cover
Contact Name
Hubertus Oja
Contact Email
oja@unmus.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
oja@unmus.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. merauke,
P a p u a
INDONESIA
Societas : Jurnal Ilmu Administrasi dan Sosial
Published by Universitas Musamus
ISSN : 2252603X     EISSN : 23547693     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
SOCIETAS:Jurnal Ilmu Administrasi Dan Sosial, menerima artikel hasil penelitian baik dari hasil penelitian lapangan dan hasil penelitian pustaka. Atikel diteriam dalam bahasa indonesia dan bahasa inggris dengan fokus kajian manajemen pelayanan publik dan manajemen kebijakan publik.
Arjuna Subject : -
Articles 318 Documents
PENGEMBANGAN INDUSTRI PARIWISATA UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) KABUPATEN MERAUKE Nur Jalal; Hendricus Lembang
SOCIETAS Vol 5 No 2 (2016): Societas: Jurnal Ilmu Administrasi Dan Sosial
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/sjias.v5i02.561

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis dan mengetahui kontribusi dari pendapatan industri pariwisata diKabupaten Merauke, dan mengidentifikasi sejumlah objek wisata yang dapat dijual di pasar domestik dan internasional, serta menganalisis hambatan dan masalah dalam pengembangan industri pariwisata di Merauke. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan di wilayah Kabupaten Merauke yang memiliki obyek wisata potensial seperti di Distrik Sota yaitu daerah perbatasan langsung antara negara Indonesia dengan Papua New Guinea, Taman Nasional Wasur dan Pantai Buti Distrik Merauke.Sota sebagai Perbatasan Indonesia dengan Papua Nugini Negara, Patantai Buti yang terletak di Distrik Merauke. Hasil penelitian ini diketahui bahwa kontribusi dari pendapatan industri wisata belum banyak memberikan kontribusi penting di dalam PAD Kabupaten Merauke. Destinasi objek wisata yang dapat ditawarkan kepada wisatawan dalam dan luar negeri, seperti Taman nasional Wasur, daerah perbatasan sota dengan Papua Nugini, pantai Buti sangat menjanjikan untuk pemasukan pendapatan daerah. Pengembangan pariwisata masih terkendalah dengan kurangnya fasilitas sarana dan prasarana serta orientasi program pemerintah daerah Kabupaten Merauke yang kurang menempatkan program kepariwisataan sebagai program strategi unggulan untuk menarik minat para pewisatawan baik lokal maupun nasional.
KAJIAN KOORDINASI SATUAN POLISI PAMONG PRAJA (SATPOL PP) DENGAN LINTAS LEMBAGA DALAM PENGENDALIAN MINUMAN BERALKOHOL DI KABUPATEN MERAUKE Salim Difinubun
SOCIETAS Vol 5 No 2 (2016): Societas: Jurnal Ilmu Administrasi Dan Sosial
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/sjias.v5i02.562

Abstract

Dalam penelitian ini lebih mengfokuskan kepada satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Merauke dalam membangun koordinasi dengan lintas lembaga dalam upaya pengendalian minuman beralkohol di Kabupaten Merauke. Pelaksanaan tugas-tugas satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Merauke akan menjadikan kekuatan bagi masyarakat di Kabupaten Merauke terhadap penegakkan Peraturan Daerah No. 8 Tahun 2014 Tentang Pengendalian Minuman Beralkohol di Kabupaten Merauke. Proses ini akan terwujudnya melalui koordinasi kerja yang terbangun dan berlangsung secara serasi serta berkesinambungan antara Satuan Polisi Pamong Praja dan lintas lembaga terkait di Kabupaten Merauke, terutama di dalam mengoptimalkan pelaksanaan kegiatan pada setiap lembaga yang mempunyai hubungan kerja sama yang erat tentang pengendalian minuman beralkohol.          Penelitian di lakukan di Kabupaten Merauke pada Satuan Polisi Pamong Praja melalui wawancara semi structural kepada informan. Motede penelitian yang digunakan yakni metode kualitatif, sedangkan teknik pengumpulan data diperoleh melalui obserfasi dan wawancara mendalam pada setiap informan dan sumber data yang digunakan yakni data primer dan data sekunder.            Hasil penelitian menunjukkan bahwa koordinasi lintas lembaga sudah berjalan dengan baik  instrument kebijakan yang mendasari pelaksanaan program/ kegiatan sudah dijalankan, ketersediaan sarana dan prasarana penunjang harus tetap ditingkatkan ketersediaannya, ketersediaan dana harus di adakan sehingga koordinasi secara berjenjang dilakukan dengan baik, sifat ego lintas lembaga, ketersediaan dana, dan waktu untuk koordinasi lintas lembaga masih mempunyai pengaruh yang kuat dalam pelaksanaan tugas-tugasnya.Suatu Forum koordinasi Lintas Lembaga perlu di bentuk oleh pemerintah Daerah agar terbangun koordinasi lintas lembaga yang efektif dan melibatkan seluruh masyarakat untuk mengawal dan mengontrol pengendian minuman beralkohol di Kabupaten Merauke
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT LOKAL DALAM PRESPEKTIF KEBIJAKAN PEMERINTAH DAERAH DI KAMPUNG IVIMAHAD DI DISTRIK KURIK KABUPATEN MERAUKE Syahruddin uddin
SOCIETAS Vol 5 No 2 (2016): Societas: Jurnal Ilmu Administrasi Dan Sosial
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/sjias.v5i02.563

