cover
Contact Name
Dienny Redha Rahmani
Contact Email
lp2m@umbjm.ac.id
Phone
+6281349502403
Journal Mail Official
rahmani@umbjm.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Healthy-Mu Journal
ISSN : 25973851     EISSN : 25973851     DOI : -
Core Subject : Health,
Healthy-Mu Journal is a journal that publishes research results from the health field. This journal can publish research articles from various fields of health. However, the scope of the type of articles submitted is the research articles in the field of health professions.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2019)" : 5 Documents clear
Perubahan Kadar Glukosa Darah Pada Pasien Rawat Jalan Diabetes Mellitus Tipe 2 Yang Diberi Semangka Frenky Arif Budiman; Tutut Pujianto
Healthy-Mu Journal Vol. 3 No. 1 (2019)
Publisher : MBUnivPress

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/hmj.v3i1.932

Abstract

Diabetes mellitus (DM) menjadi suatu masalah dalam kesehatan. Dalam penelitian global di tahun 2011 pasien DM sudah mencapai 366 juta jiwa dan sejumlah 13 jiwa tidak menyadarinya jika mereka telah terdiagnosis DM. Pola makan memiliki hubungan yang erat dengan penyakit degeneratif Diabetes Mellitus Tipe II. Rekomendasi asupan yang rendah dari karbohidrat dengan jenis yang sederhana dapat mempenggaruhi level gula dalam darah. Buah-buahan yang dianjurkan untuk dimakan adalah buah yang kurang manis yang sering digolongkan menjadi golongan buah B (pada umumnya memiliki indeks glikemiks sedang). Berdasarkan uraian diatas maka perlu adanya penelitian untuk mengidentifikasi perubahan kadar glukosa darah pada konsumsi buah dengan indeks glikemik medium yang sering tersedia di pasaran yaitu salah satunya adalah buah semangka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar buah semangka meningkatkan gula darah. jenis penelitian ini adalah eksperimental dengan metode Pretest and Posttest. Subjek penelitian ini adalah pasien rawat jalan dengan diagnosis DM tipe 2 tanpa komplikasi sebanyak 15 pasien. Data dianalisis secara dekriptif dan statistik menggunakan uji Paired Sample T Test. Perubahan Kadar gula darah adalah variabel dalam penelitian ini. Pemberian buah semangka diberikan dalam bentuk potongan dan jus (tanpa gula) dengan kalori sebesar 170 kkal yang diberikan pada waktu pagi hari sebelum beraktifitas dapat meningkatkan glukosa darah dengan rata-rata kenaikan sebesar 50 mg/dl.
Fungsi Kognitif Pada Pensiunan Tentara Nasional Indonesia Yang Masih Bekerja Setelah Pensiun Di Wilayah “X” Di Jakarta Ria Maria Theresa; Sanitya Dwi Yuli
Healthy-Mu Journal Vol. 3 No. 1 (2019)
Publisher : MBUnivPress

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/hmj.v3i1.933

Abstract

Saat ini usia harapan hidup bertambah panjang sehingga jumlah warga usia lanjut semakin banyak. Seseorang yang bekerja di Tentara Nasional Indonesia akan memasuki masa pensiun pada saatnya. Saat ini masih banyak pensiunan tentara yang tetap aktif bekerja setelah memasuki usia pensiun karena faktor ekonomi, faktor sosial, kondisi fisik dan psikis yang masih sehat. Proses penuaan dan aktivitas secara langsung akan mempengaruhi kemampuan otak seseorang sehingga dapat menyebabkan penurunan fungsi kognitif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah tetap bekerja setelah pensiun akan mempengaruhi fungsi kognitif pada Tentara Nasional Indonesia di wilayah “X” di Jakarta. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan potong lintang. Sampel penelitian diambil dengan menggunakan teknik sampling jenuh yang memenuhi kriteria inklusi dan kriteria eksklusi sehingga didapatkan 35 responden. Data di uji dengan menggunakan uji statistik Chi-Square. Berdasarkan hasil uji statistik diketahui nilai signifikasi yaitu (p)=0,000 dengan nilai α=0,05, maka p<α yang menunjukkan hubungan yang bermakna antara variabel keaktifan bekerja dengan fungsi kognitif. Fungsi kognitif pada pensiunan Tentara Nasional Indonesia yang tetap berkarya/bekerja lebih baik dibandingkan yang tidak bekerja setelah pensiun di wilayah “X” di Jakarta.
Hubungan Motivasi Dengan Kebiasaan Menggosok Gigi Pada Anak Usia 8-10 Yenny Okvitasari
Healthy-Mu Journal Vol. 3 No. 1 (2019)
Publisher : MBUnivPress

