cover
Contact Name
Widiyanto
Contact Email
widiefree@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
muarif@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Nonformal Education and Community Empowerment
ISSN : 25491539     EISSN : 25794256     DOI : -
The Journal of Nonformal Education and Community Empowerment is published twice a year in June and December. This journal is published by the Department of nonformal Education Faculty of Education Semarang State University since 2012, in 2017 changed with the new ISSN and in collaboration with the Association of Indonesian Non-Formal Education Academics. Disclose research results on non-formal education focus areas covering topics, (1) Community Based Education: literacy, equity, courses, training, life skills, community counseling, community empowerment, social work; (2) Family-Based Education: parenting, early childhood education, play group, homeschooling.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Volume 2, No 2 (2018): Desember 2018" : 10 Documents clear
Kepuasan Mahasiswa dan Pengguna Lulusan Program Studi Pendidikan Luar Sekolah Universitas Negeri Semarang Kisworo, Bagus; Utsman, U.; Ilyas, I.; Siswanto, Yudi
Journal of Nonformal Education and Community Empowerment Volume 2, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/pls.v2i2.26831

Abstract

This study aims to (1) describe and analyze the level of satisfaction of nonformal education students on educational services in FIP UNNES, (2) describe and analyze the level of user satisfaction with graduates of nonformal education FIP UNNES. This research is a type of survey research, with a quantitative descriptive approach. Respondents from the student satisfaction survey were PLS students for the 2015-2018 class, while the respondents of the graduate user satisfaction were the 2000-2018 generation of nonformal education alumni users. Data collection techniques used are documentation, observation, and questionnaire studies. Data analysis techniques in this study used descriptive percentage with SPSS 23.0 software. The results showed that student satisfaction was in the category of satisfied with the percentage of 74.79%. Student satisfaction has several dimensions including tangibles, reliability, responsiveness, assurance, and empathy. User satisfaction with the performance of graduates of nonformal education UNNES study program showed positive results, namely being satisfied with the percentage of 67%. Graduates' satisfaction is measured using indicators of integrity, professionalism, English language skills, use of information and communication technology, communication skills, teamwork, and self-development.
Peran Orangtua dalam Pembinaan Pemahaman Motif Pernikahan bagi Anak dalam Lingkup Pendidikan Nonformal Desmawati, Liliek; Malik, Abdul
Journal of Nonformal Education and Community Empowerment Volume 2, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/pls.v2i2.26834

Abstract

Pendewasaan usia perkawinan menurut BKKBN (Wirdhana dkk, 2014), ditegaskan usia perkawinan mencapai usia minimal 20 tahun bagi perempuan dan 25 tahun bagi laki-laki. PUP yang dibuat oleh BKKBN tidak hanya sekedar program penundaan perkawinan dan pernikahan saja, juga masa menjarangkan kehamilan dan masa mengakhiri kehamilan. Masa kehamilan usia istri antara 20-35 tahun, dengan jarak ideal kehamilan adalah 5 tahun. Sedangkan masa akhir kehamilan berada pada usia PUS (pasangan usia subur) 35 tahun. Karena secara empirik menurut Wirdhana dkk (2014: 20), “Melahirkan anak di atas usia 35 tahun banyak mengalami risiko medik”. Kegiatan pendidikan kependudukan melalui jalur informal, dapat dilakukan di dalam keluarga, masyarakat, media massa dan dengan pemanfaatan teknologi informasi. Kegiatan pembinaan merupakan kegiatan menjaga agar pendidikan kependudukan melalui jalur informal tetap berjalan dengan lancar dan berkelanjutan. Adapun agen yang bertindak melalui jalur informal adalah sosok dari orangtua itu sendiri. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan gambaran kondisi pemahaman orangtua dalam memberikan pembinaan pemahaman motif pernikahan kepada anak remajanya. Selain itu mendeskripsikan berbagai peran yang diberikan orangtua dalam proses pembinaan, dan berbagai faktor penghambatnya. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan gabungan dari pendekatan penelitian deskriptif dengan kualitatif. Maksud penelitian deskriptif untuk mendapatkan gambaran secara keseluruhan pemahaman orangtua dalam memberikan pembinaan pemahaman motif pernikahan kepada anak remajanya dari populasi yang ada, yaitu semua orangtua dari mahasiswa jurusan PLS FIP UNNES yang pada tahun 2018 mendapatkan mata kuliah Kependudukan dan Keluarga Berencana.
Model Desain Pembelajaran Pendidikan Kesetaraan Kejar Paket C di Satuan Pendidikan Nonformal Kota Semarang Muarifuddin, M.; Prasetyo, Ferry Wahyu; Sari, Nurul Puspita
Journal of Nonformal Education and Community Empowerment Volume 2, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/pls.v2i2.26835