Abstract

Study is to analyze the empowerment of local communities as a form of poverty and unemployment, to describe and analyze the regional government policy to increase the independence and well-being of local communities, analyzing the factors that hinder and support the empowerment of local communities against government policy Regions.Metode research used in this research is qualitative research. Research conducted through observation, literature, data collection and interviews, quantitative methods for empowering local communities.The results showed that Ivimahad village government should increase the strength and weaknesses of the community, or to the community in the form semberdaya preparation, opportunity, knowledge, and expertise in order to increase the capacity of the community themselves. Implementation of government functions of the village said to be successful if the people in the village have bardaya Ivimahat aspect of education, economy. Social and cultural as well as an adequate infrastructure, it certainly can reduce the levels of poverty and unemployment.
DINAMIKA GOOD LOCAL GOVERNANCE DALAM KERANGKA PELAYANAN PUBLIK DI ERA OTONOMI DAERAH Hubertus Oja
SOCIETAS Vol 6 No 1 (2017): Societas: Jurnal Ilmu Administrasi Dan Sosial
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/sjias.v6i01.600

Abstract

Dalam kaitannya dengan otonomi daerah, prinsip good governance dalam praktiknya adalah dengan menerapkan prinsip penyelenggaraan pemerintahan yang baik dalam setiap pembuatan kebijakan dan pengambilan keputusan serta tindakan yang dilakukan oleh birokrasi pemerintah daerah dalam melaksanakan fungsi pelayanan publik. Tuntutan pada birokrasi kepemerintahan termasuk pemerintahan daerah menghendaki akan sebuah perubahan tentang sistem tatanan pemerintah, pembangunan, dan pelayanan publik seperti yang diharapkan oleh masyarakat. Pelayanan publik menjadi tolok ukur keberhasilan pelaksanaan tugas dan pengukuran kinerja pemerintah melalui birokrasi. Salah satu pilihan strategis untuk menerapkan good governance di Indonesia adalah melalui penyelenggaraan pelayanan publik. Pelayanan publik sebagai penggerak utama juga dianggap penting oleh semua aktor dari unsur good governance. Para pejabat publik, unsur-unsur dalam masyarakat sipil dan dunia usaha sama-sama memiliki kepentingan terhadap perbaikan kinerja pelayanan publik. Ada tiga alasan penting yang melatarbelakangi bahwa pembaharuan pelayanan publik dapat mendorong praktik good governance di Indonesia. Pertama, perbaikan kinerja pelayanan publik dinilai penting oleh stakeholders, yaitu pemerintah, warga masyarakat, dan sektor usaha. Kedua, pelayanan publik adalah ranah dari ketiga unsur governance melakukan interaksi yang sangat intensif. Ketiga, nilai-nilai yang selama ini mencirikan praktik good governance diterjemahkan secara lebih mudah dan nyata melalui pelayanan publik.
REPRESENTASI PEREMPUAN DALAM POLITIK LOKAL DI ERA OTONOMI DAERAH Fransin Kontu
SOCIETAS Vol 6 No 1 (2017): Societas: Jurnal Ilmu Administrasi Dan Sosial
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/sjias.v6i01.602

