cover
Contact Name
Ansar Suhermam
Contact Email
ansar.suherman@umbuton.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
medialogkomunikasi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bau bau,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
MEDIALOG: Jurnal Ilmu Komunikasi
ISSN : 26560690     EISSN : 26849054     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Medialog: Jurnal Ilmu Komunikasi, diterbitkan dua kali setahun yakni bulan Februari dan Agustus. Menerima artikel yang belum pernah dipublikasikan baik dari hasil penelitian, pemikiran konseptual/teoritis, dan studi tentang berbagai fenonema dalam bidang komunikasi, namun tidak terbatas pada isu-isu yang berkaitan dengan ilmu komunikasi seperti: Politik, Ketahanan Nasional; Kebijakan dan birokrasi; Konflik; Kesehatan; Globalisasi dan Dampak Sosial; Media, Demokrasi, dan Integrasi; Literasi Media; Pariwisata; Budaya Populer dan Masyarakat; Media dan Agama; Media dan Politik Identitas; Gender; Media dan Seksualitas; Media Sosial; Teknologi Komunikasi Informasi (TIK).
Arjuna Subject : -
Articles 235 Documents
ANALISIS PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL DALAM MENUNJANG PROSES PEMBELAJARAN SISWA SMUN 1 MAKASSAR Waode Sriwahyuni R 1), Alimuddin Unde2), Rhiza S.Sadjad3)
MEDIALOG: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 2 No 1 (2019): Medialog
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP UM Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/medialog.v2i1.155

Abstract

Pemanfaatan Media Sosial dalam Menunjang Proses Pembelajaran Siswa SMUN 1 Makassar. Penelitian bertujuan untuk mengetahui: (1) alasan siswa menggunakan jenis media sosial tertentu; dan (2) bagaimana pemanfaatan media sosial dalam menunjang proses pembelajaran. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, focus group discussion, wawancara, dokumentasi dan studi pustaka. Data dianalisis secara deskriptif dengan menggunakan model Interaktif Miles dan Hubberman melalui proses pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat sembilan jenis media sosial yang diklasifikasikan menjadi dua kategori yaitu; Line sebagai sumber informasi utama dan Instagram, WhatsApp, Twitter, BlackBerry, Facebook, Path, SnapChat, Youtube sebagai sumber informasi pendukung dalam menunjang proses pembelajaran. Alasan Line digunakan sebagai sumber informasi utama karena selain dapat difungsikan sebagai wadah untuk memperoleh/mencari (searching) beragam informasi terkait mata pelajaran sekolah serta informasi lainnya, Line dapat difungsikan pula sebagai wadah untuk berbagi (sharing) informasi serta membantu memudahkan dalam berkomunikasi secara lebih efisien. Alasan informan menggunakan delapan jenis media sosial lainnya sebagai sumber informasi pendukung karena kedelapan jenis media sosial tersebut memiliki beragam keunggulan yang dapat difungsikan sebagai wadah untuk memperoleh/ mencari (searching) beragam informasi umum serta menambah wawasan, tetapi tidak berfungsi sebagai wadah untuk berbagi (sharing) informasi. Sementara itu, Informan memanfaatkan media sosial dalam menunjang proses pembelajaran dengan cara melihat dan membagi informasi dalam bentuk foto, word, power point atau video tutorial.
PEMBERDAYAAN HUMAS SKPD DALAM MENUNJANG EMPAT PROGRAM UNGGULAN PEMERINTAH PROVINSI GORONTALO Ismail sam Giu1), Hafied Cangara2), Muhammad Iqbal 3)
MEDIALOG: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 2 No 1 (2019): Medialog
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP UM Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/medialog.v2i1.156

Abstract

Kinerja Humas dalam suatu instansi sangat penting dalam rangka penyebaran informasi kepada publik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: (1) strategi pemberdayaan Humas SKPD oleh Biro Humas Protokol Provinsi Gorontalo; (2) memberi gambaran tentang potensi Humas SKPD dari prespektif SDM dan dukungan infrastruktur; dan (3) mendeteksi kendala dan memberikan solusi terhadap strategi penyebaran informasi empat program unggulan pemerintah Provinsi Gorontalo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemberdayaan Humas SKPD oleh Biro Humas dan Protokol berjalan tidak efektif. Personil Biro Humas Protokol secara kualitas dan kuantitas belum mampu mengelola informasi dari Humas SKPD karena sibuk dengan tugas peliputan dan publikasi kegiatan pimpinan. Akibatnya jumlah berita rendah ditambah dengan minimnya pemanfaatan media massa dan online. Humas SKPD di sisi lain, tidak mampu bekerja secara maksimal karena terkendala pada tidak adanya spesialisasi tugas, rendahnya SDM dan dukungan dari organisasinya. Untuk mengefektifkan penyebaran informasi dari SKPD, maka perlu ditunjuk dan diangkat Petugas Humas dari jalur profesional yang memiliki pengalaman kerja di bidang jurnalistik atau dengan latar belakang pendidikan kehumasan.
STRATEGI KOMUNIKASI HUMAS DALAM MEMBENTUK CITRA PEMERINTAHAN DI KOTA BAUBAU hastuti 1)
MEDIALOG: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 1 No 2 (2018): Medialog
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP UM Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/medialog.v1i2.271

