cover
Contact Name
Romualdus Turu Putra Maro Djanggo
Contact Email
marodjanggo@unmus.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
arodjanggo@unmus.co.id
Editorial Address
-
Location
Kab. merauke,
P a p u a
INDONESIA
Musamus Journal of Economics Development
Published by Universitas Musamus
ISSN : 26229145     EISSN : 26229188X     DOI : -
Core Subject : Economy, Social,
The Musamus Journal Of Economic Development (MJED) is a peer-reviewed journal destroyed by the Faculty of Economics and Business, Musamus University, Merauke, Papua, Indonesia. The Musamus Journal Of Economic Development (MJED) is published twice a year (October and April).
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 2 (2023): Musamus Jurnal Of Economics Development" : 5 Documents clear
Analisis Tingkat Pendapatan Pengusaha Penggilingan Padi Agustinus Fangohoy
Musamus Journal of Economics Development Vol 5 No 2 (2023): Musamus Jurnal Of Economics Development
Publisher : Faculty Of Economics and Business, Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/feb.v5i2.3101

Abstract

ABSTRAK Suatu penelitian untuk mengetahui berapa tingkat pendapatan bersih pengusaha penggilingan padi dan untuk mengetahui tingkat efisiensi para pengusaha penggilingan padi di Kampung Waninggap Miraf Kabupaten Merauke. populasi dalam penelitian ini sebanyak 25 usaha dan sampel yang diambil dalam penelitian sebanyak 25 usaha. Alat analisis data yang digunakan untuk mengetahui tingkat pendapatan adalah analisis profitability: π=RT-TC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh pengusaha penggilingan padi tidak memperoleh kerugian,hal ini di karenakan seluruh pengusaha penggilingan padi mempunyai biaya produksi yang di keluarkan dan mereka memperoleh penghasilan atau penerimaan cukup besar sehingga mereka memperoleh keuntungan. Kata Kunci: Pendapatan Pengusaha Penggilingan Padi
Dampak Kenaikan Harga Minyak Goreng Terhadap Usaha Gorengan Esy Delia Lewaherilla
Musamus Journal of Economics Development Vol 5 No 2 (2023): Musamus Jurnal Of Economics Development
Publisher : Faculty Of Economics and Business, Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/feb.v5i2.5375

Abstract

Artikel ini ditulis untuk mengkaji dampak lonjakan harga minyak goreng yang terjadi di awal tahun 2022 yang menjadi perhatian global bagi Indonesia. Minyak goreng merupakan bahan baku yang berperan penting bagi perekonomian. Jenis penelitian yang digunakan adalah penilitian kualitatif dan teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan triangulasi (kombinasi observasi, wawancara dan dokumentasi) kepada pelaku usaha gorengan untuk memperoleh gambaran bagaimana dampak yang dirasakan oleh pelaku usaha gorengan terhadapa kenaikan harga minyak gorengan di Kota Merauke. Penelitian ini berfokus pada pelaku usaha gorengan seperti penjual gorengan pisang, tahu, tempeh, dan pisang molen. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa kenaikan harga minyak goreng memberikan dampak bagi pelaku usaha gorengan, yang membuat daya beli konsumen menurun, dan beberepa konsumen melakukan protes terhadap pelaku usaha gorengan karena penetapan harga, volume produksi turun, yang juga mempengaruhi tingkat pendapat. Pelaku usaha gorengan menggunakan cara yyang bebeda untuk mempertahankan produksi dan menghasilkan pendapatan, yaitu dengan mengubah produksi dan menaikan harga. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penjualan mempengaruhi produksi dan pendapatan. Hal itu tetap dilakukan untuk melanjutkan usahanya bahkan menambah penghasilan. Kata Kunci: Harga, Penjualan, Produksi, Pendapatan.
Pengaruh Tingkat Upah Tenaga Kerja terhadap Kesejahteraan Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) di Kabupaten Merauke Hendricus Lembang
Musamus Journal of Economics Development Vol 5 No 2 (2023): Musamus Jurnal Of Economics Development
Publisher : Faculty Of Economics and Business, Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/feb.v5i2.5376

