cover
Contact Name
Sri Sugiarsi, SKM, M.Kes
Contact Email
sri.sugiarsi14@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalmiki@ymail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. karanganyar,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI)
ISSN : 2337585X     EISSN : 23376007     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) diterbitkan oleh Asosiasi Perguruan Tinggi Rekam Medis dan Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (APTIRMIKI) bekerjasama dengan Perhimpunan Profesional Perekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia(PORMIKI). JMIKI diterbitkan 2 kali dalam satu tahun ( Maret dan Oktober). Jurnal ini menerbitkan hasil penelitian (original) tentang Rekam Medis dan Manjemen Informasi Kesehatan, terutama dalam studi manajemen informasi kesehatan, Klasifikasi Kodifikasi Penyakit dan Tindakan, Sistem Informasi Kesehatan, Teknologi Informasi Kesehatan, Manajemen Mutu Informasi Kesehatan.
Arjuna Subject : -
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2 (2020)" : 13 Documents clear
Studi Kasus Penggunaan SIJARI EMAS oleh Bidan dalam Rujukan Kegawatdaruratan Obstetrik Shofya Indraguna; Hari Kusnanto; Cahyono Hadi
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Asosiasi Perguruan Tinggi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia- APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/jmiki.v8i2.281

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) masih menjadi isu strategis baik global maupun daerah. Salah satu proram untuk mengatasinya adalah dengan efisiensi rujukan yang dikemas dalam program SIJARI EMAS (Sistem Jejaring Informasi Rujukan Maternal and Neonatal Survival). Kabupaten Banyumas telah melaksanakan program SIJARI EMAS di setiap wilayah kerja Puskesmasnya, tetapi AKI masih tinggi. Tujuan penelitian adalah mengetahui pelaksanaan SIJARI EMAS dalam rangka menurunkan AKI berdasarkan penerimaan teknologi oleh bidan dalam pelaksanaan rujukan kegawatdaruratan obstetrik. Metode dalam penelitian menggunakan kualitatif studi kasus deskriptif dengan embbaded single case design. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara semi-terstruktur dan studi dokumen terkait. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Banyumas. Informan utama adalah bidan koordinator Puskesmas, triangulasi dilakukan kepada kepala Puskesmas, operator SIJARI EMAS di Dinas Kesehatan dan operator rumah sakit. Hasil menunjukan, SIJARI EMAS bermanfaat dalam menambah produktifitas bidan terutama dalam dokumentasi data. Bidan merasa SIJARI EMAS tidak mempercepat proses rujukan karena terkadang jawaban rumah sakit terlalu lama, sehingga bidan menggunakan alternatif berupa telfon dan grup WhatsApp untuk mengkonfirmasi ke pihak rumah sakit. SIJARI EMAS dinilai mudah untuk dipelajari, mudah untuk dikontrol, dapat digunakan dalam situasi dan kondisi apapun, serta dapat menambah keterampilan bidan. Namun, respond time pihak rumah sakit dinilai terlalu lama dan terkadang terdapat kesalahan informasi.
Pengembangan Sistem Informasi Pendaftaran Dan Pelayanan Pasien Rawat Jalan Berbasis Web Di Puskesmas Padangan Kabupaten Bojonegoro Tegar Wahyu Yudha Pratama
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Asosiasi Perguruan Tinggi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia- APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/jmiki.v8i2.291

Abstract

Puskesmas padangan memiliki jumlah kunjungan 80 sampai 100 pasien  rawat jalan per harinya. Sistem pendaftaran dan pelayanan di poliklinik masih menggunakan sistem manual. Sehingga dalam pendaftaran pasien dan ketika petugas membutuhkan informasi data pasien ataupun laporan kunjungan pasien membutuhkan waktu yang lama. Maka dari itu, Perlu adanya sistem informasi yang dapat membantu petugas dalam mempercepat pelayanan kepada pasien. Metode pengembangan sistem yang digunakan dalam penelitian ini yaitu System Development Life Cycle. Populasi dan Sample dalam penelitian ada 6 orang yang akan dilakukan wawancara, dengan munggunakan total sampling. Hasil penelitian ini adalah aplikasi sistem informasi pendaftaran dan pelayanan poliklinik pasien rawat jalan di puskesmas padangan yang terdiri dari fitur diantaranya tampilan form login, form menu utama, form user, form poliklinik, form pasien, form kunjungan pasien, form dokter, form periksa pasien dan form laporan kunjungan pasien.
Analisis Sistem Penyelenggaraan Rekam Medis di Unit Rekam Medis Puskesmas Kota Wilayah Utara Kota Kediri Hikmawan Suryanto
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Asosiasi Perguruan Tinggi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia- APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/jmiki.v8i2.267

Abstract

Puskesmas merupakan fasilitas pelayanan kesehatan pratama yang keberadaannya cukup vital. Puskesmas merupakan tonggak utama pelayanan kesehatan di Indonesia yang lebih mengutamakan upaya promotif dan preventif untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat setinggi-tingginya. Rekam medis merupakan salah satu unit di puskesmas yang keberadaannya cukup penting. Setiap pelayanan yang diberikan puskesmas, wajib dibuat suatu berkas rekam medis. Rekam medis berisi catatan data pasien yang bernilai hukum dan dapat berpengaruh terhadap mutu pelayanan kesehatan. Puskesmas Kota Wilayah Utara memiliki 5 orang petugas rekam medis. Petugas rekam medis yang memiliki latar belakang rekam medis hanya 1 orang. Petugas di TPP terkadang tidak menyampaikan hak dan kewajiban pasien. Padahal, informasi tersebut penting bagi pasien. Hasil dari penelitian ini adalah sistem penyelenggaraan rekam medis telah dilakukan secara berurutan dan sistematis, namun terdapat beberapa hal dalam penyelenggaraan rekam medis yang tidak sesuai dengan standar operasional prosedur puskesmas, regulasi, dan teori. Petugas rekam medis belum memiliki uraian tugas yang jelas sehingga merangkap tugas. Desain formulir sudah sesuai dengan teori. Terdapat ketidaklengkapan rekam medis seperti pengisian diagnosa, kode diagnose, dan paraf dokter. Saran yang dapat diberikan adalah dalam pengkodean diagnosa penyakit, sebaiknya dilakukan dengan membuka buku ICD-10 agar kode diagnosa pasien menjadi akurat.

Page 2 of 2 | Total Record : 13