inserted image varies from 5, 10, and 50. This value affects the SNR value of RGB images with DCT transformation.
Kendali Posisi Motor DC Menggunakan Logika Fuzzy Interval Tipe 2 Adnan Rafi Al Tahtawi
TELKA - Jurnal Telekomunikasi, Elektronika, Komputasi dan Kontrol Vol 7, No 1 (2021): TELKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/telka.v7n1.1-10

Abstract

Kendali posisi motor DC sangat diperlukan dalam berbagai sistem dinamik. Karaketristik kekokohan pengendalian menjadi salah satu hal yang harus dipertimbangkan dalam pengendalian posisi motor DC. Makalah ini bertujuan untuk mengusulkan metode pengendalian posisi motor DC menggunakan kendali Interval Type 2 Fuzzy Logic (IT2FL). Berbeda dengan pengendali logika fuzzy tipe 1, pengendali ini memiliki fungsi keanggotaan dengan Footprint of Uncertainty (FoU) di setiap variabel linguistik. Kelebihan inilah yang menyebabkan kendali logika fuzzy tipe 2 memiliki karakteristik kekokohan terhadap ketidakpastian parameter sistem. Penelitian ini menggunakan simulasi Matlab/Simulink untuk menunjukkan respon pengendalian dengan penambahan sinyal derau dan dua skenario FoU. Hasil simulasi menunjukkan bahwa pengendali IT2FL menghasilkan performa lebih baik dibandingkan pengendali logika fuzzy tipe 1 dalam mengatasi derau pengukuran. Pada pengendali IT2FL, FoU 0,2 menghasilkan integral error yang lebih kecil dibandingkan FoU 0,1 dengan selisih terkecil sebesar 0,001. Position control of DC motor is indispensable in various dynamic systems. Control robustness characteristics are one of the things that must be considered in controlling the position of a DC motor. This paper aims to propose a DC motor position control method using an Interval Type 2 Fuzzy Logic (IT2FL) controller. Unlike the type 1 fuzzy logic controller, this controller has a membership function with a Footprint of Uncertainty (FoU) in each linguistic variable. The benefits of it cause the type 2 fuzzy logic control to have robust characteristics against the uncertainty of system parameters. This study uses a Matlab / Simulink simulation to show the control response with the addition of a noise signal and two FoU scenarios. The simulation results show that the IT2FL controller produces better performance than the type 1 fuzzy logic controller in overcoming measurement noise. In the IT2FL controller, FoU 0.2 produces an integral error that is smaller than FoU 0.1 with the smallest difference of 0.001.
Pengaruh Harmonic pada Peralatan Tegangan Satu Phasa di Ruangan Administrasi Bandara Catra Indra Cahyadi; I Gusti Agung Ayu Mas Oka; Yanti Daryanti
TELKA - Jurnal Telekomunikasi, Elektronika, Komputasi dan Kontrol Vol 7, No 1 (2021): TELKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/telka.v7n1.71-76

Abstract

Beban non linier yang belum berbentuk gelombang sinusoidal telah terdistorsi oleh distorsi harmonisa arus. Beban non linier merupakan salah satu penyebab timbulnya distorsi yang dapat mengakibatkan kualitas daya listrik semakin buruk. Paper ini membahas hasil simulasi penggunaan filter tunggal yang disetel untuk mengurangi distorsi yang disebabkan oleh beban non linier akibat personal computer dan printer untuk pencetakan. Pengukuran menggunakan alat power quality analyzer fluke. Hasil pengukuran terhadap 4 merk PC yang berbeda menunjukan bahwa nilai beban non linier yang dihasilkan mengalami penurunan. Beban personal komputer merk A dari THDi sebesar 120,7 % menurun menjadi 110,8% , merk B dari THDi sebesar 121,9% menjadi 109,9 %, merk C dari THDi sebesar 150,1% menurun menjadi 100,2 %, merk D dari THDi sebesar 176,2% menurun menjadi 104,1 %. Penurunan total harmonic distorsion arus setelah direduksi sebesar 0,8 – 1 %. Penggunaan filter berhasil menurunkan nilai THDi. Non-linear loads that have not been in the form of sinusoidal waves have been distorted by current harmonic distortion. Non-linear loads, one of the causes of distortion can cause the quality of electric power to get worse. Research on the simulation method uses a single filter as a filter that is adjusted to reduce distortion caused by non-linear loads using personal computers and printers for printing machines. Where the measurement uses a Fluke Power quality analyzer, the resulting non-linear load value is obtained on non-linear loads with personal computer loads brand A has a THDi of 120.7% decreasing to 110.8%, brand B THDi of 121.9% becomes 109.9%, the C THDi brand by 150.1% decreased to 100.2%, the D THDi brand by 176.2% decreased to 104.1% where the decrease in the total harmonic current distortion after reduction was 0.8 - 1%. The use of a filter was successful in lowering the THDi value.
Perancangan Sistem Instrumentasi Pada Mesin Pengisi Botol Minuman Berbasis Outseal PLC Oppie Febriyanti; Ulinnuha Latifa; Rahmat Hidayat
TELKA - Jurnal Telekomunikasi, Elektronika, Komputasi dan Kontrol Vol 7, No 1 (2021): TELKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/telka.v7n1.29-42

