cover
Contact Name
Muh. Zul Azhri Rustam
Contact Email
jurnalilmiahkeperawatan.sht@gmail.com
Phone
+6231-8411721
Journal Mail Official
jurnalilmiahkeperawatan.sht@gmail.com
Editorial Address
Jl. Gadung No. 1 Kota Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Keperawatan
ISSN : 20853742     EISSN : 25981021     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Keperawatan Stikes Hang Tuah Surabaya menerima artikel dalam bidang: Manajemen Keperawatan (Management in Nursing) Keperawatan Medikal Bedah (Medical-surgical Nursing) Keperawatan Keluarga dan Komunitas (Family and Community Health Nursing) Keperawatan Gawat Darurat (Emergency and Trauma Nursing) Keperawatan Maternitas (Maternity Nursing) Keperawatan Anak (Pediatric Nursing) Keperawatan Jiwa (Mental Health Nursing) Keperawatan Gerontik (Geriatric Nursing) Keperawatan Holistik (Holistic Nursing) Kesehatan Masyarakat (Public Health) Sistem Informasi Kesehatan (Health Information System).
Arjuna Subject : -
Articles 453 Documents
Manajemen Risiko Electronic Nursing Documentation (END) priambodo, ryan; Wibowo, Pudji agung; Suprianto, Aris; Zakiyah, Ana
Jurnal Ilmiah Keperawatan STIKES Hang Tuah Surabaya Vol 21 No 1 (2026): March Edition
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30643/jiksht.v21i1.456

Abstract

Introduction : Electronic Nursing Documentation (END) systems have become a critical component of modern nursing practice, yet their implementation introduces multiple risks that may threaten patient safety and care quality. This study aimed to identify, analyze, and mitigate potential risks associated with END implementation at X Hospital. Method : A descriptive risk management approach was applied using the five-step framework: risk identification, analysis, mitigation, implementation, and evaluation. Data were collected through incident reviews, nurse satisfaction surveys, direct observation, and brainstorming with nursing, IT, and management teams. Risks were analyzed using a 5×5 Risk Matrix and prioritized for mitigation. Result : Ten major risks were identified across technical, clinical, human resource, legal, and organizational domains. The highest-risk events were medication dosage input errors and patient misidentification (risk score 20, “extreme”). Mitigation strategies included user interface redesign, barcode medication administration, auto-logout, patient photo integration, competency-based training, and downtime protocols. After a 12-month phased implementation, expected outcomes included a 75% reduction in END-related incidents, documentation completeness above 95%, and nurse satisfaction improvement to 85%. Discussion : Systematic risk management for END can significantly enhance patient safety and documentation quality. Key success factors include strong managerial commitment, comprehensive nurse training, responsive IT support, and a continuous improvement culture.
Hubungan Pengetahuan Orang Tua Dan Waktu Penggunaan Gadget Dengan Tingkat Perkembangan Anak Prasekolah Di Kelurahan Gedeg Mojokerto Dikta, Avinda; Hastuti, Puji
Jurnal Ilmiah Keperawatan STIKES Hang Tuah Surabaya Vol 21 No 1 (2026): March Edition
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30643/jiksht.v21i1.458

Abstract

Introduction : Orang tua umumnya memiliki pengetahuan yang cukup tentang perkembangan anak dan memberikan waktu penggunaan gadget dalam kategori sedang, diikuti dengan banyaknya anak yang memiliki tingkat perkembangan sesuai. Objective : Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pengetahuan orang tua dan waktu penggunaan gadget dengan tingkat perkembangan anak prasekolah di Kelurahan Gedeg Mojokerto. Method : Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah anak prasekolah usia 3–6 tahun beserta orang tua, dengan sampel 60 responden yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Variabel penelitian meliputi pengetahuan orang tua, waktu penggunaan gadget, dan tingkat perkembangan anak. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan orang tua, waktu penggunaan gadget, dan KPSP, kemudian dianalisis dengan uji korelasi Spearman Rank pada α = 0,05. Result : Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan orang tua berada pada kategori cukup (41,7%), waktu penggunaan gadget anak prasekolah pada kategori sedang (40%), dan tingkat perkembangan anak pada kategori sesuai (45%). Uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan dan kuat antara pengetahuan orang tua dan tingkat perkembangan anak (ρ = 0,001; r = 0,602), serta antara waktu penggunaan gadget dan tingkat perkembangan anak (ρ = 0,001; r = 0,610). Discussion : Implikasi penelitian ini, orang tua diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan tentang tumbuh kembang anak serta mengatur penggunaan gadget secara bijak dan konsisten disertai keterlibatan aktif dalam stimulasi perkembangan anak. Tenaga kesehatan perlu memperkuat edukasi, pendampingan, dan pemantauan perkembangan anak secara berkala melalui layanan kesehatan masyarakat.
Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Tingkat Kemandirian Perawatan Diri Pada Anak Berkebutuhan Khusus Di Kabupaten Sidoarjo Widayanti, Dini Mei; Kertapati, Yoga; Wibisono, Shalsa Adinda
Jurnal Ilmiah Keperawatan STIKES Hang Tuah Surabaya Vol 21 No 1 (2026): March Edition
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30643/jiksht.v21i1.459

Abstract

Introduction: Anak berkebutuhan khusus adalah anak yang memiliki keterbatasan mental, fisik, dan perilaku hal ini dalam perawatan diri menjadi salah satu tantangan yang dihadapi oleh anak berkebutuhan khusus, dalam melakukan aktivitas sehari-hari khususnya dalam kemandirian perawatan diri. Salah satu faktor yang berperan penting sebagai pendukung kemandirian adalah dukungan keluarga.Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan dukungan keluarga dengan tingkt kemandirian perawatan diri pada anak berkebutuhan khusus di Kabupaten Sidoarjo. Methods: Desain penelitian yang digunakan analitik korelasional. Sampel berjumlah 45 responden anak berkebutuhan khusus diambil secara total sampling. Variabel independen adalah dukungan keluarga dan variabel dependen adalah tingkat kemandirian perawatan diri. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan observasi perawatan diri. Data dianalisis menggunakan uji fisher’s exact test. Results: Hasil penelitian menunjukan dukungan keluarga sebagaian besar cukup dan tingkat kemandirian perawatan diri sebagian besar mandiri. Hasil korelasi  fisher’s exact test  didapatkan nilai p = 0,002 < α = 0,05 berarti dapat disimpulkan ada hubungan dukungan keluarga dengan tingkat kemandirian perawatan diri pada anak berkebutuhan khusus. Conclusion Implikasi penelitian ini diharapkan orang tua meningkatkan wawasan serta edukasi sebagai upaya dalam meningkatkan tingkat kemandirian perawatan diri pada anak berkebutuhan khusus