cover
Contact Name
Gilang Nugraha S.Si., M.Si
Contact Email
cdj2018@unusa.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
cdj2018@unusa.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Community Development Journal
ISSN : 25805282     EISSN : 25805290     DOI : -
Comunity Development Journal adalah kumpulan jurnal pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh civitas akademika Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya.
Arjuna Subject : -
Articles 61 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 1 (2018): Community Development Journal" : 61 Documents clear
PENYULUHAN PERSEPSI ROKOK PADA MASYARAKAT DISEKITAR AL- HIDAYAH NGAWI, JAWA TIMUR Hafid Algristian dr; Marselli Widya Lestari dr
Community Development Journal Vol 2 No 1 (2018): Community Development Journal
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (105.544 KB) | DOI: 10.33086/cdj.v2i1.703

Abstract

Indonesia adalah produsen tembakau terbesar kelima. Ini adalah salah satu dari lima produsen daneksportir rokok teratas. Indonesia adalah negara konsumen rokok terbesar keempat. Pada 2008, konsumsirokok di Indonesia adalah 225 juta batang rokok. Negara ini adalah konsumen rokok terbesar ketiga didunia. Berdasarkan analisis situasi diatas, peningkatan pengetahuan masyarakat tentang rokok sangatdiperlukan untuk mencegah dan menurunkan jumlah perokok dilingkungan sekitar pondok pesantren.Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan metode penyuluhan kepada masyarakat sekitar pondokpesantren. Pelaksanaan program pengabdian masyarakat dihadiri oleh 99 orang masyarakat sekitar pondokpesantren. Kegiatan berjalan dengan lancar. Para peserta antusias untuk bertanya dan berdiskusi mengenaimateri penyuluhan yang disampaikan. Hal tersebut menunjukkan bahwa pengetahuan yang ingindisampaikan oleh kami berhasil ditangkap oleh peserta. Program ini diharapkan dapat dilakukan secaraberkala sehingga terus menambah wawasan masyarakat mengenai rokok.
PENYULUHAN NEUROPATI TERKAIT GIZI PADA MASYARAKAT SEKITAR PONDOK PESANTREN AL HIDAYAH NGAWI Shobihatus Syifakd dr; Hidayatullah dr -
Community Development Journal Vol 2 No 1 (2018): Community Development Journal
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (41.081 KB) | DOI: 10.33086/cdj.v2i1.704

Abstract

Prevalensi dari neuropati perifer berkisar antara 2-7% pada seluruh populasi. Penyebab paling seringpada neuropati perifer adalah kondisi pre-diabetes, defisiensi B12, diabetes, dan penyakit tiroid.Vitamin B12 hanya ditemukan pada produk hewani seperti telur, susu, keju, daging, dan ikan. MenurutSurvei Konsumsi Makanan Individu dalam Studi Diet Total 2014 oleh Kementrian KesehatanRepublik Indonesia, mayoritas sumber protein dalam makanan penduduk adalah protein nabati.Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini, secara garis besar diharapkan dapat meningkatkankewaspadaan masyarakat tentang penyakit neuropati. Pengabdian ini dilakukan dengan metodepenyuluhan berupa presentasi, diskusi dan juga pretest-post test. Hal tersebut diharapkan dapatmeningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya memiliki gizi yang baik.
PEMERIKSAAN FISIK KESEHATAN DAN PEMERIKSAAN GULA DARAH ACAK PADA MASYARAKAT DISEKITAR PONPES AL-HIDAYAH NGAWI, JAWA TIMUR Hotimah Masdan Salim; Marselli Widya Lestari dr
Community Development Journal Vol 2 No 1 (2018): Community Development Journal
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.436 KB) | DOI: 10.33086/cdj.v2i1.705

Abstract

Masyarakat sekitar pondok pesantren Al-Hidayah secara umum adalah petani karena PP Al-Hidayah terletak di daerah lereng gunung Lawu daerah kecamatan Kendal. Masalah kesehatan pada masyarakat setempat sering dialami, mengingat lokasi geografis yang dekat dengan lerenggunung. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berdasarkan atas permintaandari ponpes AL-Hidayah untuk menjaga kesehatan warga sekitar ponpe. Solusi untuk menanganimasalah tersebut adalah melaksanakan pemeriksaan fisik, dan pengobatan gratis melalui programpengabdian kepada masyarakat. Target nya adalah masayarkat di dan sekitar ponpes Al-Hidayah,Ngawi. Luaran dari kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakatdalam upaya menjaga kesehatannya. Kapasitas pelayanan kegiatan pengabdian kepadamasyarakat kami batasi untuk 150 peserta yang di distribusikan secara merata di wilayah ponpesAl-Hidayah. Pada pemeriksaan didapatkan peserta laki-laki 24 dan wanita 54 peserta. Dari hasilpemeriksaan gula darah acak didapatkan 3 orang yang memiliki GDA tinggi dan 18 orang belumpasti. Kesimpulan dari pelaksanaan kegiatan pengmas ini secara umum berjalan dengan lancar.Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kesehatan dalamupaya meningat derajat kesahatan secara optimal.
PENYULUHAN GAYA HIDUP SEDENTER (DIABETES MELLITUS, OBESITAS, DAN POLA DIET Irmawan Farindra dr; Warda Elmaida R dr
Community Development Journal Vol 2 No 1 (2018): Community Development Journal
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.709 KB) | DOI: 10.33086/cdj.v2i1.706

