cover
Contact Name
Nofita
Contact Email
nofita@malahayati.ac.id
Phone
+6282186751140
Journal Mail Official
jfm@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jl. Pramuka No. 27 Kemiling, Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
JFM (Jurnal Farmasi Malahayati)
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 25991868     EISSN : 2599185X     DOI : https://doi.org/10.33024/.v4i2
Core Subject : Health, Social,
Jurnal Farmasi Malahayati (JFM) merupakan jurnal yang berisi tentang hasil penelitian maupun review dibidang farmasi yang meliputi bidang farmasetika, kimia farmasi, biologi farmasi dan farmasi klinis komunitas
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2023)" : 10 Documents clear
Evaluasi Rasionalitas Penggunaan Obat Pada Pasien Dispepsia di Puskesmas Penawar Jaya Meta Dwi Ariska; Anisa Primadiamanti; Martianus Perangin Angin
Jurnal Farmasi Malahayati Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Jurnal Farmasi Malahayati (JFM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jfm.v6i1.8095

Abstract

Dispepsia merupakan penyakit yang tidak menular yang paling umum ditemukan. Pola peresepan obat mempengaruhi kerasionalitasan obat di suatu tempat. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengevaluasi rasionalitas penggunaan obat pada pasien dispepsia di Puskesmas Penawar Jaya periode Juli-Desember 2021. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu retrospektif yang bersifat non- eksperimental. Data diambil dari rekam medik pasien selama Juli-Desember 2021 dan sampel diperoleh sebanyak 114 pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasionalitas penggunaan obat dispepsia berdasarkan tepat obat sebesar 100%, tepat dosis 100%, tepat indikasi 100%, tepat pasien 100%, dan tepat cara pemberian 100%. Penggunaan obat dispepsia di Puskesmas Penawar Jaya sudah rasional.
Uji Efektivitas Sediaan Salep Ekstrak Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) Dengan Basis Hidrokarbon Terhadap Luka Bakar Pada Tikus Putih (Rattus norvegicus) Nurul Huda; Ade Maria Ulfa; Martianus Perangin Angin
Jurnal Farmasi Malahayati Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Jurnal Farmasi Malahayati (JFM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jfm.v6i1.7673

Abstract

ABSTRAKLuka bakar adalah kerusakan atau kehilangan jaringan yang dapat disebabkan oleh kontak dengan sumber panas seperti air, api, bahan kimia, listrik, dan radiasi. Luka bakar juga akan mengakibatkan tidak hanya kerusakan pada kulit, tetapi juga pada seluruh system tubuh. Salah satu tanaman yang berpotensi untuk penyembuhan luka bakar adalah bunga telang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah ekstrak bunga telang (Clitoria ternatea L.) dapat diformulasikan dalam bentuk sediaan salep yang memenuhi persyaratan uji evaluasi fisik, mengetahui apakah salep ekstrak bunga telang (Clitoria ternatea L.) dengan basis hidrokarbon dapat menyembuhkan luka bakar dengan metode eksperimental pada tikus. Ekstraksi menggunakan teknik ultrasonic dengan menggunakan pelarut etanol 96%. Hasil randemen yang didapatkan sebesar 38,75%. Analisis fitokimia pada bunga telang memiliki kandungan alkaloid, flavonoid, saponin, tannin, dan polifenol. Ekstrak bunga telang (Clitoria ternatea L.) dapat diformulasikan menjadi sediaan salep dan memenuhi persyaratan uji evaluasi fisik dalam konsentrasi 10%. Sediaan salep ekstrak bunga telang (Clitoria ternatea L.) dengan basis hidrokarbon memiliki aktivitas untuk penyembuhan luka bakar pada tikus, dilihat dari nilai (p≥0,05) yang mengalami kesembuhan pada hari ke delapan.Kata kunci : Bunga Telang, Sediaan Salep, Luka Bakar, Tikus Putih
Evaluasi Penggunaan Obat Kolesterol Pada Pasien Hiperlipidemia di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit Mutiara Bunda Arnis Paulina; Martianus Perangin Angin; Rizky Hidayaturahmah
Jurnal Farmasi Malahayati Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Jurnal Farmasi Malahayati (JFM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jfm.v6i1.8199