Abstract

Humas memiliki peranan penting dalam setiap lembaga karena humas menjadi salah satu strategi dalam membentuk citra perusahaan baik itu citra positif maupun citra negatif. Dalam membentuk citra suatu lembaga, humas biasanya memiliki relasi yang luas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi komunikasi Public Relations dan untuk mengetahui bagaimana hambatan-hambatan Public Relation di Bagian Humas Sekretariat Daerah Pemerintah Kota Baubau dalam membentuk citra pemerintahan. Jenis Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan strategi komunikasi Public Relations di Bagian Humas Sekretariat Daerah Pemerintah Kota Baubau adalah dengan melaksanakan dua komunikasi adalah komunikasi internal dan komunikasi external. Hambatan-hambatan Public Relation di Bagian Humas Sekretariat Daerah Pemerintah Kota Baubau adalah sumber daya yang masih kurang memadai, besarnya biaya yang diperlukan serta kesulitan dalam kreatifitas. Untuk mencapai tujuan Humas Sekretariat Daerah Pemerintah Kota Baubau dalam membentuk citra pemerintahan maka diperlukan kerja keras, disiplin yang tinggi, kemampuan dan keahlian yang profesional dalam bidang Public Relation.
STRATEGI KOMUNIKASI BENCANA PADA MASYARAKAT KABUPATEN BUTON SELATAN Ansar Suherman 1)
MEDIALOG: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 1 No 2 (2018): Medialog
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP UM Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/medialog.v1i2.272

Abstract

Komunikasi dalam bencana tidak saja dibutuhkan dalam kondisi darurat bencana, tapi juga penting pada saat pra bencana.Mempersiapkan masyarakat di daerah rawan bencana tentu harus senantiasa dilakukan. Selain informasi yang memadai tentang potensi bencana di suatu daerah, pelatihan dan internalisasi kebiasaan menghadapi situasi bencana juga harus dilakukan secara berkelanjutan Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan adanya strategi komunikasi interaktif dalam kesiapan menghadapi bencana, yaitu : Penentuan aparat desa/tokoh masyarakat sebagai komunikator/ sumber yang kredibel, Pemilihan pesan yang mudah diterima oleh masyarakat di kawasan kaki gunung Burangrang, Penggunaan media komunikasi yang sesuai dengan karakteristik masyarakat desa, Pemahaman karakteristik masyarakat desa, Mengatasi hambatan komunikasi yang terjadi selama pelaksanaan strategi komunikasi tersebut.
PERANAN HUMAS PEMERINTAH KOTA BAUBAU DALAM MERESPON KONFLIK Wa Nur Fida 1)
MEDIALOG: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 1 No 2 (2018): Medialog
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP UM Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/medialog.v1i2.273

