cover
Contact Name
Yudi Dwi Saputra
Contact Email
yudids31@gmail.com
Phone
+6285731494080
Journal Mail Official
bravos@stkipjb.ac.id
Editorial Address
Jln. Pattimura III/20 Jombang
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Bravo's : Jurnal Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan
Published by STKIP PGRI Jombang
ISSN : 23377674     EISSN : 2597677X     DOI : https://doi.org/10.32682/bravos
Core Subject : Education,
Bravos is a national scientific journal published by the Physical Education Department of STKIP PGRI Jombang that are open to seeking innovation, creativity, and novelty. This journal particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of sport areas as follows physical education, sports education, sports recreation, sports science, and sport coaching. Bravos receives research articles from authors that can be submitted through this OJS. The script will go through a review process.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2018): MARET 2018" : 6 Documents clear
PENGARUH TOTAL BODY RESISTANCE EXERCISE TERHADAP PENINGKATAN KEKUATAN DAN POWER Suparto, Achmad
Bravo's : Jurnal Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Vol 6, No 1 (2018): MARET 2018
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/bravos.v6i1.714

Abstract

Tujuan penelitian adalah (1) untuk mengetahui keefektifan total body resistance exercise model ascending terhadap peningkatan kekuatan dan power , (2) untuk mengetahui keefektifan total body resistance exercise model descending terhadap peningkatan kekuatan dan power, (3) untuk mendapatkan informasi empiris seberapa besar perbedaan pengaruh total body resistance exercise model ascending dan descending terhadap peningkatan kekuatan dan power. Sampel penlitian mahasiswa jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga FIK Unesa usia 18 – 20 tahun yang masih aktif dengan jumlah 20 orang. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode eksperimen semu.Rancangan penelitian ini menggunakan matching only design, accu force plate untuk mengukur power otot tungkai, dan lempar bola medicine 3 kg untuk mengukur power otot lengan.Hasil penelitian: 1) kekuatan otot lengan; kelompok model ascending memberi peningkatan sebesar 5,7 poin. 2) Kekuatan otot tungkai ; kelompok model ascending memberi peningkatan sebesar 29,3 kg. kelompok model descending memberi peningkatan sebesar 24,6 kg. 3) Power otot lengan ; kelompok model ascending memberi peningkatan sebesar 0,6 meter. kelompok model descending memberi peningkatan sebesar 0,8. 4) Power otot tungkai ; kelompok model ascending memberi peningkatan sebesar 9,1 watt. kelompok model descending memberi peningkatan sebesar 16,4 watt. Terdapat pengaruh yang signifikan total body resistance exercise pada kelompok model ascending terhadap peningkatan kekuatan, dan power, 2) terdapat pengaruh yang signifikan total body resistance exercise pada kelompok model descending terhadap peningkatan kekuatan, dan power, 3) hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan efektifitas yang signifikan diantara kelompok model descending, dan descending terhadap peningkatan kekuatan, dan power. Dimana, pada kelompok model descending memberikan pengaruh yang lebih besar dibandingkan pada kelompok model ascending pada peningkatan kekuatan otot lengan.
PENGARUH RESISTANCE DAN LADDER TERHADAP KECEPATAN Nurdian Ahmad
Bravo's : Jurnal Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Vol 6, No 1 (2018): MARET 2018
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/bravos.v6i1.715

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh pelatihan resistance dan ladder terhadap kecepatan gerak pada permain bolabasket di Tri Darma Jombang. Jenis dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode eksperimen. Pada penelitian ini menggunakan subjek penelitian adalah seluruh pemain bolabasket Tri Darma yang aktif mengguti latihan yang berjumlah 20 pemain putra. Masing-masing 10 pemain diberi latihan resistance dan 10 pemain lagi diberi latihan ladder. Dari uji-t diperoleh, ttabel =1,761, pada kelompok pelatihan resistance  thitung =11,180 sedangkan pada kelompok pelatihan ladder thitung =7,045 dengan demikian dari hasil variabel terikat pada kelompok penelitian dinyatakan thitung >ttabel, dapat diartikan bahwa terdapat perbedaan pengaruh antara pre-test dan post-test. Berdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan model pelatihan resistance dan ladder dalam  meningkatkan kecepatan dengan hasil kelompok resistance lebih optimal dalam meningkatkan kecepatan pada permainan bolabasket di Tri Darma Jombang.
PENGEMBANGAN VARIASI MODEL LATIHAN SMASH KEDENG DALAM PERMAINAN SEPAKTAKRAW Nur Ahmad Muharram; Puspodari Puspodari
Bravo's : Jurnal Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Vol 6, No 1 (2018): MARET 2018
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/bravos.v6i1.779

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan variasi latihan sepak sila di Jurusan Penjaskesrek UN PGRI Kediri, yang dapat digunakan sebagai acuan dalam melaksanakan latihan sepak sila. Didalam perkuliahan Teori dan Praktik Sepaktakraw adalah mahasiswa diwajibkan mempunyai dasar ilmu tentang teknik dasar dan perwasitan permainan sepaktakraw. Dengan harapan mahasiswa bisa membuat macam-macam jenis latihan atau program latihan smes kedeng dalam permainan sepaktakraw untuk mahasiswa Penjaskesrek UN PGRI Kediri, yang pada intinya nanti bisa dipakai sebagai sumber referensi dalam membuat program latihan smes kedeng. Prosedur pengembangan variasi latihan smes kedeng bisa memakai acuan menurut referensi Borg dan Gall yang sudah ada. Berdasarkan acuan yang sudah digunakan diatas, kesimpulan yang didapat dalam melaksanakan latihan smash kedeng bisa dipakai dan bisa dilaksanakan untuk acuan mahasiswa Penjaskesrek UN PGRI Kediri khususnya untuk mahasiswa yang mendapatkan perkuliahan sepaktakraw di semester ini dengan jumlah sampel 35. Berdasarkan hasil dari penelitian ini, yang memenuhi kriteria adalah pakar sepaktakraw diperoleh 79%, ahli pembelajaran diperoleh 91%, mahasiswa kelompok kecil diperoleh 82%, dan mahasiswa kelompok besar diperoleh 84%.
PENGARUH LATIHAN VARIASI LADDER DRILL DAN KOORDINASI MATA-KAKI TERHADAP PENINGKATAN KETERAMPILAN MENGGIRING BOLA PADA PERMAINAN SEPAKBOLA Allsabah, M. Akbar Husein; Nurkholis, Moh.
Bravo's : Jurnal Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Vol 6, No 1 (2018): MARET 2018
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/bravos.v6i1.712

