cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Jurnal Teknik Mesin Cakram
Published by Universitas Pamulang
ISSN : -     EISSN : 26860597     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik Mesin Cakram merupakan Jurnal Ilmiah milik Prodi Teknik Mesin Universitas Pamulang yang berorientasi pada bidang Mesin Konversi Konversi Energi, Kontruksi, Material, Automasi, dan Sensor. Jurnal Teknik Mesin Cakram terbit (2) dua kali setahun pada bulan April dan November.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2021)" : 7 Documents clear
PENGARUH HEAT TREATMENT TERHADAP STRUKTUR MIKRO DAN NILAI KEKERASAN PEGAS DAUN MOBIL UNTUK MATERIAL BILAH PISAU SEMBELIH Abdul Choliq
Jurnal Teknik Mesin Cakram Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jtc.v4i2.17538

Abstract

Limbah pegas daun mobil merupakan salah satu material alternatif untuk pembuatan bilah pisau sembelih hewan. Telah dilakukan berbagai percobaan pembuatan pisau dengan berbagai jenis pegas daun, dan hasilnya cukup beragam. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kelayakan dua jenis pegas daun mobil sebelum dijadikan bilah pisau, yaitu untuk mengetahui perubahan nilai kekerasan dan struktur mikro pegas daun setelah diberi laku hardening dan tempering. Percobaan dilakukan pada dua jenis pegas daun mobil yang berbeda. Metode pemanasan menggunakan arang kayu. Temperatur austenisasi hardening 800⁰C dan tempering 250⁰C diukur dengan infrared thermometer. Media pendingin yang digunakan berupa air sumur, oli mesin bekas, dan batang pohon pisang. Pengujian yang dilakukan meliputi uji komposisi kimia, uji kekerasan dan pengamatan struktur mikro. Data pengujian menunjukkan struktur mikro yang terbentuk dari sampel hardening adalah martensit serta adanya karbida krom di sekitar martensit. Nilai kekerasan sampel mencapai 63-68HRC. Pada sampel yang telah ditemper, struktur mikro yang terbentuk adalah martensit dan adanya austenit sisa, kekerasan turun menjadi 54HRC. Dengan demikian disimpulkan bahwa pegas daun dalam penelitian ini dapat direkomendasikan sebagai material alternatif bilah pisau sembelih. Karena kekerasan dan struktur mikro yang terbentuk mendekati pisau sembelih buatan pabrik yang umumnya berstruktur mikro martensit dan austenit sisa serta nilai kekerasan 56HRC. Hasil penelitian ini akan dipublikasikan dalam bentuk jurnal atau prosiding baik nasional maipun internasional dan luarannya dapat diproses dalam kekayaan intelektual lain jika diperlukan.
ANALISA PERHITUNGAN BEBAN DAN PERANCANGAN DISTRIBUSI SALURAN UDARA PADA RUANGAN APARTEMEN Andri Setiawan
Jurnal Teknik Mesin Cakram Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jtc.v4i2.17539

Abstract

Besarnya konsumsi listrik untuk air conditioner (AC) yang digunakan pada ruangan apartemen menjadi permasalahan yang berujung pada pemborosan keuangan. Berlatar belakang masalah tersebut, maka dalam penelitian ini akan diperhitungkan kembali dalampememilihan kapasitas pendinginan air condotioningyang tepat sebagai upaya penghematan energi untuk penurunan efek rumah kaca tanpa mengurangi kenyamanan dalam ruangan.Temperatur nyaman suatu ruangan menurut Standar Nasinonal Indonesia berkisar antara 24°C - 27°C dengan kelembaban relatif 60%±5%. Dalam penelitian ini akan dihitung besarnya beban pendinginan yang diperlukanpada ruangan serta mengetahui desain distribusi saluran udara. Metode penelitian dilakukan dengan tinjauan langsung dilapangan dengan mengukur beban pendinginan pada satu unit rumah apartemen meliputi bedroom-1, bedroom-2, dan bedroom-3, mengumpulkan jenis material konstruksi, barang-barang elektronik, jenis lampu yang digunakan, mengukur dimensi ruangan (dinding,pintu, kaca), mengukur temperatur di dalam dan di luar ruangan, fungsi ruangan dan jumlah penghuninya. Perhitungan beban pendinginan pada ruangan ini menggunakan metode CLTD/CLF (Cooling Load Temperature Diffrence/Cooling Load Factor), sedangkan untuk merancang instalasi tata udara menguunakan metode Equal Friction Method. Setelah dilakukan perhitungan beban pendinginan pada ketiga ruangan apartemen, didapat beban pendinginan pada ruang bedroom-1 dengan luas ruangan 187,552 ft2 sebesar 15163,535 BTU/HR, ruang bedroom-2 dengan luas ruangan 304,364 ft2 sebesar 20791,292 BTU/HR dan ruang media room dengan luas ruangan 623,903 ft2 sebesar 32246,135 BTU/H.
ANALISA KEKERASAN, STRUKTUR MIKRO DAN KESESUAIAN KOMPOSISI PADA MATERIAL DISC OVERLAY GATE VALVE SS410 Toni Sanjaya
Jurnal Teknik Mesin Cakram Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jtc.v4i2.17540