Abstract

Kesenjangan gender di kehidupan publik dan politik merupakan tantangan global yang dihadapi masyarakat di era demokrasi dimana demokrasi yang bermakna adalah demokrasi yang memperhatikan dan memperjuangkan kepentingan mayoritas penduduk Indonesia yang terdiri dari kaum perempuan. Undang-Undang Dasar tahun 1945 pada penggalan pasal 28D ayat 1 berbunyi “setiap orang berhak atas perlakuan yang sama dihadapan hukum. Lebih lanjut dalam ayat 3 yang berbunyi “setiap warga negara berhak memperoleh kesempatan yang sama dalam pemerintahan. Artinya, laki-laki maupun perempuan pada dasarnya sama dihadapan hukum, berperan dalam dunia politik, pendidikan, kesehatan dan dalam bentuk apapun demi kemajuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Keterlibatan perempuan dalam politik dapat dilihat dari dua indikator. Pertama, keterlibatan dalam lembaga legislatif. Kedua, keterlibatan perempuan sebagai pengambil keputusan baik dalam lembaga eksekutif maupun dalam struktur pemerintahan. Dengan adanya keterlibatan kaum perempuan dalam politik dan dengan adanya pemahaman yang cukup mengenai perbedaan kebutuhan perempuan dan laki-laki akan memengaruhi proses pengambilan keputusan yang akan membawa dampak signifikan untuk kaum perempuan.
DANA OTONOMI KHUSUS PADA SEKTOR PENDIDIKAN DALAM PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DI KABUPATEN MERAUKE Nur Jalal; Hendricus Lembang
SOCIETAS Vol 6 No 1 (2017): Societas: Jurnal Ilmu Administrasi Dan Sosial
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/sjias.v6i01.603

Abstract

Special autonomy is a form of delegation of powers and lokal governance broadly with respect to the condition of the area is expected to accomodate in this regard special attention to endogenous people. Therefore, in order to support and to finance development granted special autonomy funds. The objective of this study is to provide a general overview of the development of Human Resources in Merauke and scrutinese data and potential human resource issues by formulating policy strategy. That can be through aquity strategy, expanding access, promoting quality, relevance and competitiveness, and also the strengthening of administrative governance and accountability. It takes accelerated achievement by providing greater opportunities especially those who have never attended formal education schools through the path of non-formal education services, sustained by the education budget from special autonomy grant. This research type is a qualitative-descriptive analysis techniques through observation and interviews.
POTENSI DAERAH DAN PENGEMBANGAN PROMOSI PARAWISATA MERAUKE MELALUI IPTEK DAN SENI FOTOGRAFI Fitriani Fitriani; Apolus Betaubun
SOCIETAS Vol 6 No 1 (2017): Societas: Jurnal Ilmu Administrasi Dan Sosial
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/sjias.v6i01.605

Abstract

Kelemahan pemerintah dan masyarakat yang kurang memahami analisis potensi wilayah pariwisata di kabupaten merupakan salahsatu penyebab kurangnya jumlah wisatawan yang berkunjung di kabupaten meruake. Selain itu, kurangnya keterampilan dalam mengembangkan bentuk promosi pariwisata juga sangat berpengaruh. Kajian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan, pemahaman dan keterampilan dalam menganalisis potensi daerah dan pengembangan promosi pariwisata di kabupaten merauke. Target khusus yang ingin dicapai adalah meningkatnya kemampuan masyarakat dalam menganalisis potensi daerah pariwisata dan keterampilan dalam membuat promosi pariwisata. Sedangkan tujuan jangka panjangnya adalah meningkatkan jumlah wisatawan yang akhirnya dapat meningkatkan PAD. Metode yang digunakan adalah melalui pelatihan analisis daerah potensi pariwisata dan workshop pembuatan promosi pariwisata (Iptek dan seni fotografi). Peserta kegiatan pelatihan ini berjumlah 30 (tiga puluh) orang. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah ditemukan masih belum adanya pelatihan-pelatihan khusus yang diberikan oleh pemerintah, akademisi maupun pihak luar yang memberikan pengetahun kepada masyarakat tentang bagaimana menganalisis potensi daerah pariwisata, dan masih kurangnya keterampilan masyarakat tentang membuat promosi pariwisata menggunakan IPTEK (videografi) dan seni fotografi. Dengan pelatihan yang diberikan oleh tim pengabdian masyarakat ini maka telah memberikan langkah awal yang membuka cara berpikir dan memberikan keterampilan dasar tambahan tentang videografi dan fotografi untuk menunjang pembuatan promosi wilayah peserta masing-masing.
PELATIHAN DASAR KEPEMIMPINAN (LDK) BAGI MAHASISWA FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS MUSAMUS Fitriani Fitriani
SOCIETAS Vol 6 No 1 (2017): Societas: Jurnal Ilmu Administrasi Dan Sosial
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/sjias.v6i01.606