Abstract

Aktifitas kehidupan sedenter di dominasi oleh alat bantu yang serba modern hasil dari kemajuan iptek,berdampak pada pola hidup manusia berupa krisis gerak yang mengakibatkan gangguan fisik yangberkenaan dengan kesehatan. Masalah kurangnya aktivitas fisik berkaitan dengan berbagai penyakitmisalnya obesitas. Perubahan pola hidup dan perilaku diperlukan untuk memodifikasi aktifitas fisikpada individu dengan obesitas. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan meningkatkanpengetahuan tentang sedenter pada Staff bagian Admin dan Laboran serta meningkatkan kesadaranuntuk lebih menjaga gaya hidup agar selalu sehat. Sebanyak 10 orang staff pegawai administrasi danlaboratorium FK UNUSA dilakukan pengukuran Index Massa Tubuh (IMT), informasi gaya hidupresponden, kemudian penyuluhan dan evaluasi. Hasil didapatkan IMT normal sebanyak 2 orang(22,22%); berlebih sebanyak 1 orang (11,11%); dengan risiko sebanyak 1 orang (11,11%); obesitasderajat 1 sebanyak 1 orang (11,11%), dan obesitas derajat II sebanyak 5 orang (55,55%). Gaya hidupresponden juga didapatkan sering tidak sarapan, kurangnya aktivitas karena pekerjaan yang menuntutuntuk selalu duduk di depan komputer, makan camilan saat sambil duduk mengerjakan tugas dan disela-sela makan besar, serta makan siang yang tidak teratur dengan kalori yang tidak teratur pula.Kesimpulan yang didapatkan bahwa terdapat 50% lebih pegawai admin dan laboran yang mengalamiobesitas, gaya hidup yang didominasi oleh kurangnya gerak.
PENYULUHAN GANGGUAN PSIKIATRIK TERHADAP SISTEM PENCERNAANPADA MASYARAKAT DISEKITAR AL-HIDAYAH NGAWI, JAWA TIMUR dr Dayu Satriya Wibawa, Sp.B; Hafid Algristian, dr., Sp.KJ
Community Development Journal Vol 2 No 1 (2018): Community Development Journal
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.706 KB) | DOI: 10.33086/cdj.v2i1.707

Abstract

Permasalahan psikologis yang menimbulkan dampak penyakit fisik oleh para klinisi disebut dengangangguan psikosomatis. Berdasarkan PPDGJ III (1993) psikosomatis dapat mengenai setiap sistem ataubagian tubuh yang mana pun, tetapi yang paling lazim adalah yang mengenai keluhan gastrointestinal.Kegiatan sehari-hari dipondok pesantren memang sangat padat sehingga seringkali membuat santrimengerjakan tugas sekolah secara terburu-buru yang menyebabkan badan menjadi pegal-pegal. Bebanpikiran ini seringkali menjadi sebuah “bibit” untuk penyakit psikosomatis, karena bila tidak segera ditanggapi maka beban pikiran tersebut akan semakin kuat berada di pikiran bawah sadar, yang perlahan-lahan mulai menunjukkan gejala-gejala sakit secara fisik. Berdasarkan analisis situasi diatas, peningkatan pengetahuan masyarakat tentang gangguan psikosomatisasi sangat diperlukan untuk mencegah danmenurunkan jumlah penderita gangguan psikosomatis dilingkungan sekitar pondok pesantren. Pengabdianmasyarakat ini dilakukan dengan metode penyuluhan kepada masyarakat sekitar pondok pesantren.Pelaksanaan program pengabdian masyarakat dihadiri oleh 99 orang masyarakat sekitar pondok pesantren.Kegiatan berjalan dengan lancar. Para peserta antusias untuk bertanya dan berdiskusi mengenai materipenyuluhan yang disampaikan. Hal tersebut menunjukkan bahwa pengetahuan yang ingin disampaikanoleh kami berhasil ditangkap oleh peserta. Program ini diharapkan dapat dilakukan secara berkala sehinggaterus menambah wawasan masyarakat mengenai gangguan psikosomatisasi.
Peningkatan Kompetensi Nakes mengenai “Tata Kelola Antenatal Berbasis Pencegahan HPP Dr. Handayani dr, MKes; M. Nasir dr Sp.OG (K); M. Dwinanda Junaedy dr, Sp.OG; Marselli Widya Lestari dr
Community Development Journal Vol 2 No 1 (2018): Community Development Journal
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.465 KB) | DOI: 10.33086/cdj.v2i1.710

