cover
Contact Name
Samsul Ode
Contact Email
samsul.ode@uta45jakarta.ac.id
Phone
+6282242151689
Journal Mail Official
jurnalpolinter@gmail.com
Editorial Address
Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta,Jl. Sunter Permai Raya, Sunter Agung Podomoro, Jakarta 14350
Location
Kota adm. jakarta utara,
Dki jakarta
INDONESIA
Polinter
ISSN : 24067776     EISSN : 24600903     DOI : -
Core Subject : Social,
Polinter merupakan jurnal kajian ilmu politik dan ilmu hubungan internasional yang dikelola oleh Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta. Polinter terbit sebanyak dua kali dalam satu tahun, yaitu pada semester genap dan ganjil. Jurnal ini berusaha mengangkat dan mengkaji terkait Politik Indonesia maupun Politik International. Polinter didirikan pada tahun 2014, diawali dengan jurnal cetak dengan no. ISSN 2406-7776 pada tahun tersebut. Kemudian pada tahun 2015 terbentuk versi elektronik dengan no. EISSN 2460-0903.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 1 (2021)" : 5 Documents clear
STRATEGY POLITICAL MARKETING DALAM PEMILIHAN KEPALA DESA (Studi Kasus: Kepala Desa Yang Terpilih Prastowo Di Desa Sidodadi Kecamatan Waylima Kabupaten Pesawaran Tahun 2019) Putri Rahmaini
JURNAL POLINTER : KAJIAN POLITIK DAN HUBUNGAN INTERNASIONAL Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/polinter.v7i1.4584

Abstract

Penelitian ini dilakukan agar dapat mengetahui strategi political marketing yang Prastowo terapkan pada pemenangannya sebagai Kepala Desa. Penelitian ini dilakukan agar masyarakat mengetahui apasaja yang akan dipakai dalam strategy political ini. Metodelogi penelitian yang digunakan oleh peneliti menggunakan penelitian kualitatif deskriptif, dengan melakukan teknik wawancara, observasi dan studi pustaka. Dalam penelitian ini juga menggunkan data primer dan data sekunder. Hasil kesimpulan dari penelitian ini menunjukan bahwa Prastowo sebagai calon kandidat Kepala Desa dapat memakai strategy political marketing agar lebih memudahkan dalam mendapatkan perolehan suara dalam Pemilihan Kepala Desa. Dengan Menggunakan Pendekatan Party Oriented Party (POP) yang merupakan bagian sangat penting dilakukan sebelum pelaksanaan Pilkades diadakan. Political Marketing melakukan kunjungan kedaerah tertentu atau datang kerumah penduduk setempat yang ikut berpartisipasi dalam asosiasi maupun organsasi.  
OPERASI EKONOMI DIGITAL DAN FINANSIALISASI KAPITALISME NEOLIBERAL AMERIKA SERIKAT M. Chairil Akbar Setiawan
JURNAL POLINTER : KAJIAN POLITIK DAN HUBUNGAN INTERNASIONAL Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/polinter.v7i1.4583

Abstract

The development of the Digital Economy in the last decade has become increasingly prominent and significant. The dynamics and transactions of the Digital Economy span from the corporate to household levels, from local to global scales. The use of advanced information technology in the internet field paved the way for the Digital Economy, especially in the financial or financial realm. This reality is directly correlated with the current of financialization of contemporary capitalism which has strengthened as one of the main features of Neoliberal capitalism since the 1980s.This study seeks to analyze the operation of the Digital Economy in the financial sector such as Venture Capital or Financial Technology within the framework of Political-Economy, particularly through the study of International Political Economy. The author believes that the birth and development of the Digital Economy can be understood in two aspects, namely, first, it is directly correlated with the financialization of global capitalism, especially since the current of Neoliberalism emerged in the decade of the 80s. Financial liberalization and deregulation that started in the United States became the starting point for international economic financialization. Changes to the model of transactions and financial products are a direct derivation of financial deregulation initiated by developed countries and global capitalists.Second, technological development is a reflection of the historical development of capitalism. This means that technology in the Digital Economy has a social character and aims to optimize the accumulation of contemporary capitalism. Digital Economy Technology is not independent of social and economic-political formations or entirely as a result of the inherent creativity of the natural impetus of scientific progress.
STRATEGI TIM SUKSES PADA PILKADA KABUPATEN HALMAHERA UTARA 2020 Rifaldo Kokerehe; Gloria Miagina Palako Djurubassa; Frets A. Goraph
JURNAL POLINTER : KAJIAN POLITIK DAN HUBUNGAN INTERNASIONAL Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/polinter.v7i1.4581