Abstract

Home industry minuman dalam kemasan saat ini membutuhkan sebuah sistem yang dapat membantu meningkatkan efektifitas dan efisiensi dalam prosesnya. Penelitian ini berfokus pada perancangan sistem instrumentasi untuk membantu user mempermudah pekerjaan dalam mengisi botol minuman secara otomatis. Metode dalam penelitian ini mengkombinasikan pendekatan RD dan metode deskriptif. Hardware yang digunakan yaitu sensor infrared FC-51, sensor Ultrasonik US-016, limit switch, motor DC dan pompa air. Hasil pengujian menunjukkan bahwa masing-masing sensor dan aktuator memiliki karakteristik yang berbeda. Sensor ultrasonik memiliki sensitivitas sebesar 4,1939 centimeter dengan nilai error sebesar 0,91%, sensor IR dapat mendeteksi botol dengan nilai error sebesar 0,6%, limit switch memiliki status normally close ketika mendapat sentuhan tekanan dengan tegangan output sebesar 4,94 Volt, motor konveyor menghasilkan torsi sebesar 6,49 kgcm pada saat mendapatkan beban, motor pada magazine menghasilkan torsi sebesar 6,68 kgcm pada saat mendapatkan beban, sementara pompa air dapat memindahkan volume air dari dalam tangki ke dalam botol sesuai volume yang telah diatur dengan nilai keakurasian sebesar 99,84%. Dan pneumatik yang bergerak naik-turun dengan tekanan angin yang dianggap ideal sebesar 1 kgf/cm². The bottled beverage home industry needs a system that can help increase the effectiveness and efficiency of the process. This study focuses on designing an instrumentation system to help users simplify their work in filling beverage bottles automatically. The method in this research combines the RD approach and the descriptive method. The hardware used is an infrared sensor FC-51, an Ultrasonic sensor US-016, a limit switch, a DC motor and a water pump. The test results show that each sensor and actuator have different characteristics. The ultrasonic sensor has a sensitivity of 4.1939 centimeters with an error value of 0.91%, the IR sensor can detect bottles with an error value of 0.6%, the limit switch has a normally closed status when it gets a touch of pressure with an output voltage of 4.94 volts. , the conveyor motor produces a torque of 6.49 kgcm when getting a load, the motor on the magazine produces a torque of 6.68 kgcm when getting a load, while the water pump can move the volume of water from the tank into the bottle according to the volume that has been set with the value accuracy of 99.84%. Pneumatic moving up and down with an ideal wind pressure of 1 kgf / cm².
Rancang Bangun Alat Batik Kulit Kepala Harimau Barongan Reyog Ponorogo Menggunakan Arduino Andhik Budi Santoso; Didik Riyanto; Gus Nanang Syaifuddin
TELKA - Jurnal Telekomunikasi, Elektronika, Komputasi dan Kontrol Vol 7, No 1 (2021): TELKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/telka.v7n1.11-20

Abstract

Ponorogo identik dengan kesenian dan kerajinan reyog, salah satunya adalah topeng Barongan. Material utama topeng Barongan adalah kayu dadap sebagai kerangka utama dan kulit harimau sebagai pelapis luarnya. Perburuan harimau dilarang keras dalam rangka konservasi satwa langka, sehingga memaksa pengrajin topeng Barongan mencari alternatif lain, salah satunya menggunakan kulit sapi yang diberi pola khas harimau. Namun teknik yang digunakan masih manual sehingga memerlukan ketelitian, ketekunan dan waktu yang relatif lama. Maka dalam penelitian ini dibuat alat batik kulit kepala harimau Barongan Reyog Ponorogo. Gerakan alat batik kulit Barongan diatur oleh G-Code dan diinput melalui Software Grbl sender. Arduino berfungsi sebagai kontroler yang selanjutnya dapat menggerakkan motor Stepper sebagai penggerak sumbu dan Solenoid sebagai penekan penbrush untuk pewarnaan. Hasil penelitian ini menunjukkan alat batik Barongan Reyog Ponorogo mampu membuat pola harimau pada ukuran 30 x 35 cm dan memiliki kualitas yang hampir sama dengan teknik manual dengan waktu pewarnaan 8 menit. Ponorogo has been famous for its Reyog arts and crafts, one of them is the Barongan mask. The main materials for the Barongan mask are Dadap wood as the mainframe and tiger leather as the outer coating. Tiger hunting is strictly prohibited in the context of the conservation of endangered species. To force the Barongan mask craftsmen for other alternatives, one of the alternatives is to use cow leather which is drawn with a typical tiger pattern. However, the technique used is still manual, meanwhile, the manual technique requires a lot of precision, persistence, and time. So the research aim is to design and implement the tool for drawing the Barongan tiger's scalp on Reyog Ponorogo. The movement of the Barongan leather batik tool was regulated by G-Code and input via the Grbl sender Software then accepted by Arduino as a controller which can then move the Stepper motor as an axis drive and the Solenoid as a pen brush press for coloring. The results of this study indicate that the Barongan Reyog Ponorogo batik tool can make a tiger pattern at a size of 30 x 35 cm and almost has the same quality as the manual technique with a coloring time of 8 minutes.
Rancang Bangun Tracking Arah Tembakan Menggunakan Sensor Posisi Berbasis PID Agung Raharjo; Eko Kuncoro; Imam Azhar
TELKA - Jurnal Telekomunikasi, Elektronika, Komputasi dan Kontrol Vol 7, No 1 (2021): TELKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/telka.v7n1.43-48