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian latihan kelincahan terhadap peningkatan keterampilan menggiring bola, hasil peningkatan keterampilan menggiring berdasarkan tingkatan koordinasi mata-kaki, dan interaksi yang terjadi antara latihan kelincahan dan koordinasi terhadap peningkatan keterampilan menggiring bola pada pemain SKB Kab. Kediri pemain yang berusia 14-18 tahun, dengan jumlah sempel sebanyak 60 pemain. Penelitian ini adalah eksperimen dengan desain faktorial 2 X 2. Teknik analisis data pengujian hipotesis adalah Analisis Varian (ANAVA) 2 jalur dan uji rentang Newman-Keuls, pada taraf signifikansi 5%. Hasil analisis menunjukkan: latihan ickey shuffle memiliki peningkatan yang berbeda dengan latihan x-over zig zag. Hasil analisis lain menunjukkan bahwa pemain yang memiliki koordinasi mata-kaki tinggi memiliki peningkatan keterampilan menggiring bola yang berbeda dengan pemain yang memiliki koordinasi mata-kaki rendah.
PARIWISATA OLAHRAGA BERKELANJUTAN PADA PROGRAM BANYUWANGI FESTIVAL Pambudi, Panji Sekar
Bravo's : Jurnal Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Vol 6, No 1 (2018): MARET 2018
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/bravos.v6i1.713

Abstract

Even besar olahraga merupakan alat yang dapat digunakan sebagai media promosi destinasi wisata. Even besar kegiatan olahraga yang didesain dengan cara tertentu dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk datang dan berkunjung pada sebuah destinasi. Dengan banyaknya wisatawan yang berkunjung maka, secara tidak langsung dapat memberikan pengaruh yang signifikan pada peningkatan ‘economic value’ masyarakat sekitar destinasi.  Banyuwangi festival adalah rangkuman agenda kegiatan rutin tahunan pemerintah Kab.Banyuwangi sejak tahun 2012-2018 yang di dalamnya terdapat kegiatan dalam konteks pariwisata olahraga. Kegiatan tersebut disusun dan dirancang dengan tujuan mempromosikan destinasi wisata unggulan di Banyuwangi melalui ajang bergengsi: Internasional Tour de Ijen, International Surfing Competition, Internasional Kite Wind Surfing, Balap Motor Cross, Ijen Green and Run, dan  BMX Competition. Artikel ini mengkaji tentang peran dan dampak kegiatan Banyuwangi Festival dalam konteks pariwisata olahraga. Dampak yang umum terasa bagi masyarakat sekitar destinasi adalah peningkatan kunjungan wisatawan yang bermuara pada perbaikan kondisi sosial ekonomi masyarakat dan perbaikan infrastruktur. Dengan demikian, pariwisata olahraga jika dikelola dengan baik dapat berkontribusi positif dan menguntungkan sebagai alat promosi yang mampu mendatangkan wisatawan sebanyak-banyaknya. Untuk itu, menjaga agar program yang sudah digagas dapat ‘sustainable’ serta dapat terus menerus dinikmati pada masa kini dan yang akan datang adalah sebuah tantangan yang patut diperjuangkan.
PROFIL GURU PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA, DAN KESEHATAN DALAM MENINGKATKAN BERPIKIR KREATIF PESERTA DIDIK Basuki Basuki
Bravo's : Jurnal Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Vol 6, No 1 (2018): MARET 2018
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/bravos.v6i1.716

Abstract

Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) merupakan pendidikan bersifat menyeluruh artinya bukan saja berkaitan dengan upaya pengembangan kemampuan jasmani semata, tetapi mencakup dimensi, intelektual, mental, sosial dan emosional. Tujuan kajian ini membahas mata pelajaran PJOK dapat mengembangkan kemampuan dalam hal ini pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki oleh peserta didik seperti cakap, kreatif, serta memiliki watak seperti jujur, berani bertindak, dapat dipercaya, dan saling menghormat kepada orang lain. Dyers (2011) mengungkapkan bahwa kreativitas terbentuk melalui pendidikan lebih besar dibandingkan dari genetik, kretivitas 2/3 terbentuk melalui pendidikan dan hanya 1/3 dari genetic. Kreativitas dibentuk melalui tiga intelegensi yaitu: 1) sintetik (kreatif), 2) analitik (kritis), 3) praktik. Berpikir sintetik (kreatif) adalah kemampuan mengembangkan ide yang berbeda, berkualitas akan tetapi sesuai tugas. 1) mengajukan banyak pertanyaan, 2) mengajukan pertanyaan yang membutuhkan pemikiran yang mendalam, 3) sering memberikan pertanyaan lanjutan (tidak menjawab langsung), 4) memeriksa jawaban benar dan jawaban keliru, 5) mengajukan pertanyaan terbuka yang membutuhakan jawaban divergen

Page 1 of 1 | Total Record : 6


Filter by Year

2018 2018