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah mendeskripsikan desain kompetensi hasil belajar, materi, metode, media, sumber belajar, analisis diagnosis kebutuhan belajar, dan menentukan model konseptual desain pembelajaran kejar paket C di satuan pendidikan nonformal Kota Semarang. Penggunaan pendekatan penelitian kualitatif diharapkan dapat menjawab tujuan dari penelitian. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara tertutup sebagai perolehan data primer, dan teknik observasi serta dokumentasi sebagai data yang digunakan untuk triangulasi dalam keabsahan data. Analisis data menggunakan Model Interaktif sebagaimana Miles & Hubberman (1994) yang mencakup pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan menyimpulkan.
Identifikasi Kebutuhan Masyarakat terhadap Pendirian Taman Bacaan Masyarakat di Desa Tanjung Seteko Kecamatan Indralaya Candra, Adi; Husin, Azizah
Journal of Nonformal Education and Community Empowerment Volume 2, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/pls.v2i2.27479

Abstract

The identification of community needs has been undertaken to describe what needs are needed by the community in establishing a community reading park in TanjungSeteko Village, Indralaya Sub-district. Identification is done by using the Community Learning Needs Card System (SKBM) and survey. Data were collected through questionnaires and documentation. The research results show that the learning needs of the people of TanjungSeteko village are the learning needs of religious, economic, literacy and nationality, sports, health and environment. Community learning needs illustrate the need for community empowerment programs supported by human resources (managers), sources of information in the form of books, places of study, and funding. Thus community empowerment programs through the establishment of community reading parks can meet community learning needs.
Proses Pembinaan Karakter Anggota Paskibra di Kabupaten Ogan Ilir Hikmayati, Citra; Tahyuddin, Didi
Journal of Nonformal Education and Community Empowerment Volume 2, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/pls.v2i2.27480

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembinaan karakter anggota Paskibraka di Kabupaten Ogan Ilir. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi. Hasil temuan yang didapat dari peneitian yakni, terdapat tiga indikator dalam proses pembinaan karakter anggota Paskibraka, yaitu : 1) proses pembinaan anggota Paskibraka secara teknis, yaitu pembinaan keterampilan berupa ketarampilan latihan baris berbaris, tata cara melipat, membentang dan membawa bendera merah putih, serta menguasai teknik upacara bendera yang baik dan benar. 2) proses pembinaan anggota Paskibraka secara non teknis, yaitu pembinaan pengetahuan yang berupa jadwal khusus materi malam yang berisi tentang materi pengetahuan sejarah kemerdekaan bangsa Indonesia, sejarah bendera pusaka merah putih, serta pengetahuan tentang sumber daya yang ada di Kabupaten Ogan Ilir. 3) pembinaan karakter anggota Paskibraka, yaitu terdiri dari tujuh karakter khas pembinaan Paskibraka yakni disiplin, mandiri, nasionalisme, tanggung jawab, kebersamaan, kepemimpinan dan religius. Pembentukan karakter bagi generasi muda sangat penting sebagai upaya mencegah terjadinya penggerusan nilai ideologi bangsa sehingga generasi muda mampu memfilterisasi diri dari budaya asing yang tidak sesuai dengan nilai dan norma serta ideologi bangsa Indonesia.
Minat Baca Anak Usia Sekolah Dasar di Lingkungan Taman Bacaan Masyarakat Jayanti Palembang Ramadaniah, Anisa Rizky; Hakim, Imron A.
Journal of Nonformal Education and Community Empowerment Volume 2, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/pls.v2i2.27481