Abstract

Perdarahan pada kehamilan dan persalinan (haemoragic post partum) menjadi penyebab utama kematianibu di dunia yang merupakan bagian dari 500,000 kematian ibu setiap tahun dan 99% dari kematian initerutama terjadi di negara berkembang. Menurut profil kesehatan tahun 2016, puskesmas Kedurusmemiliki angka kematian ibu (AKI) sebanyak 2 orang. Angka tersebut menyumbang sebanyak 5,4% darikeseluruhan Angka Kematian Ibu di 31 DKK Surabaya. Berdasarkan analisis situasi diatas, peningkatankompetensi sangat diperlukan bagi tenaga kesehatan khususnya di fasilitas kesehatan primer untukmencegah kejadian perdarahan pasca persalinan (HPP) guna mengurangi angka kematian ibu di puskesmasKedurus. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan metode pelatihan kepada tenaga. Pelaksanaanprogram pengabdian masyarakat dihadiri oleh 40 orang tenaga kesehatan. Tenaga kesehatan berasal darilingkungan puskesmas, bidan praktek mandiri (BPM), dan mahasiswa kedokteran (DM). Kegiatan berjalandengan lancar. Para peserta antusias untuk bertanya dan berdiskusi mengenai materi yang disampaikan.Hal tersebut menunjukkan bahwa pengetahuan yang ingin disampaikan oleh kami berhasil ditangkap olehpeserta. Program ini diharapkan dapat dilakukan secara berkala sehingga terus menambah kompetensitenaga kesehatan di lingkungan Puskesmas Kedurus.
PENGUKURAN ANTROPOMETRI DAN PERHITUNGAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT) PADA MASYARAKAT SEKITAR PONDOK PESANTREN AL HIDAYAH SONDRIYAN MAJASEM KENDAL NGAWI Tri Wahyuni Bintarti; Marselli Widya Lestari dr
Community Development Journal Vol 2 No 1 (2018): Community Development Journal
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.733 KB) | DOI: 10.33086/cdj.v2i1.711

Abstract

Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini, secara garis besar diharapkan dapat meningkatkan pelayanankesehatan pada masyarakat melalui skrining status gizi dengan cara Pengukuran Antropometri dan PerhitunganIndeks Massa Tubuh (IMT) Pada Masyarakat Sekitar Pondok Pesantren Al Hidayah Sondryan MajasemKendal Ngawi. Intervensi dalam pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan metode pelaksanaan yaitudengan skrining pemeriksaan antropometri seperti pengukuran berat badan dan tinggi badan. Kemudian setelahitu dilakukan perhitungan IMT responden dan dilakukan evaluasi kemudian. Evaluasi dilakukan denganmenetukan status gizi responden. Dengan metode ini maka di harapkan responden mengetahui status gizi diri.Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dihadiri oleh 78 orang responden dengan status gizi sangat kurussebanyak 8,97%, status gizi kurus sebanyak 14,10%, status gizi normal sebanyak 46,15%, status gizi gemuk14,10% dan status gizi sangat gemuk sebanyak 16,67%. Dari hasil pemeriksaan tersebut sebanyak 53,85%mengalami gizi tidak seimbang. Sehingga untuk kedepannya diharapkan terdapat penyuluhan atau sosialisasiberupa pentingnya gizi normal atau gizi baik.
“Pemeriksaan Kesehatan dan Tekanan Darah pada Masyarakat di Wilayah Pondok Pesantren Al-Hidayah, Ngawi” Abraham Ahmad A. F, dr. Sp.JP
Community Development Journal Vol 2 No 1 (2018): Community Development Journal
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.164 KB) | DOI: 10.33086/cdj.v2i1.712