Abstract

Kolesterol menjadi salah satu penyebab penyakit kardiovaskular yang tergolong penyakit mematikan yang dipengaruhi oleh banyak faktor salah satunya disebabkan oleh hiperlipidemia. Hiperlipidemia ditandai dengan naiknya kadar kolesterol total, LDL, trigliserida dan penurunan HDL.Tujuan dari penelitian ini untuk mengevaluasi penggunaan obat kolesterol pada pasien hiperlipidemia di instalasi rawat jalan Rumah Sakit Mutiara Bunda. Penelitian ini dilakukan secara deskriptif menggunakan metode purposive sampling, data diperoleh dari rekam medik pasien hiperlipidemia yang menggunakan obat antikolesterol rawat jalan di Rumah Sakit Mutiara Bunda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 103 pasien hiperlipidemia yang menggunakan obat antikolesterol rawat jalan yang diperoleh golongan obat yang paling banyak diresepkan adalah golongan obat statin yaitu simvastatin sebesar (75,73%). Rasionalitas penggunaan obat antikolesterol pada pasien hiperlipidemia berdasarkan tepat diagnosa (100%), tepat pasien (100%), tepat indikasi penyakit (100%), tepat pemilihan obat (100%), tepat dosis (97,09%), tepat cara pemberian (100%), tepat interval waktu pemberian (96,11%). Penggunaan obat antikolesterol pada pasien hiperlipidemia di instalasi rawat jalan Rumah Sakit Mutiara Bunda sebagian besar sudah rasionalitas.
PENGUKURAN TINGKAT PENGETAHUAN SWAMEDIKASI TERHADAP PENYAKIT GASTRITIS PADA MASYARAKAT DI KELURAHAN GEDONG AIR BANDAR LAMPUNG Fegy Seftia; Ardiyansyah Ardiyansyah; Rizky Hidayaturahmah
Jurnal Farmasi Malahayati Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Jurnal Farmasi Malahayati (JFM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jfm.v6i1.8133

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang. Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2011 menyajikan data, terdapat persentase penduduk yang mengalami keluhan kesehatan sebanyak 29,31% dan persentase penduduk yang mengobati sendiri 66,82%. Masyarakat dengan keluhan sakit gastritis yang melakukan swamedikasi sebesar 50%. Data BPS 2015 Gastritis masuk urutan ke 2 dari 10 daftar penyakit terbanyak di Lampung dengan jumlah kasus 163,318 (Dinkes Prov. Lampung, 2015). Gastritis adalah penyakit radang lambung yang mengganggu pencernaan karena adanya rasa tidak nyaman yang berasal dari daerah abdomen bagian atas, terjadi akibat peradangan pada lapisan permukaan mukosa lambung. Faktor dari dalam diri seperti stress, emosional, sedangkan faktor dari luar contohnya konsumsi makanan pedas dan konsumsi obat seperti obat pereda nyeri (Suryono, 2016). Tujuan penelitian dilakukan adalah agar dapat mengukur tingkat pengetahuan swamedikasi terhadap penyakit gastritis pada masyarakat di Kelurahan Gedong Air RT 004 Bandar Lampung. Penelitian ini dilakukan dengan cara pengisian kuesioner. Sampel penelitian ini berjumlah 50orang dan teknik pengambilan sampel yang digunakaan adalah purposive sampling. Kemudian data diinput menggunakan SPP dengan Metode Uji Analisis Univariat Skala Guttman. Hasil. Tingkat pengetahuan masyarakat Kelurahan Gedong Air RT 004 tentang gastritis tergolong baik (80%) , Kesimpulan. tingkat pengetahuan masyarakat Kelurahan Gedong Air RT 004 tentang gastritis berada pada ketegori baik.
Evaluasi Penggunaan Obat Antihipertensi Pada Pasien Hipertensi Rawat Jalan Di Puskesmas Rawajitu Ferry Pratama; Niken Feladita; Annisa Primadiamanti
Jurnal Farmasi Malahayati Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Jurnal Farmasi Malahayati (JFM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jfm.v6i1.8860