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minat baca anak usia Sekolah Dasar di lingkungan sekitar Taman Baca Masyarakat Jayanti Palembang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan ialah angket, observasi dan dokumentasi. Dalam penelitian ini teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sebanyak 38 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat baca anak usia Sekolah Dasar sangat tinggi. Hal ini meliputi aspek, yaitu 1) Perhatian adanya keinginan anak untuk berkunjung, menyadari pentingnya membaca di TBM dalam menunjang kebutuhan belajar, 2) Ketertarikan anak untuk membaca buku dilihat dari isi dan kovernya menarik dan memahami buku yang dibaca, 3) Perasaan senang anak dalam membaca buku tanpa ada paksaan dari orang lain dan merasa puas ketika selesai membaca, 4) Penggunaan waktu dengan meluangkan waktu untuk membaca dan buku yang dibaca dapat mencapai dua sampai enam buku dalam waktu satu minggu di TBM, 5) Tindak lanjut dengan menindaklanjuti dari buku yang dibaca dengan menceritakan kepada teman lainnya, agar ilmu yang didapat bermanfaat bagi dirinya dan orang lain, dan dengan hadirnya TBM dapat merangsang minat baca anak usia Sekolah Dasar di lingkungan TBM. Penelitian ini merekomendasikan bagi pengelola TBM dapat menambahkan koleksi bahan bacaan agar lebih banyak lagi masyarakat yang berkunjung dan membaca di TBM.
UUpaya Instruktur dalam Memberdayakan Warga Binaan melalui Pelatihan Las Smaw Amalia, Iin; Djumena, Irwan; Suherman, Suherman
Journal of Nonformal Education and Community Empowerment Volume 2, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/pls.v2i2.27482

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui (1) Apa saja upaya yang dilakukan instruktur dalam memberdayakan warga belajar pelatihan las SMAW di Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Pandeglang? (2) Bagaimana hasil dari program pelatihan las SMAW dalam memberdayakan warga belajar oleh instruktur di Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Pandeglang? (3) Apa saja faktor pendukung dan faktor penghambat yang dialami instruktur dalam memberdayakan warga belajar pada pelatihan las SMAW di Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Pandeglang?. Metode penelitian yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Dalam penelitian ini dengan pendekatan kualitatif harus didasarkan pada data atau informasi yang diperoleh melalui penelitian sebagai berikut: (1) Wawancara, (2) Observasi, (3) Dokumentasi. Adapun tahap pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu tahap orientasi, tahap eksplorasi dan tahap member check. Teknik pengolahan dan analisis data meliputi tahap reduksi, penyajian data dan tahap verifikasi. Sumber data penelitian ini yaitu instruktur dan warga belajar di Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Pandeglang. Sebagai akhir dari pembahasan ini, penulis menyampaikan kesimpulan, sebagai berikut: 1. Upaya yang dilakukan instruktur dalam memberdayakan warga belajar mealui pelatihan las SMAW di Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Pandeglang adalah a) Menciptakan iklim yang memungkinkan potensi masyarakat berkembang (Enabling), b) Mengaktualisasikan potensi yang sudah dimiliki oleh masyarakat (Empowering), c) Memberdayakan berarti pula melindungi (Protecting), 2. Hasil upaya instruktur dalam memberdayakan warga belajar melalui pelatihan las di BLK Kabupaten Pandeglang adalah: a) Kognitif, b) Afektif, c) Psikomotor, 3. Faktor pendukung dan faktor penghambat yang dialami instruktur dalam memberdayakan warga belajar melalui pelatihan las SMAW ini adalah instruktur yang terampil, tingginya semangat warga belajar, dan lokasi yang strategis. Sedangkan faktor penghambatnya adalah sarana dan prasarana.
Efektivitas Program Bimbingan Kerja dalam Mengembangkan Life Skill Warga Binaan Penjara Pratama, Enggi; Fauzi, Ahmad
Journal of Nonformal Education and Community Empowerment Volume 2, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The BIMKER program is one of the life skill WBP improvement activities in Class II A Prison Serang. This activity has been held for long time, but the effectiveness is not well-tested yet, this case is what made the researcher done the research. This research has purposes to know (1) The effectiveness of BIMKER program implementation in WBP life skill managing in Dr. Sahardjo Class II A Prison Serang-Banten. (2) personal skill, Social Skill, and vocational skill of WBP after participating in the BIMKER program in the Dr. Sahardjo Class II A Prison Serang-Banten.(3) supporting and demotivating factor in the BIMKER program of Dr. Sahardjo Class II A Prison Serang-Banten. The research methodology that used in this research is non experimental research which is have an intention to describe the result of the research because this kind of research is a research that observed variables for the real condition without any manipulation (intervention) of the researcher, and the research phenomenological is qualitative. In a research with qualitative phenomenological should based on data or information which is taken from the research: (1) Observation (2) Documentation, and (Interview) which is consist of: observation, registry, data and fact collection that happened with additional references from various resources such as book, journal and scientific article that related to discussed problem. The data collection technique and the data analysis in this research are data reduction, data presentation and verification or conclusion. From the research can taken conclusions: (1) the effectiveness of BIMKER program in managing WBP life skill in Dr. Sahardjo Class II A Prison Serang-Banten, the researcher summarize that the participant who participate the program already has knowledge, work experience, (life skill) and having an entrepreneur job in majority. (2) the personal skill, Social Skill, and vocational skill of WBP after participated in the BIMKER program Dr. Sahardjo Class II A Prison Serang-Banten, that WBP who participated in the BIMKER program already has personal capability competence, social capability and work capability. This factor is proven by training evaluation that done by a tutor after the training. (3) Supporting and demotivating factor in the BIMKER program in Dr. Sahardjo Class II A Prison Serang-Banten, that the supporting factor in the BIMKER program is more dominant rather than then demotivating factor itself, this information is proven by the outcome from the WBP.
Proses Belajar Masyarakat secara Informal dalam Pengembangan Usaha Jasa Sepeda Onthel Rozi, Muhammad Fahrur; Wahyuni, Sri; Sopingi, Sopingi
Journal of Nonformal Education and Community Empowerment Volume 2, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/pls.v2i2.27485

