cover
Contact Name
Sapta
Contact Email
ftuiba@iba.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
sapta303@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
TEKNIKA
ISSN : 23553553     EISSN : 26865416     DOI : -
Core Subject : Engineering,
TEKNIKA: Jurnal Teknik is a peer-reviewed scientific journal managed by Department of Engineering and published by the Faculty of Engineering Universitas IBA. TEKNIKA: Jurnal Teknik is published in two editions a year, the April and October editions. Contributors to Jurnal TEKNIKA: Jurnal Teknik come from researchers, academics (lecturers and students) in the field of informatics.
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol 11 No 2 (2024)" : 4 Documents clear
PERHITUNGAN OTTV DAN WWR BERDASARKAN SNI 6389:2020 TERHADAP DUA BANGUNAN EKSISTING YANG BERBEDA ORIENTASI (Studi Kasus: Rumah Tinggal Type 80) sapta, sapta; Aminuddin, K.M.; Farlianti, Sari
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 11 No 2 (2024)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35449/teknika.v11i2.293

Abstract

Panas matahari yang masuk ke dalam bangunan gedung melalui konduksi panas pada dinding masif dan radiasi matahari melalui bukaan/jendela dikenal dengan nilai Overall Thermal Transfer Value (OTTV). Nilai OTTV pada bangunan diakibatkan adanya heat conduction through walls, heat conduction through windows dan solar heat gain through windows. Selain konduksi panas dan sinar matahari langsung, orientasi bangunan juga mempengaruhi dari pada nilai OTTV, bangunan yang orientasinya kearah utara-selatan tentunya berbeda dengan bangunan yang orientasinya timur-barat kondisi ini tentunya banyak terjadi terutama di kawasan perumahan atau komplek. Pada studi kasus ini dilakukan perhitungan OTTV pada bangunan Type 80 dua lantai, di mana bangunan pertama menghadap ke arah utara dan bangunan kedua menghadap ke arah selatan, di mana kedua bangunan saling membelakangi satu sama lain. Metode yang digunakan yaitu melakukan perhitungan OTTV terhadap bangunan eksisting berdasarkan SNI 6389-2020, dan dengan menyamakan penggunaan material dan wall windows ratio (WWR). Dari hasil perhitungan didapatkan WWR sebesar 10,60% untuk kedua gedung, untuk bangunan pertama yang menghadap ke arah utara nilai OTTV sebesar 19,46 W/m2, sedangkan bangunan kedua yang menghadap ke arah selatan nilia OTTV nya sebesar 16,94 W/m2 lebih rendah dari bangunan pertama sebesar 2,52 W/m2. Dapat disimpulkan dari studi kasus ini bangunan yang menghadap arah selatan lebih rendah OTTV daripada bangunan yang menghadap kearah utara sebesar +12,95%. Orientasi bangunan, nilai OTTV dan WWR telah memenuhi batasan yang telah diberikan dalam SNI 6389:2020, yaitu bangunan sisi panjang menghadap ke sumbu timur-barat dengan kemiringan < 15%. Kata kunci: OTTV, WWR, dinding masif
PENGGUNAAN ABU SEKAM PADI SEBAGAI BAHAN TAMBAHAN PADA CAMPURAN BETON GEOPOLIMER: REVIEW KINERJA Farlianti, Sari; Hasyim, Saloma; Aminuddin, K.M.; Sapta, Sapta
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 11 No 2 (2024)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35449/teknika.v11i2.297

Abstract

Paper ini mengkaji literatur terkini dalam 5 tahun terakhir tentang penggunaan abu sekam padi (ASP) pada campuran beton geopolimer sebagai bahan tambahan dengan tujuan untuk meningkatkan kinerja beton dan ketahanannya terhadap lingkungan. Abu pekam padi merupakan material pozzolan alami yang kaya akan kandungan silika, di mana melalui reaksi alkali dengan silika dapat memperkuat struktur beton geopolymer. Metode yang digunakan dalam paper ini meliputi penelusuran pustaka secara komprehensif pada database ilmiah seperti ScienceDirect, SpringerLink, dan Google Scholar, dengan kata kunci "geopolymer concrete using rice husk ash". Jurnal-jurnal yang relevan dipilih berdasarkan kontribusi pada tiga aspek utama: (1) pengaruh abu sekam padi terhadap kekuatan mekanis beton geopolymer, dan (2) ketahanan terhadap paparan suhu tinggi. Dari hasil review menunjukkan bahwa abu sekam padi, yang kaya akan kandungan silika, memiliki peran penting dalam meningkatkan kekuatan tekan beton geopolymer dan ketahanannya terhadap kondisi lingkungan ekstrem. Beberapa studi menemukan bahwa penambahan abu sekam padi 5% hingga 20% berat total campuran dapat meningkatkan kekuatan tekan dan mengurangi keretakan akibat suhu tinggi. Selain itu, karakterisasi abu sekam padi menunjukkan ukuran partikel mikro dan distribusi silika yang optimal untuk reaksi geopolymerisasi. Kesimpulan ini mengindikasikan potensi besar abu sekam padi dalam aplikasi beton geopolymer ramah lingkungan. Kata kunci : Geopolymer concrete, abu sekam padi, kinerja beton geopolimer.
PREDIKSI KEBUTUHAN AIR BERSIH (STUDI KASUS KECAMATAN ALANG-ALANG LEBAR DAN SUKARAMI PALEMBANG) noviarti, delli; Fauzar, Deri Atmelandi; Riwayati, RR. Susi; Rajela, Amelia
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 11 No 2 (2024)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35449/teknika.v11i2.298