Abstract

Hipertensi merupakan suatu kejadian dimana terjadinya peningkatan tekanan darah yang melebihi batas normal yaitu tekanan darah sistolik ≥140 mmHg dan tekanan darah diastolik ≥90 mmHg. Penggunaan obat antihipertensi yang rasional pada penderita hipertensi adalah salah satu hal penting tercapainya kualitas kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi rasionalitas penggunaan obat anti hipertensi pada pasien hipertensi rawat jalan di Puskesmas Rawajitu pada periode Juli – Desember 2021. Metode yang digunakan bersifat kualitatif dengan pendekatan secara deskriptif. Pengambilan data secara retrospektif berupa rekam medis pasien di Puskesmas Rawajitu pada periode bulan Juli – Desember 2021 dan sampel diperoleh 78 pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan obat terapi tunggal yaitu Captopril dengan golongan obat ACEI sebesar 19,2% dan terapi kombinasi yaitu Amlodipin dengan Captopril dengan golongan obat CCB dan ACEI sebesar 33,3%. Rasionalitas penggunaan obat hipertensi berdasarkan tepat indikasi sebesar 100%, tepat pasien (100%), tepat obat (97,4%) dan tepat dosis (86,3%). Rasionalitas peresepan obat hipertensi sebanyak 60 responden (83,7%). Penggunaan obat antihipertensi di Puskesmas Rawajitu sudah rasional.
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI KULIT PISANG CAVENDISH (Musa acuminata L.) TERHADAP Propionibacterium acnes Ranti Mailinda Sari; Vida Elsyana; Ade Maria Ulfa
Jurnal Farmasi Malahayati Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Jurnal Farmasi Malahayati (JFM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jfm.v6i1.8632

Abstract

Abstrak: Acne vulgaris (AV) atau bisa disebut sebagai jerawat merupakan gangguan inflamasi kronis dari unit pilosebasea yang mempengaruhi setidaknya 85% remaja dan dewasa. Acne vulgaris (AV) dapat disebabkan oleh bakteri Propionibacterium acnes. Kulit pisang cavendish (Musa acuminata L.) dapat digunakan sebagai antibakteri. Ekstraksi dilakukan dengan menggunakan metode perkolasi dengan pelarut Etanol 96%. Pengujian aktivitas antibakteri menggunakan media Nutrient agar (NA) dengan menggunakan metode difusi cakram dengan masing-masing konsentrasi 1%, 3%, 5%. 7%, dan 9%, disc antibiotik klindamisin 10 mcg atau setara dengan 1% klindamisin sebagai kontrol positif, dan akuades sebagai kontrol negatif. Hasil uji fitokimia menunjukan bahwa ekstrak etanol 96% kulit pisang cavendish positif mengandung, flavonoid, tanin, saponin, terpenoid dan steroid. Hasil uji aktivitas antibakteri terhadap bakteri Propionibacterium acnes untuk konsentrasi 1%, 3%, 5%. 7%, dan 9% berturut-turut adalah 10,3 mm, 16,6 mm, 17,6 mm, 18,7 mm, dan 27,7 mm. Konsentrasi hambat minimum (KHM) ekstrak etanol 96% kulit pisang cavendish diperoleh pada konsentrasi 1% yaitu 10,3 mm. Hasil analisis statistik menunjukan adanya perbedaan zona hambat yang signifikan yaitu nilai (P<0,05) antara seluruh kosentrasi. Hal ini menunjukkan ekstrak etanol 96% kulit pisang cavendish dapat menghambat pertumbuhan bakteri. Hasil uji antibakteri di analisis menggunakan ANOVA. 
PENETAPAN KADAR FLAVONOID, ALKALOID DAN FENOLIK EKSTRAK METANOL KULIT BAWANG MERAH (Allium cepa L.) MENGGUNAKAN METODE EKSTRAKSI SOKLETASI DAN REFLUKS dwi mega utami; Tutik Tutik
Jurnal Farmasi Malahayati Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Jurnal Farmasi Malahayati (JFM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jfm.v6i1.8356