Abstract

Humas memiliki peran yang sangat besar dalam perkembangan institusi, oleh karena itu kejelian seorang humas untuk mengkomunikasikan dengan baik, cepat dan tepat informasi yang berguna bagi institusi sangat diperlukan bahan pengambil keputusan, Konflik yang terjadi di Kota Baubau yakni dengan adanya persoalan-persoalan tentang berbagai persoalan baik dari premanisme sampai dengan tauran antar kelompok pemuda di Kota Bauabu yang terus menerus disoroti oleh media massa maupun khalayak luas. Dalam penelitian ini digunakan metode kualitatif. Penelitian deskriptif, Penelitian ini memiliki ciri antara lain data yang dikumpukan mula-mula disusun dan dijelaskan kemudian dianalisis mengenai peran humas Pemerintah Kota Baubau dalam merespon konflik. Jenis penelitian ini akan mampu menangkap berbagai informasi kualitatif dengan deskripsi teliti dan penuh nuansa hasil penelitian ini telah disimpulkan maka mendapatkan beberapa hal yang perlu menjadi perhatian dan perlu ditingkatkan dalam kaitannya dengan peran oleh humas Pemerintah Kota Baubau dalam merespon konflik Kota Baubau, hasil Peran oleh Pemerintah Kota Baubau masih perlu ditingkatkan dengan melakukan evaluasi yang bertujuan agar strategi kerja yang telah dilakukan selama ini dapat diperbaiki jika terdapat kekurangan serta dapat merencanakan pengembangan strategi agar kedepannya menjadi lebih terarah dan berkembang. Bentuk komunikasi organisasi perlu juga ditingkatkan dengan selalu berkoordinasi dengan beberapa lembaga terkait, Berbagai hambatan yang di alami oleh humas dalam merespon konflik Pemerintah Kota Baubau perlu juga diminimalkan melalui peran yang di lakukan.
STRATEGI DI MEDIA SOSIAL DALAM MENINGKATKAN PROMOSI PARIWISATA DI KABUPATEN MUNA Harry Fajar Maualana 1)
MEDIALOG: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 1 No 2 (2018): Medialog
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP UM Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/medialog.v1i2.274

Abstract

Peneltian ini dilakukan untuk melihat sebuah strategi komunikasi dengan menggunakan social strategy untuk melakukan sebuah promosi pariwisata dengan membangun hubungan antara pelaku pariwisata dengan pelanggan dalam hal ini wisatawan. Social strategy melalui social impact dan strategy impact memudahkan penggunaan media sosial sebagai sarana promosi di era digital saat ini. Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah: mengetahui dan mendeskrisikan tentang strategi komunikasi dengan menggunakan Social strategy melalui stratgy impact dan social impact pada media sosial dalam melakukan promosi produk pariwisata Kabupaten Muna Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam kepada pelaku pariwisata Kabupaten Muna. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Social Strategy melalui social strategy dan strategy impact untuk promosi pariwisata Kabupaten Muna dapat menjalin hubungan antara pelaku pariwisata dengan wisatawan baik online maupun offline. Kegiatan promosi dapat dengan mudah memberikan awareness dan diteruskan oleh follower media sosial kepada pengguna media sosial lainnya.
KURANGNYA PARTISIPASI POLITIK MASYARAKAT DALAM PEMILIHAN KEPALA DAERAH DI KABUPATEN WAKATOBI L.M. Azhar Sa’ban 1), Andy Arya Maulana Wijaya 2)
MEDIALOG: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 1 No 2 (2018): Medialog
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP UM Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/medialog.v1i2.275

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan faktor yang mempengaruhi kurangnya partisipasi politik masyarakat pada Pemilihan Kepala Daerah di Kabupaten Wakatobi pada tahun 2015, dan upaya KPUD Kabupaten Wakatobi untuk meningkatkan partisipasi politik masyarakat dalam Pemilihan Kepala Daerah. Data dikumpulkan dengan analisis dokumen, pengamatan, wawancara, dan dianalisis dengan tehnik deskriptif kualitatif dan Kuantitatif. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) faktor yang mempengaruhi kurangnya partisipasi politik masyarakat pada Pemilihan Kepala Daerah di Kabupaten Wakatobi adalah a) Faktor Teknis, b) Faktor Administrasi, c) Sosialisasi, d) Faktor Politik. (2) Tingkat partispasi masyarakat masih tergolong rendah terlihat dari angka masyarakat yang tidak memilih atau golput. Pemilih yang menggunakan hak pilihnya yaitu 57.463 orang dan sisanya tidak menggunakan hak pilih 21.141 orang. (3) Upaya yang dilakuan KPUD untuk meningkatkan partisipasi politik masyarakat dalam Pemilihan Kepala Daerah adalah (a) sosialisasi pemilihan kepala daerah (b) melaksanakan pendidikan pemilih (c) peran media massa (d) membentuk Relawan Demokrasi.
STRATEGI PENANGGULANGAN RESIKO BENCANA PADA BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH KABUPATEN BUTON Muh. Askal Basir
MEDIALOG: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 1 No 1 (2018): Medialog
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP UM Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/medialog.v1i1.300