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sifat fisis dan mekanis logam SS410 menggunakan proses pengelasan SMAW dan elektroda kandungan Cr 13% untuk pembuatan produk disc gate valve. Dalam penelitian ini akan diperlihatkan pengaruh variasi cetakan terhadap porositas, nilai kekerasan, komposisi kimia (PMI test), dan struktur mikro terhadap material. Hasil analisis pengujian komposisi kimia menunjukkan ada 8 unsur, tetapi mengacu pada ASTM A276 TP 410 hanya 5 unsur yang dominan yaitu (C) 0,08-0.15%, (Mn) 1,00%, (P) 0.040%, (S) 0.030%, (Si) 1.00%, dan (Cr) 11.5-13.5%. Dilihat dari unsur yang ada didalam material ini maka dapat digolongkan sebagai logam Stainless steel. Dan jika dilihat dari hasil pengujian struktur mikro, maka pada disc Overlay terlihat memiliki diameter butiran lebih besar, padat sehingga nilai kekerasannya lebih kuat. Namun pada saat pengelasan sering terjadi crack pada daerah pengelasan yang bersifat porus. Dari ASTM A276 TP 410 dinyatakan bahwa nilai kekerasan material ini minimum 35 HRC atau sama dengan 323 HB.
KETAHANAN KOROSI PADUAN Cu-Zn 70/30 TERHADAP PERBEDAAN WAKTU TAHAN PADA PROSES THERMO MECHANICAL CONTROLLEDPROCESS (TMCP) Eka Febriyanti
Jurnal Teknik Mesin Cakram Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jtc.v4i2.17536

Abstract

Paduan Cu-Zn (70/30) banyak diaplikasikan dalam radiator otomotif, selongsong amunisi, dan architectural hardware tentunya tidak terlepas dari paparan lingkungan sehingga diperlukan ketahanan korosi yang baik. Meskipun paduan Cu-Zn 70/30 memiliki ketahanan korosi yang cukup baik terhadap atmosfer ruang, air laut, dan industri petrokimia, namun paduan Cu-Zn sangat rentan terhadap lingkungan amonia. Terutama pada paduan dengan kandungan Zn lebih dari 15% sangat rentan terjadinya korosi dealloying (dezinfication) atau dikenal juga dengan selective leaching. Pengerjaan TMCP (thermos mechanical controlled process) dilakukan dengan metode bolak-balik dengan reduksi sebesar 60% (30%-30%) pada suhu 300oC dimana pada setiap pass-nya paduan Cu-Zn dipanaskan terlebih dahulu pada temperatur 300°C dengan waktu tahan berbeda mulai dari 30, 60, dan 120 menit. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa dengan peningkatan waktu tahan dari 0 ke 30 menit awalnya terjadi peningkatan laju korosi baik dengan metode uji weight loss pada larutan NaCl 3,5% dari 0,02187 mm/tahun menjadi 0,02292 mm/tahun dan pada larutan Mattson’s solution dari 0,1493 mm/tahun menjadi 0,24062 mm/tahun maupun metode polarisasi pada larutan NaCl 3,5% dari 0,12981 mm/tahun menjadi 0,30845 mm/tahun dan pada larutan Mattson’s solution dari 4,5149 mm/tahun menjadi 5,4076 mm/tahun. Selanjutnya laju korosi menurun dengan semakin meningkatnya waktu tahan baik dengan metode uji weight loss yaitu masing-masing mencapai 0,02182 mm/tahun pada larutan NaCl 3,5% dan 0,196083 mm/tahun pada Mattson’s solution maupun metode polarisasi yaitu masing-masing mencapai 0,14044 mm/tahun pada larutan NaCl 3,5% dan 5,12099 mm/tahun pada Mattson’s solution.
ANALISIS KEKUATAN STRUKTUR BEAM SKID BASE DENGAN METODE ELEMEN HINGGA (FEM Mustasyar Perkasa
Jurnal Teknik Mesin Cakram Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jtc.v4i2.17541