Abstract

Kepemimpinan merupakan suatu kiat atau kewibawaan yang mampu menggerakan orang lain, baik secara perseorangan maupun kelompok didalam suatu organisasi sehingga menimbulkan kemauan dan kemampuan untuk melakukan sesuatu dalam mecapai tujuan organisasi. Mahasiswa yang terlibat kepengurusan BEM, HMJ dan UKMJ yang berperan sebagai salah satu jalur pembinaan kemahasiswaan harus mampu mewujudkan tugas pokok dan fungsinya, kemauan dan kemampuan para pelaku kepemimpinan hanya dapat berperan dengan sebaik-baiknya apabila secara teratur, terencana dan berkesinambungan dilaksanakan pembinaan dan pengembangan bagi para pelaku kepemimpinan tersebut. “Latihan Dasar Kepemimpinan” bagi mahasiswa, merupakan salah satu jalur pembinaan generasi muda yang difokuskan pada kompetensi individu. Pelatihan dasar kepemimpinan adalah: Meningkatkan dan memantapkan mutu kepemimpinan, Meningkatkan kemampuan berorganisasi dan kesadaran politik sebagai warga negara yang baik dan bertanggung jawab, meningkatkan dan mengembangkan serta memperluas wawasan dalam melaksanakan tugas-tugas kepemimpinan, memberikan kesempatan belajar bagi peserta didik, mendorong, membimbing serta mengarahkan potensi kepemimpinan, menumbuhkan, meningkatkan dan memantapkan kesadaran dan tanggung jawab sebagai warga negara khususnya generasi muda penerus perjuangan bangsa, dan memberikan tuntunan dan meningkatkan pola pikir, sikap dan perilaku, kepribadian, budi pekerti, sopan santun dan disiplin. Peserta Pelatihan Dasar Kepemimpinan ini adalah mahasiswa/i Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Poltik yang terlibat dalam kepengurusan BEM, HMJ dan UKMJ.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PETANI JAGUNG BERBASIS KELOMPOK USAHA TANI DALAM MENINGKATKAN USAHA EKONOMI PRODUKTIF (UEP) DI KAMPUNG MARGA MULIA, KABUPATEN MERAUKE Hubertus Oja; Funnisia Lamalewa
SOCIETAS Vol 6 No 2 (2017): Societas: Jurnal Ilmu Administrasi Dan Sosial
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/sjias.v6i2.660

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis apakah pemberdayaan masyarakat petani jagung dapat meningkatkan usaha ekonomi produktif (UEP). Untuk mewujudkan para petani jagung yang memiliki ciri kemandirian, berjiwa wirausaha, dan moral yang tinggi serta berwawasan global, sehingga mampu membangun usaha tani yang berdaya saing dalam menghadapi globalisasi dan liberalisasi perekonomian dunia. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan adalah dengan melakukan edukasi kepada masyarakat tani dengan berbasiskan pada kelompok usaha tani. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif, sedangkan teknik  pengumpulan data terdiri dari studi pustaka dan studi lapangan melalui pengamatan, wawancara. Proses analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberdayaan masyarakat petani jagung di Kampung Marga Mulia, Distrik Semangga belum dilakukan secara maksimal. Hal terlihat dalam mengelolah lahan pertanian dan hasil pertanian dilakukan secara individu belum dibentuk dalam kelompok usaha tani  sehingga hasilnya yang dicapai belum maksimal, hal ini juga menjadi tidak efektif dalam melakukan pelatihan bagi petani, bantuan teknologi dan juga penyuluhan serta pendampingan. Tindakan dalam meningkatkan usaha ekonomi produktif (UEP) belum secara maksimal diperhatikan untuk menjadi suatu usaha yang perlu dikembangkan, karena orientasi pemerintahan daerah melaui dinas terkait dan juga pemerintahan kampung masih terfokus pada satu bidang usaha semata yakni padi, pada hal jagung khususnya jagung manis merupakan suatu komuditi yang memiliki daya minat tersendiri bagi masyarakat di Kabupaten Merauke.
PERAN PENYULUHAN PENYALAHGUNAAN LEM AIBON MENGGUNAKAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP PENGETAHUAN REMAJA SMA NEGERI 2 MERAUKE Henie Poerwandar Asmaningrum; Evy Nurvitasari
SOCIETAS Vol 6 No 2 (2017): Societas: Jurnal Ilmu Administrasi Dan Sosial
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/sjias.v6i2.662