Abstract

Penelitian ini membahas tentang proses pemilihan kepala daerah di Kabupaten Halmahera Utara pada Pilkada tahun 2020 kemaren. Namun lebih spesifik membahas tentang strategi tim sukses dalam memenangkan kandidiat pilihannya.  Pilkada Halmahera Utara diikuti oleh dua pasangan calon yang memiliki visi, misi, program kerja dan tentunya dalam perencanaan untuk mencapai kemenangan haruslah memiliki tim pendukung dalam menjalankan strategi dari pasangan calon tersebut. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini memberi gambaran tentang proses berdemokrasi di Kabupaten Halmahera Utara khususnya pada Desa Gura Kecamatan Tobelo, dengan melihat strategi tim sukses dari 2 pasangan calon peserta Pilkada 2020. Tim sukses yang berada di Desa Gura tersebut antara lain Tim Relasi FM, Garuda Muda, dan Tim Sahabat FM dari pasangan calon no urut 1 sedangkan tim sukses dari pasangan calon nomor urut 2 yaitu Totohuro Silent dan di dalamnya terbagi beberapa tim pendukung lainnya berbasis TPS yaitu posko Barakuda, Dukono, Buale, Wayamato dan Papaco. Berbagai strategi digunakan oleh kedua tim sukses agar mampu menyakinkan para pemilih untuk memilih pasangan calon yang di dukungnya. Dalam menjalankan strategi atau program yang di telah di susun, tim sukses dan pasangan calon akan perhadapkan dengan berbagai persoalan yakni ada banyak faktor pendukung didalam menjalankan strategi dan juga ada faktor penghambat didalam menerapkan strategi yang dibuat oleh kedua tim tersebut oleh karna itu kinerja yang baik sangatlah di perlukan demi terealisasinya strategi tersebut. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pandangan serta pola yang baru terkait dengan strategi tim sukses dalam memenangkan pasangan calon serta penerapan strategi dalam mendukung para pasangan calon agar lebih optimal.
INTERNATIONAL NORM AND TRANSNATIONAL CORPORATION: THE CONTRIBUTION OF L'ORÉAL TO ERADICATE CHILD LABOR MICA MINING IN INDIA Zain Maulana; Ika Hidayani Harahap
JURNAL POLINTER : KAJIAN POLITIK DAN HUBUNGAN INTERNASIONAL Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/polinter.v7i1.4582

Abstract

This article explores how L’Oréal respond to to the issue of illegal activities and child labour in their mica supply chain from India. It emphasizes that despite economic interests are always embedded in transnational corporation’s, L’Oréal responses to the issue of illegal and child labour mica mining suggest that the action of the company is influenced by international norm such as the UN Guiding Principles on Business and Human Rights. The Guiding Principles has influenced the construction of the L’Oréal identity and behaviour in their business activities. The company has used their business code of conduct in related to human rights in justifying their responses to deal with the illegal and child labour in its mica supply chain from India. It has been emphasized that mica supply from India should comply with globally recognized workplace employment, occupational health and safety, and environmental standards that include prohibitions on the use of child labour.
STRATEGI POLITIK PASANGAN NANANG-PANDU DALAM KONTESTASI PEMILUKADA LAMPUNG SELATAN TAHUN 2020 Goestyari Kurnia Amantha; Komang Jaka Ferdian
JURNAL POLINTER : KAJIAN POLITIK DAN HUBUNGAN INTERNASIONAL Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/polinter.v7i1.4578

Abstract

Kontestasi pemilihan umum kepala daerah merupakan salah satu tanda keberadaan demokrasi di Indonesia. Persaingan para kandidat dalam kontestasi pemilihan kepala daerah tentunya memerlukan strategi untuk mendapatkan suara masyarakat secara luas. Berdasarkan hasil rekapitulasi angka partisipasi masyarakat di Kabupaten Lampung Selatan hanya 64,77% artinya dibawah target nasional 77,5%. Sedikitnya partisipasi masyarakat tentunya menjadi menarik untuk melihat bagaimana strategi politik pasangan Nanang-Pandu dalam memaksimalkan perolehan suara hingga memenangkan kontestasi pemilahan umum kepala daaerah Lampung Selatan Tahun 2020. Penelitian ini menggunakan metode desktiptif kualitatif dimana data yang diperoleh berupa uraian-uraian yang dapat menjelaskan dan memberikan gambaran atas fenomena yang sedang diteliti. Sumber data diperoleh dari hasil wawancara, observasi dan dokumentasi yang kemudian dihimpun dan dianalisis untuk selanjutnya dilakukan triangulasi sumber sebagai proses keabsahan data. Menangnya pasangan Nanang-Pandu dapat diidentifikasi dengan menggunakan teori SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasangan Nanang-Pandu mampu mengatasi faktor eksternal dan internal selama proses pemilihan kepala daerah. Kedua pasangan mampu memaksimalkan kekuatan (strength) dalam merebut suara pemilih di Lampung Selatan, mampu memanfaatkan peluang (opportunities), mampu mengatasi kelemahan (weaknesses) dan meminimalisir ancaman (threats) yang ada. Keberhasilan kedua pasangan dalam menjalankan strategi tentu saja tidak lepas dari adanya kerjasama tim, partai pengusung, koalisi pendukung, tim sukses dan seluruh jajaran simpatisan. Terlebih pasangan Nanang-Pandu memiliki pendukung yang loyal.  

Page 1 of 1 | Total Record : 5