cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta utara,
Dki jakarta
INDONESIA
GLOBAL INSIGHT JOURNAL
ISSN : -     EISSN : 2541318X     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal GIJ (Global Insight Journal) merupakan jurnal yang dipublikasi oleh Program Studi Ilmu Hubungan Internasional Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta yang isinya difokuskan pada penyajian hasil telaah ilmiah terhadap fenomena hubungan internasional sebagai salah satu kajian dalam ilmu social dan ilmu politik. Secara komprehensif, rincian substansi jurnal mencakup: Hasil penelitian ilmiah terhadap fenomena hubungan internasional, serta berbagai bentuk kajian ilmiah hasil penelitian yang relevan dan orisinil.
Arjuna Subject : -
Articles 2 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2 (2023)" : 2 Documents clear
Alternatif Penyelesaian Sengketa Internasional (Analisis Kasus Pertamina vs Karaha Bodas Company (KBC) dan PT Newmont Nusa Tenggara) Didi Jubaidi
GLOBAL INSIGHT JOURNAL Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/gij.v8i2.7057

Abstract

Penyelesaian sengketa internasional merupakan hal yang kompleks dan menantang dalam dunia bisnis global. Arbitrasi internasional telah menjadi alternatif yang populer untuk menyelesaikan sengketa antara perusahaan multinasional dan negara-negara. Penelitian ini menganalisis penggunaan arbitrase internasional sebagai mekanisme penyelesaian sengketa internasional dengan fokus pada dua kasus yang menarik, yaitu Pertamina vs Karaha Bodas Company (KBC) dan PT Newmont Nusa Tenggara. Kasus Pertamina vs Karaha Bodas Company melibatkan konflik dalam perjanjian produksi gas di Indonesia. Sementara itu, kasus PT Newmont Nusa Tenggara melibatkan sengketa antara perusahaan tambang asal Amerika Serikat dengan pemerintah Indonesia terkait perjanjian investasi. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini menggali proses arbitrase internasional dalam menyelesaikan dua kasus tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa arbitrase internasional memberikan keuntungan dalam penyelesaian sengketa internasional, seperti netralitas, kepercayaan, dan efisiensi. Namun, juga terdapat tantangan seperti biaya yang tinggi dan kekurangan transparansi. Perkembangan hukum internasional dan praktek arbitrase internasional yang terus berkembang menjadi kunci bagi keberhasilan mekanisme ini. Penelitian ini memberikan wawasan tentang pentingnya arbitrase internasional sebagai alternatif penyelesaian sengketa internasional. Implikasi temuan ini dapat digunakan oleh perusahaan multinasional dan pemerintah dalam merancang perjanjian dan mengelola sengketa internasional dengan lebih efektif. Selain itu, penelitian ini juga memberikan kontribusi untuk pemahaman lebih lanjut tentang penggunaan arbitrase internasional dalam konteks kasus-kasus tertentu di Indonesia.
BEYOND THE PROMOTION OF ECONOMIC COOPERATION: THE ECONOMIC COMMUNITY OF WEST AFRICAN STATES PEACEKEEPING INVOLVEMENTS IN WEST AFRICA ugo chuks okolie; Ejogba Abraham ORHERO
GLOBAL INSIGHT JOURNAL Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/gij.v8i2.6950

Abstract

In order to raise the living standards of its people, maintain and improve economic stability, foster relations among Member States, and contribute to the advancement and development of the African continent, Economic Community of West African States (ECOWAS) was established. Its goal is to promote cooperation and integration that will result in the creation of an economic union in West Africa. According to a set of guiding principles, such as impartiality, the parties' consent, and the non-use of force unless necessary for self-defense, a third party intervention known as "peacekeeping" is conducted. The study examines the role played by ECOWAS in preserving stability and peace on the African continent, focusing in particular on the ECOMOG intervention in Liberia, Sierra Leone, and Guinea Bissau. The regional security complex theory was accepted. The research was qualitative, and its historical analysis heavily drew on secondary sources.  The essence of the resolutions of the UN Security Council and the ECOWAS Mediation and Security Council, and consequently the legal foundation for peacekeeping and peace enforcement are contained in peace agreements. As a result, peace agreements are essential to the management and resolution of conflicts. However, it is erroneous to assume that the heads of armed factions are sane political actors motivated by genuine grievances and that they will thereby agree to mediated agreements. The offering of carrots (the confidence-building approach) must therefore be combined with strong diplomacy supported by a credible enforcement capacity in order for peace to be successfully implemented in the West African region.  The study recommends, among other things, that the framework for the ECOWAS legal system governing peace and security should be the member states. This is because the majority of democracies in the sub-region elect postcolonial states with a predominance of coloniality of power disguising itself as democracy and causing conflicts in the majority of countries within the West African security complex, ECOWAS must exert pressure on its member states to step up their efforts to improve democracy in their respective countries.

Page 1 of 1 | Total Record : 2