Abstract

Pengetahuan kandungan bahan kimia berbahaya dalam Lem Aibon penting diberikan kepada remaja, baik melalui pendidikan formal maupun informal. Upaya ini perlu dilakukan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Mengingat selama ini banyak remaja yang memperoleh pengetahuan dari teman sebaya, lingkungan pergaulan, dan media massa. Sementara itu di Kota Merauke tengah marak penyalahgunaan Lem Aibon di kalan gan anak-anak jalanan.Penelitian bertujuan untuk mengetahui peran penyuluhan tentang kandungan bahan kimia berbahaya Lem Aibon menggunakan media audio visual terhadap pengetahuan remaja di kelas X dan XI SMA Negeri 2 Merauke. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian eksperimen dengan pendekatan one group pre test dengan post test. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMA Negeri 2 Merauke dengan sampel sebanyak 35 orang yang ditentukan dengan teknik simple random sampling.Analisis statistik menggunakan korelasi Product Moment dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rhit > rtabel (0,99 > 0,334), artinya ada hubungan penyuluhan tentang kandungan bahan kimia berbahaya Lem Aibon menggunakan media audio visual terhadap pengetahuan remaja di kelas X dan XI SMA Negeri 2 Merauke. pengujian nilai t menunjukkan bahwa thit > ttabel (40,57 > 1,69), artinya hubungan penyuluhan tentang kandungan bahan kimia berbahaya Lem Aibon menggunakan media audio visual terhadap pengetahuan remaja di kelas X dan XI SMA Negeri 2 Merauke positif dan signifikan. Interpretasi nilai r = 0,99, artinya hubungan penyuluhan tentang kandungan bahan kimia berbahaya Lem Aibon menggunakan media audio visual terhadap pengetahuan remaja di kelas X dan XI SMA Negeri 2 Merauke sangat kuat. Koefisien determinasi = 0,98, artinya varians yang terjadi pada hasil posttest 98% dipengaruhi oleh penyuluhan dan 2% dipengaruhi oleh hal lain. Simpulan penelitian ini penyuluhan tentang kandungan bahan kimia berbahaya Lem Aibon menggunakan media audio visual berperan positif, signifikan, dan sangat kuat dalam meningkatkan pengetahuan remaja di kelas X dan XI SMA Negeri 2 Merauke.

Page 5 of 32 | Total Record : 318


Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 2 (2024): Societas: Jurnal Ilmu Administrasi Dan Sosial Vol 13 No 1 (2024): Societas: Jurnal Ilmu Administrasi dan Sosial Vol 12 No 2 (2023): Societas: Jurnal Ilmu Administrasi dan Sosial Vol 12 No 1 (2023): Societas: Jurnal Ilmu Administarsi dan Sosial Vol 11 No 2 (2022): Societas: Jurnal Ilmu Administrasi dan Sosial Vol 11 No 1 (2022): Societas: Jurnal Ilmu Administrasi Dan Sosial Vol 10 No 2 (2021): Societas: Jurnal Ilmu Administrasi Dan Sosial Vol 10 No 1 (2021): Societas : Jurnal Ilmu Administrasi Dan Sosial Vol 9 No 2 (2020): Societas : Jurnal Ilmu Administrasi Dan Sosial Vol 9 No 1 (2020): Societas : Jurnal Ilmu Administrasi Dan Sosial Vol 8 No 2 (2019): Societas : Jurnal Ilmu Administrasi dan Sosial Vol 8 No 1 (2019): Societas : Jurnal Ilmu Administrasi dan Sosial Vol 7 No 2 (2018): Societas: Jurnal Ilmu Administrasi dan Sosial Vol 7 No 1 (2018): Societas: Jurnal Ilmu Administrasi Dan Sosial Vol 6 No 2 (2017): Societas: Jurnal Ilmu Administrasi Dan Sosial Vol 6 No 1 (2017): Societas: Jurnal Ilmu Administrasi Dan Sosial Vol 5 No 2 (2016): Societas: Jurnal Ilmu Administrasi Dan Sosial Vol 5 No 1 (2016): Societas: Jurnal Ilmu Administrasi Dan Sosial Vol 4 No 2 (2015): Societas: Jurnal Ilmu Administrasi Dan Sosial Vol 4 No 1 (2015): Societas: Jurnal Ilmu Administrasi Dan Sosial Vol 3 No 2 (2014): Societas: Jurnal Ilmu Administrasi Dan Sosial Vol 3 No 1 (2014): Societas: Jurnal Ilmu Administrasi Dan Sosial Vol 2 No 2 (2013): Societas: Jurnal Ilmu Administrasi Dan Sosial Vol 2 No 1 (2013): Societas: Jurnal Ilmu Administrasi Dan Sosial Vol 1 No 2 (2012): Societas: Jurnal Ilmu Administrasi Dan Sosial Vol 1 No 1 (2012): Societas: Jurnal Ilmu Administrasi Dan Sosial More Issue