Abstract

Skid base adalah struktur frame yang dibentuk dari berbagai macam profil material yang berfungsi sebagai dudukan bagi generator. Struktur frame skid base dibuat untuk menahan beban generator ketika dipindahkan dari satu tempat ke tempat yang lain. Penelitian ini membahas tentang analisa kekuatan struktur skid base akibat dari beban maksimum yang dialaminya. Material yang digunakan dalam pembuatan skid base adalah IWF beam 150 x 75 x 10 x 5 dan UNP Channel 150 x 75 x 5. Tujuan penelitian ini adalah analisa kekutan skid base sebagai dasar dalam pemilihan material dan dimensi beam yang digunakan dalam membuat skid base. Metodologi yang dilakukan dalam penelitian ini adalah evaluasi gambar kerja, pemodelan skid base, menentukan beban dan support, simulasi finite elemen method, dan analisa. Kriteria keberterimaan skid base berdasarkan standar ASTM D1.1 yaitu tegangan maksimumnya sebesar 136 MPa. Hasil analisis numerik menghasilkan nilai stress sebesar 64 MPa. Material struktur Skid Base yang digunakan adalah SS 400 yang memiliki nilai allowable stress sebesar 136 MPa kg/mm2. Nilai stress hasil simulasi FEM masih jauh dibawah nilai stress ijin materialnya.
STUDI EKSPERIMEN PEMANAS AIR TENAGA SURYA TIPE CONCENTRATED PARABOLIC Nailul 'Atifah
Jurnal Teknik Mesin Cakram Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jtc.v4i2.17537

Abstract

Indonesia memiliki sumber energi terbarukan yang melimpah  dan salah  satunya  adalah energi matahari. Pemanfaatan energi matahari dengan sistem termal bekerja dengan mengkonversi radiasi matahari menjadi energi panas. Salah satu tipe sistem pemanfaatan energi matahari dengan sistem termal untuk pemanas adalah reflector yang berbentuk concentrated parabolic. Tipe ini memantulkan radiasi matahari menuju ke satu titik fokus. Di titik fokus inilah kemudian diletakkan objek yang akan dipanaskan. Penelitian ini mengkaji  sistem  pemanas air dengan tipe concentrated parabolic dengan  reflektor parabola dengan diameter 56 cm dan kedalaman 6 cm. Absorber penampung air berbentuk silinder memiliki ukuran  diameter 15 cm dan ketinggian 16 cm. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik perubahan suhu air, energi output termal dan efisiensi termal pada sistem pemanas air tenaga surya tipe concentrated parabolic.  Dari hasil penelitian diperoleh bahwa sistem ini mampu memanaskan air dengan volume 2,12 L dengan suhu tertinggi yang dicapai adalah 82 oC di menit ke 195 yakni pada pukul 14.15 WIB. Sedangkan temperatur rata-rata tertinggi dicapai pada 74 oC. Energi output rata-rata dari sistem pemanas air surya tipe concentrated parabolic ini adalah 184,418 kJoule dengan efisiensi termal rata-rata adalah 35,23 %.
ANALISA STRUKTUR MIKRO DAN PENINGKATAN SIFAT MEKANIS PENGELASAN SMAW BAJA ST 37 Mustasyar Perkasa
Jurnal Teknik Mesin Cakram Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jtc.v4i2.17542

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang pengaruh electroda las terhadap struktur mikro dan sifat mekanis pada pengelasan SMAW baja ST37. Pengelasan menggunakan 3 variasi electroda E 7016 LB 52, E 6013 RD 260 dan E 6013 RB 26 dan 3 variasi kampuh las yaitu: Square Groove (I), Single V dan double V (K). Pengujian las meliputi uji komposisi kimia, uji metallografi, kekerasan, pengujian tarik. Pada pengujian metallografi didapatkan bahwa struktur logam las terdiri dari ferrit perlit dan pada pengujian struktur makro didapat bahwa terdapat cacat las pada logam las. Nilai kekerasan tertinggi terdapat pada material yang dilas dengan menggunakan elektroda 7016. Hasil uji tarik tertinggi terdapat pada pengelasan menggunakan electroda RB 26 kampuh I. Dari hasil ini dapat dijadikan sebagai panduan pada proses pengelasan selanjutnya.

Page 1 of 1 | Total Record : 7