Abstract

ABSTRAK Kulit bawang merah (Allium cepa L.) diketahui memiliki kandungan senyawa flavonoid, tanin, saponin, dan glikosida. Kandungan senyawa aktif kulit bawang merah dapat digunakan sebagai obat tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar flavonoid, alkaloid dan fenolik ekstrak metanol kulit bawang merah (Allium cepa L.). Kulit bawang merah diekstraksi menggunakan metode refluks dan sokletasi dengan pelarut metanol. Ekstrak yang diperoleh di ukur kadar flavonoid, alkaloid dan fenolik menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Hasil ekstraksi kulit bawang merah diperoleh % rendemen sebesar sebesar 14,7% untuk refluks dan 12,2% untuk sokletasi. Hasil penetapan kadar flavonoid, alkaloid dan fenolik pada ekstrak dengan metode refluks diperoleh 11,024, 14,691 dan 2,265. Sedangkan pada metode sokletasi diperoleh 6,306, 16,020 dan 2,450.Kadar flavonoid ekstraksi refluks lebih tinggi dibandingkan sokletasi sedangkan kadar alkaloid dan fenolik ekstraksi sokletasi lebih tinggi dibandingkan refluks. Kata Kunci : ekstrak kulit bawang merah (Allium cepa L.), kadar flavonoid, kadar alkaloid, kadar fenolik, refluks dan sokletasi.
Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak N-Heksana Kulit Durian (Durio zibethinus  L.) Menggunakan DPPH Andika Chaniago; Diah Astika Winahyu; Tutik Tutik
Jurnal Farmasi Malahayati Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Jurnal Farmasi Malahayati (JFM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jfm.v6i1.8064

Abstract

Kulit durian masih belum banyak dimanfaatkan, masih berupa limbah. Limbah kulit durian selama ini tidak dimanfaatkan dengan baik, karena karakternya yang sukar terurai sehingga berpotensi menjadi salah satu limbah hayati yang dapat menyebabkan pencemaran lingkungan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah ekstrak n-heksana dari kulit durian mengandung senyawa antioksidan dan untuk mengetahui nilai aktivitas antioksidan ekstrak n-heksana dari kulit durian. Ekstraksi kulit durian dilakukan dengan menggunakan metode maserasi dengan pelarut n-heksana. Hasil maserasi dikeringkan menggunakan evaporator hingga mendapatkan ekstrak kental. Ekstrak kental yang didapatkan dilakukan dengan uji skrining fitokimia. Evaporasi dilakukan dengan menguapkan sebagian dari pelarut, sehingga didapatkan larutan zat  dengan konsentrasi yang lebih tinggi. Antioksidan merupakan senyawa yang dapat menghambat dan mencegah terjadinya proses oksidasi. Antioksidan dapat diukur dengan menggunakan  DPPH dengan panjang gelombang maksimum 515nm. Hasil rendemen yang diperoleh dari metode maserasi sebesar 4,8%. Pada uji analisis skrining fitokimia diperoleh senyawa metabolit sekunder yaitu flavonoid. Metode penelitian ini menggunakan pelarut n-heksana menggunakan metode spektrofotometri dengan pereaksi DPPH. Hasil uji aktivitas antioksidan ekstrak  n-heksana kulit durian memiliki memiliki nilai lC50  antara 101-150 ppm yaitu sebesar 110,5 ppm aktivitas antioksidan dengan kategori sedang.
Analisis Efektivitas Biaya antara Salbutamol dengan Aminofilin pada Pasien Asma di Rumah Sakit Mutiara Bunda Periode Juli-Desember 2021 Lidia Dwi Oktarianti; Annisa Primadiamanti; Rizky Hidayaturahmah
Jurnal Farmasi Malahayati Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Jurnal Farmasi Malahayati (JFM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jfm.v6i1.8107