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah Bagaimana Strategi Penanggulangan Resiko Bencana Pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Buton dan Faktor-faktor yang mempengaruhi Strategi Penanggulangan Resiko Bencana Pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Buton. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis SWOT menggambarkan secara jelas bagaimana peluang dan ancaman eksternal yang dihadapi organisasi/perusahaan dapat disesuaikan dengan kekuatan dan kelemahan yang dimilikinya. Hasil Penelitian ini adalah Startegi BPBD dalam Penanggulangan Bencana Kabupaten Buton dapat dapat dilakukan dengan menerapkan SO (strengths-opportunity), Meningkatkan kualitas dan pelayanan aparatur, Meningkatkan kerja sama tim. Dan menerapkan ST (strengths-Treats), Memanfaatkan anggaran yang diberikan Pemerintah Pusat, Meningkatkan kerjasama dengan antar daerah. Menerapkan WO (weakness-opportunity), Menambah jumlah pegawai, Meningkatkan koordinasi pelaksanaan penanggulangan bencana, Meningkatkan komunikasi yang baik dengan Pemerintah Pusat. Dan juga menerapkan WT (weakness-treats), Mendorong berkembangannya tangguna jawab aparatur BPBD, Meningkatkan jumlah Tim Reaksi Cepat, Meningkatkan motivasi terhadap pegawai
PENGARUH LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KEREATIFITAS PEGAWAI SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN BUTON TENGAH Mahyudin Mahyudin
MEDIALOG: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 1 No 1 (2018): Medialog
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP UM Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/medialog.v1i1.301

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh lingkungan kerja terhadap kereatifitas pegawai Sekretariat Daerah Kabupaten Buton Tengah. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif adalah suatu penelitian yang lebih banyak menggunakan logika hipotesis verivikasi yang dimulai dengan berfikir deduktif untuk menurunkan hipotesis kemudian melakukan pengujian di lapangan dan kesimpulan atau hipotesis tersebut ditarik berdasarkan data empiris. Teknik analisis yang digunakan untuk mengelolah data yang diperoleh dari responden adalah teknik statistik deskriftif dan inferensial. Analisis deskritif dimaksudkan untuk mendeskritifkan karasteristik responden pada masing-masing responden pada masing-masing variabel, sedangkan analisis inferensial digunakan untuk menguji hipotesis penelitian yaitu teknik analisis regresi linear sederhana dengan regresi dan korelasi. Nilai statistik F yang diperoleh sebesar 52.069 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000. Nilai signifikansi yang diperoleh lebih kecil dari nilai α yang ditentukan yaitu sebesar 0.05 yang berarti bahwa Ho ditolak. Hal ini menunjukan bahwa model tersebut digunakan untuk menjelaskan hubungan dan pengaruh lingkungan kerja terhadap kreatifitas pegawai. Nilai t-hitung yang diperoleh untuk koefisien regresi lingkungan kerja adalah sebesar 7.126 dengan nilai signifikansinya sebesar 0.000. koefisien regresi tersebut memiliki nilai signifikansi yang jauh lebih kecil dari nilai α yang ditentukan sebesar 0.05 maka dengan hasil ini keputusan yang diambil adalah menerima H­­1 yang berarti menyatakan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari lingkungan kerja terhadap kreatifitas pegawai Sekretariat Daerah Kabupaten Buton Tengah.
POLA KOMUNIKASI ANTAR PRIBADI MELALUI INTERNET DI KALANGAN REMAJA Anwar Sadat
MEDIALOG: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 1 No 1 (2018): Medialog
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP UM Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/medialog.v1i1.302

Abstract

Kehadiran internet diyakini membawa pengaruh terhadap perilaku komunikasi manusia. Salah satunya di dalam perilaku penyingkapan diri (self disclosure). Penelitian ini akan menggambarkan penyingkapan diri di kalangan remaja. Hal ini diyakini penting untuk dilakukan, karena saat ini pengguna internet tertinggi di Indonesia adalah kelompok usia remaja. Penggambaran perilaku penyingkapan diri melalui internet di kalangan remaja, akan memberikan gambaran tentang realitas yang terjadi di dalam komunikasi virtual. Analisis dilandasi dari teori komunikasi antar pribadi dengan mengacu pada pemikiran dari Joseph DeVito serta konsep penyingkapan diri dari Richard West dan Lynn Turner. Penelitian dilakukan di dalam paradigma kuantitatif, melalui metode survey terhadap siswa sekolah menengah atas di Kota Baubau. Hasil analisis data sampai pada kesimpulan, bahwa penyingkapan diri lebih sering dilakukan ketika berkaitan dengan hal-hal yang memang lazim di dalam perbincangan publik, sementara itu hal-hal yang bersifat pribadi masih enggan untuk disingkapkan melalui internet.

Page 5 of 24 | Total Record : 235