cover
Contact Name
Sri Maulida
Contact Email
srimaulida@ulm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
ecoplan@ulm.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
ECOPLAN : JOURNAL OF ECONOMICS AND DEVELOPMENT STUDIES
ISSN : 26206102     EISSN : 26155575     DOI : -
Core Subject : Economy,
Ecoplan: Journal of Economics and Development Studies adalah Jurnal yang diterbitkan oleh Jurusan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lambung Mangkurat yang terbit dua kali dalam setahun pada bulan April dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 1 (2018)" : 5 Documents clear
IDENTIFIKASI DAMPAK LIBERALISASI KEUANGAN DALAM SMALL OPEN ECONOMY: STUDI KASUS DI INDONESIA Ryan Juminta Anward
Ecoplan Vol 1 No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lambung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ecoplan.v1i1.2

Abstract

Abstrak- Adanya pandangan bahwa liberalisasi keuangan berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi menyebabkan banyak negara-negara berkembang melakukan serangkaian kebijakan liberalisasi di sektor keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi secara empiris dampak liberalisasi keuangan terhadap pertumbuhan ekonomi dan variabel makro ekonomi lainnya di Indonesia. Penelitian ini mengembangkan model empiris melalui pengukuran liberalisasi keuangan secara de fakto dan de jure. Hasil estimasi model Vector Autoregression (VAR) dalam pendekatan de jure menunjukkan bahwa indeks liberalisasi keuangan secara statistik tidak berpengaruh siginifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dan variabel makro lainnya (inflasi, nilai tukar dan suku bunga). Dalam pendekatan de facto, hasil pengujian kointegrasi menunjukkan adanya hubungan jangka panjang antara pertumbuhan ekonomi dan seluruh indikator yang digunakan sebagai proksi liberalisasi keuangan. Hasil estimasi pada pendekatan de facto melalui model Vector Error Corrrection Model (VECM) mengindikasikan bahwa liberalisasi keuangan memberikan efek negatif terhadap pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kredit perbankan terhadap sektor swasta. Secara keseluruhan hasil penelitian ini tidak dapat menemukan bukti kuat terkait adanya dampak positif liberalisasi keuangan terhadap pertumbuhan ekonomi dalam small open economy seperti di Indonesia. Kata kunci : liberalisasi keuangan, pertumbuhan ekonomi, small open economy, vector autoregression (VAR), vector error correction model (VECM)
Analisi Evaluasi Kinerja RPJMD Kabupaten Barito Kuala Tahun 2012-2017 Muhammad Saleh
Ecoplan Vol 1 No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lambung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ecoplan.v1i1.3

Abstract

Abstrak- Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil pembangunan daerah berdasarkan target kinerja yang telah ditetapkan dan tercantum dalam dokumen RPJMD Kabupaten Barito Kuala Tahun 2012- 2017. Metode penelitian ini menggunakan analisis Deskriftif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Capaian Kinerja Utama (a). Pertumbuhan ekonomi, Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Barito Kuala pada tahun 2013- 2016 baru mencapai rata- rata sebesar 4,66%. (b). PDRB per kapita, PDRB per kapita pencapaiannya melampaui targetnya. (c). Pertumbuhan sektor industri, tidak tercapai. (d). Pertumbuhan sektor jasa rata- rata sebesar 7,52%. Target RPJMD khusus jasa perdagangan belum tercapai. (e). Pertumbuhan sektor pertanian, realisasi rata- rata pertumbuhann pada periode 2012- 2016 adalah sebesar 1,26%, Tetapi dalam RPJMD tidak terukur. (f). Indeks pembagunan manusia (IPM) belum mencapai target yaitu baru 88,81% dari target RPJMD. (g). Angka harapan hidup (AHH) tercapai sebesar 100,82%. (h). Rata- rata lama sekolah daerah Barito Kuala dibawah rata- rata Provinsi. (i). Angka harapan lama sekolah (HLS) daerah Barito Kuala dibawah rata- rata Provinsi. (j). Tingkat kemiskinan, realisasinya pada tahun 2016 sebesar 4,75%, Jika dibandingkan dengan target RPJMD pada akhir tahun masa jabatan Bupati sebesar 4,85%. (k).Tingkat kepuasan masyarakat tidak terukur. (l). Akuntabilitas kinerja, realisasi indikator nilai SAKIP Pemerintah Kabupaten Barito Kuala pada tahun 2016 nilainya BB (70-80). Jika dibandingkan dengan target RPJMD pada akhir tahun masa jabatan Bupati nilainya BB.(m). Opini BPK realisasinya pada tahun 2015 mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Kata Kunci: Evaluasi Kinerja, RPJMD Barito Kuala.
POTENSI PAJAK BUMI DAN BANGUNAN PERKOTAAN PEDESAAN (PBB-P2) KOTA BANJARMASIN Muzdalifah Muzdalifah
Ecoplan Vol 1 No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lambung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ecoplan.v1i1.4