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang cukup kompleks. Menurut Riskesdas(2013), sebanyak 36,8% penduduk terdiagnosa hipertensi oleh tenaga kesehatan, sedangkan 63,2% sisanyamengkonsumsi obat hipertensi tanpa terdiagnosa terlebih dahulu. Berdasarkan hasil pengukuran yang dilakukanRiskesdas (2013), prevalensi hipertensi di Indonesia selalu mengalami peningkatan. Menurut Badan PusatStatistik Kabupaten Ngawi (2016), penyakit darah tinggi primer atau yang biasa disebut hipertensi primermenduduki posisi pertama dari sepuluh penyakit terbanyak dengan jumlah 53.475 orang di Kabupaten Ngawi.Oleh karena itu, diperlukan kerjasama dari berbagai pihak baik pemerintah, masyarakat, serta tenaga kesehatanuntuk membantu menurunkan angka tersebut. Berdasarkan analisis situasi di atas, pemeriksaan kesehatan dantekanan darah sangat diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang gejala, komplikasi,pencegahan, dan terapi hipertensi. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan metode pemeriksaan kepadamasyarakat. Pelaksanaan program pengabdian masyarakat dihadiri oleh 33 orang tenaga kesehatan. Tenagakesehatan berasal dari dokter dan mahasiswa kedokteran (DM). Kegiatan berjalan dengan lancar. Para pesertaantusias untuk bertanya dan berdiskusi mengenai materi yang disampaikan. Hal tersebut menunjukkan bahwapengetahuan yang ingin disampaikan oleh kami berhasil ditangkap oleh peserta. Program ini diharapkan dapatdilakukan secara berkala sehingga terus menambah kompetensi tenaga kesehatan di lingkungan PondokPesantren Al-Hidayah, Ngawi.
Pemeriksaan Kadar Asam Urat di Wilayah Pondok Pesantren Al-Hidayah, Ngawi Tahun 2018 Dwimantoro Iman Prilistyo dr., Sp.U; Tri Wahyuni Bintarti
Community Development Journal Vol 2 No 1 (2018): Community Development Journal
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.019 KB) | DOI: 10.33086/cdj.v2i1.713

Abstract

Perdarahan Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini, secara garis besar diharapkan dapat meningkatkanpelayanan kesehatan pada masyarakat tentang Pemeriksaan Kadar Asam Urat di Wilayah PondokPesantren Al-Hidayah Ngawi Tahun 2018. Intervensi dalam pengabdian masyarakat ini dilakukan denganmetode pelaksanaan yaitu dengan pemeriksaan darah kadar asam urat. Dengan metode ini maka diharapkan pelayanan, pengetahuan dan wawasan akibat asam urat yang tinggi dapat ditingkatkan. Kegiatandilaksanakan pada tanggal 24 Juni 2018 bertempat di lapangan PP Al-Hidayah, Sondriyan, Kendal, Ngawi.Peserta pemeriksaan berjumlah 39 orang yang berasal dari sekitar PP Al-Hidayah. Peserta wanita sebanyak24 orang dan pria sebanyak 15 orang. Dari pemeriksaan kadar asam urat di dapatkan 9 orang dengan kadarasam urat yang tinggi. Harapan untuk kedepannya, dapat dilakukan pemeriksaan berkala terhadap wargaPP Al-Hidayah Ngawi terkait penyakit degeneratif.
Pendidikan Kesehatan tentang Menarche pada Santri di Yayasan Nurul- Haqq Sidoarjo Yurike Septianingrum; Erika Martining Wardani
Community Development Journal Vol 2 No 1 (2018): Community Development Journal
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (97.096 KB) | DOI: 10.33086/cdj.v2i1.716

Abstract

Masa remaja merupakan masa peralihan dari masa kanak-kanak ke masadewasa yang ditandai dengan munculnya menstruasi pertama kali atau menarchepada remaja perempuan. Perubahan-perubahan fisik ini seperti menarche akanmengakibatkan kecemasan pada remaja putri, sehingga perlu diberikan pendidikankesehatan yang tepat untuk mengatasi kecemasan tersebut. Pendidikan kesehatantidak selalu identik dengan ceramah dan tanya jawab, saat ini banyak metodependidikan kesehatan yang lebih menarik dan tidak monoton misalnya melaluipermainan. Salah satu bentuk permainan yang dapat digunakan adalah bermainkartu kwartet. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkanpengetahuan santriwati tentang menarche. Metode pendidikan kesehatanmenggunakan permainan kartu kwartet menarche. Pengetahuan santriwati diukurdengan melakukan pre test dengan mengisi kuesioner sebelum penyuluhan dan posttest setelah penyuluhan. Tingkat pengetahuan santriwati dapat diukur denganmembandingkan hasil pre test dan post test. Hasil luaran dari pengabdianmasyarakat ini adalah adanya peningkatan pengetahuan santriwati mengenaimenarche (pada pre test 62,5% tingkat pengetahuan sedang, 37,5% tingkatpengetahuan kurang) menjadi (post test 50% tingkat pengetahuan sedang, 50%tingkat pengetahuan baik). Hasil pengabdian masyarakat ini diharapkan dapatmeningkatkan status kesehatan santriwati di Yayasan Nurul-Haqq Sidoarjo