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/hmj.v3i1.934

Abstract

Menggosok gigi merupakan pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut yang paling umum dilakukan oleh masyarakat Indonesia, setiap orang mempunyai kebiasaan tertentu dalam melakukan penggosokan gigi sebelum tidur berperan penting dalam pencegahan perkembangan bakteri yang dapat menyebabkan kerusakan gigi. Mengetahui hubungan motivasi dengan kebiasaan menggosok gigi pada anak usia 8-10 tahun di MIS AL-ASHRIYAH Banjarmasin. Penelitian menggunakan deskriftif analitik dengan pendekatan cross Sectional. Populasi penelitian 30 sampel dari seluruh anak usia 8-10 tahun di MIS AL-ASHRIYAH Banjarmasin. penelitian menunjukan responden didapatkan bahwa dari 30 responden, didapatkan sebanyak 6 orang (67%) yang motivasinya kurang baik, hasil analisa di dapatkan ρ = 0,001 yang berarti ρ < 0,05 sehingga motivasi berhubungan dengan kebiasaan anak menggosok gigi. Dari hasil tersebut maka Ho dinyatakan di tolak yang artinya ada hubungan motivasi dengan kebiasaan menggosok gigi pada anak.
Faktor-Faktor Yang Melatarbelakangi Kenakalan Pada Remaja Di Yayasan “Wagas Limpua” Banjarmasin Ivong Rusdiyanti; Fahrurazi Fahrurazi; Septi Anggraeni
Healthy-Mu Journal Vol. 3 No. 1 (2019)
Publisher : MBUnivPress

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/hmj.v3i1.935

Abstract

Pada setiap tahunnya masih terdapat kasus kenakalan pada remaja. Kasus kenakalan remaja yang ditangani Yayasan Wagas Limpua dari bulan Januari 2016 sampai Maret 2019 yang terbanyak adalah kasus perilaku seks pranikah, NAPZA, dan minum-minuman keras. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor apa saja yang melatarbelakangi kenakalan remaja di Yayasan Wagas Limpua. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Subjek penelitian menggunakan teknik “purposive sampling” yaitu 5 orang klien remaja berusia 13-18 tahun di Yayasan Wagas Limpua. Sebagai informan triangulasinya, antara lain : teman sebaya, guru BK, tokoh masyarakat, dan konselor dari yayasan. Hasil penelitian menunjukkan : pertama, dilihat dari faktor internal bahwa semua informan kunci mengalami krisis identitas dan memiliki kontrol diri yang lemah. Kedua, dilihat dari faktor eksternal sebagian besar informan kunci kurang mendapatkan perhatian dan kurang berkomunikasi dengan keluarga, sebagian besar dari teman nongkrong atau bergaul lebih banyak yang sudah putus sekolah atau anak jalanan, dan sebagian besar informan kunci menggunakan waktu luang untuk bekerja dan sebagian menggunakan waktu luangnya untuk bermain HP. Sedangkan lingkungan tempat tinggal tidak mempengaruhi karena yang mempengaruhinya adalah lingkungan bergaul para remaja tersebut. Diharapkan para remaja dapat merubah perilakunya untuk menjauhi perilaku berisiko yang dapat mempengaruhi status kesehatan remaja utamanya masalah reproduksi.
Pengaruh Tirah Baring Terhadap Penurunan Rasa Mual Pada Klien Gastritis Di Pelayanan Kesehatan Dewi Nurhanifah; Desy Noor Latifah Sari; Rahmawati Rahmawati
Healthy-Mu Journal Vol. 3 No. 1 (2019)
Publisher : MBUnivPress

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/hmj.v3i1.936

Abstract

Salah satu masalah kesehatan yang sering dialami adalah penyakit gastritis. Gejala yang sering dikeluhkan oleh penderita gastritis adalah mual. Salah satu penatalaksanaan keperawatan yang dapat mengurangi rasa mual adalah tirah baring. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tirah baring terhadap penurunan rasa mual pada klien gastritis di Pelayanan Kesehatan. Metode penelitian menggunakan eksperimental dengan bentuk penelitian one group pretest-posttest design. Populasi dan sampel adalah klien yang mengalami mual di Wilayah Kerja Puskesmas yang berjumlah 15 orang. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling. Alat pengumpul data menggunakan observasi. Analisa data melalui uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menujukkan klien gastritis sebelum tirah baring mengalami mual ringan sebanyak 7 orang (46,7%), sesudah tirah baring mengalami tidak mual sebanyak 7 orang (46,7%). Ada pengaruh tirah baring terhadap penurunan rasa mual pada klien gastritis di Pelayanan Kesehatan (ρ value = 0,001).

Page 1 of 1 | Total Record : 5