Abstract

Air bersih merupakan salah satu kebutuhan primer manusia. Pemenuhan kebutuhan akan air bersih adalah salah satu kewajiban pemerintah bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk memperediksi kebutuhan air bersih di Kecamatan Alang – Alang Lebar dan Kecamatan Sukarami. Metode penelitian ini adalah dengan memprediksi kebutuhan akan air bersih sampai dengan tahun 2035. Data sekunder yang dibutuhkan adalah data jumlah penduduk dan data infrastruktur di 2 Kecamatan yang diteliti. Analisis pertambahan jumlah penduduk dilakukan dengan menggunakan mentode aritmatika. Data primer didapatkan dari hasil wawancara dengan instansi terkait untuk mengetahui perkembangan wilayah dalam kurun waktu 10 tahun ke depan. Berdasarkan data sekunder, saat ini PDAM yang melayani Kecamatan Alang –Alang Lebar dan Sukarami hanya memiliki kapasitas pelayanan 250 L/dtk. Berdasarkan hasil analisis data, didapatkan total kebutuhan air bersih pada tahun 2035 adalah 743,55 L/dtk. Dibandungkan dengan kapasitas produksi sekarang yang hanya mencapai 250 L/det, maka jumlah kapasitas produksi harus dinaikan sebanyak 493,55 L/dtk agar masyarakat tidak kekurangan air bersih. Untuk itu PT. Tirta Sriwijaya Maju (Perseroda) selaku penyedia harus menambah jumlah kapasitas produksi. Kata kunci : Penyediaan Air Bersih, Kapasitas Produksi Air, Prediksi Air Bersih
ANALISIS KINERJA SIMPANG 4 TAK BERSINYAL (STUDI KASUS : SIMPANG EMPAT JL. INSPEKTUR MARZUKI KECAMATAN ILIR BARAT I KOTA PALEMBANG) Renaldi, Gilang; Mulyati, Ely
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 11 No 2 (2024)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35449/teknika.v11i2.292

Abstract

Palembang adalah kota terbesar di provinsi Sumatera Selatan dan salah satu pusat pemerintahan yang seiring berjalannya waktu semakin banyak dan meningkatnya jumlah penduduk terutama di Jalan Inspektur Marzuki. Jalan ini merupakan salah satu tempat yang padat, mulai dari wilayah perkantoran, sekolah dan banyak komplek perumahan sehingga terjadinya peningkatan kendaraan roda dua dan roda empat yang mengakibatkan masalah kemacetan. Untuk mengetahui kinerja simpang 4 tak bersinyal dijalan Inspektur Marzuki dilakukan dengan menggunakan metode MKJI 1997. Penelitian ini mengambil data arus lalu lintas yang terdiri dari Heavy Vehicle (HV), Light Vehicle (LV), Motor Cycle (MC), dan Hambatan Samping. Jenis kendaraan dibagi berdasarkan sistem klasifikasi Bina Marga. Pengambilan data dilakukan secara serempak di tiap arus jalan pada masing-masing simpang selama 7 hari pada jam 06.00 WIB sampai dengan jam 18.00 WIB dan ditentukan hasil analisanya pada jam sibuk atau kondisi persimpangan pada puncak maksimum kendaraan. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa kinerja simpang 4 tak bersinyal dijalan Inspektur Marzuki setelah di analisis menyatakan bahwa kondisi persimpangan tersebut memiliki nilai derajat kejenuhan senilai 0,876 yang mana nilai tersebut memproyeksikan di lapangan bahwa terjadinya kondisi padat merayap di lokasi tersebut sehingga kendaraan yang melintas sedikit mengalami gangguan. Penambahan traffic light di beberapa titik strategis merupakan langkah yang efektif untuk mengurai kemacetan dan meningkatkan keselamatan di jalan raya. Dengan penempatan dan pengaturan yang tepat, traffic light dapat menjadi solusi jangka panjang dalam menjaga kelancaran lalu lintas dan meningkatkan efisiensi pergerakan kendaraan di berbagai titik rawan macet. Kata Kunci : Jalan, Arus Jalan, Hambatan

Page 1 of 1 | Total Record : 4