Abstract

Seiring dengan perkembangan teknologi komunikasi dan otomasi, pelaksanaan tugas militer dapat dibantu dengan mengembangkan alutsista militer. Salah satunya pengembangan robot tempur yang akan digunakan sebagai alat untuk membantu tugas operasi jarak jauh pada satuan tempur TNI AD. Pada robot tempur tersebut akan ditanamkan sistem komunikasi data berupa perintah kendali laju robot, perintah kendali senjata serang, dan sistem visualisasi yang dapat digunakan untuk mendukung pergerakan robot hingga mencapai sasaran yang ditentukan, serta sebagai sistem penginderaan jarak jauh robot tempur untuk memonitor area musuh yang akan ditinjau. Operator menggunakan sebuah joystick untuk mengendalikan robot tempur dan tablet Android untuk memantau dan mendeteksi arah sasaran. Penelitian ini membahas tentang perancangan pendeteksian sasaran tembak yang dapat dikendalikan dari jarak jauh. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen berbasis PID. Penelitian ini berfokus pada pendeteksian sasaran tembak yang nantinya akan terhubung dengan Raspberry Pi 3, sehingga senjata dapat mendeteksi adanya sasaran tembak yang ada di dalam jangkauan sensor posisi. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa robot dapat dikendalikan dengan mudah menggunakan joystick dan secara real-time terlihat pada layar Android yang terpasang pada kontrol joystick tersebut. Selain itu, sistem juga dapat membedakan antara sasaran tembak dan objek yang bukan sasaran tembak. Penelitian ini diharapkan dapat mendukung tugas operasi personel TNI dalam menjalankan misinya dengan memanfaatkan robot tempur. Along with the development of communication and automation technology, the implementation of military duties can be assisted by developing military defense equipment. One of them is the development of a combat robot that will be used as a tool to assist the task of long-distance operations on the Army combat unit. In the combat robot, a data communication system will be implanted in the form of a robot rate control command, an attack weapon control command, and a visualization system that is used to support the robot's movement to reach the target specified as a combat robot's remote sensing system for monitoring enemy areas to be reviewed. The operator has used a joystick to control the combat robot and to detect the direction of the target can be monitored with an android tablet. This research discusses the design of the detection of target fire that can be controlled remotely. The method used is experimental based on PID. This research focused on detecting firing targets that will be connected with Raspberry Pi 3 so that the weapon can detect the presence of firing targets within the position sensor. The results of the research show that the robot can be easily controlled using a Joystick and in real-time visible on the Android screen mounted on the Joystick control, the system can distinguish between target shooting and non-target objects. This research is expected to support the operational duties of army personnel in carrying out their missions by utilizing combat robots.
Kendali Kecepatan Motor Listrik Satu Phasa Berdasarkan Suhu Ruangan I Made Adiswara Wirama; I Made Aris Dharma Putra; I Made Weda Maharta Putra; Anak Agung Ngurah Made Narottama; Anak Agung Ngurah Gde Sapteka
TELKA - Jurnal Telekomunikasi, Elektronika, Komputasi dan Kontrol Vol 7, No 1 (2021): TELKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/telka.v7n1.21-28

Abstract

Sistem pengendalian suhu ruangan secara otomatis diyakini mampu memberikan penghematan tanpa mengurangi performansinya. Pengendalian suhu ruangan dilakukan dengan mengatur kecepatan putaran motor exhaust fan dengan SCR speed controller. Hal ini sangat diperlukan untuk menghemat pengeluaran listrik. Dalam mengkoneksikan antara sensor suhu dengan SCR speed controller diperlukan mikrokontroler Arduino Uno sebagai pengolah data keluaran dari sensor sehingga dapat mengendalikan speed controller 1 dengan keluaran tegangan 180 volt dan speed controller 2 dengan keluaran tegangan 200 volt. Alat ini cocok digunakan untuk mengatur suhu di ruangan tertutup agar selalu stabil. An automated room temperature control is a way to do savings without reducing its performance. The temperature control is done by adjusting the rotation speed of the exhaust fan motor using an SCR speed controller. This mechanism will give a great advantage on power usage reduction. To connect the temperature sensor with the SCR speed controller, an Arduino Uno microcontroller is used as a processor of the outputs from the sensor so it can control the 1st speed controller with 180 Volt and the 2nd speed controller with 200 Volt. This tool is suitable for maintaining the temperature of a closed room temperature.

Page 1 of 1 | Total Record : 8