Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PSIKODINAMIKA FRAUDSTER DALAM SUDUT PANDANG ILMU PSIKIATRI Algristian, Hafid; Muljohardjono, Hanafi
Jurnal Ilmu Kesehatan dan Kesehatan Vol 2 No 1 (2018): FEBRUARY
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/mhsj.v2i1.601

Abstract

Abstrak: Fraudster atau pelaku fraud diindikasikan sebagai seseorang dengan kepribadian narsisistikantisosial. Pada beberapa kasus justru dilakukan oleh orang tanpa gangguan psikiatrik apa pun, asalmemenuhi tiga unsur dalam fraud. Fraud adalah tindakan curang yang tidak selalu bertujuanmenguntungkan diri sendiri, melainkan untuk merugikan pihak lain. Literatur review ini ditulisuntuk mengkaji psikodinamika fraudster dalam sudut pandang ilmu psikiatri, sehingga pengambilkebijakan dapat menentukan langkah penanggulangan fraud mulai dari asesmen sumber daya manusiahingga tata laksana. Tata laksana holistis fraud mencakup aspek psikobiologi, personality, danpsikososiospiritual.
PENYULUHAN PERSEPSI ROKOK PADA MASYARAKAT DISEKITAR AL- HIDAYAH NGAWI, JAWA TIMUR dr, Hafid Algristian; dr, Marselli Widya Lestari
JURNAL PENGEMBANGAN KOMUNITAS Vol 2 No 1 (2018): August
Publisher : JURNAL PENGEMBANGAN KOMUNITAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (105.544 KB)

Abstract

Indonesia adalah produsen tembakau terbesar kelima. Ini adalah salah satu dari lima produsen daneksportir rokok teratas. Indonesia adalah negara konsumen rokok terbesar keempat. Pada 2008, konsumsirokok di Indonesia adalah 225 juta batang rokok. Negara ini adalah konsumen rokok terbesar ketiga didunia. Berdasarkan analisis situasi diatas, peningkatan pengetahuan masyarakat tentang rokok sangatdiperlukan untuk mencegah dan menurunkan jumlah perokok dilingkungan sekitar pondok pesantren.Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan metode penyuluhan kepada masyarakat sekitar pondokpesantren. Pelaksanaan program pengabdian masyarakat dihadiri oleh 99 orang masyarakat sekitar pondokpesantren. Kegiatan berjalan dengan lancar. Para peserta antusias untuk bertanya dan berdiskusi mengenaimateri penyuluhan yang disampaikan. Hal tersebut menunjukkan bahwa pengetahuan yang ingindisampaikan oleh kami berhasil ditangkap oleh peserta. Program ini diharapkan dapat dilakukan secaraberkala sehingga terus menambah wawasan masyarakat mengenai rokok.
PENYULUHAN GANGGUAN PSIKIATRIK TERHADAP SISTEM PENCERNAANPADA MASYARAKAT DISEKITAR AL-HIDAYAH NGAWI, JAWA TIMUR Satriya Wibawa, Sp.B, dr Dayu; dr., Sp.KJ, Hafid Algristian,
JURNAL PENGEMBANGAN KOMUNITAS Vol 2 No 1 (2018): August
Publisher : JURNAL PENGEMBANGAN KOMUNITAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.706 KB)