Abstract

Pengaruh Tingkat Upah terhadap Kesejahteraan Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) di Pelabuhan Merauke, dibimbing oleh Hendricus Lembang Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kuantitatif. Data dalam penelitian ini adalah data primer yang dilakukan dengan menyebarkan kuesioner sebanyak 53 responden pada Tenaga Kerja Bongkat Muat (TKBM) di Pelabuhan Merauke. Data diolah dengan menggunakan skala Likert dengan teknik analisa linear sederhana menggunakan SPSS. Metode analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi sederhana. Hasil penelitian membuktikan bahwa variabel tingkat upah tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kesejahteraan Tenaga Kerja Bongkar Muat di Hasil analisis regresisi menunjukkan nilai coefficient-nya sebesar 0.335 dengan probabilitasnya sebesar 0,328. Hal ini disebabkan karena pendapatan upah TKBM masih di bawah standar Upah Minimum Regional (UMR) Provinsi Papua yakni Rp. 3.240.900,- per bulan pada tahun 2019. Sedangkan upah tertinggi yang diterima adalah Rp. 3.000.000,- Selain itu, Pola konsumsi TKBM masih sebagian besar pendapatannya untuk pemenuhan kebutuhan dasar tetapi ada sebagian dari mereka membelanjakan seperti rokok, pinang. Bahkan ada juga sebagian kecil dari mereka yang membelanjakan untuk minuman beralkohol, sebab mereka kekurangan kemampuan mengelola uang mereka. Kata Kunci: Tingkat upah, kesejahteraan
Pengaruh Inflasi dan Kurs Dollar Terhadap Harga Emas Esy Delia Lewaherilla
Musamus Journal of Economics Development Vol 5 No 2 (2023): Musamus Jurnal Of Economics Development
Publisher : Faculty Of Economics and Business, Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/feb.v5i2.6063

Abstract

This research uses a quantitative approach. The data used is Indonesian secondary data from January 2021 to December 2022. Data analysis techniques in this study use time series data analysis using double linear regression analysis with the help of SPSS 22.5 applications. The results of the research show that: (1) The inflation variable has a positive and significant effect on the price of gold of 0.043. (2) The exchange rate variable has a negative and significant influence on the gold price of -0,271. (3) Inflation variables and exchange rates simultaneously influence the price of gold. The value of the determination coefficient (R) in this penetration is 0.409, which means that the ability of the free variable to explain the variation of the bound variable is 40.9%, while the remaining 59.16% is described by other free variables outside the model.
Sektor Usaha Kecil dan Menengah dan Efektivitasnya dalam Penyerapan Tenaga Kerja Romualdus Turu Putra
Musamus Journal of Economics Development Vol 5 No 2 (2023): Musamus Jurnal Of Economics Development
Publisher : Faculty Of Economics and Business, Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/feb.v5i2.6066

Abstract

ABSTRAC This study aims to determine and analyze the Number of Business Units (SMEs), Investment Value, and Minimum Wage on Labor Absorption in Merauke Regency from 2012 to 2021. The data used in this study are secondary data. Data is analyzed using quantitative methods, and the technique used is multiple linear regression analysis with the assistance of SPSS application version 21. The results of the study show that the number of Business Units (SMEs) has a positive and significant influence on Labor Absorption, with a coefficient value of 1.216 and a significance value of 0.021. The Investment Value variable has a negative and insignificant influence on Labor Absorption with a coefficient value of -3.364 and a significance value of 0.015, while the Minimum Wage variable has a negative and insignificant influence on Labor Absorption with a coefficient value of -0.458 and a significance value of 0.526. Simultaneously, the number of Business Units (SMEs), Investment Value, and Minimum Wage have an influence on Labor Absorption in Merauke Regency. Keywords: Number of Bisiness Units (SMEs), Investment Value, Minimum Wage, Labor Absorption.

Page 1 of 1 | Total Record : 5