Abstract

Asma merupakan salah satu masalah kesehatan didunia yang disebabkan oleh penyempitan saluran pernapasan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui efektivitas biaya terapi pasien asma yang menggunakan salbutamol dan aminofilin di Rumah Sakit Mutiara Bunda periode Juli-Desember 2021. Penelitian ini menggunakan metode retrospektif dengan mengambil data melalui rekam medik pasien (n=33) periode Juli-Desember 2021. Metode analisis biaya yang digunakan adalah CEA (Cost-effectiveness Analysis) dengan melihat dari biaya medik langsung pasien meliputi biaya pengobatan dan biaya perawatan. CER (Cost-effectiveness Ratio) digunakan untuk menganalisis antiasma yang paling cost-effective. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah terbanyak pasien asma terjadi pada perempuan (73%) dan pasien usia 26-35 (49%). Berdasarkan analisis efektivitas biaya, dengan analisis CER terapi antiasma dengan salbutamol merupakan terapi yang paling cost-effective dengan jumlah sebesar Rp 5.024. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan antiasma yang dijadikan pilihan atau standar dalam pengobatan asma adalah salbutamol.
Hubungan Kadar Tanin Dengan Aktivitas Antioksidan Pada Kulit Buah Kakao (Theobroma cacao L.) Yang Tumbuh Di Dataran Rendah Dan Dataran Tinggi Linda Safitri; Nofita Nofita; Tutik Tutik
Jurnal Farmasi Malahayati Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Jurnal Farmasi Malahayati (JFM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jfm.v6i1.8238

Abstract

Tanin merupakan senyawa aktif metabolit sekunder dengan berat molekul lebih dari 400, yang terdapat senyawa fenolik yang sulit dipisahkan dan sulit mengkristal, yang mengendapkan protein dari larutannya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan kadar tanin yang dapat mempengaruhi nilai IC50 (aktivitas antioksidan) pada kulit buah kakao (Theobroma cacao L.) yang tumbuh di dataran rendah dan dataran tinggi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode spektrofotometri UV-Vis dengan menggunakan ekstraksi maserasi dengan menggunakan pelarut etanol 96 %. Ekstrak 1 kulit buah kakao diperoleh nilai rendemen % sebesar 12,79 dan pada ekstrak 2 kulit buah kakao diperoleh nilai rendemen % sebesar 12,92. Hasil kadar tanin yang diperoleh dari esktrak 1 kulit buah kakao yang tumbuh di dataran rendah yaitu sebesar 0,1142 % dan pada ekstrak 2 kulit buah kakao yang tumbuh di dataran tinggi sebesar 0,1801 %. Senyawa tanin memiliki aktivitas antioksidan, maka semakin banyak kandungan tanin yang diperoleh, semakin besar juga aktivitas antioksidannya. Untuk hasil antioksidan didapatkan nilai IC50, pada ekstrak 1 sebesar 37,042, dan pada ekstrak 2 sebesar 32,543 sehingga dapat digolongkan sebagai antioksidan dengan kategori sangat kuat. Hasil statistik pengaruh kadar tanin terhadap nilai IC50 (aktivitas antioksidan) terdapat perbedaan dengan sig (<0,05) yang dinyatakan adanya perbedaan signifikan, hal ini dapat disebabkan pada senyawa tanin yang memiliki peran penting pada aktivitas antioksidan.

Page 1 of 1 | Total Record : 10