Abstract

Permasalahan psikologis yang menimbulkan dampak penyakit fisik oleh para klinisi disebut dengangangguan psikosomatis. Berdasarkan PPDGJ III (1993) psikosomatis dapat mengenai setiap sistem ataubagian tubuh yang mana pun, tetapi yang paling lazim adalah yang mengenai keluhan gastrointestinal.Kegiatan sehari-hari dipondok pesantren memang sangat padat sehingga seringkali membuat santrimengerjakan tugas sekolah secara terburu-buru yang menyebabkan badan menjadi pegal-pegal. Bebanpikiran ini seringkali menjadi sebuah “bibit” untuk penyakit psikosomatis, karena bila tidak segera ditanggapi maka beban pikiran tersebut akan semakin kuat berada di pikiran bawah sadar, yang perlahan-lahan mulai menunjukkan gejala-gejala sakit secara fisik. Berdasarkan analisis situasi diatas, peningkatan pengetahuan masyarakat tentang gangguan psikosomatisasi sangat diperlukan untuk mencegah danmenurunkan jumlah penderita gangguan psikosomatis dilingkungan sekitar pondok pesantren. Pengabdianmasyarakat ini dilakukan dengan metode penyuluhan kepada masyarakat sekitar pondok pesantren.Pelaksanaan program pengabdian masyarakat dihadiri oleh 99 orang masyarakat sekitar pondok pesantren.Kegiatan berjalan dengan lancar. Para peserta antusias untuk bertanya dan berdiskusi mengenai materipenyuluhan yang disampaikan. Hal tersebut menunjukkan bahwa pengetahuan yang ingin disampaikanoleh kami berhasil ditangkap oleh peserta. Program ini diharapkan dapat dilakukan secara berkala sehinggaterus menambah wawasan masyarakat mengenai gangguan psikosomatisasi.
Socioperception About Smoking Behavior In Islamic Boarding School Hafid Algristian; Choirotussanijjah
Journal of Islamic Civilization Vol 2 No 1 (2020): Homeland Global Economic and Religion
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/jic.v2i1.1512

Abstract

Indonesia is the fifth largest tobacco producer in the world. Average cigarette consumption in adolescents over 15 years is 12 cigarettes per day. The increase in the number of smokers is influenced by internal factors and external factors. Internal factors include perception and attitude towards smoking behavior. These perceptions and attitudes determine whether someone agrees and then decides to follow the act or not. Hopefully, the more someone disagrees with smoking behavior, the lower the smoking behavior rate in adolescents. How many people at the boarding school initially refused cigarettes, but because of fear of exclusion, then turned into permissive to cigarettes. This study aims to analyze the perceptions and attitudes of Islamic boarding school alumni to smoking behavior of boarding school residents. The results of this study are expected to be self-evaluation materials as well as a starting point for re-planning counseling programs for the anti-smoking movement in Islamic boarding schools.
PSIKODINAMIKA FRAUDSTER DALAM SUDUT PANDANG ILMU PSIKIATRI Hafid Algristian; Hanafi Muljohardjono
Jurnal Ilmu Kesehatan dan Kesehatan Vol 2 No 1 (2018): FEBRUARY
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/mhsj.v2i1.601

Abstract

Abstrak: Fraudster atau pelaku fraud diindikasikan sebagai seseorang dengan kepribadian narsisistikantisosial. Pada beberapa kasus justru dilakukan oleh orang tanpa gangguan psikiatrik apa pun, asalmemenuhi tiga unsur dalam fraud. Fraud adalah tindakan curang yang tidak selalu bertujuanmenguntungkan diri sendiri, melainkan untuk merugikan pihak lain. Literatur review ini ditulisuntuk mengkaji psikodinamika fraudster dalam sudut pandang ilmu psikiatri, sehingga pengambilkebijakan dapat menentukan langkah penanggulangan fraud mulai dari asesmen sumber daya manusiahingga tata laksana. Tata laksana holistis fraud mencakup aspek psikobiologi, personality, danpsikososiospiritual.
PENYULUHAN PERSEPSI ROKOK PADA MASYARAKAT DISEKITAR AL- HIDAYAH NGAWI, JAWA TIMUR Hafid Algristian dr; Marselli Widya Lestari dr
Community Development Journal Vol 2 No 1 (2018): Community Development Journal
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (105.544 KB) | DOI: 10.33086/cdj.v2i1.703