Abstract

Abstrak- Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya potensi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kota Banjarmasin tahun 2018. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Manfaat penelitian ini adalah sebagai bahan informasi kepada Pemerintah Daerah Kota Banjarmasin dalam pengambilan kebijakan serta pengelolaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) pada tahun 2018. Penelitian ini memberikan gambaran bahwa potensi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kota Banjarmasin cukup besar karena besarnya piutang yang tidak tertagih sehingga jika diasumsikam besarnya peningkatan penerimaan PBB sebesar rata-rata pertumbuhan ditambah dengan potensi besarnya piutang tertagih sama dengan besarnya pertumbuhan ekonomi Kota sebesar 6,28% maka besarnya potensi penerimaan BPP P2 Kota Banjarmasin Tahun 2018 adalah sebesar Rp. 28.550.753.211,- mengalami peningkatan dari tahun 2017 yang hanya sebesar Rp. 24.910.454.029,- Peningkatan ini bisa tercapai jika kendala dilapangan dapat di atas yakni berupa pembersihan data melalui pemutahiran data yang selama ini digunakan oleh Bakueda yang merupakan data dari KPP Pratama yang masih banyak tumpang tindih, selain itu juga perlu dilakukan treatment berupa discount terhadap piutang pajak serta pemutihan terhadap pajak yang datanya tumpang tindih. Kata Kunci : Potensi, Penerimaan, PBB-P2, Kota Banjarmasin
Potensi Dan Strategi Pengembangan Industri Kerajinan Anyaman Di Kabupaten Tapin Rahayu Dewi; Muzdalifah Muzdalifah; Muhammad Rusmin Nuryadin; Akhsanul Rakhmatullah
Ecoplan Vol 1 No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lambung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ecoplan.v1i1.5

Abstract

Abstrak – Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi dan strategi pengembangan industri kerajinan anyaman di Kabupaten Tapin. Penelitian bersifat kualitatif dengan data yang diperoleh dari observasi di lapangan dan wawancara kepada pihak yang terlibat yaitu BAPPEDA, Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi Kabupaten Tapin dan para pengrajin anyaman. Teknik analisa yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Industri kerajinan anyaman di Kabupaten Tapin mempunyai potensi yang cukup besar untuk terus dikembangkan dengan pembinaan secara intensif dan berkelanjutan. Peranan peningkatan SDM, pemanfaatan teknologi, akses keuangan dan permodalan, akses pemasaran, akses informasi, dan manajemen sangat penting dalam mengembangkan industri kerajinan anyaman di Kabupaten Tapin. Peranan pemerintah daerah melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (DEKRANASDA) dalam memberikan bimbingan/pelatihan serta menyelenggarakan pameran/expo dan fasilitasi lainnya terbukti mampu mendorong upaya meningkatkan daya saing industri kerajinan anyaman secara signifikan, hanya saja intensitasnya masih kurang. Kata Kunci: Industri Kecil, Kerajinan Anyaman, Analisis SWOT, Kabupaten Tapin
ANALISIS POTENSI PENGEMBANGAN EKONOMI MIKRO DI KABUPATEN HULU SUNGAI TENGAH Ahmad Yunani
Ecoplan Vol 1 No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lambung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ecoplan.v1i1.6

Abstract

Abstrak-Tujuan Penelitian ini adalah untuk Kajian Perekonomian Daerah Kabupaten Hulu Sungai Tengah sehingga penelitian ini dapat digunakan sebagai evaluasi dan perencanaan dalam upaya mendukung program pembangunan daerah dan dalam rangka menganalisa perekonomian daerah dilihat dari sektor UMKM dan IKM yang dapat meningkatkan PAD, Kesempatan Kerja dan Kesejahteraan Masyarakat di Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kebijakan pengembangan ekonomi mikro di Kabupaten Hulu Sungai Tengah pada tahun 2017, dibagai menjadi empat kategori yaitu bantuan langsung, bantuan infrastruktur pendukung dan pengembangan kawasan, bantuan penguatan lembaga (capacity building), dan bantuan pemasaran (marketting). Masyarakat menilai bahwa tidak merasa puas dengan kinerja Instansi Pemerintah terkait program pengembangan ekonomi mikro, hal itu ditunjukkan dengan prosentase 81,3 %, yang merasa puas sebesar 10,5 %, tidak tahu 5,8 %, dan tidak menjawab 2,4 %. Untuk keterlibatan dalam penyusunan rencana kerja (Renja) oleh SKPD terkait bahwa pelaku usaha ekonomi mikro tidak pernah terlibat ditunjukkan dengan prosentase 68, 4 % dan yang pernah terlibat sebesar 22,9 %, masyarakat miskin juga tidak pernah terlibat sebesar 66,6 % dan pernah terlibat sebesar 10,3 %, dan untuk kaum perempuan yang pernah terlibat sebesar 20,8 %, tidak pernah terlibat 35,8 % dan tidak tahu sebesar 38,9 %. Sasaran program pengembangan ekonomi mikro yang dilakukan Pemerintah Daerah Kabupaten Hulu Sungai Tengah , dinilai masyarakat belum mencapai sasaran, dimana penilaian tersebut ditunjukkan dengan prosentase 44,7 % (tidak tepat sasaran), untuk penilaian tepat sasaran sebesar 33,4 %, tidak tahu 19,2 %, dan tidak menjawab sebesar 2,6 %.Kata Kunci: ekonomi mikro, potensi, daerah

Page 1 of 1 | Total Record : 5