Abstract

This inspires the researcher to implement research. The aim of the research is to describe the informal learning process of the society to develop their “onthel” rental businesses. This research employed a qualitative research design using a case study approach. The research setting was in Tulungrejo village, Pare, Kediri. Informants of the research were the owners of “onthel” rental business namely Mr. No and HF as well as the director of Mahesa Institute. The data collection techniques consisted of depth interview, observation, and documentation. The technique of data analysis was conducted in several stages including data process, data description, data classification, data interpretation, data presentation, and conclusion draw. The testing process of validity on findings was implemented using triangulation of sources and techniques. The results showed that the development of bicycle rental business is actualized in the informal community learning process.
Model Literasi Berbasis Entrepreneurship dalam Peningkatan Ekonomi Produktif Perempuan Istri Nelayan Tradisional Arbarini, Mintarsih; Rifai, Achmad; Mulyono, Sungkowo Edy
Journal of Nonformal Education and Community Empowerment Volume 2, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/pls.v2i2.27505

Abstract

This study aims to develop a model of entrepreneurship-based literacy to improve productive economy for the wives of traditional fishermen. This literacy model is a solution in empowering the wives of traditional poor fishermen through literacy learning (reading, writing, arithmetic, speaking and listening) based on life skills and entrepreneurial skills. Entrepreneurship-based literacy models are designed so that women and fishermen's wives are able to face life's problems through life skills-based literacy learning and entrepreneurship as a solution to improving the family economy. This research approach uses research and development. The study was conducted on poor fishermen's wife women in Tugu District, Semarang City, Central Java. Data collection instruments and techniques used interview, observation, and documentation guidelines and focus group discussions (FGD). The research subject was the wife of the fisherman. The data analysis technique was carried out by analyzing the data from interviews, observations, and documentation in a qualitative and development descriptive manner. The results showed that: (1) the socio-economic and education of the fishermen's family were in poor condition, they were still in poor socio-economic conditions. 3) Efforts made by the wives of fishermen to meet the economic needs of their families by relying on existing income for their daily needs. 3) Entrepreneurship-based literacy education is based on fulfilling the interests and needs of the wives of traditional fishermen, and includes activities that help them to apply new abilities and skills acquired, in order to improve their quality and standard of living. The literacy model developed emphasizes life skills related learning needs that consist of a variety of vocational skills and also emphasizes the development of work motivation, modern attitudes, and other life skills that can arouse entrepreneurial spirit so that it can improve productive economies.

Page 1 of 1 | Total Record : 10


Filter by Year

2018 2018