Abstract

Indonesia adalah produsen tembakau terbesar kelima. Ini adalah salah satu dari lima produsen daneksportir rokok teratas. Indonesia adalah negara konsumen rokok terbesar keempat. Pada 2008, konsumsirokok di Indonesia adalah 225 juta batang rokok. Negara ini adalah konsumen rokok terbesar ketiga didunia. Berdasarkan analisis situasi diatas, peningkatan pengetahuan masyarakat tentang rokok sangatdiperlukan untuk mencegah dan menurunkan jumlah perokok dilingkungan sekitar pondok pesantren.Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan metode penyuluhan kepada masyarakat sekitar pondokpesantren. Pelaksanaan program pengabdian masyarakat dihadiri oleh 99 orang masyarakat sekitar pondokpesantren. Kegiatan berjalan dengan lancar. Para peserta antusias untuk bertanya dan berdiskusi mengenaimateri penyuluhan yang disampaikan. Hal tersebut menunjukkan bahwa pengetahuan yang ingindisampaikan oleh kami berhasil ditangkap oleh peserta. Program ini diharapkan dapat dilakukan secaraberkala sehingga terus menambah wawasan masyarakat mengenai rokok.
PENYULUHAN GANGGUAN PSIKIATRIK TERHADAP SISTEM PENCERNAANPADA MASYARAKAT DISEKITAR AL-HIDAYAH NGAWI, JAWA TIMUR dr Dayu Satriya Wibawa, Sp.B; Hafid Algristian, dr., Sp.KJ
Community Development Journal Vol 2 No 1 (2018): Community Development Journal
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.706 KB) | DOI: 10.33086/cdj.v2i1.707

Abstract

Permasalahan psikologis yang menimbulkan dampak penyakit fisik oleh para klinisi disebut dengangangguan psikosomatis. Berdasarkan PPDGJ III (1993) psikosomatis dapat mengenai setiap sistem ataubagian tubuh yang mana pun, tetapi yang paling lazim adalah yang mengenai keluhan gastrointestinal.Kegiatan sehari-hari dipondok pesantren memang sangat padat sehingga seringkali membuat santrimengerjakan tugas sekolah secara terburu-buru yang menyebabkan badan menjadi pegal-pegal. Bebanpikiran ini seringkali menjadi sebuah “bibit” untuk penyakit psikosomatis, karena bila tidak segera ditanggapi maka beban pikiran tersebut akan semakin kuat berada di pikiran bawah sadar, yang perlahan-lahan mulai menunjukkan gejala-gejala sakit secara fisik. Berdasarkan analisis situasi diatas, peningkatan pengetahuan masyarakat tentang gangguan psikosomatisasi sangat diperlukan untuk mencegah danmenurunkan jumlah penderita gangguan psikosomatis dilingkungan sekitar pondok pesantren. Pengabdianmasyarakat ini dilakukan dengan metode penyuluhan kepada masyarakat sekitar pondok pesantren.Pelaksanaan program pengabdian masyarakat dihadiri oleh 99 orang masyarakat sekitar pondok pesantren.Kegiatan berjalan dengan lancar. Para peserta antusias untuk bertanya dan berdiskusi mengenai materipenyuluhan yang disampaikan. Hal tersebut menunjukkan bahwa pengetahuan yang ingin disampaikanoleh kami berhasil ditangkap oleh peserta. Program ini diharapkan dapat dilakukan secara berkala sehinggaterus menambah wawasan masyarakat mengenai gangguan psikosomatisasi.
Expression of Brain-Derived Neurotrophic Factor in the Brain of Depressed Mice: Systematic Literature Review Nur Azizah AS; Lysa Veterini; Hafid Algristian; Hotimah Masdan Salim
Qanun Medika - Jurnal Kedokteran FK UMSurabaya Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jqm.v5i2.6354

Abstract

Chronic stress exposure plays a role as a risk factor for depression. In chronic stress, there is prunning of nerve cell dendrites so that depression becomes irreversible. Depression is caused by low serotonin (5-HT2) neurotransmitters in the postsynaptic cleft. Recent findings in experimental animals indicate that serotonergic preparations are required to increase serotonin levels in the synapse opening, thereby triggering the formation of new dendrites to make depression reversible. The different results when these preparations create resistance in cases of chronic depression and actually increase the risk of uncomfortable and even fatal side effects with long-term use. This Systematic Literature Review uses the PubMed and Google Scholar databases for the period 2015-2020. A total of 322 articles at the beginning of identification and those that met the inclusion criteria in this study were six articles. The results of data extraction showed that the depression condition caused by various stressors resulted in BDNF levels in the hippocampus decreased significantly by p≤0.005. Based on the literature study, it was concluded that in depressive conditions, BDNF levels in the brain decreased.
De-radicalization of children and youth by enhancing nationalism and spirituality through national children's learning program Diaz Syafrie Abdillah; Akbar Reza Muhammad; Athiyatul Ulya; Hafizh Auliyan Sodali; Dian Dakwatul Choiriya; Handayani Handayani; Hafid Algristian
Berdikari: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 1 No. 1 (2018): Berdikari: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : Future Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (911.91 KB) | DOI: 10.11594/bjpmi.01.01.04

Abstract

The teenagers and children are groups that are vulnerable to radicalism. This de-radicalized program is an innovation in the field of community service called "Learning Children in the Country". This program is useful to prevent radicalism, by increasing nationalism, spirituality and creativity for children and adolescents. This program consists of two major parts, namely brief material delivery and educational games. To assess the success of this community service program, medicine faculty team of UNUSA used a personality measuring instrument, namely the Radical Personality Test (RPT) in the form of pre-test and post-test. Assessment is carried out in a direct and indirect manner. Direct assessment uses a structured interview method, while indirect assessment through observing children's behavior during the learning program. The results of personality assessment show that the post-test value of nationalism and spirituality increases, while the value of the level of radicalism decreases. Emotionally, KANRI children are more stable and better able to complete the assignments. This community service program succeeded in reducing the level of radicalism in KANRI children.
Rapid Cycling Bipolar and Trauma-Related Personality Traits: Bridging the Gap Between Affective Dysregulation and Early-Life Adversity Septina, Egy Atthahirah; Halimatus Sakdyah; Pramesta, Linda Ramadhanty; Muhammad Ikhsan; Alsa Shafira; Budi Cahyono; Hafid Algristian
Medicor : Journal of Health Informatics and Health Policy Vol. 3 No. 1 (2025): January 2025
Publisher : Indonesian Scientific Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61978/medicor.v3i1.740

Abstract

Rapid cycling bipolar disorder (RCBD) represents a severe and treatment-resistant subtype of bipolar disorder in which patients experience at least four mood episodes within a year, often accompanied by greater psychiatric comorbidity, functional impairment, and suicide risk compared to non-rapid cycling cases. Childhood trauma and early-life adversity have been identified as critical contributors to emotional dysregulation, impulsivity, and treatment resistance, yet their role is frequently underrecognized in clinical practice. This case report describes a 30-year-old woman diagnosed with RCBD and a history of emotional and physical abuse in childhood, aiming to illustrate the complex interaction between trauma and affective instability while integrating neurobiological, psychological, and clinical perspectives. The patient underwent four weeks of inpatient evaluation that included structured interviews, collateral history from caregivers, psychometric assessments using the Young Mania Rating Scale (YMRS), Hamilton Depression Rating Scale (HAM-D), and Difficulties in Emotion Regulation Scale (DERS), as well as daily multidisciplinary observation. Over the past year, she experienced six distinct mood episodes with severe deficits in emotional clarity and impulse control, elevated DERS scores, and only partial response to pharmacological treatment with valproate and quetiapine. Clinical patterns and supporting literature suggest that trauma-induced dysregulation, involving amygdala hyperactivation and hypothalamic–pituitary–adrenal (HPA) axis disruption, played a central role. Improvement was achieved only after trauma-focused psychotherapy and psychosocial support were incorporated into her care. This case highlights the necessity of early trauma screening and integrative, trauma-informed management to improve diagnostic accuracy, treatment engagement, and long-term outcomes in complex bipolar presentations.